Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

PELATIHAN PRAKTIKUM IPA BERBAHAN LINGKUNGAN SEKITAR PADA GURU IPA SMP KABUPATEN MAROS Nur Amaliah Akhmad; Andi Nur Samsi; Fandi Ahmad; Surahman Nur; St. Humaerah Syarif; Rusmidin
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 11: April 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v1i11.1889

Abstract

Pelatihan praktikum untuk guru IPA berbasis lingkungan bertujuan untuk melatih guru dalam mengembangkan kreativitas dalam menciptakan alat peraga sederhana yang ada di lingkungan. Pelaksanakan Pelatihan ini ada 4 tahap yakni survey, pelaksanaan, pendampingan dan evaluasi pelatihan. Survey dilaksanakan pada kelompok guru MGMP IPA Kabupaten Maros dan menganalisa kesulitan yang dihadapi guru selama pandemi Covid-19 ini. Guru diberikan pelatihan menciptakan praktikum sederhana berbasis lingungan agar mampu digunakan oleh guru dan siswa selama pandemi tanpa harus masuk ke laboratorium. Setelah pelatihan, guru-guru didampingi selama 2 minggu untuk melihat kendala yang dihadapi guru. Proses evaluasi bertujuan melihat sejauh mana kemampuan guru berkreativitas dalam mengembangkan alat peraga berbasis lingkungan ini. Hasil dari kegiatan ini didapatkan bahwa guru semakin terampil dalam mengolah dan menciptakan praktikum sederhana berbasis lingkungan sehingga memudahkan proses pembelajaran IPA selama pandemi ini berlangsung
Pengembangan Keterampilan Tecnological Pedagogical Content Knowledge untuk Guru IPA: Gamifikasi dalam Pembelajaran Syarif, St. Humaerah; Hastuty, Ade; Imranah; Aras, Andi; Anugra, Novia; Fajriyani; Yusaerah, Nur
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Edisi Mei 2025
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v6i2.405

Abstract

Pendidikan dan teknologi merupakan dua elemen penting yang saling mendukung dalam mengoptimalkan proses pembelajaran, khususnya melalui integrasi Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK). Integrasi ini memungkinkan guru untuk menggabungkan teknologi, konten, dan pedagogi secara efektif dalam pembelajaran. Namun, banyak guru yang menghadapi kesulitan dalam menerapkan konsep ini, terutama dalam pembelajaran berbasis teknologi. Untuk mengatasi tantangan tersebut, pelatihan ini dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman guru tentang TPACK dan meningkatkan kreativitas dalam merancang pembelajaran berbasis teknologi dengan metode gamifikasi. Kegiatan ini menggabungkan pendekatan teoritis dan praktis melalui workshop interaktif yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan para guru. Hasil evaluasi menunjukkan 71% merasa sangat terbantu dalam pengembangan kompetensi TPACK, dan 76% mengalami peningkatan keterampilan dalam penerapan gamifikasi dalam pembelajaran. Pelatihan ini telah berhasil memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat kompetensi guru IPA, khususnya dalam mengintegrasikan teknologi, pedagogi, dan konten secara sinergis. Melalui kegiatan ini, guru tidak hanya memahami konsep TPACK secara teoritis, tetapi juga mampu menerapkannya secara praktis melalui media gamifikasi yang aplikatif. Dampak positif dari pelatihan ini menunjukkan bahwa model pengembangan keterampilan berbasis teknologi ini layak dijadikan rujukan dalam program peningkatan kualitas guru di masa mendatang.
Strategi Guru PAI dalam Mengatasi Perilaku Bullying pada Siswa di SD Wahyuni, Sri; B, Abdullah; syarif, St. Humaerah; Muzakkir; Efendy, Rustan
Dialektika : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 3 No 1 (2024): DIALEKTIKA: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/dialektika.v3i1.8851

Abstract

ABSTRAKKasus bullying menjadi kasus yang tidak pernah surut di lembaga pendidikan Indonesia dan terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk perilaku bullying yang terjadi, penyebab terjadinya perilaku bullying, dan bagaimana strategi guru PAI dalam mengatasi perilaku bullying pada siswa di SD Negeri 6 Macorawalie. penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk-bentuk perilaku bullying yang terjadi di sekilah tersebut adalah bullying verbal, yaitu, bullying fisik, bullying verbal, bullying non-verbal langsung dan non-verbal tidak langsung. Adapun jenis bullying seperti pelecehan seksual dan cyber bullying tidak ditemukan di lokasi penelitian, dikarenakan kebanyakan siswa di sekolah tersebut belum bisa memakai atau belum memiliki handphone. Perilaku bullying terjadi karena faktor lingkungan pertemanan, kurangnya pemahaman siswa tentang bullying dan pelaku tindakan bullying memiliki kekuasaan atau kekuatan yang lebih besar dari korbannya. Strategi yang digunakan guru PAI dalam mengatasi perilaku bullying fisik adalah dengan memanggil siswa yang terlibat tindakan bullying, guru PAI menanyakan awal mula kejadian tersebut kemudian memberikan nasehat dan ceramah serta memberikan penjelasan mengenai bahaya bullying, dampak serta akibat yang akan ditimbulkan jika berperilaku bullying. Sedangkan strategi yang digunakan guru PAI dalam mengatasi kasus bullying verbal, bullying non-verbal langsung dan tidak langsung adalah dengan memberi teguran, menyelidiki alasan mereka berperilaku bullying, memberikan nasehat, ceramah dan arahan. Kata Kunci: Bullying, Guru PAI, Strategi
Penerapan Model Pembeajaran Two Stay Two Stray Pada Materi Struktur Dan Fungsi Tumbuhan Oktaviani, Alda; St. Humaerah Syarif
Edukimbiosis: Jurnal Pendidikan IPA Vol 3 No 2 (2025): Edukimbiosis: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : Program Studi Tadris IPA IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/edukimbiosis.v3i2.13166

Abstract

This study aims to improve the science learning outcomes of students, which have been low due to difficulties in understanding the lesson material and a lack of engagement in the learning process. This issue stems from the selection of a learning model that is considered inappropriate. Therefore, this study applies the Two Stay Two Stray learning model to enhance students' learning outcomes. The research method used is Classroom Action Research (CAR), conducted in two cycles. Each cycle consists of four stages: planning, implementation, observation, and reflection. The subjects of the study are the eighth-grade students of class VIII.2 at SMP Negeri 6 Parepare. The instruments used in this study are tests and observation sheets.The observation results during the pre-action phase indicate that most students had low learning outcomes, with an average score of 49.52. Only 2 students achieved mastery, while 19 other students had not mastered the material, with a classical mastery rate of 9.52%. In cycle 1, the average score increased to 76.9, with 17 students achieving mastery and 4 students still not mastering, resulting in a classical mastery rate of 80.95%. In cycle 2, the average score reached 90.95, and the classical mastery rate reached 100%. These results show that all students achieved a mastery score above 75, with a classical mastery rate above 85%, indicating that this cycle has reached optimal results.
Development of an Ethnoscience Based E-Module on the Diversity Material of Medicinal Plants of the Bugis Tribe Apriansyah, Muhammad Ansar; Syarif, St. Humaerah; Anugra, Novia; Nikmatullah, Muhamad
Biosfer: Jurnal Tadris Biologi Vol 15 No 1 (2024): Biosfer: Jurnal Tadris Biologi
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM NEGERI RADEN INTAN LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/biosfer.v15i1.22412

Abstract

Advancements in educational technology demand the use of electronic learning media that still prioritize local potential. The aim of this research is to determine the steps for developing, validity and practicality of an ethnoscience-based e-module on the biodiversity of medicinal plants of the Bugis tribe. This research is development research (R&D) adopting the ADDIE development model. Data analysis techniques consist of quantitative descriptive analysis and qualitative descriptive analysis. Based on the research and development results, the validity percentage of the e-module was obtained: 85.27% by material validator I, 94.74% by material validator II, 84% by media validator I, 90% by media validator II, and 86.67% by the language validator, categorized as 'Highly Valid.' The practicality test of the e-module, obtained from teacher responses, was 86.25% and from student responses, 90.62%. The developed product is categorized as Practical and suitable for use.ABSTRAK: Kemajuan di bidang teknologi pendidikan menuntut digunakannya media pembelajaran elektronik yang tidak meninggalkan potensi lokal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui langkah pengembangan, kevalidan, dan kepraktisan e-modul berbasis etnosains pada materi keanekaragaman hayati tumbuhan obat suku Bugis. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (R&D) dengan mengadopsi model pengembangan ADDIE. Teknik analisis data terdiri atas analisis deksriptif kuantitatif dan analisis deksriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dan pengembangan diperoleh data persentase kevalidan e-modul yaitu sebesar 85,27% oleh validator materi I, 94,74% oleh validator materi II, 84% oleh validator media I, 90% oleh validator media II, dan 86,67% oleh validator Bahasa, dengan katagori “Sangat Valid”. Untuk uji kepraktisan e-modul diperoleh dari respon guru sebesar 86,25% dan  respon siswa sebesar 90,62%. Kategori produk pengembangan Praktis  dan layak untuk digunakan.
Pengembangan Bahan Ajar berbasis Contextual Teaching and Learning Materi Getaran, Gelombang dan Bunyi Yunus, Sufiani; Syarif, St. Humaerah
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.1756

Abstract

Kurikulum 2013 mengadopsi pendekatan integrative science yang menuntut guru untuk menciptakan lingkungan belajar yang sesuai dengan karakteristik siswa. Hal ini membutuhkan bahan ajar yang kontekstual tetapi saat ini bahan ajar yang tersedia masih minim. Bahan ajar kontekstual diperlukan untuk meningkatkan efektivitas dan relevansi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk bahan ajar berbasis Contextual Teaching and Learning pada materi getaran, gelombang dan bunyi. Jenis penelitian adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan mengadopsi model ADDIE, yang terdiri dari tahap pelaksanaan 1) Analysis, 2) Design, 3) Depelopment, 4) Implementation (Implementasi) dan 5) Evaluation. Teknik validitasi menggunakan validasi ahli materi dan media. Hasil validasi ahli materi pada aspek kelayakan isi, penyajian dan bahasa berturut-turut diperoleh rata-rata sebesar 3,31 kategori valid, 3,33 kategori valid, dan 3,25 kategori valid dan hasil validasi ahli media diperoleh rata-rata 3,86 kategori sangat valid. Hasil respon peserta didik diperoleh rata-rata sebesar 3,61 kategori sangat praktis. Dari hasil validasi dan respon peserta didik dapat disimpulkan bahan ajar ilmu IPA berbasis contextual teaching and learning yang dikembangkan valid dan praktis untuk digunakan.
PENGARUH PENYIRAMAN AIR LIMBAH TEMPE SEBAGAI PUPUK ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN TOMAT (Solanum lycopersicum) St. Humaerah Syarif
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Sains Vol 3 No 2 (2022): August
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jips.v3i2.1043

Abstract

This study aims to determine the effect of organic fertilizer (tempeh wastewater) on the growth of tomato plants (Solanum lycopersicum). This study was experimental, compiled with a completely randomized design (RAL) pattern consisting of three treatments and three tests. Data analysis with variance analysis (ANOVA) and continued with the smallest real difference test (BNT). The results showed that watering tempeh wastewater at a dose of 400 ml showed growth in tomato plant height by 17.35% and the number of leaf blades by 10.33%. While at a dose of 600 ml it is 23.18% and the number of leaf blades is 13%. Based on the results of the study, it can be concluded that watering tempeh wastewater as an organic fertilizer has a very noticeable effect on the growth of tomatoes.