Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS GEOGEBRA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGKONSTRUKSI BUKTI MATERI LIMIT FUNGSI Ferdinandus Mone; Justin Eduardo Simarmata; Selestina Nahak
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v14i1.10990

Abstract

Definisi limit fungsi menggunakan  dan  yang bersifat abstrak sangat sulit dipahami oleh mahasiswa yang baru pertama kali berusaha untuk memahaminya. Definisi ini dipakai dalam pembuktian limit untuk menghilangkan bias subjektifitas dari definisi limit secara intuitif. Kesulitan memahami konsep yang tepat mengenai limit berdampak pada rendahnya kemampuan mahasiswa mengkonstruksi bukti. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis GeoGebra pada materi limit fungsi yang memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menyusun pembuktian. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research & Development (R&D) dengan menerapkan model pengembangan ADDIE, yang terdiri dari tahap Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi.  Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun akademik 2023-2024 dengan partisipan mahasiswa program studi Pendidikan Matematika Universitas Timor yang mengikuti mata kuliah Kalkulus. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi lembar validasi ahli, angket respons mahasiswa, serta tes untuk mengukur kemampuan mahasiswa dalam menyusun pembuktian pada materi limit fungsi.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan telah terbukti valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam mengonstruksi bukti pada materi limit fungsi. Media pembelajaran berbasis GeoGebra ini siap untuk diterapkan dalam proses pembelajaran Kalkulus dan Analisis Real.
KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA PRISMA DAN LIMAS PESERTA DIDIK KELAS VIII SMPS ST. YOSEF MAUBESI DITINJAU BERDASARKAN GENDER Ferdinandus Mone; Selestina Nahak; Lidia Rosina Bete Sanan
Jurnal Numeracy Vol 12 No 1 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/numeracy.v12i1.2850

Abstract

Rendahnya kompetensi komunikasi matematis peserta didik kelas VIII SMPS St. Yosef Maubesi mempengaruhi tingkat partisipasi mereka dalam kegiatan pembelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kompetensi komunikasi matematis peserta didik laki-laki dan perempuan kelas VIII pada penyelesaikan soal cerita topik bangun ruang prisma dan limas. Metode yang pakai dalam penelitian ini adalah metode deskriptif melalui pendekatan kualitatif, melibatkan enam peserta didik yang yaitu tiga peserta didik laki-laki dan tiga peserta didik perempuan. Data dikumpulkan melalui tes tertulis dan wawancara. Hasil dari penelitian ini berupa peserta didik perempuan memiliki kemampuan komunikasi matematis yang lebih unggul dibandingkan peserta didik laki-laki. Hal ini terlihat dari siswa perempuan pada kategori tinggi yang mampu mencapai tiga indikator, kategori sedang mencapai dua indikator, dan kategori rendah mencapai satu indikator. Sebaliknya, peserta didik laki-laki dengan kategori tinggi hanya mampu mencapai dua indikator, kategori sedang mencapai satu indikator, dan kategori rendah tidak mencapai satu pun dari ketiga indikator yang dievaluasi.AbstractThe low level of mathematical communication competence among Grade VIII students at SMPS St. Yosef Maubesi affects their participation in mathematics learning activities. This study aims to analyze the mathematical communication competence of male and female Grade VIII students in solving word problems related to three-dimensional geometry, specifically prisms and pyramids. The research employs a descriptive method with a qualitative approach, involving six students—three male and three female. Data were collected through written tests and interviews. The results of the study show that female students demonstrated stronger mathematical communication skills compared to their male counterparts. This is evident from the female students in the high category being able to fulfill all three indicators, those in the medium category fulfilling two indicators, and those in the low category fulfilling one indicator. In contrast, male students in the high category were only able to fulfill two indicators, those in the medium category fulfilled one indicator, and those in the low category did not meet any of the three evaluated indicators.