Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Pengaruh Full Day School Terhadap Sikap Displin Siswa SMA AL-Huda Pekanbaru Artia Theresia Ambarita; Hambali Hambali; Haryono Haryono
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.1088

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh full day school terhadap sikap displin siswa SMA AL-Huda Pekanbaru. Penelitian ini dilakukan di SMA AL-Huda Pekanbaru dengan jumlah responden sebanyak 41 orang. Penelitian ini dilatarbelakangi tidak semua siswa SMA AL-huda Pekanbaru mampu menaati tata tertib yang berlaku, misalnya masih adanya siswa yang datang terlambat, membawa headphone ke sekolah, tidak memakai atribut (seragam) yang lengkap, bolos jam pelajaran, serta tidak menggunakan sepatu sesuai dengan aturan sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif, pendekatan ini dipilih untuk mengetahui pengaruh full day school terhadap sikap displin siswa SMA AL-Huda Pekanbaru, dalam penelitian ini memperoleh hasil penelitian Uji Regresi Liniear Sederhana, Uji F, dan Uji R. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan full day school di SMA AL-Huda Pekanbaru berada pada tingkat yang Sangat Baik. Pada variabel full day school 83,26% dimana rentang tersebut berada pada 75,01%-100%. Dapat disimpulkan bahwa full day school ditingkat Sangat Baik. Sedangkan sikap displin siswa SMA AL-Huda Pekanbaru berada pada tingkat yang Sangat Baik 94,27% dimana rentang tersebut berada pada 75,01%-100%. Dapat disimpulkan bahwa sikap displin siswa SMA AL-Huda Pekanbaru berada ditingkat Sangat Baik. Berdasarkan uji hipotesis yang diajukan, maka pelaksanaan full day school berpengaruh positif terhadap sikap displin siswa SMA AL-Huda Pekanbaru.
Pengaruh Pemahaman Konsep HAM (Hak Asasi Manusia) Terhadap Sikap Demokratis Mahasiswa Prodi PPKn Universitas Riau Elfa Susanti; Hambali Hambali; Haryono Haryono
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.1226

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Pemahaman Konsep HAM (Hak Asasi Manusia) Terhadap Sikap Demokratis Mahasiswa Prodi PPKn Universitas Riau. Penelitian ini dilakukan di Universitas Riau dengan jumlah responden sebanyak 45 responden. Penelitian ini dilatar belakangi dengan adanya beberapa permasalahan-permasalahan Sikap Demokratis di Universitas Riau seperti adanya sikap acuh tak acuh dan rendahnya sikap saling menghormati antar sesama mahasiswa terlebih antara mahasiswa tingkat bawah terhadap mahasiswa yang lebih senior. Mahasiswa bahkan tidak saling menyapa satu sama lain sehingga hal ini mengakibatkan hilangnya rasa menghormati dan menghargai sesama mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif, pendekatan ini dipilih untuk mengetahui Pengaruh Pemahaman Konsep HAM (Hak Asasi Manusia) Terhadap Sikap Demokratis Mahasiswa Prodi PPKn Universitas Riau. Teknik Analisis data dalam penelitian ini menggunakan Uji Regresi Linier Sederhana dan Uji T. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel X (Pemahaman Konsep HAM) berada pada kategori yang Sangat Baik (97,06%). Sedangkan variabel Y (Sikap Demokratis Mahasiswa) berada pada kategori yang sangat baik (97,99%). Berdasarkan hasil perhitungan diketahui besarnya nilai hubungan (R) yaitu sebesar 0,517. Dari output tersebut diperoleh koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,267 yang mengandung pengertian bahwa pengaruh variabel X (Pemahaman Konsep HAM) terhadap variabel Y (Sikap Demokratis Mahasiswa) adalah sebesar 26,7%. Sedangkan hasil uji T diperoleh sebesar 3,96 dan sebesar 2,01 dimana hal tersebut menunjukkan bahwa ≥ sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan pernyataan tersebut maka hipotesis penelitian ini diterima bahwa ada Pengaruh Pemahaman Konsep Hak Asasi Manusia terhadap Sikap Demokratis Mahasiswa Prodi PPKn Universitas Riau.
INTERNALISASI NILAI-NILAI PANCASILA BAGI PESERTA DIDIK GUNA MEMBANGUN KECERDASAN BERIDEOLOGI Hambali Hambali; Hariyanti Hariyanti; Jumili Arianto
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 5 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i5.16851

Abstract

Abstrak: Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh memudarnya nilai-nilai Pancasila di kalangan generasi muda utamanya generasi Z yang masih duduk di bangku sekolah menengah, ditandai dengan maraknya Tindakan bullying dan kenakalan remaja seperti tawuran antar pelajar. Kegiatan pengabdian bertujuan membangun kecerdasan berideologi Peserta didik (generasi muda) sebagai bentuk pencegahan dari kenakalan remaja, yang dilaksanakan dalam bentuk sosialiasi dan internalisasi nilai Pancasila melalui permainan kartu pintar pengamalam Pancasila. Pengabdian dilaksanakan terhadap 30 orang peserta didik kelas XII di SMK Negeri 4 Kota Dumai pada pertengahan Juli 2023. Di akhir kegiatan pengabdian, dilakukan semacam evaluasi melalui pemberian 10 pertanyaan melalui google form yang ditujukan untuk melihat feedback dari peserta. Hasilnya pemahaman mereka meningkat mengenai ideologi dan pengamalan nilai Pancasila yang dilihat dari 90% jawaban benar atas pertanyaan-pertanyaan diberikan seputar materi.Abstract: This service activity is motivated by the waning of Pancasila values among the younger generation, especially the Z generation who are still in high school, marked by the rise of bullying and juvenile delinquency such as brawls between students. Service activities aim to build ideological intelligence of students (the younger generation) as a form of prevention from juvenile delinquency, which is carried out in the form of socialization and internalization of Pancasila values through the Pancasila experience smart card game. The service was carried out for 30 class XII students at SMK Negeri 4 Dumai City in mid-July 2023. At the end of the service activity, a kind of evaluation was carried out via a Google form aimed at seeing feedback from participants. As a result, their understanding increased regarding ideology and the practice of Pancasila values, which was seen from the 90% correct answers to the questions given about the material.
The Existence of the Atib Koambai Cultural Tradition in the Babussalam Rokan Hilir Community Camelia Khuznul Ma’wa; Hambali Hambali; Jumili Arianto
JETISH: Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol 2, No 2 (2023): September 2023
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v2i2.632

Abstract

This research is motivated by the existence of the Atib Koambai cultural tradition in the village of Teluk Nilap, Kubu Babussalam District, regarding the Existence of the Atib Koambai Cultural Tradition. The formulation of the problem of this research is what is the background of the birth of the Atib Koambai tradition and what are the factors that influence the Babussalam community to carry out the Atib Koambai tradition and how is the existence of the Atib Koambai tradition in the Babussalam community, Rokan Hilir Regency. The purpose of this study is to find out and analyze the historical background and how the existence of the Atib Koambai cultural tradition in the Babussalam Community, Rokan Hilir Regency. Data collection techniques in this study are observation, interviews and documentation. The informants in this study consisted of the people of Kubu Babussalam District, namely 4 people from traditional leaders / Tuan Kholifah, Ustadz and and young people (3 people). Data analysis techniques in this study used qualitative methods with a descriptive approach. The findings in this study explain that the existence of the Atib Koambai cultural tradition is still carried out today but has experienced shifts or changes such as in the field of transportation, implementation procedures, and people's understanding of the Atib Koambai tradition in Teluk Nilap village, Kubu Babussalam sub-district, Rokan Hilir due to a lack of the public's interest in participating in the implementation of the Atib Koambai cultural tradition so that it can cause the loss or extinction of the existence of the Atib Koambai cultural tradition in the Babussalam stronghold community.
The Influence of Peers on Student Learning Interests at SMKS Darel Hikmah Pekanbaru Ayu Maharani; Hambali Hambali; Indra Primahardani
JETISH: Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol 2, No 2 (2023): September 2023
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v2i2.689

Abstract

The background of this research is regarding the influence of peers on students' learning interest. The influence of friendships and social activities of students with peers can be said to be quite strong, because in this phase the amount of time individuals spend with their peers is more than with their parents or family. The aim of this study was to find out whether there is peer influence on students' learning interest at Darel Hikmah Pekanbaru Vocational School. This type of research uses a descriptive quantitative approach, with data collection techniques using questionnaires, documentation and interviews. After considering the data and discussion, it was found that the F test yielded F_tab = 4.00 and F_hit = 15.470. Since F_hit is greater than F_tab, we can conclude that Ho is rejected and Ha is accepted. Based on this statement, the research hypothesis is accepted. In addition, the influence of Peers on Students' Interest in Learning is at a moderate level. Based on the results of the calculation above, it is explained that the value of the relationship (R) is 0.447. From the output, it is obtained a coefficient of determination (R Square) of 0.20 which implies that the independent variable (Peers) to the dependent variable (Student Learning Interest) is 20.0%. Based on the results and discussion in this study, it can be concluded that peers have a positive influence on student learning interest at Darel Hikmah Pekanbaru Vocational School.
PERAN LEMBAGA ADAT MELAYU RIAU DALAM PELESTARIAN BUDAYA MELAYU DI KOTA PEKANBARU indah permata mustika; Hambali; Haryono
JURNAL RANDAI Vol. 3 No. 2 (2023): Juli
Publisher : Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/randai.3.2.p.1-15

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh fenomena pelaksanaan kebudayaan Melayu Riau, khususnya meliputi unsur Bahasa, Busana dan Kuliner yang sudah mulai ditinggalkan masyarakat melayu kota Pekanbaru. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimanakah peran Lembaga Adat Melayu Riau dalam pelestarian kebudayaan melayu di kota Pekanbaru dan Bagaimanakah kendala-kendala Lembaga Adat Melayu Riau dalam pelestarian kebudayaan melayu di kota Pekanbaru. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimanakan peran Lembaga Adat Melayu Riau dalam pelestarian kebudayaan melayu di kota Pekanbaru. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah pengurus Majelis Kerapatan Adat Lembaga Adat Melayu Riau Provinsi Riau dan pengurus Dewan Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau Provinsi Riau. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini observasi, wawancara dan dokumentasi. Instrument penelitian adalah peneliti berpedoman kepada panduan pengumpulan data. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data kualitatif model Miles dan Huberman. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Lembaga Adat Melayu Riau telah melaksanakan perannya dalam pelestarian budaya Melayu Riau. Sementara itu, kendala yang dihadapi Lembaga Adat Melayu Riau antara lain: perbedaan dialek bahasa melayu yang berbeda disetiap daerah, jumlah dan kemampuan guru Budaya Melayu Riau yang terbatas, lebih banyaknya jumlah penduduk pendatang di kota Pekanbaru dan keterbatasan anggaran
Sosialisasi Pembuatan Bakso Ikan Lele Di Desa Air Emas Dalam Program Pengabdian Kepada Masyarakat Hambali Hambali; Adis Erfiqovina; Baihaqi Hakim; Chusnul Khotimah Arramadani; Herma Liza; Mochamad Rikki Setiawan; Rika Ayu Astriani; Resti Destari; Saputri Kenanga Dewi; Sri Darmayani; Tiwi Fafrelia Aghata
jurnal ABDIMAS Indonesia Vol. 1 No. 3 (2023): September: Jurnal ABDIMAS Indonesia
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/jurai.v1i3.381

Abstract

Air Emas Village is a village born from the transmigration class of 1991, the majority of which the population was imported from Java. The Air Emas Village KKN was carried out from July 10 – August 18, 2023 in Air Emas Village, Singingi District, Kuantan Singingi Regency, Riau, which consisted of 10 students, successfully conducting socialization activities for making fish balls made from catfish. The method carried out is the survey method and goes directly to the field. Consideration of the social and economic conditions of the village makes this activity one of the suitable activities to be carried out in Air Emas Village. The use of catfish raw materials because this fish is rich in protein and also has omega-3. The target of this activity is PKK mothers who will later use it to be a form of MSMEs. The purpose of this activity is to build the foundation of MSMEs to the community and be able to build businesses and form healthy patterns for the people of Air Emas Village.
Efforts to Improve the Quality of Schools Based on the Analysis of Educational Reports Sundakir Sundakir; Makhdalena Makhdalena; Hambali Hambali
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 15, No 4 (2023): AL-ISHLAH: JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v15i4.3714

Abstract

The objective of this study was to examine school quality report cards in order to enhance the standard of education. This study employs descriptive qualitative methodologies, which involve analysing data or documentation, doing observations, and conducting interviews. Data collecting methods encompassed interviews, observation, and documentation. The participants in this study included the principal, vice principal, school treasurer, three teachers, and five studentss, who provided information. In addition, the employed data analysis technique is comprised of data reduction, data collecting, data display, and conclusion. The findings of this study suggest that the implementation of school report cards or education report cards can enhance the overall quality of schools. The indicators on the quality report card that can enhance the quality of school education include the quality and pertinence of student learning outcomes, which are categorised as satisfactory and progressing in relation to students' reading skills, numeracy abilities, and character dimensions. Consequently, there is a positive correlation between pupils' proficiency in literacy and the overall quality of education, including numeracy and character development. The school's quality is directly proportional to the pupils' level of numeracy skills and character. Schools must consistently aim for high-quality student learning outcomes, necessitating changes in all areas that contribute to student achievement.
Analisis Nilai – Nilai Pancasila yang Terdapat Dalam Tradisi Pengobatan Tradisional Togak Balian di Desa Pulau Kijang Kecamatan Kuantan Hilir Febiola Febiola; Hambali Hambali; Jumili Arianto
SAKOLA: Journal of Sains Cooperative Learning and Law Vol 1, No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/sakola.v1i2.3355

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya suatu tradisi pengobatan tradisional yaitu Togak Balian yang di dalamnya terdapat Nilai-nilai Pancasila, Sehingga peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “Analisis Nilai-nilai Pancasila Yang Terdapat Dalam Tradisi Pengobatan Tradisional Togak Balian di Desa Pulau Kijang Kecamatan Kuantan Hilir”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Nilai-nilai Pancasila yang terdapat dalam Tradisi Pengobatan Tradisional Togak Balian yang dilakukan oleh masyarakat, penggalian informasi dengan menggunakan teknik Snowball Sampling. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu melaui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Metode penelitian yang digunakan adalah motode deskriptif kualitatif. Motode ini dilakukan dengan pengolahan data yang hasil datanya disajikan melalui teknik miles Huberman. Informan dalam penelitian ini adalah 6 orang Infoman dengan 1 orang tokoh masyarakat, 1 orang (dukun) Superanatural, 1 orang pasien (pesakit), 1 orang masyarakat, 1 orang bayu (pembantu dukun/asisten), dan 1 Dendi (pembantu dukun/asisten). Adapun temuan dalam penelitian ini adalah Nilai Pancasila yang terdapat dalam Pengobatan Togak Balian yaitu: 1) Nilai Ketuhanan dilihat dari sebelum pelaksanaan ritual kumantan harus dalam keadaan suci seperti melakukan wuduk terlebih dahulu, lalu membaca doa yang mereka lakukan pada saat pelaksanaan Togak Balian yang merupakan keyakinan mereka bahwa kesembuhan yang didapatkan hanya dari Allah SWT, dan hanya berusaha untuk meminta kesembuhan. 2) Nilai Kemanusiaan yang dilihat dari bentuk kepedulian sesama sanak keluarga dan para pelaksana Togak Balian yang berusaha untuk memberikan pengobatan untuk pasien yang sakit. 3) Nilai Persatuan yang terlihat dari kebersamaan, kepercayaan serta kekompakan baik sesama keluarga maupun para pelaksana Togak Balian agar Togak Balian berjalan dengan lancar. 4) Nilai Kerakyatan dilihat dari adanya musyawarah yang dilakukan untuk mendapatkan kesepakatan sesama keluarga maupun para pelaksana Togak Balian sebelum melaksanakan Togak Balian untuk mendapatkan kesepakatan sesama. 5) Nilai Keadilan sosial dilihat dari semua masyarakat yang sakit (pasien) memiliki hak untuk melakukan pengobatan menggunakan Togak Balian dan tidak memandang status sosial baik kaya maupun miskin semuanya sama.
Studi Tentang Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Tradisi Rayo Rumah Godang Kenegeriaan Sentajo Okta Gina Feronica; Hambali Hambali; Jumili Arianto
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol 1, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v1i2.4319

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh adanya suatu tradisi di Kenegerian Sentajo yaitu hari raya Ke Rumah Godang ( Rayo Rumah Godang ) yang merupakan suatu kegiatan saat dilakukan perkumpulan untuk bersilaturahmi antara ninik mamak, cucu dan kemenakan. Acara ini di lakukan pada hari raya kedua Idul Fitri. Setiap kegiatan dalam tradisi ini dapat di Aktualisasikan dalam Nilai-nilai Pancasila, sehingga peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul “ Studi tentang Aktualisasi Nilai-nilai Pancasila dalam Tradisi Rayo Rumah Godang Kenegerian sentajo”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Aktualisasi Nilai-nilai Pancasila dalam Tradisi Rayo Rumah Godang Kenegeriaan Sentajo. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu melalui Observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun temuan dalam penelitian ini adalah Aktualisasi Nilai-nilai Pancasila dalam Tradisi Rayo Rumah Godang Kenegerian Sentajo yaitu: 1) Nilai Ketuhanan, Aktualisasi dapat dilihat pada saat Perkumpulan suku, rapat adat, serta makan dan berdoa bersama. Persiapan yang dilakukan dalam Rumah Godang setelah acara selesai, dimulai dengan berdoa bersama hal ini menekankan pentingnya rasa syukur, dan Pengabdian kepada Tuhan Yang Maha Esa. 2) Nilai Kemanusiaan, Aktualisasi Nilai kemanusiaan menekankan pentingnya saling membantu dan peduli terhadap sesama anggota suku, hal ini sebagai wujud dari Nilai kemanusiaan. 3) Nilai Persatuan, Saat perkumpulan suku, rapat adat, serta makan dan berdoa bersama hal itu merupakan bentuk dari kebersamaan persatuan masyarakat Kenegerian Sentajo. 4) Nilai kerakyataan, Aktualisasi Nilai kerakyatan pada saat berkumpul, rapat adat di mana keputusan diambil melalui proses musyawarah yang melibatkan tokoh-tokoh adat serta pemangku adat Kenegerian Sentajo. 5) Nilai Keadilan Sosial, ketika hari raya bersama di Rumah Godang seluruh ninik mamak dan cucu kemenakan mendapatakan penghormatan dan perlakuan yang sama dari segi apapun.
Co-Authors Abd Qodir Jailani Achmad Hidir Adis Erfiqovina Adisza Yendri Ramadita Agnes Agnes Ahmad Eddison Ahmad Eddison Ahmad Eddison Amelia Agustina AMELIA AGUSTINA Andin Auriel Natasya Artia Theresia Ambarita Ayu Maharani Baihaqi Hakim Camelia Khuznul Ma’wa Chika Zaffa Azzahira Chindy Hafitzah Chusnul Khotimah Arramadani Dhiya Saffanah. H Dhiya saffanah.H Elfa Susanti Erlisda Wahyuni Eva Indriyani Fakhri Jannata Sholihin Febiola Febiola Febrysa Varensya Fiona Deanovans Fiona Firkawin Zuska Fitri Oktavian Lubis Fitri Rahmatullaila Fitri Rahmatullaila HAIDA SAQILIA Hariyanti Hariyanti Hariyanti Hariyanti Haryono Haryono Haryono Herma Liza Hesti Asriwandari indah permata mustika Isril " Jodi Cristian Jodi Kristian Jumili Arianto Jumili Ariyanto JUNITA FRANSISCA Khairun Nisa Kirana Syafitri Ananda latifa nur husna Layyina Ralinsi Lodia Limustika Maisya Ratul Aini Makhdalena Makhdalena Mamluatul Khoiriyah Mardian Ningsih Maria Novitasari Maria Novitasari Hutagalung Mely Novriani MELY NOVRIANI Mirza Hardian Mochamad Rikki Setiawan Muhammad Alpharabie Zulwin Putra Namira Ramadhani Nayla Gusri Wulandari Nurpadila Zulenzky NURUL IKHWANI Okta Gina Feronica Pebby Nanda Sari PUTRIANA KARTIKA WULANDARI Rada Sulita Rafi Hamdani Rahmatul Ulfah Raihana Raisa Raja Nurul Fitria Destiana Resti Destari Restu Gusriandra REZA AYU REZA AYU TASBAL Rika Ayu Astriani Saputri Kenanga Dewi Sarini Sarini SASABILA RAMADHANI Shepty Cahya Ramadhani Siera Andini Silvia Asti Sindy Afrianti Siska Utami Siti Mey Listianti Sri Darmayani Sri Wahyuni Sundakir Sundakir Supentri Susan Safutri Syahid Idris Teguh Adzuri Tiwi Fafrelia Aghata Ummi Maulinda Sari Verli Novaroza Voni Fitria Wan Nadhira Humairah Zahra Nabila Zahratul Wahidah Zurnalis ⁠Vino Ramadhan