Claim Missing Document
Check
Articles

The DINAMIKA KESENJANGAN SOSIAL EKONOMI DIKAWASAN PERKOTAAN: STUDI KASUS KELURAHAN SIMPANG BARU, KOTA PEKANBARU Ummi Maulinda Sari; Chindy Hafitzah; Silvia Asti; Siti Mey Listianti; Teguh Adzuri; ⁠Vino Ramadhan; Zahra Nabila; Hambali; Fitri Rahmatullaila
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2026): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Build
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.8988

Abstract

Kesenjangan sosial ekonomi merepresentasikan tantangan struktural persisten dalam pembangunan perkotaan Indonesia, di mana akselerasi pertumbuhan ekonomi tidak berbanding lurus dengan distribusi kesejahteraan yang ekuitable. Koefisien Gini Pekanbaru mencapai 0,392 pada tahun 2023, mengindikasikan ketimpangan distributif yang substansial. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi dinamika kesenjangan di Kelurahan Simpang Baru melalui investigasi mendalam terhadap bentuk stratifikasi, determinan pembentuk, manifestasi empiris, serta implikasi sosial yang ditimbulkan. Metodologi kualitatif dengan pendekatan studi kasus diimplementasikan, mengintegrasikan triangulasi data melalui wawancara mendalam dengan purposive sampling, observasi partisipatif, dan studi dokumenter. Analisis dilakukan secara sistematis melalui kondensasi data, presentasi naratif, hingga verifikasi temuan dengan kerangka teoretis stratifikasi sosial. Temuan mengidentifikasi tiga strata ekonomi dengan karakteristik distingtif, dibentuk oleh disparitas kepemilikan aset produktif, ketimpangan akses pendidikan, segmentasi pasar kerja, dan gentrifikasi properti. Kesenjangan termanifestasi dalam diferensiasi kualitas hunian, aksesibilitas layanan kesehatan, dan peluang pendidikan, mengakibatkan reproduksi kemiskinan intergenerasi dan erosi kohesi sosial. Riset ini menghasilkan rekomendasi kebijakan holistik multidimensional berbasis keadilan spasial untuk mencapai pertumbuhan inklusif dan pemerataan kesejahteraan berkelanjutan.
DAYUN WHISPERS IN BATIK: BUILDING LOCAL CULTURAL IDENTITY THROUGH DAYUN WRITING BATIK Annisa Aulia Insani; Hambali
SOSIOEDUKASI Vol 15 No 1 (2026): SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/sosioedukasi.v15i1.7468

Abstract

Batik Seni Tulis Dayun is a manifestation of local culture that represents the identity, values, and narrative of the Dayun Village community, Siak Regency. This research aims to examine the production process, the symbolic meaning of the motifs, and the marketing strategy of Batik Seni Tulis Dayun as a form of cultural preservation in the midst of modernization and digitalization. Using an ethnographic approach with participant observation and in-depth interview methods, this research highlights how each stage in the production process from motif printing, pencantingan, coloring, lorod, to finishing has a strong charge of traditional and educational values. The motifs, such as watermelon leaves, pompa angguk, olang-olang dance, and senduduk leaves, were born from the socio-economic reality of the community and reflect their closeness to the natural environment and local culture. In terms of marketing, businesses are utilizing digital platforms and collaboration with the local industry sector to increase exposure and competitiveness. However, challenges such as the digital divide, limited technical training, and lack of regeneration of young batik makers still hamper the development of these businesses. This study emphasizes the importance of cross-sectoral support in maintaining the sustainability of Batik Seni Tulis Dayun as a superior cultural product that can compete in the market while strengthening local identity.
Analisis Perbandingan Syarat Status Kewarganegaraan Di Indonesia Dan Malaysia: Kasus Mohamad Azzan Farist Fitriany; Celomita Austin Abigael M; Gita Engriani Sianipar; Hambali; Jely Duwita Sari; Noval Bayu Ardani; Nurul Hidayah; Reditya Ramadhani; Titin Loloate Lingga
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.6998

Abstract

Penelitian ini berangkat dari meningkatnya mobilitas penduduk antarnegara yang berpengaruh terhadap proses penetapan status kewarganegaraan. Perbedaan sistem hukum kewarganegaraan antara Indonesia dan Malaysia menjadi isu yang menarik untuk dikaji, terutama pada kasus individu yang lahir di luar negeri dari orang tua berkewarganegaraan Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan syarat penentuan kewarganegaraan di Indonesia dan Malaysia serta melihat implikasinya terhadap kehidupan Mohamad Azzan Farist. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui wawancara, dokumentasi, dan kajian pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia menerapkan asas ius sanguinis dengan dukungan pencatatan administrasi, sedangkan Malaysia menerapkan aturan kewarganegaraan yang lebih ketat melalui keturunan, kelahiran terbatas, dan naturalisasi. Selain itu, ditemukan bahwa Farist yang lahir di Malaysia tetap diakui sebagai Warga Negara Indonesia karena status orang tua dan kelengkapan dokumen resmi. Perbedaan sistem kewarganegaraan kedua negara juga berdampak pada proses adaptasi sosial, namun tidak menimbulkan permasalahan hukum maupun diskriminasi dalam kehidupannya di Indonesia. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perbedaan utama terletak pada tingkat fleksibilitas dan mekanisme pengakuan kewarganegaraan di masing-masing negara.
Kajian Kewarganegaraan terhadap Proses Menjadi WNI pada Vincent Verhaag Elma Wati; Febri Mutia Karmila; Hambali; Muthia Zapira; Nabilatus Syaja’ah; Purnama Alia; Putri Aliffia; Titania Salwa Cahyadi
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7161

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis proses perubahan kewarganegaraan Vincent Verhaag menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia. Fokus penelitian meliputi proses naturalisasi, persyaratan dan prosedur yang harus dipenuhi, faktor yang melatarbelakangi keputusan menjadi WNI, serta implikasi hukum dari perubahan status kewarganegaraan tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus dan yuridis-empiris. Data diperoleh melalui studi pustaka terhadap peraturan perundang-undangan, dokumen resmi, dan berbagai sumber relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Vincent Verhaag memperoleh status WNI melalui mekanisme naturalisasi karena perkawinan dengan warga negara Indonesia sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia, khususnya Pasal 19. Keputusan tersebut didorong oleh komitmen keluarga, integrasi sosial dan budaya dengan masyarakat Indonesia, serta pertimbangan ekonomi dan kemudahan administrasi hukum. Seluruh persyaratan administratif dan substantif telah dipenuhi sehingga perubahan status kewarganegaraan tersebut sah menurut hukum nasional. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa status kewarganegaraan anak dalam perkawinan campuran diatur secara khusus sesuai ketentuan perundang-undangan. Dengan demikian, kasus naturalisasi Vincent Verhaag mencerminkan keselarasan antara kepentingan individu dan ketentuan hukum negara dalam memperkuat integrasi kewarganegaraan di Indonesia.
Studi Eksistensi Anak Jalanan di Kawasan Kuliner Pekanbaru: Analisis Potensi Eksploitasi dan Pelanggaran Hak Asasi Manusia Elma Wati; Febri Mutia Karmila; Hambali; Muthia Zapira; Nabilatus Syaja’ah; Purnama Alia; Putri Aliffia; Titania Salwa Cahyadi
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7162

Abstract

Fenomena anak jalanan yang beraktivitas di area kuliner menjadi tantangan rumit dalam pemenuhan hak anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena hukum anak di bawah umur yang mengamen dan berjualan di Pekanbaru dari sudut pandang kemungkinan eksploitasi dan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM). Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus, melalui teknik pengumpulan data wawancara terstruktur dengan pihak Dinas Sosial Kota Pekanbaru dan anak jalanan di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara struktural, Dinas Sosial mengategorikan mereka sebagai "anak jalanan" dan bukan korban eksploitasi, karena secara subjektif anak-anak mengaku bekerja secara sukarela untuk membantu ekonomi keluarga membeli kebutuhan pokok. Namun, dari sudut pandang HAM, keberadaan anak di jalanan hingga larut malam menunjukkan adanya pengabaian hak dasar anak, seperti hak atas pendidikan, lingkungan yang aman, serta perlindungan dari rentan fisik, yang dibuktikan dengan adanya riwayat kekerasan di jalanan. Kesimpulannya, kerja sama antar instansi dan peningkatan kapasitas ekonomi keluarga sangat segera dilakukan demi memastikan pemenuhan hak anak secara menyeluruh.
Analisis Kebebasan Berpendapat dalam Perspektif Hak Asasi Manusia: Studi Kasus Khariq Anhar Farah Aisyah Salsabila; Aliya Darmawati; Lisna Halimatus Sa’diyah; Zakia Fuadha; Asih Putri Nurul Azura; Tiara Febiola; Siska Amelia; Hambali
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7227

Abstract

Kebebasan berpendapat merupakan salah satu hak asasi manusia yang dijamin dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan menjadi unsur penting dalam kehidupan demokrasi. Namun, dalam praktiknya masih terdapat perdebatan mengenai batas kebebasan berekspresi, khususnya terhadap kritik yang disampaikan mahasiswa di ruang publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebebasan berpendapat dalam perspektif hak asasi manusia melalui studi kasus Khariq Anhar. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap informan dari kalangan mahasiswa dan pihak Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI). Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebebasan berpendapat dipahami sebagai hak fundamental yang penting dalam sistem demokrasi dan kehidupan akademik mahasiswa. Mahasiswa dipandang memiliki peran sebagai kontrol sosial dalam menyampaikan kritik dan aspirasi masyarakat. Namun,kebebasan berpendapat tetap memiliki batas yang harus memperhatikan norma hukum, etika, dan hak orang lain. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa kasus Khariq Anhar menimbulkan dampak terhadap keberanian mahasiswa dalam menyampaikan pendapat karena adanya kekhawatiran terhadap kriminalisasi dan pembungkaman kritik. Di sisi lain, kasus tersebut juga meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya perlindungan hak asasi manusia dan kebebasan berekspresi dalam kehidupan demokrasi. Oleh karena itu, diperlukan penegakan hukum yang adil, proporsional, dan tetap menghormati prinsip hak asasi manusia agar kebebasan berpendapat tetap terjamin di Indonesia.
Studi tentang Mahasiswa Asing di Indonesia: Studi Kasus Nurudeen dan Faruq di Universitas Islam Riau Farah Aisyah Salsabila; Aliya Darmawati; Lisna Halimatus Sa’diyah; Zakia Fuadha; Asih Putri Nurul Azura; Tiara Febiola; Siska Amelia; Hambali
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7229

Abstract

Penelitian ini membahas perspektif warga negara asing terhadap kehidupan kewarganegaraan di Indonesia. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya keberadaan warga negara asing yang datang ke Indonesia untuk tujuan pendidikan, pekerjaan, maupun kebutuhan lainnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses warga negara asing dapat tinggal di Indonesia, persyaratan administratif yang diperlukan, pengalaman dalam menjalani hak dan kewajiban, serta tantangan yang dihadapi selama tinggal di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terhadap mahasiswa asing asal Nigeria yang sedang menempuh pendidikan di Universitas Islam Riau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa informan datang ke Indonesia dengan tujuan melanjutkan pendidikan menggunakan visa pelajar sebagai izin tinggal. Proses administrasi dinilai cukup mudah karena adanya bantuan dari pihak kampus. Dalam menjalani kehidupan di Indonesia, informan berusaha mematuhi aturan hukum dan sosial yang berlaku. Tantangan utama yang dihadapi adalah perbedaan bahasa, budaya, serta adaptasi terhadap makanan dan lingkungan sosial. Namun, informan juga memperoleh pengalaman positif melalui interaksi sosial dan pengenalan budaya lokal di Indonesia. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa proses adaptasi warga negara asing di Indonesia membutuhkan dukungan sosial, pemahaman budaya, serta lingkungan yang inklusif agar tercipta kehidupan kewarganegaraan yang harmonis.
Persepsi Mahasiswa Terhadap Peran Organisasi Intra Kampus dalam Membentuk Karakter Kepemimpinan Mahasiswa pada Masa Pandemi Covid-19 di Universitas Riau Ariza Febrian; Hambali; Hariyanti
Jurnal Kewarganegaraan Vol 4 No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i4.4225

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilatar belakangi oleh beberapa persoalan yang dihadapi dalam pelaksanaan aktivitas organisasi, misalnya dari kurangnya partisipasi mahasiswa terhadap kegiatan-kegiatan kemahasiswaan. Serta kehadiran pandemi covid-19 telah melahirkan tekanan dan perubahan lingkungan eksternal dan internal kehidupan organisasi secara keseluruhan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana persepsi mahasiswa terhadap peran organisasi intra kampus dalam membentuk karakter kepemimpinan kalangan mahasiswa pada masa pandemi covid-19 di Universitas Riau. Manfaat dari hasil penelitian ini yaitu menjadi sumber pembelajaran bagi semua pihak, Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, instrumen pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu angket, wawancara, dan dokumentasi yang terdiri dari 8 indikator dengan 16 pertanyaan. Populasi dalam penelitian ini adalah Mahasiswa Universitas Riau. Pengambilan sampel dari keseluruhan populasi diambil dengan menggunakan teknik Quota Sampling dan untuk menentukan responden yang terdiri dari 10 orang perfakultas peneliti menggunakan teknik pengambilan sampel secara Accidental Sampling. Secara keseluruhan, temuan dari penelitian ini menunjukkan hasil rata-rata pada persentase alternative jawaban responden dominan yaitu 69,25% dimana rentang ini berada pada kategori “Baik” dengan keberadaan pada rentang 50,01%- 75%. Maka disimpulkan bahwa persepsi mahasiswa terhadap peran Organisasi Intra Kampus dalam membentuk karakter kepemimpinan mahasiswa pada masa Pandemi covid-19 di Universitas Riau berada pada kategori “Baik” Kata Kunci: Persepsi, Mahasiswa, Peran Organisasi Abstract This research is dependent on several problems in the implementation of organization activities, for example the lack of student participation in student activities. The presence of the covid-19 pandemic has given pressure and changes in the external and internal environment of whole life organization. This study aimed to find out and analyze how students perceive the role of intra-campus organizations in shaping leadership character among students during the covid-19 pandemic at Riau University. The benefit of the results of this study is that it becomes a source of learning for all parties. This research method is descriptive quantitative, the data collection instruments used in this study are questionnaires, interviews, and documentation consisting of 8 indicators with 16 questions. The population in this study were students of the Universitas Riau. Sampling from the entire population was taken using the Quota Sampling technique and to determine the respondents consisting of 10 people from the faculty, the researcher used the Accidental Sampling technique. The findings of this study show that the average percentage of alternative answers for dominant respondents is 69.25% where this range is in the "Good" category with an existence in the range of 50.01% - 75%. It was concluded that students' perceptions of the role of Intra-Campus Organizations in shaping student leadership characters during the Covid-19 Pandemic at Riau University were in the "Good" category Keywords: Perception, Students, The Role Of The Organization
Studi Perbandingan Pembentukan Civic Disposition Antara Siswa Laki-Laki dan Perempuan pada Pembelajaran PKn di SMP Negeri 2 Lirik Siti Robi Yanti; Hambali; Hariyanti
Jurnal Kewarganegaraan Vol 4 No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i4.4226

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilatar belakangi oleh perubahan sistem belajar di setiap elemen pendidikan yang disebabkan oleh Covid-19, dari pembelajaran online kemudian tatap muka terbatas sampai dengan tatap muka menggunakan sip kelas. Salah satu hal yang dapat mempengaruhi efektivitas belajar yaitu disebabkan oleh sikap atau watak pelajar saat mengikuti proses belajar mengajar atau yang sering disebut dengan Civic Dispotition. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Perbandingan Pembentukan Civic Disposition antara Siswa Laki-Laki dan Siswa Perempuan pada Pembelajaran PKn di SMP Negeri 2 Lirik. Manfaat dari hasil penelitian ini, yakni sebagai sumber pembelajaran bagi semua pihak. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX sebanyak dengan 50 siswa. Peneliti menggunakan teknik quota sampling dimana sampel yang diambil adalah sebanyak 25 siswa laki-laki dan 25 siswa perempuan. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu data primer wawancara dan teknik angket atau kuesioner, serta data sekunder yang diperoleh dari observasi dan dokumentasi, yang terdiri dari 13 indikator dengan 31 pernyataan. Temuan dari hasil penelitian ini diketahui bahwa hasil uji hipotesis adalah F= 0,069 dan nilai sig pada Levene's Test for Equality of Variances sebesar 0,794 dan data dikatakan homogen karena nilai sig 0,794> 0,05. Nilai yang didapatkan pada kolom sig. (2-tailed) adalah 0,013, yang artinya nilai 0, 013 lebih kecil dari 0,05, maka Ha diterima dan Ho ditolak. Kata Kunci: Civic Disposition, Siswa Laki-laki dan Perempuan, Pembelajaran PKn Abstract This research is motivated by changes in the learning system in every element of education caused by Covid-19, from online learning then limited face-to-face to face-to- face using class sips. One of the things that can affect the effectiveness of learning is caused by the attitude or character of students when following the teaching and learning process or often with Civic Dispotition. The purpose of this study was to determine the Comparison of the Formation of Civic Disposition between Male and Female Students in Civics Learning at SMP Negeri 2 Lirik. The benefits of the results of this study, namely as a source of learning for all parties. The population used in this study were all students of class IX as many as 50 students. The researcher used quota sampling technique where the samples taken were 25 male students and 25 female students. The data collection instruments used were interview primary data and questionnaire or questionnaire techniques, as well as secondary data obtained from observation and documentation, which consisted of 13 indicators with 31 statements. The findings of this study indicate that the results of the hypothesis test are F = 0.069 and the sig value in Levene's Test for Equality of Variances is 0.794 and the data is said to be homogeneous because the sig value is 0.794> 0.05. The value obtained in the column sig. (2-tailed) is 0.013, which means the value of 0.013 is smaller than 0.05, then Ha is accepted and Ho is rejected. Keywords: Civic Disposition, Male and Female Students, Civics Learning
Pengaruh model creative problem solving terhadap motivasi belajar pendidikan Pancasila Siswa Madrasah Aliyah Widiya Julita; Hambali Hambali; Indra Primahardani
Journal of Education, Cultural and Politics Vol. 6 No. 1 (2026): Fifteenth Edition
Publisher : Departemen Pendidikan Kewarganegaraan dan Ilmu Hukum Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jecco.v6i1.964

Abstract

The Influence of the Creative Problem Solving Learning Model on the Motivation to Learn Pancasila Education of Class X Students of MAN Insan Cendekia Siak. This study aims to determine the effect of the application of the Creative Problem Solving (CPS) learning model on the learning motivation of Pancasila Education of class X students of MAN Insan Cendekia Siak. The background of this study is that student learning motivation in the Pancasila Education subject tends to be inconsistent due to the dominance of conventional methods centered on the teacher. The study used a quantitative method with a quasi-experimental pretest-posttest control group design. The study population was all class X students (144 students), with a sample of 2 classes (48 students) selected through simple random sampling after a homogeneity test. The experimental class (X-B) used the CPS model, while the control class (X-A) used conventional learning. Data were collected through a learning motivation questionnaire, observation, and documentation, analyzed using normality tests, homogeneity tests, and independent t-tests with SPSS 26 at a significance level of α = 0.05. The results showed that the learning motivation of the experimental class increased significantly from an average pretest of 52.29 to a posttest of 94.58 (very high category), while the control class increased from 47.92 to 60.63 (high category). The t-test resulted in t-count > t-table (p = 0.000 < 0.05), so Ha was accepted and H0 was rejected. Observations of teacher and student activities reached the "very perfect" category (93.5% and 96.6%). N-Gain showed medium-high effectiveness (g = 0.65). It was concluded that the CPS model had a positive and significant effect on the learning motivation of Pancasila Education students.
Co-Authors Abd Qodir Jailani Achmad Hidir Adis Erfiqovina Adisza Yendri Ramadita Agnes Agnes Ahmad Eddison Ahmad Eddison Ahmad Eddison Aliya Darmawati Alwi Sihab Amelia Agustina AMELIA AGUSTINA Andi Mustika Rosa Andin Auriel Natasya Annisa Aulia Insani Ariza Febrian Artia Theresia Ambarita Asih Putri Nurul Azura Ayu Maharani Baihaqi Hakim Camelia Khuznul Ma’wa Celomita Austin Abigael M Chika Zaffa Azzahira Chindy Hafitzah Chusnul Khotimah Arramadani Dhiya Saffanah. H Dhiya saffanah.H Diva Rahdatul Hasnah Dyana Sukma Elfa Susanti Elma Wati Erlisda Wahyuni Eva Indriyani Fakhri Jannata Sholihin Farah Aisyah Salsabila Febiola Febiola Febri Mutia Karmila Febrysa Varensya Fikria Humaimah Fiona Deanovans Fiona Firkawin Zuska Fitri Oktavian Lubis Fitri Rahmatullaila Fitri Rahmatullaila Fitriany Gita Engriani Sianipar HAIDA SAQILIA Hariyanti Hariyanti Hariyanti Hariyanti Haryanti Sapitri Haryono Haryono Haryono Herma Liza Hesti Asriwandari indah permata mustika Indra Primahardani Isril " Jely Duwita Sari Jodi Cristian Jodi Kristian Jumili Arianto Jumili Ariyanto JUNITA FRANSISCA Khairun Nisa Kirana Syafitri Ananda latifa nur husna Layyina Ralinsi Lisna Halimatus Sa’diyah Lodia Limustika Maisya Ratul Aini Makhdalena Makhdalena Mamluatul Khoiriyah Mardian Ningsih Maria Novitasari Maria Novitasari Hutagalung Mely Novriani MELY NOVRIANI Mirza Hardian Mochamad Rikki Setiawan Muhammad Alpharabie Zulwin Putra Muthia Zapira Nabilatus Syaja’ah Namira Ramadhani Nayla Gusri Wulandari Noval Bayu Ardani Nurpadila Zulenzky Nurul Hidayah NURUL IKHWANI Okta Gina Feronica Pebby Nanda Sari Purnama Alia Putri Aliffia PUTRIANA KARTIKA WULANDARI Rada Sulita Rafi Hamdani Rahmatul Ulfah Raihana Raisa Raja Nurul Fitria Destiana Reditya Ramadhani Resti Destari Restu Gusriandra REZA AYU REZA AYU TASBAL Rika Ayu Astriani Saputri Kenanga Dewi Sarini Sarini SASABILA RAMADHANI Shepty Cahya Ramadhani Siera Andini Silvia Asti Sindy Afrianti Siska Amelia Siska Utami Siti Mey Listianti Siti Robi Yanti Sri Darmayani Sri Wahyuni Sundakir Sundakir Supentri Susan Safutri Syahid Idris Syukran Setiawan Teguh Adzuri Tiara Febiola Titania Salwa Cahyadi Titin Loloate Lingga Tiwi Fafrelia Aghata Ummi Maulinda Sari Vanny Permata Rinda Verli Novaroza Voni Fitria Wan Nadhira Humairah Widiya Julita Yofi Lasimta Mansur Zahra Nabila Zahratul Wahidah Zakia Fuadha Zurnalis ⁠Vino Ramadhan