Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Pelanggaran Hak Hidup dan Tanggung Jawab Negara Dalam Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus Aidlil Adriyansyah; Desvi Enjella; Hambali; Manna Wassalwa; Muhammad Hendri; Puti Fathia Ersanov; Satya Amalia Fadilah; Shaikh Alexander Guevara
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.8277

Abstract

Kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus menjadi salah satu peristiwa yang menimbulkan perhatian publik karena tidak hanya mengancam keselamatan jiwa korban, tetapi juga memunculkan persoalan serius terkait perlindungan Hak Asasi Manusia dan penegakan hukum di indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kasus tersebut dalam perspektif Hak Asasi Manusia dengan menitikberatkan pada pelanggaran hak hidup, tanggung jawab negara terhadap perlindungan dan pemulihan korban, serta implikasinya terhadap kebebasan pembela Hak Asasi Manusia. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Data diperoleh melalui studi kepustakaan yang bersumber dari instrumen Hak Asasi Manusia internasional, peraturan perundang-undangan nasional, dan literatur ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindakan penyiraman air keras terhadap korban merupakan bentuk pelanggaran terhadap hak hidup dan hak atas keamanan pribadi yang dijamin dalam berbagai instrumen ham. Negara memiliki kewajiban untuk menghormati (to respect), melindungi (to protect), dan memenuhi (to fulfill) hak-hak korban melalui penegakan hukum yang efektif, perlindungan saksi dan korban, serta pemulihan yang komprehensif. Selain itu, kasus ini berpotensi menimbulkan chilling effect terhadap kebebasan berekspresi dan aktivitas pembela ham sehingga dapat memengaruhi kualitas demokrasi dan penegakan ham di indonesia. Oleh karena itu, diperlukan komitmen negara untuk menjamin akuntabilitas hukum serta perlindungan yang optimal terhadap setiap warga negara dari berbagai bentuk kekerasan dan intimidasi.
Pelestarian Hutan Larangan Adat Kenegerian Rumbio Sebagai Cerminan Nilai-Nilai Sosial Budaya Masyarakat Lokal Andrian Syah Putra; Aulia Rahma; Chesa Amelia; Fadila Azahra; Febi Rahman Safira; Hafifah Salsabila Putri; Murni Syakira; Qurata Ayun; Hambali
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.8293

Abstract

Masyarakat hukum adat di Indonesia menghadapi tantangan serius dalam mempertahankan pengelolaan hutan berbasis kearifan lokal di tengah arus modernisasi dan tekanan ekonomi. Hutan Larangan Adat Kenegerian Rumbio, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, merupakan bukti nyata bagaimana kearifan lokal mampu menjaga kelestarian hutan selama berabad-abad. Penelitian ini bertujuan menganalisis nilai-nilai budaya serta makna dari nilai-nilai pancasila yang terkandung dalam praktik pelestarian Hutan Larangan Adat Kenegerian Rumbio. Metode kualitatif deskriptif digunakan, dengan data primer melalui wawancara semi-terstruktur bersama Pucuk Pimpinan Adat, Datuk Ulak Simano Kamaruzzaman, S.Ag., dan data sekunder dari kajian pustaka. Hasil penelitian menunjukkan kelima sila Pancasila terimplementasi secara nyata: Ketuhanan tercermin dari prinsip adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah; Kemanusiaan melalui pemanfaatan sumber daya yang bijaksana; Persatuan melalui kerja sama lintas desa; Kerakyatan melalui musyawarah adat; dan Keadilan Sosial melalui penegakan sanksi yang setara. Perda Riau Nomor 5 Tahun 2009 yang diperkuat Nomor 14 Tahun 2018 memperkuat landasan hukum pelestarian ini. Kearifan lokal masyarakat adat Rumbio merupakan wahana konkret membumikan nilai-nilai Pancasila sekaligus menjaga keseimbangan ekologis bagi generasi mendatang.
Program Kuliah Kerja Nyata dan Pembentukan Civic Disposition Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau Tasya Chika Setiaulia; Hambali Hambali; Kingkel Panah Grosman
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 11 No 2 (2026): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v11i2.13405

Abstract

Program Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) is a form of learning that integrates knowledge in the form of real work practice aimed at developing students' academic, social, and citizenship competencies. However, in practice, there are still students from the Faculty of Teacher Training and Education (FKIP) at the University of Riau who feel that their civic disposition has not developed optimally after participating in KUKERTA. Therefore, this study aims to analyze the effect of the KUKERTA program on the civic disposition of FKIP students at the University of Riau. This study uses a quantitative approach with an associative-causal survey method. The population and sample of this study consisted of 41 FKIP students who participated in the regular KUKERTA program in 2025. Data were collected through questionnaires and documentation and then analyzed using simple linear regression, which showed that the KUKERTA program had a positive and significant effect on students' civic disposition. The coefficient of determination (R square) value of 40.7% indicates that KUKERTA contributes significantly to students' civic disposition. Thus, the KUKERTA program has proven to be effective as a learning tool to strengthen students' civic disposition and support the development of educators with good character.
PENGARUH EKSTRAKURIKULER PASKIBRA TERHADAP PENGAMALAN NILAI-NILAI NASIONALISME DI SMKN 4 PEKANBARU Kurnia Wirawan; Hambali Hambali; Indra Primahardani
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No. 2 Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i2.13205

Abstract

This research is based on problems that often occur in the school environment, one of these problems is the fading of nationalist values. Among the factors that influence this is the process of globalization. Several studies say that there is a weakening or shallowing of Nationalism among the younger generation. Triatna (2013) said that in the current era of globalization, the spirit of nationalism among the younger generation is experiencing a decline. The weakening of the spirit of nationalism in the younger generation could be a risk of weakening the values ​​of patriotism which are the basis of our love for our beloved homeland. The aim of the research is to find out whether there is an influence of extracurricular activities on the practice of nationalist values ​​at SMKN 4 Pekanbaru. This research uses quantitative methods with a statistical approach. This research was conducted using observation, questionnaire and documentation methods. Based on the results of statistical data tests, it was obtained that Fhit ≥ Ftab, namely 78.013 ≥ 4.09, this means that the hypothesis in this study is accepted. Furthermore, the coefficient of determination value was 0.667. Based on these results, it can be concluded that the influence of Paskibra Extracurricular on the Practice of Nationalist Values ​​at SMKN 4 Pekanbaru is 66.7% at the "Strong" level.
PENGARUH EKSTRAKURIKULER PRAMUKA TERHADAP PENGUATAN CIVIC DISPOSITION DI MTs DARUL HIKMAH PEKANBARU Zahrah Gita Ananda; Hambali Hambali; Supentri Supentri
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No. 2 Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i2.13259

Abstract

This research is motivated by efforts to improve character education and the desire to build students' civic character which is increasingly important in line with the phenomenon of moral degradation which often occurs among students who do not reflect their civic character. For this reason, efforts are needed to perfect civic character (civic disposition) which can not only be done through PPKn learning, but can also be done through extracurricular scout activities. The aim of this research is to find out whether there is a positive influence of scouting extracurricular activities on strengthening civic disposition at MTs Darul Hikmah Pekanbaru. This research method is quantitative with a statistical approach. The population in this study was all students who took part in special scouting extracurriculars, consisting of 40 students, consisting of class VII and class VIII. The sample in this research is the entire population or also called total sampling. Data analysis in this study used the normality test, linearity test, simple linear regression test, coefficient test (R) and correlation of determination (R-square), and hypothesis testing. The hypothesis in this study was accepted, which showed Fcount ≥ Ftable (14.933 ≥ 4.098) and the results of this study showed that Scout Extracurriculars had a Positive Influence on strengthening Civic Disposition at MTs Darul Hikmah Pekanbaru. This can be seen from the results of calculating the coefficient of determination (R-square) of 0.517, which means that scout extracurricular activities (independent variable) have an influence on strengthening civic disposition (dependent variable) by 51.7%, while 48.3% is influenced by other variables. not examined in this study.
Strategi Eksternal Badan Pengawas Pemilu Pekanbaru Dalam Pengawasan dan Pencegahan Praktik Politik Uang pada Pilkada 2024 Muhammad Wily Saputra; Hambali Hambali; Indra Primahardani
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 4 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v4i2.5585

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena praktik politik uang dalam pemilihan. Politik uang merupakan pelanggaran dalam suatu pelaksanaan kepemiluan. Oleh karena itu, perlu dirancang sebuah strategi untuk mencegah praktik politik uang. Salah satu strategi yang dirumuskan tercantum pada Peraturan Badan Pengawas Pemilu nomor 6 Tahun 2020 yang mengatur tentang strategi eksternal Bawaslu. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan strategi eksternal yang digunakan Bawaslu Pekanbaru dalam mencegah dan mengawasi praktik politik uang. Metode Penelitian ini adalah metode kualitatif , instrumen pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah triangulasi melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara. Adapun pada penelitian ini ada 8 informan penelitian diantaranya 5 orang dari Bawaslu, 1 Orang Perwakilan Mahasiswa, dan 2 orang Lembaga Swadaya Masyarakat. Temuan pada penelitian ini ada 5 (Lima) strategi eksternal yang dijalankan Bawaslu Pekanbaru yang melibatkan seluruh stakeholders terkait pilkada yaitu penyelenggara, peserta dan pemilih sebagai upaya pengawasan dan pencegahan terhadap praktik politik uang, antara lain : peningkatan kerjasama dengan pemangku kepentingan pilkada melalui Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) yang melibatkan kepolisian, kejaksaan, dan pemerintah daerah Pekanbaru. Selanjutnya meningkatkan kepeloporan masyarakat dengan pengawasan partisipatif, melalui kegiatan sosialisasi pengawasan partisipatif, Fun Run 5K, pembentukan saka adhyaksa pemilu, program Bawaslu goes to campus dan mengadakan warung pengawasan. Bawaslu juga menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi. Terakhir meningkatkan pelayanan kesekretariatan dan layanan informasi yang berbasis pelayanan digital melalui portal online, dan hotline 24 jam, serta bekerja sama dengan beberapa media berita.
HABITUASI GERAKAN LITERASI-NUMERASI MELALUI PROGRAM KAMPUS MENGAJAR DI SEKOLAH DASAR Hambali Hambali; Hariyanti Hariyanti; Radini Radini; Hamdi Abdullah Hasibuan; Filma Alia Sari; Anif Istianah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 4 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i4.33251

Abstract

Abstrak: Tim pengabdian terdiri dari peserta kampus mengajar sebanyak 5 orang mahasiswa yang berasal dari universitas Riau, universitas islam riau, dan STMIK AMIK Riau dan seorang dosen pembimbing lapangan (DPL). Adapun yang menjadi sekolah mitra dalam pengabdian ini adalah sebuah sekolah dasar di kabupaten Kampar, Riau. Pengabdian dilakukan kurang lebih selama 5 bulan. Selama masa pengabdian, habituasi gerakan literasi-numerasi dilakukan dengan berbagai kegiatan diantaranya private membaca, mading, pembuatan poster, membaca nyaring, festival literasi, kunjungan rutin antar kelas ke perpustakaan, pohon numerasi, dan media pembelajaran numerasi. Metode yang dilakukan meliputi sosialisasi dan habituasi melalui pendekatan partisipatif. Kegiatan dilakukan setiap hari dan di akhir kegiatan dilakukan evaluasi melalui pre test dan post test AKM. Hasil pretest menunjukkan presentase nilai literasi sebesar 80% dan numerasi sebesar 72%. sedangkan hasil posttest menunjukkan peningkatan pada literasi dengan presentase 85%, namun presentase numerasi mengalami penurunan menjadi 65%. Direkomendasikan agar kegiatan habituasi literasi-numerasi ini dapat terus dilanjutkan oleh pihak sekolah guna meningkatkan kecerdasan literasi numerasi peserta didik.Abstract: The community service team consisted of five campus teaching participants from the University of Riau, the Islamic University of Riau, and STMIK AMIK Riau, and a field supervisor (DPL). The partner schools in this community service were two elementary schools in Kampar Regency, Riau. The community service was carried out for approximately five months. During the community service period, habituation of the literacy-numeracy movement was carried out through various activities including private reading, wall magazines, poster making, reading aloud, literacy festivals, regular visits between classes to the library, numeracy trees, and numeracy learning media. The methods used included socialization and habituation through a participatory approach. Activities were carried out every day and at the end of the activity, an evaluation was carried out through a pre-test and post-test AKM. The pre-test results showed a literacy score of 80% and a numeracy score of 72%. While the post-test results showed an increase in literacy with a percentage of 85%, but the numeracy percentage decreased to 65%. It is recommended that this literacy-numeracy habituation activity can be continued by the school to improve the numeracy literacy intelligence of students.
Membangun Kemandirian Masyarakat Pesisir melalui Teknologi Lokal: Eksplorasi Bagan Jaring Apung di Desa Air Bini Wisnu Setiadi; Hambali Hambali
Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Eksakta Vol. 5 No. 1 (2025): September
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/trilogi.v5i1.1675

Abstract

Transformasi teknologi di program pemberdayaan masyarakat berupa bagan jaring apung di masyarakat Desa Air Bini menjadi tonggak kontribusi perekonomian pesisir. Melalui penelitian kualitatif dengan metode etnografi serta pengumpulan data primer yang didapatkan dari observasi partisipatif, in-depth interview, dan catatan lapangan maupun dokumen sekunder relevan yang mendukung riset. Artikel bertujuan untuk menganalisis penerapan teknologi bagan jaring apung mulai dari sisi historis, bahan konstruksi, sistem operasional, dan dampaknya. Hasil penelitian menunjukkan teknologi yang telah berkembang selama satu dekade terakhir bukan hanya sebatas alat tangkap, melainkan pemantik kesadaran kemandirian usaha, menciptakan lapangan kerja, dan peningkatan keterampilan. Meskipun masih mempertahankan kayu dalam konstruksinya dan pengolahan cumi yang tradisional, masyarakat telah menggeser dengan mengadopsi lampu LED dan mesin Go untuk penarik tali jaring. Temuan lain juga mengungkap keluhan masyarakat terhadap berkurangnya hasil tangkapan cumi dan terbatasnya diversifikasi olahan produk laut. Riset ini mengharapkan adanya evaluasi antar pemangku kepentingan dan menyusun roadmap pengembangan teknologi tangkap beserta olahannya untuk menjaga keberlanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Air Bini
Co-Authors Abd Qodir Jailani Achmad Hidir Adila Novilia Adis Erfiqovina Adisza Yendri Ramadita Agnes Agnes Ahmad Eddison Ahmad Eddison Ahmad Eddison Ahmad Riza Aidlil Adriyansyah Aila Asifah Aisyah Lubis Aliya Darmawati Alwi Sihab AMELIA AGUSTINA Amelia Agustina Andi Mustika Rosa Andin Auriel Natasya Andrian Syah Putra Anif Istianah Annisa Aulia Insani Ariza Febrian Artia Theresia Ambarita Asih Putri Nurul Azura Astri Wahyuni Aulia Rahma Aulia Sari Rambe Ayu Maharani Azzila Fernelia Baihaqi Hakim Cahaya Ramadhani Camelia Khuznul Ma’wa Celomita Austin Abigael M Chesa Amelia Chika Zaffa Azzahira Chindy Adellia Restynanda Chindy Hafitzah Chusnul Khotimah Arramadani Desvi Enjella Deswita Anggraini Dhiya Saffanah. H Dhiya saffanah.H Diva Rahdatul Hasnah Dyana Sukma Edea Mecca Safitri Elfa Susanti Elma Wati Erlisda Wahyuni Eva Indriyani Fadila Azahra Fakhri Jannata Sholihin Farah Aisyah Salsabila Febi Rahman Safira Febiola Febiola Febri Mutia Karmila Febrysa Varensya Feggy Arta Sari Fikria Humaimah Filma Alia Sari Fiona Deanovans Fiona Firkawin Zuska Fitri Oktavian Lubis Fitri Rahmatullaila Fitri Rahmatullaila Fitriany Gita Engriani Sianipar Gracia Tiurmauli Purba Gusvina Hafifah Salsabila Putri HAIDA SAQILIA Halila Istigfaroh Halimatus Sa’diyah Hamdi Abdullah Hasibuan Hariyanti Hariyanti Hariyanti Hariyanti Haryanti Sapitri Haryono Haryono Haryono Herma Liza Hesti Asriwandari Husnul Khoti Rifani indah permata mustika Indra Primahardani Isril " Jely Duwita Sari Jodi Cristian Jodi Kristian Jumili Arianto Jumili Ariyanto JUNITA FRANSISCA Khaila Anggita Khairun Nisa Kingkel Panah Grosman Kirana Syafitri Ananda Kurnia Wirawan latifa nur husna Layyina Ralinsi Lisna Halimatus Sa’diyah Lodia Limustika M. Rafli Maulana Mailiza Alya Maisya Ratul Aini Makhdalena Makhdalena Mamluatul Khoiriyah Manna Wassalwa Mardian Ningsih Maria Novitasari Maria Novitasari Hutagalung Mely Novriani MELY NOVRIANI Micheal Junior Mirza Hardian Mochamad Rikki Setiawan Muhammad Aidil Fikri Muhammad Alpharabie Zulwin Putra Muhammad Hendri Muhammad Wily Saputra Murni Syakira Muthia Zapira Nabila Huwayna Nabilatus Syaja’ah Nadia Rahmadhani Nadya Mardena Lova Nadya Rahmadhani Najwa Ramadhani Namira Ramadhani Nayla Gusri Wulandari Noval Bayu Ardani Nurpadila Zulenzky Nurul Hidayah NURUL IKHWANI Okta Gina Feronica Pebby Nanda Sari Purnama Alia Puti Fathia Ersanov Putri Aliffia PUTRIANA KARTIKA WULANDARI Qurata Ayun Rada Sulita Radini Radini Rafi Hamdani Rahmatul Ulfah Raihana Raisa Raja Nurul Fitria Destiana Reditya Ramadhani Resti Destari Restu Gusriandra REZA AYU REZA AYU TASBAL Rika Ayu Astriani Rizky Dinda Sarmita Harahap Salwa Raihana Putri Saputri Kenanga Dewi Sarini Sarini SASABILA RAMADHANI Satya Amalia Fadilah Selvia Azzahra Shaikh Alexander Guevara Shepty Cahya Ramadhani Siera Andini Silvia Asti Sindy Afrianti Siska Amelia Siska Utami Siti Mey Listianti Siti Robi Yanti Sri Darmayani Sri Wahyuni Suci Nurhidayah Sundakir Sundakir Supentri Susan Safutri Syahid Idris Syukran Setiawan Tasya Chika Setiaulia Teguh Adzuri Tiara Febiola Titania Salwa Cahyadi Titin Loloate Lingga Tiwi Fafrelia Aghata Ummi Maulinda Sari Vanny Permata Rinda Veni Guslindra Syakirah Verli Novaroza Voni Fitria Wan Nadhira Humairah Widiya Julita Wilanda Zahra Wisnu Setiadi Yofi Lasimta Mansur Zahra Nabila Zahrah Gita Ananda Zahratul Wahidah Zakia Fuadha Zulfikar Zurnalis ⁠Vino Ramadhan