Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Intellectual Mathematics Education

Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Ditinjau dari Tipe Kepribadian Ekstrovert – Introvert Eka Rahmawati Caesara; Erma Monariska; Nia Jusniani
Intellectual Mathematics Education (IME) Vol. 1 No. 2 (2023): IME
Publisher : https://jurnal.ysci.or.id/IME

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59108/ime.v1i2.51

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis (1) Kemampuan pemecahan masalah matematis siswa SMA yang memiliki kepribadian ekstrovert; (2) Kemampuan pemecahan masalah matematis siswa SMA yang memiliki kepribadian introvert; (3) Tipe kepribadian yang memiliki kemampuan pemecahan masalah matematis paling baik dalam pembelajaran matematika. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sampel pada penelitian ini adalah siswa SMA Negeri 2 Cianjur kelas X IPA 4 semester genap yang berkepribadian ekstrovert atau introvert. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari tiga langkah, diantaranya adalah: (1) Reduksi data; (2) Penyajian data; (3) Penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Siswa dengan tipe kepribadian ekstrovert kurang bisa memahami masalah dengan lengkap, tidak melakukan identifikasi masalah, kurang bisa membuat rencana penyelesaian, secara substansial prosedur yang dilakukan benar, tetapi relatif tidak melakukan pemeriksaan kembali terhadap kebenaran hasil dan proses; (2) Siswa dengan tipe kepribadian introvert dapat memahami masalah dengan cukup lengkap, mengidentifikasi permasalahan secara tepat, membuat rencana penyelesaian yang mengarah pada jawaban yang benar, menjalankan rencana dengan baik, dan relatif melakukan pemeriksaan kembali terhadap kebenaran hasil dan proses; (3) Siswa dengan tipe kepribadian introvert memiliki kemampuan pemecahan masalah matematis paling baik dalam pembelajaran matematika dibandingkan siswa dengan tipe kepribadian ekstrovert.
Analisis Kesulitan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Kemampuan Pemahaman Matematis pada Materi Operasi Bentuk Aljabar Nia Jusniani; Erma Monariska; Asep Aldi Hidayat
Intellectual Mathematics Education (IME) Vol. 2 No. 1 (2024): IME
Publisher : https://jurnal.ysci.or.id/IME

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59108/ime.v2i1.66

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal kemampuan pemahaman matematis pada materi operasi aljabar. Subjek penelitian diambil dengan purposive sampling sebanyak 2 orang siswa. Pemeriksaan validitas data dilakukan dengan triangulasi metode. Analisa data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.  Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa : (1) Subjek pada kategori nilai rendah mengalami kesulitan pada indikator menyatakan ulang konsep yang telah dipelajari, mengklasifikasikan objek berdasarkan dipenuhi atau tidaknya persyaratan yang membentuk konsep tersebut, menyajikan konsep dalam bentuk representasi matematika, mengaitkan berbagai konsep. Subjek pada kategori nilai rendah hanya mengetahui pengertian variabel. Subjek sudah mampu membuat model matematika berbentuk aljabar dari permasalahan dan menyajikannya serta mampu memberikan contoh soal berbentuk aljabar. Subjek tidak mampu menyederhanakan soal pecahan bentuk aljabar dan juga kesulitan mengerjakan soal tentang perpangkatan (perkalian berulang); (2) Subjek pada kategori nilai tinggi hanya mengalami kesulitan pada indikator mengaitkan berbagai konsep pada konsep bilangan pecahan. Subjek pada kategori nilai tinggi mampu menjelaskan dengan lengkap pengertian variabel, koefisien, konstanta dan suku. Subjek dapat menyusun pemodelan matematika berbentuk aljabar dari permasalahan dan menyajikannya serta memberikan contoh soal bentuk aljabar. Subjek juga memahami materi perpangkatan (perkalian berulang) dan operasi hitung aljabar, dapat menyatakan operasi bentuk aljabar ke bentuk operasi lainnya, dapat menyelesaikan persoalan berkaitan dengan operasi hitung bentuk aljabar yang melibatkan berbagai konsep kecuali pada konsep bilangan pecahan, dan subjek sudah mengetahui cara menentukan koefisien dan konstanta secara mendasar namun masih mengalami kesulitan menentukan koefisien pada bentuk aljabar apabila level kesukaran soal bentuk aljabar meningkat.