Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Ulil Albab

Ladder of Opportunity: Peran UMKM dalam Menjembatani Kesenjangan Ekonomi di Indonesia Kurniawan, Lutfi Najmuddawla; Gymnastiar, Iman Ahmad
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 2: Januari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i2.14190

Abstract

Ketimpangan pendapatan antar lapisan masyarakat menjadi salah satu isu yang perlu perhatian lebih. Peran UMKM di Indonesia dinilai mampu untuk dikembangkan agar dapat memberikan kontribusi lebih terhadap pengentasan ketimpangan ekonomi antar lapisan masyarakat. Potensi kuat UMKM dilihat melalui kontribusinya terhadap pertumbuhan PDB dan angka daya serap tenaga kerja yang tinggi. Di sisi lain potensi maksimal UMKM terhalang oleh angka ketimpangan yang tidak kalah mengancam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran UMKM sebagai Ladder of Opportunity dalam menjembatani kesenjangan ekonomi menggunakan metode studi pustaka dan analisis deskriptif-kualitatif. Penelitian ini menunjukkan heterogenitas internal UMKM menjadi kunci dengan adanya dua kelompok UMKM, yaitu: UMKM sebagai jaring pengaman sosial dan UMKM sebagai mesin pemerataan. Efektivitas peran UMKM bergantung pada kemampuannya untuk naik kelas melalui akses permodalan, adopsi teknologi, dan integrasi rantai nilai. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kebijakan dalam mendukung transformasi dan pemanfaatan UMKM perlu disesuaikan dengan masing-masing kelompok UMKM sebagai penggerak pertumbuhan inklusif.
Kolonialisme VS. Kesakralan: Dampak Penduduk Inggris Terhadap Sistem Kepercayaan dan Kohesi Sosial Suku Aborigin Maulida R.M, Almadea; gymnastiar, iman ahmad
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 4: Maret 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i4.14785

Abstract

Suku Aborigin Australia merupakan peradaban tertua dengan sistem kekerabatan kompleks yang menggabungkan antara manusia, alam, dan spiritualitas, serta mengalami gangguan parah akibat kolonialisme bangsa Eropa sejak tahun 1788. Walaupun menghadapi perempasan tanah dan kebijakan asimilasi, sistem ini memperlihatkan ketahanan budaya yang luar biasa, bahkan menjadi dasar klaim Native Title. Penelitian kualitatif dengan studi literatur ini dapat menganalisis ketahanan tersebut melalui teori Emile Durkheim, khususnya pada konsep yang sakral dan kesadaran kolektif. Tujuannya adalah untuk mengenali unsur kesakralan dalam sistem kepercayaan dan struktur sosial Aborigin pra-kolonial. Hasil penelitian menyatakan bahwa kesakralan sistem tersebut berpusat pada konsep Dreamtime, totemisme klan, pelaksanaan ritual, serta interaksi timbal balik dengan alam. Kesimpulannya, kolonialisme memberikan dampak terbesar terhadap kohesi sosial yang dapat menghancurkan kesadaran kolektif yang sakral, sekaligus menampilkan kemampuan sistem kekerabatan Aborigin untuk dapat beradaptasi dan bertahan.