Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Pengembangan Media Pembelajaran Artificial Intelligence berbasis Augmented Reality untuk Sistem Penanaman Hidroponik Pada Mata Kuliah Teknik Hidroponik Rais, Muhammad; Rahman, Khaidir; Ramli, Hartini
Jurnal MEKOM (Media Komunikasi Pendidikan Kejuruan) Volume 12, Issue 1, February 2025
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/mkpk.v12i1.7134

Abstract

Salah satu media yang menarik untuk dikembangkan dalam bentuk media pembelajaran digital adalah media berbasis Augmented Reality Saat ini penggunaan Augmented Reality (AR) sebagai salah satu media pembelajaran tiga dimensi semakin massif berkembang. Membuat nyata latar pembelajaran beserta objek pembelajaran yang menyertainya dalam teknologi AR menjadikan perolehan pemahaman akan materi pembelajaran semakin mudah dicapai. Pengembangan media pembelajaran sistem penanaman hidroponik menggunakan model pengembangan ADDIE dan Waterfall. Model ADDIE (Analisis, Desain, Development, Implementation, dan Evaluation) digunakan untuk melaksanakan seluruh penelitian pengembangan, sedangkan model Waterfall digunakan untuk membuat produk sistem penanaman hidroponik berbasis AR. Tujuan penelitian adalah: 1) menghasilkan media pembelajaran sistem penanaman hidroponik berbasis Augmented Reality; 2) menghasilkan media pembelajaran sistem penanaman hidroponik berbasis Augmented Reality yang valid, praktis dan efektif. Subjek peneltian adalah mahasiswa dan dosen, masing-masing sebagai pengguna produk dan ahli materi dan desain pembelajaran. Data dikumpulkan melalui kuisioner, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunkan analisis persentase dan uji beda gain score. Luaran penelitian yang dihasilkan adalah adalah (a) diperolehnya media pembelajaran sistem penanaman hidroponik berbasis Augmented Reality, (b) dihasilkannya artikel nasional, (c) mendaftarkan dan mendapatkan granted untuk HAKI, dan (d) diperoleh artikel prosiding nasional.
PEMBERDAYAAN SD KUMALA BAYANGKARI MAKASSAR MELALUI EDUKASI DAN AKSI PEMBUATAN PUPUK KOMPOS TAKAKURA Puspitasari, Dewi; Ramli, Hartini; Hidayat, Akmal; Muis, Abdul; Ristiana, Evi; Aswar
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 2 No. 4 (2023): Jurnal PkM PATIKALA
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v2i4.774

Abstract

AbstractIn Law no. 18 of 2008 Article 12 states that waste management must be environmentally sound so that awareness and real action from the community are highly expected in supporting this policy. To realize this, it is necessary to hold organic waste management training activities so that the community is moved and aware of the importance of their participation in waste management, especially within the school sphere. Based on observations made at Kemala Bhayangkari Elementary School it was found that the awareness of school residents in waste management, especially organic waste, is still very low. Therefore, the service team compiled an agenda for the implementation of the Takakura Compost Fertilizer Training, namely making Takakura compost, in order to create independent and productive school residents through Organic Waste Management. Making Takakura compost is relatively practical and simple, because it doesn't require land, so it's very suitable for small scale. This activity can also support the school to remain beautiful and clean and avoid air pollution, which causes bad odors. The results of processing organic waste into Takakura compost can also be used as a good planting medium to help schools plant green trees so that schools remain beautiful. The implementation of this training started with a field survey and coordination with the school, followed by program socialization and program implementation. In the implementation process, starting from the stages: 1) Garbage collection, 2) Waste segregation, 3) Implementation preparation, in the form of preparation of supporting tools and materials, 3) Takakura composting, and 4) Trial. Lastly is the evaluation of activities that aim to evaluate the progress of the implementation of takakura composting at Kemala Bhayangkari Elementary School. The results of the training show that with the new skills they already have, the participants' awareness of organic waste management is also increasing.
PEMBERDAYAAN CLEANING SERVICE FT-UNM MELALUI PEMANFAATAN LIMBAH SAMPAH ORGANIK MENJADI PUPUK KOMPOS Sukainah, Andi; Marhayati, Marhayati; Putra, Reski Praja; Ramli, Hartini; Mukhlis, Andi Muhammad Akram
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal PkM PATIKALA
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v4i4.3181

Abstract

The training activities carried out by the Makassar State University service team are a form of community empowerment program. The training carried out is an idea from the utilization of waste waste in the FT UNM environment. The purpose of this training is to empower cleaning service personnel at the Faculty of Engineering, Makassar State University (FT-UNM) by providing insight into skills in managing organic waste into compost. Furthermore, this training involved 20 FT cleaning service people. The training stages carried out by the service team include the stages of training and counseling, namely by providing training to cleaning services on ways to sort organic and inorganic waste and basic techniques for making compost fertilizer. Provision of a processing area, namely by providing a place for processing organic waste into compost, such as a special area in the FT-UNM environment which is equipped with the necessary equipment. Organic Waste Collection is taught how to identify and collect organic waste generated at FT-UNM, such as food waste, leaves, and other organic waste. The composting process is by teaching composting techniques which include mixing organic materials, aeration, and maintenance so that the composting process runs well. Utilization and marketing is after the compost is ready, it can be used for greening needs on campus or sold to the surrounding community as a product that has economic value.
Persepsi Mahasiswa Pada Penggunaan Program E-Learning Berbasis LMS Pada Masa Covid-19 Ramli, Hartini; Achyar AM, Andi Muh.; Safanah, Nur Azizah Ayu; Al Faruq, Ahmad Faris
Jurnal MediaTIK Volume 6 Issue 2, Mei (2023)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/mediatik.v6i2.1393

Abstract

Berdasarkan penelitian empiris di negara berkembang khususnya Indonesia, e-learning pada masa COVID-19 mengakibatkan dua sisi konflik yaitu dampak negatif sebagai kemunduran dan dampak positif sebagai peningkatan. Dalam proses belajar mengajar matematika secara tatap muka, kita sering menemui masalah yang sulit terkait kurangnya motivasi dan minat dari siswa. Tujuan penelitian yaitu mengetahui persepsi mahasiswa pada penggunaan program e-learning berbasis LMS pada masa Covid-19. Metode penelitian yang digunakan pada penulisan artikel ini yaitu dengan menggunakan metode penelitian survey dengan pendekatan kuantitatif (Quantitative Research). Pada penelitian ini, data diperoleh dengan penyebaran angket penelitian menggunakan platform online google form. Penelitian ini menunjukkan adanya beragam persepsi mahasiswa pada penggunaan program e-learning berbasis LMS pada masa Covid-19 yaitu; (1) Penggunaan LMS saat pembelajaran online dapat membuat pembelajaran menjadi lebih efektif, efisien, mudah, dan lebih menarik, serta materi yang disajikan atau disediakan di dalam LMS sudah lengkap. Selain itu, evaluasi yang dilaksanakan melalui LMS lebih mudah digunakan dan menjadikan siswa mampu belajar di luar jam pelajaran; (2) Pembelajaran online berbasis LMS membuat suasana pembelajaran tidak interaktif dan proses pembelajaran menjadi lebih rumit dan menyusahkan atau merepotkan.
Penyuluhan Perhutanan Sosial pada Kelompok Tani Hutan (KTH) Kabupaten Gorontalo Danial, Mohamad Ikbal Riski A.; Muhlis; Putra, Reski Praja; Ramli, Hartini; Annisa, Ika Wahyuni Rusti
Vokatek : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 3: Issue 2 (Juni 2025)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61255/vokatekjpm.v3i2.576

Abstract

Pengelolaan Hutan sampai dengan sekarang masih menjadi isu permasalahan pemerintah, berbagai program telah dilakukan untuk bagaimana cara pengelolaan dan pemanfaatan hutan secara lestari. Pengelolaan Kawasan hutan tidak bisa berjalan hanya dengan adanya Pemerintah, butuh masyarakat yang hidup di sekitar hutan untuk memanfaatkan hutan secara bijaksana dalam artian pemanfaatan secara berkelanjutan. Maksud dan tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat yang tergabung dalam kelompok tani hutan tentang perhutanan sosial. Metode yang digunakan adalah Forum Group Discussion (FGD). Berdasarkan hasil pengabdian kepada masyarakat, bahwa kelompok tani hutan (KTH) telah melaksanakan pengelolaan Kawasan dengan sistem perhutanan sosial. Dalam pemanfaatan kawasan hutan diharapakan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya kelompok tani hutan yang hidup berdampingan dengan Kawasan hutan. Kelompok tani hutan dapat memanfaatkan kawasan hutan dengan mempertimbangkan kelestarian serta keberlanjutan lingkungan.
PERAN INSTAGRAM DALAM MENINGKATKAN STRATEGI PEMASARAN KOPI”KAMPONG KOPI BAWAKARAENG” DI KABUPATEN GOWA Sari, Dewi Puspita; Ramli, Hartini; Marhayati, Marhayati
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 3 (2025): Volume 8 No. 3 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i3.51708

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran media sosial Instagram dalam meningkatkan strategi pemasaran kopi “Kampong Kopi Bawakaraeng” di Kabupaten Gowa serta mengidentifikasi hambatan-hambatan yang dihadapi dalam pemanfaatannya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pengelola Kampong Kopi Bawakaraeng. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Instagram berperan penting dalam memperkuat strategi pemasaran melalui fitur-fitur seperti Feed, Stories, Reels, dan Live yang digunakan untuk memperkenalkan produk, membangun interaksi dengan konsumen, serta meningkatkan brand awareness dan citra positif produk kopi lokal. Instagram juga berfungsi sebagai sarana komunikasi dua arah yang efektif antara produsen dan konsumen, sekaligus sebagai media edukasi dan pembentukan komunitas pecinta kopi. Namun, pemanfaatan Instagram belum berjalan optimal karena terdapat berbagai hambatan, baik internal maupun eksternal. Hambatan internal meliputi keterbatasan sumber daya manusia, kurangnya kemampuan teknis dalam pembuatan konten digital, serta keterbatasan fasilitas dan anggaran promosi. Hambatan eksternal mencakup keterbatasan jaringan internet, rendahnya literasi digital masyarakat, serta persaingan dengan merek kopi lain di media sosial. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kapasitas digital pengelola, dukungan infrastruktur, serta kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mengoptimalkan pemanfaatan Instagram sebagai media pemasaran yang efektif dan berkelanjutan bagi pengembangan produk kopi lokal.
Keceriaan dalam Proses Belajar: Upaya Membangun Keterampilan Berhitung dan Membaca pada Siswa Ramli, Hartini; Rifqie, Dary Mochamad; Bhilal, Muhammad; Nurmila
Jurnal Kemitraan Responsif untuk Aksi Inovatif dan Pengabdian Masyarakat Volume 1 Issue No. 1: Juli 2023
Publisher : Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/kreativa.v1i1.202312

Abstract

Pengabdian ini bertujuan meningkatkan keterampilan berhitung dan membaca siswa di Dusun Matteko Gowa melalui pendekatan yang menggabungkan keceriaan dalam pembelajaran. Dengan metode observasi, pelatihan, dan diskusi, hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan siswa, didukung oleh metode pembelajaran yang menarik. Hasil survei dan uji keterampilan memperlihatkan peningkatan kepercayaan diri dan minat siswa, sementara komunitas melaporkan perubahan positif dalam keterampilan akademis anak-anak mereka. Meskipun dihadapi tantangan, pengabdian ini membuktikan bahwa mengintegrasikan keceriaan dalam pembelajaran dapat menciptakan lingkungan belajar positif dan berkelanjutan, memberikan pandangan optimis tentang potensi pendidikan yang memadukan keceriaan dengan pembelajaran efektif. Kesimpulannya, pengabdian ini berhasil menciptakan perubahan positif dalam keterampilan dan semangat belajar siswa di Dusun Matteko Gowa.
Pemberdayaan Kelompok Tani Ati Maci'nong untuk Merevitalisasi Sistem Irigasi Sawah Menggunakan Pompa Tenaga Surya untuk Mendukung Ekonomi Hijau Jayanegara, Sudarmanto; Ramli, Hartini; Fauziah Misbahuddin, Azizah; Aqsha, Ismail; Mochamad Rifqi, Dary
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal PkM PATIKALA
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Bakat Indonesia/Education and Talent Development Center of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v5i2.4161

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) di Desa Lempangang, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, bertujuan untuk mengatasi tingginya biaya operasional pompa berbahan bakar fosil, rendahnya efisiensi irigasi, dan terbatasnya akses pasar bagi petani. Program ini menerapkan sistem irigasi bertenaga surya, memberikan pelatihan pengoperasian dan pemeliharaan teknologi, memperkenalkan platform pemasaran digital, dan melakukan pemantauan kinerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pompa bertenaga surya mengurangi biaya operasional hingga 50% dan meningkatkan efisiensi air hingga 30%. Petani mitra menjadi lebih mandiri dalam mengelola teknologi dan memperluas jangkauan pasar mereka melalui strategi digital. Manfaat sosial-ekonomi meliputi peningkatan produktivitas, pendapatan yang lebih tinggi, dan kesadaran yang lebih besar terhadap praktik pertanian berkelanjutan. Program ini mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) terkait pengentasan kemiskinan, ketahanan pangan, energi bersih, dan aksi iklim. Luaran meliputi publikasi ilmiah, paparan media, materi audiovisual, dan peningkatan kapasitas petani. Program ini berfungsi sebagai model yang dapat direplikasi untuk pemberdayaan masyarakat berbasis energi terbarukan dan pembangunan berkelanjutan.
PKM Implementasi 8 Keterampilan Mengajar Guru dalam Meningkatkan Keterlibatan Siswa di Kelas SMKS Pesantren Alam Indonesia Barru Ramli, Hartini; Rahma, Nur; Mihrani , Mihrani; Nurmila, Nurmila; Puspitasari, Dewi; Amsal, Andi Yasir
Jurnal Kemitraan Responsif untuk Aksi Inovatif dan Pengabdian Masyarakat Volume 3 Issue No. 1: July 2025
Publisher : Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/

Abstract

Saat ini kendala yang di alami SMKS Pesantren Alam Indonesia adalah rendahnya keterlibatan siswa dalam pembelajaran akibat kurangnya keterampilan mengajar yang efektif oleh para guru. Hal ini berkontribusi pada hasil belajar siswa yang masih di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan 8 keterampilan mengajar guru yang dapat meningkatkan keterlibatan siswa di kelas. Keterampilan yang dimaksud mencakup berbagai aspek penting seperti keterampilan membuka dan menutup pelajaran, menjelaskan materi, bertanya, mengelola kelas, serta memberikan variasi dalam metode pembelajaran. Metode yang digunakan dalam program ini adalah ceramah, diskusi, dan demonstrasi untuk meningkatkan kapasitas guru dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih dinamis. Hasil dari pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan mengajar guru, yang berkontribusi pada peningkatan partisipasi siswa. Siswa menjadi lebih aktif, kritis, dan kreatif dalam berinteraksi selama proses pembelajaran, yang pada akhirnya meningkatkan kualitas hasil belajar mereka. Berdasarkan evaluasi pasca-pelatihan, 75% guru mampu mengimplementasikan keterampilan mengajar dengan lebih efektif, sementara keterlibatan siswa meningkat sebesar 40% dibandingkan sebelum pelatihan. Program ini memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas pembelajaran di SMKS Pesantren Alam Indonesia Barru, serta membuka jalan bagi pengembangan lebih lanjut dalam pengajaran yang lebih interaktif dan berfokus pada siswa.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI TERNAK MELALUI INOVASI MESIN PENCACAH HYBRID TENAGA SURYA DAN IOT DI KABUPATEN PANGKEP: PKM Wahyudi, Wahyudi; Ramli, Hartini; Purnamasari, Wulan; Mudarris, Mudarris; Wisudawaty, Ika
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 2 (2025): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2025
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v5i2.4878

Abstract

Kelompok Tani Bilae (28 anggota) di Desa Taraweang, Pangkep, menghadapi produktivitas rendah akibat keterbatasan akses teknologi modern dan ketergantungan pada energi konvensional. Pemberdayaan ini bertujuan meningkatkan kapasitas kelompok tani dalam adopsi teknologi Internet of Things (IoT) untuk monitoring lahan serta mengimplementasikan energi terbarukan (panel surya) skala rumah tangga untuk mendukung operasional pertanian. Pelaksanaan program menggunakan empat tahap: 1) Penyuluhan dan pelatihan penggunaan teknologi; 2) Implementasi instalasi sensor IoT dan panel surya; 3) Pendampingan berkala; serta 4) Monitoring dan evaluasi dampak. Luaran yang ditargetkan adalah petani mampu mengoperasikan teknologi secara mandiri dan terpasangnya infrastruktur energi terbarukan. Penerapan ini diproyeksikan mampu meningkatkan efisiensi biaya operasional, seperti penghematan energi untuk pompa atau penerangan hingga 40% melalui panel surya, serta meningkatkan produktivitas panen sekitar 15-25% berkat monitoring presisi berbasis IoT. Program ini diharapkan dapat memberdayakan petani, mengurangi ketergantungan pada energi fosil, dan mewujudkan model pertanian modern yang ramah lingkungan serta berkelanjutan di Desa Taraweang.