Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kecemasan Pasien Pre Op Katarak di Ruangan Matahari Rumah Sakit Umum Mokopido Tolitoli Gazali, Kabelia Sy.; Hidayat, Elin; Situmorang, Widyawaty
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Katarak merupakan jenis penyakit mata yang sangat ditakutkan bahkan sering terjadi pada manusia, salah satu penanganan katarak adalah melalui tindakan operasi. Penelitian ini tujuannya untuk menganalisis hubungan dukungan keluarga dengan kecemasan pasien pre op katarak di ruangan Matahari RSU Mokopido Tolitoli. Dalam penelitian ini desain penelitian yang dipakai ialah kuantitatif serta pendekatan Cross Sectional. Populasi dipenelitian ini seluruh penderita katarak sebanyak 32 responden serta pengambilan sampel menggunakan Total Pupulasi sehingga seluruh populasi menjadi sampel, analisis uji Chi square. Penelitian ini menunjukan besarnya responden dengan dukungan keluarga baik (56,3%) serta tingkat kecemasan sedang (53,1%), hasil uji chi square dukungan keluarga dan kecemasan pasien pre op katarak adalah 0,011 < 0,05 yang menunjukkan ada hubungan signifikan. Terdapat hubungan dukungan keluarga dengan kecemasan pasien pre op katarak di ruangan Matahari RSU Mokopido Tolitoli. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan kepada pasien untuk selalu kooperatif dan menyampaikan segala keluhan terkait tindakan yang akan diberikan sehingga dapat mengurangi perasaan cemas sebelum dilakukannya tindakan operasi
Hubungan Usia dan Lama Menderita Hipertensi terhadap Tingkat Kecemasan Pada Penderita Hipertensi di Desa Kinopasan Kecamatan Galang Kabupaten Toli-Toli Juwilda, Juwilda; Hidayat, Elin; Arfiah, Arfiah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usia merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi tekanan darah. Usia berkaitan dengan tekanan darah tinggi (hipertensi). Semakin tua seseorang maka semakin besar resiko terserang hipertensi. Lama penyakit hipertensi akan mempengaruhi proses penyembuhannya sehingga perlu adanya pencegahan lebih dini agar tidak menimbulkan permasalahan baru bagi penderita hipertensi. Tujuan penelitian ini untuk Untuk mengetahui hubungan Usia dan Lama Menderita Hipertensi Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Penderita Hipertensi. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan metode desain analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah populasi sebanyak 112 orang dengan jumlah sample 53 dengan menggunakan tehnik Purposive Sampling. Analisa data menggunakan uji Chi-Square, dengan variable independent Usia dan Lama Menderita Hipertensi dan variable dependen Tingkat Kecemasan Pada Penderita Hipertensi. Hasil penelitian bivariat diperoleh adanya hubungan antar Usia Penderita Hipertensi dengan Tingkat Kecemasan di Desa Kinopasan Kecamatan Galang dengan nilai p-value = 0,022 <0.05, dan adanya hubungan antar Lama Menderita Hipertensi dengan Tingkat Kecemasan di Desa Kinopasan Kecamatan Galang dengan nilai p-value = 0,025 <0.05. Penelitian ini terdapat hubugan antara Usia Penderita Hipertensi dan Lama Menderita Hipertensi dengan Tingkat Kecemasan di Desa Kinopasan Kecamatan Galang. Diharapkan peneliti mampu membuktikan secara ilmiah tentang hubungan usia dan lama menderita hipertensi terhadap tingkat kecemasan. Mengembangkan teori dan meningkatkan pengetahuan juga dapat menambah referensi bagi mahasiswa. Hasil penelitian ini dapat di gunakan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat. Sebagai pedoman dalam melakukan intervensi dalam bidang keperawatan
HUBUNGAN RESPON TIME DAN PENERAPAN TRIAGE PERAWAT DENGAN TINGKAT ANSIETAS DAN KEPUASAN PASIEN DI INSTALASI GAWAT DARURAT RSUD UNDATA PROVINSI SULAWESI TENGAH Fadila, Nurul; Januarista, Afrina; Hidayat, Elin
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32581

Abstract

Respon time dan triage yang tidak tepat dapat meningkatkan kecemasan dan ketidakpuasan pasien, tujuan penelitian ini yaitu telah dibuktikan hubungan respon time dan penerapan triage perawat dengan tingkat ansietas dan kepuasan pasien di IGD RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Jenis penelitian kuantitatif, desain survey analitik, pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini yaitu semua pasien yang masuk di IGD RSUD Undata, sampel berjumlah 96 responden, teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Dari 96 responden, sebagian besar mendapatkan kategori respon time yang cepat sebanyak 67 responden (69.8%), kategori penerapan triage sesuai sebanyak 53 responden (55.2%). Variabel ansietas kategori terbanyak adalah kecemasan sedang sebanyak 55 responden (57.3%), kategori puas sebanyak 54 responden (56.2%). Hasil uji chi square, terdapat hubungan respon time dengan tingkat ansietas pasien di IGD RSUD Undata dengan p value 0.000 < 0.05. Terdapat hubungan respon time dengan kepuasan pasien di IGD RSUD Undata dengan p value 0.000 <0.05. Terdapat hubungan penerapan triage dengan tingkat ansietas pasien di IGD RSUD Undata dengan p value 0.000 < 0.05. Terdapat hubungan penerapan triage dengan kepuasan pasien di IGD RSUD Undata dengan p value 0.000 < 0.05. Ada Hubungan respon time dan penerapan triage dengan tingkat ansietas dan kepuasan pasien di Instalasi Gawat darurat RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Bagi rumah sakit dapat memberikan edukasi audio visual kepada pasien maupun keluarga terkait respon time dan triage, melalui videotron agar pasien dan keluarga mengetahui alur proses triage dan respon time, sehingga dapat membantu menurunkan kecemasan pada pasien.
PROGRAM PENINGKATAN KOGNITIF TENTANG PERAWATAN LUKA SEHARI-HARI PADA MASYARAKAT BERESIKO DI LINGKUNGAN MARTAYASA Hidayat, Elin; Marhum, Sultan Setiawan; Lario, Shevani Hoa Tio; Safitri, Rani; Saranianingsi, Ullin; Yenni, Yenni; Jayanti, Ade Indra; Bianti, Nur; Safitri, Rika Ayu; Saputra, Andri Dwi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.31532

Abstract

Perawatan luka adalah tindakan yang dilakukan untuk merawat luka agar tidak terinfeksi, yang dapat disebabkan oleh fraktur, luka tusuk, atau sayatan trauma yang merusak kulit. Tujuan dari kegiatan pelayanan masyarakat ini adalah memberikan pengetahuan tentang perawatan luka kepada masyarakat, dengan fokus menjaga kebersihan area luka untuk mempromosikan pertumbuhan jaringan baru dan mencegah kerusakan lebih lanjut akibat infeksi. Untuk mencapai penyembuhan optimal, diperlukan kolaborasi antara tenaga kesehatan dan anggota keluarga dalam proses penyembuhan luka pasien. Metode pemecahan masalah melibatkan edukasi tentang perawatan luka dengan teknik Moist Wound Healing untuk meningkatkan pemahaman masyarakat. Kegiatan ini dilakukan di Lingkungan Martayasa, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Tengah menggunakan edukasi dengan metode ceramah dan simulasi. Hasil pengumpulan data dari kegiatan pelayanan masyarakat ini menunjukkan bahwa dari 70 sampel, 23% responden memiliki pengetahuan baik, 34% memiliki pengetahuan cukup, dan 43% memiliki pengetahuan kurang pada awalnya. Setelah mendapatkan edukasi kesehatan tentang perawatan luka menggunakan teknik Moist Wound Healing, terjadi peningkatan pengetahuan, yang tercermin dari pemahaman responden terhadap sesi edukasi selama 45 menit dan partisipasi aktif dalam kegiatan promosi kesehatan yang dilakukan.
PROGRAM PEMANTAUAN GULA DARAH BERBASIS KOMUNITAS UNTUK MENINGKATKAN KEPATUHAN PENGELOLAAN DIABETES DI KELURAHAN SIRANINDI KOTA PALU Hidayat, Elin; Irnawan, Sri Marnianti; Sahriana, Sahriana; Fristalia, Mikaela Delpin; Zulkarnain, Zulkarnain; Patade, Agnes Erlita Distriani; Ramang, Sisilia; Adel, Ilne Ai Purana
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i2.44287

Abstract

Latar Belakang: Diabetes mellitus (DM) merupakan salah satu masalah kesehatan utama yang memerlukan pengelolaan jangka panjang untuk mencegah komplikasi. Di Kelurahan Siranindi, Kota Palu, tingkat kepatuhan penderita diabetes dalam pengelolaan penyakitnya masih rendah. Oleh karena itu, perlu adanya intervensi untuk meningkatkan kepatuhan pasien terhadap pengelolaan diabetes. Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan dan mengevaluasi efektivitas program pemantauan gula darah berbasis komunitas dalam meningkatkan kepatuhan pengelolaan diabetes di Kelurahan Siranindi, Kota Palu.Metode: Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan melalui pelatihan dan penyuluhan kepada kader kesehatan setempat mengenai pentingnya pemantauan gula darah dan pengelolaan diabetes yang baik. Program ini melibatkan 50 penderita diabetes. Kader kesehatan dilatih untuk memantau gula darah dan memberikan edukasi kepada peserta. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan pengisian kuesioner mengenai kepatuhan pengelolaan diabetes sebelum dan setelah program. Evaluasi dilakukan dengan analisis deskriptif untuk menilai perubahan tingkat kepatuhan.Hasil: Setelah program dilaksanakan, terjadi peningkatan signifikan dalam tingkat kepatuhan peserta terhadap pengelolaan diabetes, baik dalam hal pemantauan gula darah, pengaturan pola makan, maupun penggunaan obat-obatan. Keterlibatan komunitas melalui kader kesehatan juga terbukti meningkatkan pemahaman dan kepatuhan pasien terhadap pengelolaan diabetes.Kesimpulan: Program pemantauan gula darah berbasis komunitas dapat meningkatkan kepatuhan pengelolaan diabetes di Kelurahan Siranindi, Kota Palu. Program ini efektif sebagai model intervensi berbasis komunitas untuk mendukung pengelolaan diabetes secara berkelanjutan.
Hubungan Kualitas Tidur dan Beban Akademik terhadap Tingkat Stres Mahasiswa Profesi Ners Universitas Widya Nusnatara Selama Manjalani Praktek Klinik : Penelitian Mbia, Ali Akbar S.; Suaib, Suaib; Hidayat, Elin
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5614

Abstract

Mahasiswa profesi Ners rentan mengalami stres selama praktik klinik karena tuntutan kompetensi akademik yang tinggi, yang berdampak pada kesehatan mental. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan kualitas tidur dan beban akademik terhadap tingkat stres. Studi kuantitatif deskriptif analitik dengan desain cross-sectional ini melibatkan 81 mahasiswa profesi Ners melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan menggunakan tiga kuesioner dan dianalisis dengan uji Spearman rho. Hasil menunjukkan nilai p = 0,000 (<0,05), yang berarti terdapat hubungan signifikan antara kualitas tidur dan tingkat stres serta antara beban akademik dan tingkat stres. Semakin buruk kualitas tidur dan semakin tinggi beban akademik, semakin tinggi tingkat stres mahasiswa. Disimpulkan bahwa kualitas tidur dan beban akademik berhubungan signifikan dengan tingkat stres mahasiswa profesi Ners Universitas Widya Nusantara selama praktik klinik. Temuan ini menegaskan pentingnya manajemen waktu untuk menjaga keseimbangan antara perkuliahan dan kehidupan pribadi.
HUBUNGAN ANTARA KUALITAS TIDUR DENGAN KONSENTRASI BELAJAR PADA SISWA DI SMKN 2 PALU Nilasari, Della; Basri, Basri; Hidayat, Elin
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.55395

Abstract

Kualitas tidur merupakan salah satu kebutuhan dasar yang berperan penting dalam menjaga fungsi kognitif, khususnya konsentrasi belajar. Remaja usia sekolah sering mengalami gangguan tidur akibat padatnya aktivitas belajar, penggunaan gawai hingga larut malam, serta faktor psikologis, yang berpotensi menurunkan konsentrasi belajar. Oleh karena itu, diperlukan penelitian untuk mengetahui hubungan antara kualitas tidur dan konsentrasi belajar pada siswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional dan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa SMKN 2 Palu dengan jumlah populasi sebanyak  1.459 siswa dan sampel sebanyak 94 siswa yang dipilih menggunakan teknik proportional stratified random sampling. Instrumen penelitian yang yang digunakan adalah kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk mengukur kualitas tidur dan kuesioner konsentrasi belajar siswa. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki kualitas tidur buruk (57,4%) dan tingkat konsentrasi belajar tidak baik (47,9%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p value = 0,009 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas tidur dan konsentrasi belajar pada siswa SMKN 2 Palu. Terdapat adanya hubungan yang signifikan antara kualitas tidur dan konsentrasi belajar pada siswa di SMKN 2 Palu. Siswa dengan kualitas tidur yang buruk cenderung memiliki tingkat konsentrasi belajar yang rendah.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG TANDA BAHAYA KEHAMILAN DENGAN KEPATUHAN MELAKUKAN ANTENATAL CARE DI PUSKESMAS TALISE Nisa, Fahrun; Djuwartini, Djuwartini; Hidayat, Elin
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.56494

Abstract

Kepatuhan ibu hamil dalam melakukan antenatal care (ANC) berperan penting dalam mendeteksi dini komplikasi kehamilan. Salah satu faktor yang memengaruhi kepatuhan adalah tingkat pengetahuan tentang tanda bahaya kehamilan. Rendahnya pengetahuan dapat menyebabkan keterlambatan kunjungan ANC dan meningkatkan risiko morbiditas ibu dan janin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan dengan kepatuhan melakukan ANC. Penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif korelasi menggunakan pendekatan cross-sectional dilaksanakan di Puskesmas Talise pada Desember 2025. Populasi berjumlah 2.229 ibu hamil, dengan sampel 90 responden yang dipilih menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner pengetahuan yang telah diuji validitas dan reliabilitas serta observasi buku KIA untuk menilai kepatuhan ANC. Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square.  Mayoritas responden memiliki pengetahuan baik (60,0%) dan patuh melakukan ANC (84,4%). Uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan tentang tanda bahaya kehamilan dengan kepatuhan ANC (p = 0,009). Pengetahuan ibu hamil berhubungan signifikan dengan kepatuhan melakukan ANC. Peningkatan edukasi kesehatan perlu dioptimalkan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan kunjungan ANC.
Hubungan Stigma Sosial terhadap Perilaku Praktik Pencegahan Ulkus Diabetik pada Pasien Diabetes Melitus: Penelitian Nawawi, Moh.; Hidayat, Elin; Fadhli, Wendi Muhammad
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6261

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah, ulkus diabetik adalah luka yang berkembang pada penderita DM akibat mikroangiopati dan makroangiopati. Pencegahan ulkus diabetik melibatkan perilaku perawatan diri yang konsisten. Stigma sosial terhadap penderita diabetes, terutama yang sudah mengalami komplikasi seperti luka kaki, dapat menimbulkan rasa malu, rendah diri, menarik diri dari lingkungan sosial, hingga ketidakpatuhan dalam perawatan diri Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara stigma sosial dengan perilaku praktik pencegahan ulkus diabetik pada pasien Diabetes Melitus di RSUD Mokopido Tolitoli. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei analitik dan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien RSUD Mokopido yang menderita Diabetes Melitus yang terdata di rumah sakit 3 bulan terakhir mulai dari Januari hingga Maret 2025 yang berjumlah 92 orang. Sampel penelitian ini adalah 75 responden, dengan Teknik Purposive sampling. Hasil penelitian yang didapatkan berdasarkan Uji Chi Square didapatkan p value: 0,001 (p value < 0,05), maka Ho ditolak dan Ha diterima yang artinya ada hubungan antara stigma sosial dengan perilaku praktik pencegahan ulkus diabetik pada pasien diabetes melitus di RSUD Mokopido Tolitoli. Ada hubungan antara stigma sosial dengan perilaku praktik pencegahan ulkus diabetik pada pasien Diabetes Melitus di RSUD Mokopido Tolitoli.