Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

ANALISIS PENERAPAN GAYA GESEK PADA KEHIDUPAN MANUSIA Siti Nur Fitri; Tri Budi Utami; Wahyu Kurniawati
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 3 (2024): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v1i3.791

Abstract

Terdapat macam-macam gaya yang dapat diterapkan di dalam kehidupan sehari-hari, salah satunya adalah gaya gesek. Tujuan artikel ini adalah untuk memberikan wawasan kepada para pembaca mengenai pengertian gaya gesek, macam-macam gaya gesek, serta penerapan gaya gesek dalam kehidupan manusia. Gaya gesek tersebut mencakup gaya dalam aspek yang menguntungkan dan gaya dalam aspek yang merugikan bagi kehidupan manusia
PENGARUH BERBAGAI JENIS TANAH DENGAN BERBAGAI FAKTOR-FAKTOR PEMBENTUK YANG BERBEDA TERHADAP LINGKUNGAN Rissa Nadia Putri; Erika Lia Pradita; Selvi Andari; Wahyu Kurniawati
GABBAH : Jurnal Pertanian Dan Perternakan Vol. 1 No. 2 (2024): Januari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/gabbah.v1i2.733

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang bagaimana pengaruh berbagai jenis tanah dengan berbagai faktor-faktor pembentuk yang berbeda terhadap lingkungan. Tanah merupakan batuan yang terpecah-pecah kemudian terkena beberapa faktor seperti perubahan suhu, akar tumbuhan, hujan dan kurun waktu lama menjadikan batuan tersebut menjadi lapuk. Kata tanah umumnya digunakan oleh para ahli geologi untuk mendeskripsikan gumpalan atau komponen butiran-butiran mineral-mineral dan materi organik yang relatif lemah ikatan antar butirnya yang terdapat dari permukaan bumi sehingga lapisan batuan padat. Penelitian ini merupakan penellitian dengan menggunakan metode studi kepustakaan atau literatur review. Tanah adalah gejala alam permukaan daratan, membentuk suatu mintakat (zone) yang disebut pedosfer, tersusun atas massa galir (loose) berupa pecahan dan lapukan batuan (rock) bercampur dengan bahan organik. Ditinjau dari segi asal-usul, tanah merupakan hasil alih rupa (transformation) dan alih tempat (translocation) zat-zat mineral dan organik yang berlangsung di permukaan daratan di bawah pengaruh lingkungan yang bekerja selama waktu yang sangat panjang dan berbentuk tubuh dengan organisasi (Schroeder, 1984).
PENDAMPINGAN PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN POP UP BOOK UNTUK GURU – GURU DI KULON PROGO Wahyu Kurniawati; Dina Salsa Bila; Rendi Alfian Susanto
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 06 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian ini berupa pelatihan membuat Pop Up Book kepada guru-guru SD wilayah Kapanewon Nanggulan dan Kalibawang yang bertujuan agar mengenal Media Pembelajaran Pop Up Book serta dapat menerapkannya dalam proses pembelajaran agar lebih efektif dan efisien. Metode kegiatan meliputi empat tahapan yaitu tahap persiapan, tahap pengenalan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Tahap persiapan meliputi pembuatan sampel, dan pendataan peserta pelatihan. Tahap pengenalan meliputi penyampaian materi terkait pengenalan alat dan bahan serta Teknik pembuatan Pop Up Book. Tahap pelaksanaan meliputi penyusunan Rancangan Pembuatan Media Pembelajaran, praktik pembuatan Pop Up Book, dan mempresentasikan hasil Pop Up Book. Tahap evaluasi yaitu finishing Pop Up Book, presesntasi Pop Up Book, dan refleksi penyusunan proyek. Hasil capaian peserta pelatihan adalah meningkatnya pengetahuan peserta dengan rata-rata lebih dari 60% pada setiap kegiatan pokok. Manfaat yang dirasakan oleh peserta diantaranya peserta mampu dan terampil dalam pembuatan media pembelajaran berupa Pop Up Book yang sesuai dengan materi pembelajaran. Dari pelaksanaan kegiatan dapat disimpulkan bahwa pelatihan dalam membuat media pembelajaran perlu dikembangkan media yang inovatif dan memiliki visualisasi yang menarik. Oleh karena itu peran guru khususnya keterampilan dalam menyusun media tersebut sangat diperlukan.
Pengaruh Profitabilitas, Likuiditas, Aktivitas Dan Leverage Terhadap Nilai Perusahaan Wahyu Kurniawati; Rinny Lupitasari
PPIMAN Pusat Publikasi Ilmu Manajemen Vol. 1 No. 3 (2023): Juli : Pusat Publikasi Ilmu Manajemen
Publisher : Fakultas Ekonomi & Bisnis, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59603/ppiman.v1i3.57

Abstract

This study aims to determine the effect of profitability, liquidity, activity and leverage on firm value. The population is Property and Real Estate companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) in the 2016-2021 financial reports. The sample was determined by purposive sampling technique with certain criteria and a sample of 45 companies was obtained. Th¬is study tested the data using Smart Partial Least Square (SmartPLS) version 3.2.9. Based on the results of the study it can be concluded that profitability and activity have a positive and significant effect on firm value, liquidity has a negative and significant effect on firm value, and leverage has no effect on firm value
MEDIA POP UP BOOK DENGAN TEKNIK ROTARY DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR IPAS KELAS IV SD LITUANIA SURYA MUTIARA NINGTYAS; Wahyu Kurniawati; Hermawan Wahyu S
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10 No. 02 Juni 2025 In Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.26228

Abstract

Media pembelajaran Pop Up Book Teknik Rotary pada mata pelajaran IPAS kelas IV SD Negeri 1 Trucuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar peserta didik kelas IV pada materi Tumbuhan. Metode penelitian yang digunakan yaitu Research and Development (R&D) dengan menggunakan model 4D yang terdiri dari : tahap Define (Pendefinisian), tahap Design ( Perancangan), tahap Development (Pengembangan), dan tahap Disseminate (Penyebarluasan). Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini meliputi lembar penilaian untuk Ahli Media, Ahli Materi dan Peserta Didik. Adapun hasil penelitian pengembangan media pembelajaran pada mata pelajaran IPAS materi Tumbuhan, diperoleh presentase 96% dari Ahli Media sehingga dinyatakan sangat valid. Adapun hasil ahli materi diperoleh presentase 94% dinyatakan sangat Valid. Hasil perhitungan respon peserta diidk diperoleh presentase sebesar 95%. Total skor berada diantara interval 81,25%-100%. Sehingga respon peserta didik terhadap media dinyatakan sangat praktis. Hasil respon guru diperoleh presentase sebesar 78,13% yang berada diantara interval 62,5%-81,25%, sehingga respon guru terhadap media dinyatakan praktis. Berdasarkan hasil perhitungan tersebut maka media pembelajaran Pop Up Book Teknik Rotary yang dikembangkan layak digunakan atau diimplementasikan dalam pembelajaran.
Learning Media, Pop Up Book, Int MEDIA PEMBELAJARAN POP UP BOOK DENGAN TEKNIK INTERNAL STAND UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS IV SD : penelitian pengembangan media pembelajaran fajarmaulana; Wahyu Kurniawati; Heru Purnomo
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10 No. 02 Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.26229

Abstract

This”research”was”conducted using the 4D”development”model, which”produced learning media in the form of Pop Up Book with Internal Stand to improve”learning achievement”in the”subject of science and natural sciences. Based on the assessment of media experts, a total score of 91 was obtained, while the science and natural sciences expert gave a total score of 94 out of a maximum total value of 100. If categorized, the results are included in”the 'very”valid' category, the assessment”of teachers in the trial obtained a score of 36 out of a maximum total of 40, which if expressed as a percentage reaches 90% in the range of 81.25%–100, thus indicating the category of "very practical". The”response”of”students”obtained a percentage of 92.5%, which also shows”that this media is”very practical”to apply in research.
PENGEMBANGAN MEDIA POP UP BOOK TEKNIK MOUTH DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI TUMBUHAN IPAS KELAS IV Indriyani, Tanti; Wahyu Kurniawati; Hermawan Wahyu Setiadi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10 No. 02 Juni 2025 In Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.26270

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya prestasi belajar IPAS di kelas IV Sekolah Dasar. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah media pembelajaran Pop Up Book mampu meningkatkan prestasi belajar peserta didik pada pembelajaran IPAS dengan materi Tumbuhan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Research and Development (R&D) dengan model 4D. Pengambilan data dilaksanakan di SD Negeri Tegiri yang berada di wilayah Kapanewon Kokap. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, angket, dan tes. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini meliputi lembar penliaian untuk ahli media, ahli materi, peserta didik dan guru. Adapun hasil dari pengembangan media pembelajaran pada mata pelajaran IPAS materi Tumbuhan diperoleh persentase 91% dari ahli media sehingga dapat dinyatakan sangat valid. Hasil persentase dari ahli materi sebesar 97% sehingga dapat dinyatakan sangat valid. Hasil dari perhitungan respon peserta didik diperoleh persentase sebesar 89% sehingga dapat dinyatakan sangat valid. Hasil dari perhitungan respon guru diperoleh persentase sebesar 93% sehingga dapat dinyatakan sangat valid. Total skor respon peserta didik dan respon guru berada di interval 81,25%-100% sehingga dapat dinyatakan bahwa respon peserta didik dan respon guru terhadap media sangat praktis. Berdasarkan hasil perhitungan tersebut maka media pembelajaran Pop Up Book dengan teknik Mouth yang dikembangkan ini layak untuk digunakan dalam pembelajaran.
ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP SISWA PADA MATERI PERKEMBANGBIAKAN TUMBUHAN MENGGUNAKAN INSTRUMEN TES DIAGNOSTIK TWO TIER Safira, Utin Trisna; Wahyu Kurniawati
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 2 (2025): Volume 10 Nomor2, Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i2.26635

Abstract

This quantitative descriptive study aims to analyze the performance of grade IV A and IV B students in understanding the concept of plant reproduction. The results showed that around 68% students are not sure about their own concepts a very high percentage of misunderstandings. These misunderstandings mainly occurred in the concepts of plant body parts, photosynthesis, and plant reproduction. The main causes of misunderstandings are circumstances, teacher teaching strategies, and students themselves. This study suggests that future researchers can improve misunderstandings about plant reproduction material in science learning, so that they can improve students' understanding and performance in understanding the concept of plant reproduction.
Penerapan Eksperimen Sederhana untuk Meminimalkan Miskonsepsi IPA pada Materi Perubahan Wujud Benda Theresia Indah; Wahyu Kurniawati
Edukasi Elita : Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 3 No. 3 (2026): Juli: Edukasi Elita : Jurnal Inovasi Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/edukasi.v3i3.3116

Abstract

This study aims to describe the nature of students’ misconceptions regarding the change of matter’s state and to determine the effectiveness of simple experiments in minimizing science misconceptions in elementary schools. The study employed a qualitative descriptive approach and was conducted in May 2026 at Timuran Elementary School. The research subjects consisted of 27 fifth-grade students, while 15 students were selected as interview samples to obtain more in-depth data. Data collection techniques were carried out through tests, observations, interviews, and documentation. Data analysis was performed inductively through the stages of data reduction, data presentation, drawing conclusions, and verification. The results of the study indicate that the highest rate of misconceptions occurred regarding the concept of crystallization at 47%, followed by evaporation at 40%, sublimation at 33%, and melting and condensation at 27%. Factors contributing to these misconceptions include students’ low prior understanding, teacher-centered instruction, a lack of practical activities, and difficulty understanding scientific terminology. The implementation of simple experiments helps students understand the concept of changes in the state of matter more concretely through direct observation, making students more active, interested, and able to connect science concepts to daily life. Thus, simple experiments can help minimize misconceptions in science learning in elementary school.