Claim Missing Document
Check
Articles

Penggunaan Media Loose Parts Dalam Pembelajaran Eksperimen Massa Benda di Sekolah Dasar Windiana Khoiru Nisya; Nadia Visa Salma; Putri Cahyaning Negari; Muhammad Nofan Zulfahmi
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 3 No 1 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v3i1.633

Abstract

Loose parts adalah bahan sederhana yang ada di kawasan sekitar, seperti batu, kayu, dan barang daur ulang yang digunakan untuk mendukung pemahaman konsep massa dan gaya melalui pengalaman langsung, metode ini dapat  meningkatkan interpretasi siswa terhadap sains, menumbuhkan kreativitas, kecakapan dalam sosial emosional, dan kemampuan berpikir kritis. Penelitian ini menganalisis pengaplikasian media loose parts dalam pembelajaran eksperimen massa benda di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kepustakaan, dimana seluruh data diambil melalui buku, jurnal dan dokumen yang berkaitan dengan tema penelitian. Hasil penelitian membuktikan bahwa pengaplikasian loose parts memberikan dampak baik  terhadap perkembangan kognitif, motorik, dan kolaborasi siswa, sambil menciptakan pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan. Namun, keberhasilannya memerlukan persiapan yang matang dan pelatihan guru agar implementasinya efektif. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan loose parts sebagai metode pembelajaran yang inovatif dan holistik untuk memperkaya pengalaman belajar siswa di sekolah dasar.
Strategi Discovery Terpimpin Guru Sekolah Dasar Dalam Membangkitkan Kreativitas Siswa Rudy Andrean; Ahmad Aprindo Hengky Setiawan; Muhammad Dzulfikar Latif; Muhammad Nofan Zulfahmi
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 3 No 1 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v3i1.637

Abstract

Guru dapat menciptakan lingkungan belajar yang mendorong siswa untuk berpikir kritis, menggali ide-ide baru, dan berkolaborasi satu sama lain dapat  memberikan  hasil  yang  sangat  memuaskan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas strategi discovery terpimpin dalam membangun kemampuan berpikir kreatif siswa sekolah dasar dalam penerapan strategi discovery terpimpin. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kepustakaan, dalam penelitian ini tidak terdapat lokasi penelitian, dimana seluruh data diambil melalui buku, jurnal dan dokumen yang berkaitan dengan tema penelitian. teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan dokumentasi, teknik analisis data dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa betapa pentingnya strategi pencarian terpimpin untuk meningkatkan kreativitas siswa di Sekolah Dasar. Melalui pendekatan ini, guru membantu siswa menemukan pengetahuan melalui pengalaman langsung dan eksplorasi. Studi menunjukkan bahwa penggunaan strategi ini meningkatkan keterlibatan siswa dan meningkatkan kemampuan mereka untuk berpikir kritis dan kreatif. Siswa didorong untuk berpikir luar biasa dan menemukan cara baru untuk menyelesaikan masalah dalam lingkungan belajar yang dinamis.
Penguatan Sikap Bela Negara Melalui Kegiatan Study Tour Museum Pahlawan Eka Nor Shoviana; Siti Mundiro; Indah Luthfiana; Muhammad Nofan Zulfahmi
RISOMA : Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2025): Januari: RISOMA : Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan
Publisher : Asosiasi Ilmuwan Pendidikan, Sosial, dan Humaniora Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/risoma.v3i1.553

Abstract

This study aims to analyze the role of study tour activities to the Heroes Museum in strengthening students' national defense attitudes. In the digital era, many young generations lack awareness of national values ​​and the history of the nation's struggle. This is indicated by the low appreciation of the services of the heroes. The Heroes Museum as a historical education space has strategic potential in instilling patriotic values ​​through direct experience. Using the literature study method, this study collected data from books and scientific articles. The results show that experience-based activities, such as museum visits, are effective in increasing students' understanding of history, heroic values, and nationalism. In addition, museum visits can build students' character, such as a sense of responsibility, discipline, and love for the country. This study concludes that a study tour to the Heroes Museum not only enriches students' historical insights, but also instills moral values ​​and builds national identity in depth.
Membentuk Jiwa Seni Siswa SD Melalui Pembelajaran Contextual Teaching and Learning Atiyyah Maulaya; Desryan Awalia Putri; Qoriatul Hikmah; Muhammad Nofan Zulfahmi
RISOMA : Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2025): Januari: RISOMA : Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan
Publisher : Asosiasi Ilmuwan Pendidikan, Sosial, dan Humaniora Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/risoma.v3i1.559

Abstract

Fine arts learning in elementary schools has an important role in developing students' creativity and artistic spirit. This research aims to analyze the effectiveness of Contextual Teaching and Learning (CTL) in shaping the artistic spirit of elementary school students. This research uses a quasi-experimental design with an experimental group that applies CTL learning and a control group that uses conventional learning methods. The research subjects were students, and the data collection instruments included a drawing test, observation, and questionnaire. To compare the learning outcomes of both groups, the data were analyzed using t-test. The results showed significant differences between the experimental and control groups. Students who followed CTL learning showed improvement in creativity, self-expression, and understanding of fine art concepts compared to the control group. The findings indicate that CTL learning is effective in shaping students' artistic spirit, giving them the opportunity to connect learning materials with daily life through various interesting and challenging activities, which encourage them to think critically, creatively, and collaboratively. In addition, since CTL learning makes students feel more involved and active in the learning process, it can increase their motivation to learn.
Co-Authors Aditya Hening Widyastuti Afinda Dwi Aprilian Agung Syaputra Ahmad Aprindo Hengky Setiawan Almaytasa Munfarikah Amelita Putri Rahmatia Amiratul Naafi Ananda Zahrotun Nisa Anggun Siska Pratiwi Anis Wulandari Anisa Qutrun Nada Anisatuzzahra Anisatuzzahra Arya Cakrabuwana Atik Eva Nur Rizki Atiyyah Maulaya Ave Vania Martha Ayu Dewi Novitasari Bela Dwi Nur Cahyani Berliana Aventina Kavita Ayudia Devani Bintun Saniyatus Salamah Chovivah Nur Khaniv Cintia Vita Cahyani Daniela Arnesti Nailufar Deasy Andriani Della Khoirunnisak Dena Aulia Yolanda Desryan Awalia Putri Devi Laili Maesaroh Dian Purbo Ningrum Dimas Saputra Eka Nor Shoviana Elma Ayu Pratama Elvin Nadhiroh Eny Stiyowati Erika Oktaviana Putri Erina Maulidya Fachrizasalim Fanny Zahrotun Nadhifa Febrina Eka Zunita Fida Anggi Agustin Firda Mawaddatul Jannah Fitrotus Sofiyatul Aliyah Ghea Maurella Safira Ghofur Retno Wardani Hana, Zulfatun Muhhana Heri Irawan Idris Salam Septiyanto Ilham Zaenal Misbah Inayah Maulaya Indah Luthfiana Indah Noviani Wahyuningtyas Ine Febrian Maharani Intan Maulidah Ismatun Nisak Isnatul Mukarromah Ivon Abdullah Nabil Khofifatul Azma Lailatul Istikomah Lailatun Nikhlah Lana Camelya Luthfiyah Mesi Aditama Malya Safa Putriana Maria Aufa Maria Maskanah Marsanda Dwi Khanifah Maulida Fazidatur Rofi Mazaya Salsabila Mega Ayu Mustika Meila Rizka Rahmawati Menik Anggun Cintyani Mila Khoiru Zulfa Mubtadiatul Faizah Muhamad Hasan Bisri Muhammad Alif Syairudin Muhammad Dzulfikar Latif Muhammad Faizi Adiyatna Muhammad Fariz Irfiyan Muhammad Hasan Khoirudin Muhammad Junaidi Retno Manggolo Muhammad Ridlwan Muhammad Sadam Husein Mukhammad Nur Muzakka Nadia Visa Salma Nadiah Farah Habibah Naili Azkiya Sari Naji Maulana Natasya Arieni Fasya Nelly Ainun Muna Nila Rohana Ninda Aulia Nisrina Aura Andisa Nor Lathifatur Rohmah Novanda Khoirul Umam Nur Afif Wahyudin Nur Azizah Nurhidayah Nuru Wakhidah Nurul Afidatul Ulya Putri Cahyaning Negari Qoriatul Hikmah Qurrotul A'yun Rama, Rama Firdaus Rangga Raihan Saputra Reza Fandi Tyasari Rifana Intan Fauziyah Rika Izzatun Nikmah Rima Emilia Risma Hanifatur Rosyida Risyda Dzul Fadlilah Rudy Andrean S. Aniq Qomar Sabilatul Aisyah Putri Serlina Anggi Vionetta Silvia Dwi Anjelika Siti Aisyah Siti Mundiro Syilla Fhadlilla Fharhah Tasya’ah Tasya’ah Tsania Sakinatun Nisa Vika Yulia Safitri Vindi Isna Windiana Khoiru Nisya Yulvia Mardlatillah Zulia Ningsih Zuliani Fauziah