Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kemampuan Membaca Permulaan Siswa Kelas Rendah di SD Negeri 09 Tanjung Lay Rika Amelia; Peterianus, Septian
JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR Vol. 3 No. 3 (2025): SEPTEMBER
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jppsd.v3i3.4621

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the early reading skills of lower-grade students at SD Negeri 09 Tanjung Lay. Early reading is the fundamental stage in the process of learning to read in elementary school, serving as an essential foundation for mastering other language skills. This research employed a qualitative method with a descriptive approach. The subjects consisted of one teacher and 18 first-grade students. Data were collected through observation and interviews focusing on students’ reading abilities. The results showed that out of 18 students, 13 were able to read fluently without spelling out words, while 5 students still faced difficulties in recognizing letters, distinguishing between uppercase and lowercase letters, and remembering words in a text. The main factors contributing to these reading difficulties included delayed letter recognition and limited reading instruction time at school. The teacher played an active role in addressing these challenges through repeated reading activities, providing individualized reading materials, and extending reading practice time. The study concludes that the early reading ability of students at SDN 09 Tanjung Lay is generally good, although more varied teaching strategies and parental involvement are needed to further support students’ reading development. Keywords: Reading Ability, Early Reading, Elementary School Students. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan membaca permulaan siswa kelas rendah di SD Negeri 09 Tanjung Lay. Membaca permulaan merupakan tahap dasar dalam proses belajar membaca di sekolah dasar yang menjadi fondasi penting bagi penguasaan keterampilan berbahasa lainnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas satu orang guru dan 18 siswa kelas I. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara yang berfokus pada kemampuan membaca siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 18 siswa, 13 siswa telah mampu membaca lancar tanpa mengeja, sedangkan 5 siswa lainnya masih mengalami kesulitan mengenali huruf, membedakan huruf besar dan kecil, serta mengingat kata dalam bacaan. Faktor penyebab utama kesulitan membaca permulaan di antaranya keterlambatan pengenalan huruf dan keterbatasan waktu pembelajaran membaca di sekolah. Guru berperan aktif dalam mengatasi kesulitan tersebut melalui kegiatan membaca berulang, pemberian bahan bacaan individual, serta penambahan jam belajar membaca. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kemampuan membaca permulaan siswa di SDN 09 Tanjung Lay tergolong baik, namun masih diperlukan strategi pembelajaran yang bervariasi serta keterlibatan orang tua untuk mendukung keberhasilan siswa dalam belajar membaca. Kata Kunci: Kemampuan Membaca, Membaca Permulaan, Siswa Sekolah Dasar.
Analisis Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) Pada Siswa Kelas IV di SD Negeri 06 Emang Bemban Kristina Monika Trisnawati; Septian Peterianus; Nur Sulistyo Mutaqin
JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR Vol. 4 No. 1 (2026): JANUARI
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The aim of carrying out this analysis is to determine the healthy and clean living behavior shown by students in Class IV of SD Negeri 06 Emang Bemban. This research uses a qualitative approach. The subjects in this research are all class IV students, school principals and class IV homeroom teachers. Data analysis methods used to collect, reduce, present and draw conclusions. The results of the research at SDN 06 are indeed about analyzing the behavior of living in a clean and healthy way, namely, washing your hands with water and soap first is good, eating healthy food in the school canteen is not good, using a hygienic and safe toilet is good, the measured exercise routine is good, eliminating mosquito larvae is good, not smoking in educational places is good, measuring height and weight is good, rubbish must be disposed of in the right place.Keywords: Analysis, Clean and Healthy Behavior in Life. Abstrak: Tujuan di lakukannya analisis ini, yaitu untuk mengetahui perilaku hidup sehat dan bersih yang ditunjukkan oleh siswa di kelas IV SD Negeri 06 Emang Bemban. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif.. Subyek dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas IV, kepala sekolah dan wali kelas IV. Metode analisis data yang digunakan untuk mengumpulkan, mengurangi, menyajikan, dan mengambil kesimpulan. Hasil dari penelitian di SDN 06 emang bemban tentang Analisis Perilaku Hidup dengan cara yang bersih dan sehat, yaitu, yang pertama mencuci tangan dengan air dan sabun sudah baik, makan makanan sehat di kantin sekolah belum baik, menggunakan jamban yang higienis dan aman sudah baik, rutinitas latihan yang diukur sudah baik, menghilangkan jentik nyamuk sudah baik, tidak merokok di tempat pendidikan sudah baik, mengukur tinggi dan berat badan sudah baik, sampah harus dibuang di tempatnya sudah baik. Kata Kunci: Analisis, Perilaku yang Bersih dan Sehat dalam Hidup
Pengelolaan Kegiatan Pembelajaran Matematika untuk Siswa SMA/SMK Wilayah Perbatasan Rifat, Mohammad; Rahmawati, Puji; Slow, Lilian; Peterianus, Septian; Riyanti, Vera
Jurnal Pendidikan Matematika : Judika Education Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Matematika: Judika Education
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/v79j2z38

Abstract

This study aims to systematize basic theoretical and practical issues, conduct a comprehensive survey of conditions in Mathematics teaching, and propose teaching management measures for senior high school and vocational school students in Sekayam and Entikong sub-districts, Border Region. The method used in this study is qualitative, using a survey instrument. The research subjects consisted of 260 respondents, comprising 20 school administrators, 40 teachers, and 200 students from 5 senior high schools and vocational schools. The survey results showed that administrators, teachers, and students all had a positive perception of the importance of teaching and learning mathematics. The teachers and students considered the current level of implementation of mathematics teaching and learning activities to be good, and that teaching in accordance with the Indonesian Ministry of Education's program was running well. Although the survey results show a good assessment, there are several things that need to be improved in the mathematics learning process, namely: 1) the equal distribution of seminars and serious professional development training for vocational school mathematics teachers in the use of facilities and improving the quality of learning; 2) There should be a common understanding of innovation documents between the Education Office, the Management Team and Teachers; 3) There should be a system that facilitates comprehensive administration and is closely related to school performance; and 4) There should be monitoring and evaluation of schools in a uniform and routine manner.   Keywords: Learning Management, Problem Solving, High and Vocational School.
Pengaruh Model Kooperatif Tipe STAD Berbantuan Media Poster terhadap Kemampuan Literasi Siswa Kelas V Eliska, Margareta; Peterianus, Septian
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i2.4032

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kemampuan literasi siswa kelas V sekolah dasar dipengaruhi oleh penggunaan model pembelajaran kooperatif Student Teams Achievement Division dengan bantuan media poster. Dengan desain preeksperimental pretest posttest satu kelompok, penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. 24 siswa kelas V menjadi subjek penelitian. Tes tertulis pilihan ganda digunakan sebagai alat penelitian untuk mengukur kemampuan literasi siswa, analisis data menggunakan uji statistik deskriptif, uji reliabilitas Cronbach’s Alpha, uji normalitas Shapiro wilk, uji Wilcoxon Signed Rank Test untuk pengujian hipotesis, dan uji N-Gain. Berdasarkan hasil uji normalitas, data posttest memiliki distibusi normal dengan nilai signifikansi 0,143, namun data pretest tidak normal dengan nilai signifikansi 0,026. Kemampuan literasi siswa secara signifikan dipengaruhi oleh penggunaan model pembelajaran kooperatif STAD dengan bantuan media poster, berdasarkan hasil uji Wilcoxon, yang menunjukkan nilai signifikansi 0,000 kurang dari 0,05. Selain itu, hasil uji N-Gain menujukkan skor yang cukup tinggi yaitu 0,5464, yang menunjukkan efektivitas pembelajaran dalam meningkatkan tingkat literasi siswa. Berdasarkan temuan ini, dapat dikatakan bahwa keterampilan literasi siswa kelas V sekolah dasar secara signifikan dan berhasil dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan media poster.
ANALISIS KESULITAN MEMAHAMI SOAL CERITA SISWA KELAS V PADA PELAJARAN BAHASA INDONESIA Marpita Sari, Erita; Peterianus, Septian
PENA KREATIF : JURNAL PENDIDIKAN Vol 15 No 1 (2026): Pena Kreatif : Jurnal Pendidikan
Publisher : FKIP UM Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jpk.v15i1.8820

Abstract

Kemampuan memahami soal cerita merupakan aspek penting dalam pembelajaran bahasa indonesia di sekolah dasar yang menuntut siswa tidak hanya membaca teks, tetapi juga memahami makna, menemukan kata kunci, serta menghubungkannya dengan jawaban yang sesuai. Kurikulum merdeka menekankan penguatan literasi sebagai capaian utama, namun tanpa pemetaan kesulitan siswa, guru cenderung menggunakan strategi pembelajaran umum yang belum tentu efektif. Banyak siswa kelas v mengalami kesulitan dalam memahami soal cerita yang berdampak pada rendahnya pemahaman mereka terhadap isi bacaan dan hasil belajar. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kesulitan siswa kelas v sdn 05 kota baru dalam memahami soal cerita pada pelajaran bahasa indonesia. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan 6 siswa dan guru kelas v. Hasil penelitian mengungkap empat kesulitan utama: kesulitan menemukan kata kunci soal cerita karena siswa belum mampu menentukan kata-kata penting yang menjadi inti informasi, kesulitan menentukan ide pokok yang disebabkan ketidakmampuan membedakan informasi utama dan tambahan terutama pada cerita panjang, kesulitan memahami konteks kata karena keterbatasan kosakata dan pemahaman makna kata dalam konteks berbeda, serta kesulitan memahami alur atau urutan peristiwa terutama ketika alur tidak kronologis. Guru telah melakukan upaya seperti memberikan penjelasan ulang, contoh soal, dan tanya jawab langsung. Temuan ini menegaskan perlunya pembelajaran membaca strategis yang lebih intensif dengan penekanan pada latihan menemukan ide pokok, diskusi teks, dan pemodelan berpikir oleh guru untuk meningkatkan kemampuan literasi siswa dalam memahami soal cerita.
Pengaruh Fraction Clock Media Terhadap Peningkatan Pemahaman Konsep Pembelajaran Matematika Kelas III SDN 1 Pemuar Sola delima Febriari; Septian Peterianus; Eko Fery Haryadi Saputro
JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR Vol. 4 No. 2 (2026): Mei 2026
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jppsd.v4i2.5048

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untu mengetahui pengaruh Fraction Clock Media (FCM) terhadap pemahaman konsep matematika siswa kelas III SDN 1 Pemuar. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya pemahaman konsep siswa akibat keterbatasan media pembelajaran dan kesulitan memahami konsep abstrak pecahan. Penelitian dilakukan menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-eksperimental One-Group Pretest-Posttest pada 24 siswa yang di pilih menggunakan teknik sampling jenuh. Instrumen berupa tes yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, Wilcoxon Signed Rank Test, dan N-Gain. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata nilai dari 54,38 menjadi 87,92. Uji Wilcoxon menghasilkan signifikansi 0,000 < 0,05, sedangkan N-Gain sebesar 0,7328 termasuk kategori tinggi dan cukup efektif. Dengan demikian, H1 diterima dan H0 ditolak, sehingga FCM dinyatakan berpengaruh signifikan dalam meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa pada materi pecahan. Kata kunci: Pengaruh; Fraction Clock Media (FCM); Peahaman Konsep; Pembelajaran Matematika.   Abstract This study aims to analyze the effect of Fraction Clock Media (FCM) on the mathematical concept understanding of third-grade students at SDN 1 Pemuar. The background of this study is the low level of students’ conceptual understanding due to limited learning media and difficulties in understanding abstract fraction concepts. This research employed a quantitative method with a pre-experimental One-Group Pretest-Posttest design involving 24 students selected using a saturated sampling technique. The research instrument was a test that had been validated and tested for reliability. Data analysis was conducted using descriptive statistics, the Wilcoxon Signed Rank Test, and N-Gain. The results showed an increase in the average score from 54.38 to 87.92. The Wilcoxon test produced a significance value of 0.000 < 0.05, while the N-Gain score of 0.7328 was classified as high and fairly effective. Therefore, H1 is accepted and H0 is rejected, indicating that FCM has a significant effect in improving students’ mathematical concept understanding in fraction material. Keywords: The Effect;Fraction Clock Media (FCM); Concept Understanding; Mathematics Learning.
Analisis Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar Terhadap Hasil Belajar Bahasa Indonesia Di Kelas Iv Sdn 15 Emang Raya Silvia, Ega; Septian Peterianus; Eko Fery Haryadi Saputro
JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR Vol. 4 No. 2 (2026): Mei 2026
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jppsd.v4i2.5095

Abstract

Abstrak Pendidikan merupakan salah satu faktor penentu kemajuan sumber daya manusia pada suatu bangsa, termasuk bangsa Indonesia. Oleh karena itu, upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan terus dilakukan. Salah satu upaya tersebut adalah dengan mengembangkan kurikulum pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Kurikulum Merdeka Belajar terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia di kelas IV SDN 15 Emang Raya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Subjek utama dalam penelitian ini adalah guru, sedangkan subjek pendukungnya adalah 10 orang siswa. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi lembar wawancara, lembar observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Kurikulum Merdeka terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia di SDN 15 Emang Raya masih berada pada tahap penyesuaian. Guru telah menerapkan metode pembelajaran berbasis proyek dan diskusi terbuka. Namun, ketercapaian kompetensi siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia belum sepenuhnya terlihat jelas, serta prestasi siswa belum dapat diukur secara signifikan. Kata Kunci: Kurikulum Merdeka, Hasil Belajar, Bahasa Indonesia.   Abstract Education is one of the determining factors in the development of human resources in a nation, including Indonesia. Therefore, efforts to improve the quality of education continue to be carried out. One of these efforts is through the development of the educational curriculum. This study aims to analyze the implementation of the Merdeka Belajar Curriculum on Indonesian language learning outcomes in Grade IV at SDN 15 Emang Raya. This research employed a qualitative method with a descriptive qualitative approach. The main subject of the study was the teacher, while the supporting subjects were 10 students. The research instruments included interview sheets, observation sheets, and documentation. Data analysis was conducted through three stages: data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings of the study indicate that the implementation of the Merdeka Curriculum in Indonesian language learning at SDN 15 Emang Raya is still in the adjustment stage. Teachers have begun to apply project-based learning and open discussion methods. However, the achievement of students’ competencies in Indonesian language subjects has not yet been fully evident, and student achievement cannot yet be measured significantly. Keywords: Merdeka Curriculum, Learning Outcomes, Indonesian Language
KATEKESE PENDALAMAN KITAB SUCI UNTUK MENINGKATKAN RASA PERCAYA DIRI DAN KEBERANIAN MENGUNGKAPKAN PENGALAMAN IMAN BAGI ANAK BINAAN EMAUS DALAM RANGKA BULAN KITAB SUCI NASIONAL TAHUN 2020 Ason Ason; Septian Peterianus
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v1i1.302

Abstract

Abstract: The purpose of this service activity is to introduce the holy book as a source of faith and inspiration for life. Specifically, the aim of this activity is to increase the confidence and courage of the boarders who are assisted by Emmaus in sharing their faith experiences based on the scriptures. The method used in deepening the scriptures is the catechetical method of the people. In-depth meetings are held 1 (once) a week for 4 (four) weeks in September 2020. Each meeting has a sub-theme as an elaboration of the big theme, namely: "Proclaiming the Good News Amida Crisis of Faith and Identity." The data collection technique used is direct observation in which the abserver is involved in the activity. The object observed was the participants' self-confidence and courage in the deepening of diabetes. The result that was achieved in this service activity was an increase in the sense of self-confidence and the courage of the participants in thanks to the technique. This is indicated by the increase in the percentage of the active study participants who express their experiences of faith based on the scriptures.Key words: Catechesis, deepening of the scriptures, Emmaus-assisted boarders Abstrak: Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah  mengenalkan kitab suci sebagai sumber iman dan inspirasi hidup. Secara khusus tujuan kegiatan ini meningkatkan rasa percaya diri dan keberanian anak  asrama binaan Emaus  dalam berketekese, mengungkapkan pengalaman iman mereka berdasarkan kitab suci. Metode yang digunakan dalam pendalaman kitab suci adalah metode katekese umat. Pertemuan pendalaman dilaksanakan 1 (satu) kali seminggu selama 4 (empat) minggu dalam bulan September 2020. Setiap pertemuan memiliki sub tema sebagai penjabaran dari tema besar yakni;”Mewartakan Kabar Baik Di Tengah Krisis Iman dan Identitas.” Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi langsung di mana abserver terlibat didalam kegiatan. Obyek yang diobservasi adalah rasa percaya diri dan keberanian peserta pendalaman dalam berkatekese. Hasil yang dicapai dalam kegiatan pengabdian ini adalah rasa percara diri dan keberanian peserta dalam berkatekese meningkat. Hal ini ditunjukkan dengan bertambahnya presentase jumlah peserta pendalaman yang aktif berkatekese mengungkapkan pengalaman imannya berdasarkan kitab suci.Kata kunci: Katekese, pendalaman kitab suci, anak asrama binaan Emaus
ANALISIS PELAKSANAAN KEBIJAKAN PEMBELAJARAN DARING PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI SMA BAKTI SETIA NANGA PINOH KABUPATEN MELAWI Ason Ason; Asep Eka Nugraha; Septian Peterianus
Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah Vol. 7 No. 1 (2022): Maret
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jkps.v7i1.196

Abstract

The research was motivated by the issue of the implementation of learning during the Covid-19 pandemic period. The research was conducted with regard to the learning policy during the Covid-19 pandemic period. This research is located at Bhakti Setia Senior High School by using qualitative research methods. Data sources were obtained from the principal, curriculum field teachers, and subject teachers. Research instruments include observation sheets, interview sheets and documentation. Data collection through observation, interviews and documentation. Data analysis includes data reduction, data presentation and conclusion withdrawal. The results showed that the implementation of learning policies was carried out flexibly in two ways, namely in tissue and outside the network. The problems faced by teachers, students and parents of students in online learning are constrained by technology, not all students have gadget and the internet then the teacher's strategy in overcoming online learning problems is to use digital media with computer programs and software while luring learning is carried out with limited face-to-face-to-face learning, besides the supporting factors in the process of implementing online learning and luring, namely school management good as well as in the implementation of learning, the teacher plans the implementation of online learning and luring with planned. Based on research findings it can be concluded that the implementation of online learning policies during the Covid-19 pandemic period is effective and supported by effective school management.