Claim Missing Document
Check
Articles

MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA MELALUI MEDIA PEMBELAJARAN RODA BERPUTAR PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI 8 SUWAWA KABUPATEN BONE BOLANGO Nur, Rizka Rafiastika S.; Pulukadang, Wiwy Triyanty; Husain, Rusmin; Monoarfa, Fidyawati; Katili, Sukri
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i1.8908

Abstract

Speaking ability is a fundamental competency in language learning, but problems in the fourth grade of SD Negeri 8 Suwawa, Bone Bolango Regency indicate a low level of this skill, characterized by students' stuttering speech, lack of self-confidence, and minimal use of concrete media that stimulate interaction. This study focuses on efforts to improve students' speaking ability through the implementation of an interesting and interactive Rotating Wheel learning media. Using a Classroom Action Research (CAR) design, this study involved 18 students as research subjects with procedures that included planning, implementation, observation, and reflection in two cycles. Data collection was carried out through performance tests, activity observations, and documentation. The results of the study showed a significant trend of gradual improvement; in cycle I, learning mastery moved from 22% (4 students) in the first meeting to 50% (9 students) in the second meeting. The positive trend continued consistently in cycle II, where mastery increased from 72% (13 students) to finally reaching 89% (16 students) in the final meeting, exceeding the established success indicators. Thus, it can be concluded that the application of the Spinning Wheel media has proven effective in improving students' fluency, courage, and overall speaking skills in the Indonesian language learning process. ABSTRAK Kemampuan berbicara merupakan kompetensi fundamental dalam pembelajaran bahasa, namun permasalahan di kelas IV SD Negeri 8 Suwawa Kabupaten Bone Bolango menunjukkan rendahnya keterampilan ini, ditandai dengan tuturan siswa yang terbata-bata, kurangnya kepercayaan diri, serta minimnya penggunaan media konkret yang menstimulasi interaksi. Penelitian ini berfokus pada upaya peningkatan kemampuan berbicara siswa melalui implementasi media pembelajaran Roda Berputar yang menarik dan interaktif. Menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK), studi ini melibatkan 18 siswa sebagai subjek penelitian dengan prosedur yang mencakup perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi dalam dua siklus. Pengumpulan data dilakukan melalui tes kinerja, observasi aktivitas, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan tren peningkatan yang signifikan secara bertahap; pada siklus I, ketuntasan belajar bergerak dari 22% (4 siswa) pada pertemuan pertama menjadi 50% (9 siswa) pada pertemuan kedua. Tren positif berlanjut secara konsisten pada siklus II, di mana ketuntasan meningkat dari 72% (13 siswa) hingga akhirnya mencapai 89% (16 siswa) pada pertemuan terakhir, melampaui indikator keberhasilan yang ditetapkan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan media Roda Berputar terbukti efektif dalam meningkatkan kelancaran, keberanian, dan keterampilan berbicara siswa secara keseluruhan dalam proses pembelajaran Bahasa Indonesia.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN NARASI MENGGUNAKAN MEDIA PEMBELAJARAN MYSTERY BOX PADA SISWA KELAS V SDN 2 LIMBOTO BARAT KABUPATEN GORONTALO Gobel, Shelly Marcelina; Pulukadang, Wiwy Triyanty; Husain, Rusmin; Monoarfa, Fidyawati; Katili, Sukri
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i1.8913

Abstract

The problem statement in this study is: “Can the Mystery Box learning media improve the narrative writing skills of fifth-grade students at SDN 2 Limboto Barat, Gorontalo Regency?” The objective of the this study is to enhance narrative writing skills among fifth-grade students at SDN 2 Limboto Barat, Gorontalo. Regency, using Mystery Box learning media. The data collection techniques used in this study were observation, tests, and documentation. This is a Classroom Action Research Project, involving fifth-grade students from SDN 2 Limboto Barat as subjects. The results of study show that in the initial observation, out of 13 students, only 2 students, or 15% were able to write narrative essays. After the implementation of the action, in Cycle I meeting 1, the number increased to 3 students, or 23% who were able to write narrative essays. In cycle I meeting 2, the number increased to 5 students, representing 38%. In cycle II meeting 1, the number increased to 9 students, representing 69% of the students who were able to write narrative essays, and in cycle II meeting 2, it increased to 11 students, representing 85% of the students who were able to write narrative essays. Based on the study’s results, it can be concluded that the use of Mystery Box learning media can improve the narrative writing skills of fifth-grade students at SDN 2 Limboto Barat, Gorontalo Regency. ABSTRAK Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “Apakah media Mystery Box Dapat Meningkatkan Kemampuan Menulis Karangan Narasi Pada Siswa Kelas V di SDN 2 Limboto Barat Kabupaten Gorontalo?”. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan menulis karangan narasi menggunakan media Mystery Box pada siswa kelas V SDN 2 Limboto Barat Kabupaten Gorontalo. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, tes dan dokumentasi. Penelitian ini merupakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Dengan subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN 2 Limboto Barat. Hasil penelitian menunjukkan pada observasi awal yang dilakukan dari jumlah 13 siswa yang mampu menulis karangan narasi hanya 2 siswa atau dengan persentase 15%. Setelah dilakukan tindakan, pada siklus I pertemuan 1 meningkat menjadi 3 siswa atau dengan persentase 23% siswa yang mampu menulis karangan narasi. Pada siklus I pertemuan 2 meningkat menjadi 5 siswa atau dengann persentase 38% siswa yang mampu menulis karangan narasi. Pada siklus II pertemua 1 jumlah siswa yang meningkat menjadi 9 siswa atau dengan persentase 69%, dan pada siklus II pertemuan 2 meningkat menjadi 11 siswa atau dengan persentase 85% siswa yang mampu menulis karangan narasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan media Mystery Box dapat meningkatkan kemampuan menulis karangan narasi pada siswa kelas V SDN 2 Limboto Barat Kabupaten Gorontalo.    
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA NYARING MELALUI METODE SHARED READING PADA SISWA KELAS III SDN 1 TELAGA JAYA KABUPATEN GORONTALO Sawal, Nur Afrianti; Husain, Rusmin; Pulukadang, Wiwy Triyany; Katili, Sukri; Monoarfa, Fidyawati
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i1.8914

Abstract

Reading aloud is an essential skill in learning Indonesian, but the reality in grade III of SDN 1 Telaga Jaya shows low student competency in pronunciation, intonation, pauses, and fluency due to monotonous learning methods. This study aims to address this problem by improving reading aloud skills through the application of the Shared Reading method. Using a Classroom Action Research (CAR) design implemented in two cycles, this study involved 20 students as research subjects with stages including planning, implementation, observation, and reflection. The research findings show a significant and consistent trend of increasing learning outcomes. In the initial observation, the student completion rate only reached 25% (5 students). After the action was carried out in cycle I, the percentage of success increased from 30% in the first meeting to 45% in the second meeting. Optimal improvement was achieved in cycle II, where completion jumped from 70% to finally reaching 90% (18 students) in the final meeting. This achievement has clearly exceeded the established success indicators, proving that the Shared Reading method is effective in improving the technical quality of reading, fostering self-confidence, and increasing students' interest in reading in the learning process. ABSTRAK Kemampuan membaca nyaring merupakan keterampilan esensial dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, namun realitas di kelas III SDN 1 Telaga Jaya menunjukkan rendahnya kompetensi siswa dalam aspek pelafalan, intonasi, jeda, serta kelancaran akibat metode pembelajaran yang cenderung monoton. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan meningkatkan kemampuan membaca nyaring melalui penerapan metode Shared Reading. Menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, studi ini melibatkan 20 siswa sebagai subjek penelitian dengan tahapan meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Temuan penelitian memperlihatkan tren peningkatan hasil belajar yang signifikan dan konsisten. Pada observasi awal, tingkat ketuntasan siswa hanya mencapai 25% (5 siswa). Setelah dilakukan tindakan pada siklus I, persentase keberhasilan meningkat dari 30% pada pertemuan pertama menjadi 45% pada pertemuan kedua. Peningkatan optimal tercapai pada siklus II, di mana ketuntasan melonjak dari 70% hingga akhirnya mencapai 90% (18 siswa) pada pertemuan terakhir. Capaian ini secara nyata telah melampaui indikator keberhasilan yang ditetapkan, membuktikan bahwa metode Shared Reading efektif dalam memperbaiki kualitas teknis membaca, menumbuhkan kepercayaan diri, serta meningkatkan minat baca siswa dalam proses pembelajaran.  
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN MELALUI MEDIA FLASH CARD PADA SISWA KELAS I DI SDN 2 LIMBOTO BARAT KABUPATEN GORONTALO Hasan, Annisa Septianingrum; Pulukadang, Wiwy Triyanty; Husain, Rusmin; Monoarfa, Fidyawati; Katili, Sukri
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i1.8915

Abstract

Early reading skills are a crucial foundation in basic education, but problems at SDN 2 Limboto Barat, Gorontalo Regency, indicate the low competency of first-grade students in this aspect due to the lack of varied learning media. Initial observations indicated that out of 13 students, only 2 students (15%) had adequate reading skills. This study focused on efforts to improve these skills through the implementation of flashcard media, which was considered capable of attracting students' visual attention. Using a Classroom Action Research (CAR) design, this study was conducted in two cycles covering the stages of planning, action, observation, and reflection, with data collection through tests and observations. The research findings showed a significant progressive increase; in cycle I, learning completeness moved from 23% in the first meeting to 38% in the second meeting. The positive trend continued optimally in cycle II, where the success percentage jumped from 69% to 85% in the final meeting. This increase proves that flashcard media is effective in helping students recognize letters and syllables more easily and increasing learning enthusiasm. It was concluded that the implementation of flashcard media succeeded in significantly improving students' early reading skills, exceeding the established performance indicators. ABSTRAK Kemampuan membaca permulaan merupakan fondasi krusial dalam pendidikan dasar, namun permasalahan di SDN 2 Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo, menunjukkan rendahnya kompetensi siswa kelas I dalam aspek ini akibat kurangnya variasi media pembelajaran. Observasi awal mengindikasikan bahwa dari 13 siswa, hanya 2 siswa (15%) yang memiliki kemampuan membaca memadai. Penelitian ini berfokus pada upaya peningkatan keterampilan tersebut melalui implementasi media flash card yang dinilai mampu menarik perhatian visual siswa. Menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK), studi ini dilaksanakan dalam dua siklus yang mencakup tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi , dengan pengumpulan data melalui tes dan observasi. Temuan penelitian memperlihatkan peningkatan progresif yang signifikan; pada siklus I, ketuntasan belajar bergerak dari 23% pada pertemuan pertama menjadi 38% pada pertemuan kedua. Tren positif berlanjut secara optimal pada siklus II, di mana persentase keberhasilan melonjak dari 69% hingga mencapai 85% pada pertemuan terakhir. Peningkatan ini membuktikan bahwa media flash card efektif dalam membantu siswa mengenal huruf dan suku kata dengan lebih mudah serta meningkatkan antusiasme belajar. Disimpulkan bahwa penerapan media flash card berhasil meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa secara signifikan hingga melampaui indikator kinerja yang ditetapkan.  
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN MELALUI METODE KATA LEMBAGA PADA SISWA KELAS I SD NEGERI Kasim, Cindy Oktafiani; Husain, Rusmin; Monoarfa, Fidyawati; Pulukadang, Wiwi Triyanty; Ardini, Pupung Puspa
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v5i4.8451

Abstract

This study aims to improve early Reading skills through the “Kata Lembaga” method in Indonesian language learning. The study employed a Classroom Action Research (CAR) approach to address and resolve problems emerging in the classroom. Data were collected through observation sheets and tests. The findings indicate that teacher activity in Cyle I encompassed several aspects categorized as positive. However, in Cyle II, an improvement was observed, with teacher activity classified as very good. Regarding student activity, several aspects in Cyle I required improvement and were generally categorized as fair. In Cycle II, student activity improved significantly and reached the very good category. The use of the “Kata Lembaga” method was found to enhance students’ early Reading skills. In Cycle I, Meeting I, early Reading proficiency had not yet increased, with a percentage score of 25%. In Cycle I Meeting II, the percentage increased to 43%. In Cyle II, Meeting I, the percentage rose substantially to 81%. These findings demonstrate that the implementation of the “Kata Lembaga” learning method can effectively improve the early Reading skills of Grade 1 students at SDN 47 Dumbo Raya. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan melalui metode kata lembaga pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Metode yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). PTK digunakan sebagai upaya untuk menguasai permasalahan yang muncul di dalam kelas. Data terkumpul melalui lembar observasi dan tes. Hasil penelitian yang ditemukan bahwa aktivitas guru pada siklus I terdapat beberapa aspek kegiatan termasuk pada kategori baik. Tetapi pada siklus II sudah terlihat adanya peningkatan penilaian termasuk pada kategori baik sekali. Untuk hasil aktivitas siswa pada siklus I terdapat beberapa yang perlu ditingkatkan dan masih dalam kategori cukup. Akan tetapi pada siklus II meningkat menjadi lebih baik dan masuk dalam kategori baik sekali. Melalui metode kata lembaga dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa. Pada siklus I pertemuan I belum meningkat dengan nilai presentase 25%. Pada siklus I pertemuan II meningkat dengan nilai presentase 43%. Sedangkan pada siklus II pertemuan I meningkat dengan nilai presentase 81%. Hasil ini menujukkan bahwa penggunaan metode pembelajaran kata lembaga dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa kelas 1 SDN 47 Dumbo Raya.
Peran Bahasa Indonesia Dalam Proses Ekonomi di Tempat Wisata Shava Beach Resort, Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo Dali, Meilina Widya; Monoarfa, Fidyawati; Uuju, Uuju; Paputungan, Diva Agista; Rasyid, Inayah Triwahyuni; Rajak, Sri Fransiska N; Sahrul, Sahrul; Kinga, Natasya Aulia; Daud, Regina Putri; Apriliya, Yusra; Lengkas, Alya Syabrina; Doe, Fikran H; Rivai, Putri Denada; Yusuf, Fatmawati; Abas, Mohammad Jibril Ashil
CENDEKIA : Jurnal Penelitian dan Pengkajian Ilmiah Vol. 2 No. 12 (2025): CENDEKIA : Jurnal Penelitian Dan Pengkajian Ilmiah, Desember 2025
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/cendekia.v2i12.2087

Abstract

Indonesian is the official language of the country which has an important role in supporting economic processes, particularly in the tourism sector. This study aims to identify the role of the Indonesian language in interactions between managers and visitors at Shava Beach Resort, located in Kabila District, Bone Bolango Regency, Gorontalo. The research employed a descriptive method with a qualitative approach. Data collection techniques included observation, interviews, and documentation. The results show that Indonesian functions not only as a means of communication but also as a medium for learning as well as an effective and communicative promotional tool. The use of Indonesian in conveying information and providing services enhances the quality of tourists' experiences and strengthens the brand image of the tourist destination. Therefore, the Indonesian language plays an important role in the development of the tourism economic process in this region.
PENGEMBANGAN E-MODUL BERBASIS FLIPBOOK MATERI ASAL USUL NENEK MOYANG ORANG GORONTALO KELAS IV SD Duawulu, Miqdad; Pulukadang, Wiwy Triyanty; Husain, Rusmin; Monoarfa, Fidyawati; Katili, Sukri
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v6i1.9606

Abstract

This study was motivated by the limitations of Indonesian language teaching materials in elementary schools, which are still conventional and do not optimize digital technology. The focus of this study is the low level of student engagement and motivation in learning local history narrative material because learning resources are limited to printed textbooks without interactive media variations. The purpose of this study is to develop a Flipbook-based E-Module on the Origin of the Gorontalo Ancestors for fourth-grade students at SDN 19 Limboto. The research method used was Research and Development (R&D) with the ADDIE development model, which includes five important stages: needs analysis, product design using Canva and Heyzine, product development through expert validation, implementation on 23 students, and final evaluation. Data collection instruments included validation sheets and response questionnaires for teachers and students. The results showed that expert validation of the material, language, and media gave an average score of 92.91%, which is categorized as “Very Suitable.” In the practicality test, 96.87% of teachers and 96.71% of students responded that it was “Very Practical.” The main conclusion of this study is that the Flipbook-based E-Module on the Origin of the Gorontalo Ancestors has been tested for feasibility and practicality, making it highly relevant for use as an innovative learning medium to improve the quality of literacy based on local wisdom in elementary schools. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keterbatasan bahan ajar Bahasa Indonesia di sekolah dasar yang masih bersifat konvensional dan belum mengoptimalkan teknologi digital. Fokus masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya keterlibatan dan motivasi belajar siswa pada materi narasi sejarah lokal karena sumber belajar yang hanya terpaku pada buku teks cetak tanpa variasi media interaktif. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan E-Modul berbasis Flipbook pada materi Asal Usul Nenek Moyang Orang Gorontalo untuk siswa kelas IV SDN 19 Limboto. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi lima tahapan penting: analisis kebutuhan, perancangan produk menggunakan Canva dan Heyzine, pengembangan produk melalui validasi ahli, implementasi pada 23 siswa, serta evaluasi akhir. Instrumen pengumpulan data meliputi lembar validasi serta angket respon guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validasi ahli materi, bahasa dan media memberikan nilai rata-rata 92,91% dengan kategori "Sangat Layak". Pada uji kepraktisan, diperoleh persentase sebesar 96,87% dari respon guru dan 96,71% dari respon siswa, yang keduanya termasuk dalam kategori "Sangat Praktis". Simpulan utama penelitian ini adalah E-Modul berbasis Flipbook materi Asal Usul Nenek Moyang Orang Gorontalo telah teruji kelayakan dan kepraktisannya, sehingga sangat relevan digunakan sebagai media pembelajaran inovatif untuk meningkatkan kualitas literasi berbasis kearifan lokal di sekolah dasar.    
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN DESKRIPSI MELALUI MEDIA AMPLOP MISTERI PADA MURID KELAS IV SEKOLAH DASAR Reyhani, Delia Putri; Husain, Rusmin; Pulukadang, Wiwy Triyanty; Monoarfa, Fidyawati; Katili, Sukri
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v6i1.9871

Abstract

ABSTRACT Language learning in elementary schools is closely related to the development of writing skills, one of which is the ability to compose descriptive essays. Field observations indicate that there are still students who are not yet able to develop and express their ideas optimally in written form. A similar condition was also found among fourth-grade students at SDN 1 Batudaa, Gorontalo Regency, where the students’ ability to write descriptive essays has not yet developed optimally. Efforts to improve students’ ability to write descriptive essays therefore became the main focus of this study, which was carried out through the implementation of the Mystery Envelope learning media in the classroom. This study employed a Classroom Action Research (CAR) approach conducted through two cycles of action. Each cycle consisted of the stages of planning, action implementation, observation, and reflection, which aimed to improve the learning process. The research subjects consisted of 20 fourth-grade students. To obtain the research data, the researcher used several data collection techniques, namely observation, interviews, tests, and documentation. The students’ ability to write descriptive essays showed gradual improvement along with the implementation of actions in each research cycle. In Cycle I, the number of students who achieved mastery increased from 4 students (20%) at the first meeting to 10 students (50%) at the second meeting. In Cycle II, the number of students achieving mastery increased from 14 students (70%) at the first meeting to 17 students (85%) at the second meeting. The implementation of the Mystery Envelope media in learning demonstrated positive results, namely an improvement in the ability of fourth-grade students at SDN 1 Batudaa, Gorontalo Regency, to write descriptive essays. ABSTRAK Pembelajaran bahasa di sekolah dasar tidak terlepas dari pengembangan kemampuan menulis, salah satunya melalui keterampilan menyusun karangan deskriptif. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa masih terdapat siswa yang belum mampu mengembangkan serta menyampaikan gagasan mereka secara optimal dalam bentuk tulisan. Pada siswa kelas IV SDN 1 Batudaa Kabupaten Gorontalo juga ditemukan kondisi yang serupa, yaitu kemampuan menulis karangan deskripsi yang masih belum berkembang secara optimal. Upaya peningkatan kemampuan siswa dalam menulis karangan deskripsi menjadi fokus utama dalam penelitian ini, yang dilaksanakan melalui penerapan media Amplop Misteri dalam pembelajaran. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan melalui dua siklus tindakan. Setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi yang bertujuan untuk memperbaiki proses pembelajaran. Subjek penelitian berjumlah 20 siswa kelas IV. Untuk memperoleh data penelitian, peneliti menggunakan beberapa teknik pengumpulan data, yaitu observasi, wawancara, tes, serta dokumentasi. Kemampuan siswa dalam menulis karangan deskripsi menunjukkan perkembangan yang semakin baik seiring dengan pelaksanaan tindakan pada setiap siklus penelitian. Pelaksanaan Siklus I menunjukkan adanya peningkatan jumlah siswa yang mencapai ketuntasan, dari 4 siswa (20%) pada pertemuan pertama menjadi 10 siswa (50%) pada pertemuan kedua. Pelaksanaan Siklus II memperlihatkan peningkatan jumlah siswa yang mencapai ketuntasan, yaitu dari 14 siswa (70%) pada pertemuan pertama menjadi 17 siswa (85%) pada pertemuan kedua. Penerapan media Amplop Misteri dalam pembelajaran menunjukkan hasil yang positif, yaitu meningkatnya kemampuan siswa kelas IV SDN 1 Batudaa Kabupaten Gorontalo dalam menulis karangan deskripsi.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA MELALUI MEDIA TUBOKAS PADA PESERTA DIDIK KELAS III SDN 44 HOLONTHALANGI KOTA GORONTALO Timbowo, Afriani Putri; Pulukadang, Wiwy Triyanty; Monoarfa, Fidyawati
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No. 2 Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i2.16099

Abstract

The research problem statement is whether using Tubokas media can enhance the reading ability of Grade III students at SDN 44 Hulontanglangi, Gorontalo City? This study aims to improve students’ reading ability using Tubokas media in Grade III at SDN 44 Hulontalangi, Gorontalo City. This research employs a classroom action research (CAR) design. Data collection techniques include observation, tests, and documentation. The research findings indicate that the reading ability of Grade III students at SDN 44 Hulonthalangi, Gorontalo City, reached 10 students who can read (50%) and 10 students who cannot (50%). During the implementation of cycle I, in the first meeting, the reading ability was shown by 9 students as good (46.25%), in the second meeting of cycle I, it increased ti 11 students (52.5%), and in the tirdh meeting of the cycle I, it further increased to 13 students (63.75%). Subsequently, in the cycle II, students’ reading ability improved to 17 students (88.75%). Therefore, it can be concluded that the reading ability of Grade III students at SDN 44 Hulonthalangi, Gorontalo City, has improved
Co-Authors Abas, Mohammad Jibril Ashil Abdullah, Fatra Yuliana Alamri, Sri Fidya Apriliya, Yusra Asni Ilham Bouato, Nur Fratiwi Buhohang, Sayekti Dali, Meilina Widya Damulawan, Afriani Devitasari Datuela, Nadia Amalia Daud, Regina Putri Djafar, Siti Rahmatiah Doe, Fikran H Duawulu, Miqdad Dumbela, Suci Rahmawati Dunggio, Regita F. Eato, Meisti Fani Efendi Efendi Evi Hasim Fauzia, Nailah Framesti, Tiyas Ayu Gamar Abdullah Gobel, Arifah Azhara Gobel, Shelly Marcelina Hakim, Inda Rahmawati Halik, Sintiya Hasan, Annisa Septianingrum Hasan, Trianita Hijayah, Nur Husain, Ernawati S. Husain, Fauzia Putri Meylan Idrus, Nur Asma Ismail, Reska Putri Kadir, Alfin Vitariyani T. KADU, DWI NOVITA Karim, Amna Kasim, Cindy Oktafiani Kinga, Natasya Aulia Lasimpala, Ainsa Lasulika, Nurwahidah Riana Latif, Yudita Andriesta Lengkas, Alya Syabrina MAHMUD, PUTRI Mardatilla, Sri Moh. Dehiyo, Sofiyanti Mohamad, Natalia Mokoagow, Sri Nora Aulia Monoarfa, Wiwy Triyanty Mutala, Mutiara P. Nanue, Nur’ayin U. Ngabito, Siti Nur Rahayu K. Niken Ayu, Niken Ningrum, Crika Fuji Widya Nur Halifah, Nur Nur Sakinah Aries Nur, Rizka Rafiastika S. Nurainun Nurainun Pahrun, Ratnarti Paputungan, Diva Agista Podungge, Pratiwi Poha, Cici Andri Yani Poiyo, Gita Triputri Danial Pulukadang, Wiwi Triyanty Pulukadang, Wiwy T. Pulukadang, Wiwy Triyany PUPUNG PUSPA ARDINI RAHMA MODEONG, LUSIANA Rajak, Sri Fransiska N Rasyid, Inayah Triwahyuni RENALDY BULANGO, MOHAMAD Reyhani, Delia Putri Rivai, Putri Denada Rusmin Husain Rustam I. Husain Sahrul, Sahrul Salma Halidu Samsiar Rivai Sawal, Nur Afrianti SUGIANTI, NI KADEK Sukri Katili Taufiq Eka Riandhana Thaib, Alfareza Timbowo, Afriani Putri Tolinggi, Yolanda Tue, Aprinanda K. Umama, Niawati Usman, Fadilah S Usman, Zuliyaningsi Uuju, Uuju Wiwy Triyanty Pulukadang Yenti Juniarti Yusuf, Fatmawati Yusuf, Ismiawati U.