Claim Missing Document
Check
Articles

GERAKAN KONSERVASI LINGKUNGAN MELALUI KREATIVITAS LOMBA ECOBRICK DAN LOMBA MEWARNAI DI DESA SEKOTONG BARAT Azzahra, Annisa; Purwati, Siva; Isnaini, Siti; Affandi, Rangga Idris; Setyono, Bagus Dwi Hari; Diniariwisan, Damai
Jurnal Pepadu Vol 5 No 4 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i4.5235

Abstract

Sampah merupakan sesuatu yang tidak berguna dan menjadi sumber awal pencemaran lingkungan. Sehingga perlu dilakukan upaya penanggulangan yaitu dengan mendaur ulang atau mengolah sampah yang telah dibuang khususnya sampah yang sulit terurai seperti plastik. Penggunaan kembali sampah-sampah plastik ini harus dijadikan budaya oleh seluruh elemen masyarakat agar terbiasa mengolah serta menggunakan kembali sesuatu yang tidak memiliki nilai jual tersebut untuk meminimalisir jumlah sampah di berbagai wilayah terutama di wilayah konservasi. Kegiatan ini bertujuan mengenalkan siswa/i sekolah dasar mengenai sumberdaya perairan dan gambaran lautan yang tercemar sampah serta mengolah sampah, dalam mewujudkan kelestarian ekosistem laut khususnya kawasan konservasi TWP GITA NADA. Mahasiswa Universitas Mataram juga menjadi bagian dari pelaksanaan kegiatan tersebut yang dilaksanakan pada Maret 2024 di Dermaga Tawun, Desa Sekotong Barat, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. Perlombaan diikuti oleh siswa/i sekolah dasar di Desa Sekotong Barat. Kegiatan dimulai dengan sosialisasi tentang pentingnya mengelola sampah, melalui lomba ecobrick yang merupakan salah satu upaya kreatif untuk memanfaatkan sampah plastik. Kegiatan ecobrick dilakukan dengan mengumpulkan sampah-sampah anorganik dan mengolahnya sehingga dapat mengurangi sampah anorganik yang susah terurai. Sedangkan kegiatan mewarnai dilaksanakan dengan tema konservasi laut. Melalui kegiatan mewarnai, peserta dapat mengenal dan mengetahui keanekaragaman yang ada di dalam perairan dan ekosistemnya selain itu juga bertujuan dalam menyalurkan kreativitas para peserta. Kedua kegiatan ini diharapkan dapat menanamkan kesadaran para siswa/i pentingnya menjaga laut dari sampah yang dapat merusak ekosistem laut. Kegiatan tersebut dapat mengenalkan siswa/i  keanekaragaman perairan dan mampu memberikan edukasi pentingnya menjaga ekosistem laut dengan tidak membuang sampah sembarangan
BIMBINGAN TEKNIS PENANGANAN PASCA PANEN DAN TRANSPORTASI LOBSTER PASIR (Panulirus homarus) DI KERAMBA JARING APUNG DUSUN UJUNG BETOK LOMBOK TIMUR Asri, Yuliana; Affandi, Rangga Idris; Mulyani, Laily Fitriani; Dwiyanti, Septiana; Rahmadani, Thoy Batun Citra; Alim, Sahrul; Diniariwisan, Damai; Setyono, Bagus Dwi Hari; Sumsanto, Muhammad
Jurnal Pepadu Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i1.6928

Abstract

Spiny lobsters (Panulirus homarus) are a high-value fishery commodity with strong demand in both local and international markets. Ujung Betok, located on the coast of East Lombok, is a center for spiny lobster aquaculture using floating net cages (FNC). Despite growing production, a common issue observed during transport is the decline in lobster quality, and in some cases, mortality, which significantly reduces market value. To address this problem, technical training was conducted focusing on post-harvest handling and transportation techniques aimed at preserving lobster quality up to the point of delivery. The activity was carried out through field surveys, educational sessions, and hands-on practical demonstrations at the FNC sites in Ujung Betok. Effective post-harvest handling is indicated by the lobster's ability to survive transport in healthy, undamaged condition, maintaining freshness equivalent to that at harvest. The post-harvest procedure includes sorting, holding, cold stunning, packaging, and transportation. Drier packaging methods have shown to significantly extend survival during transit. The fundamental principle of spiny lobster handling and packaging is to maintain product quality while minimizing physical injury and stress, both of which can lead to mortality.
Edukasi Potensi Ekologis dan Ekonomi Mangrove Bagi Masyarakat Pesisir Dusun Ujung Betok, Jerowaru Diniariwisan, Damai; Asri, Yuliana; Rahmadani, Thoy Batun Citra; Affandi, Rangga Idris; Dwiyanti, Septiana; Alim, Sahrul; Diamahesa, Wastu Ayu; Sumsanto, Muhammad; Setyono, Bagus Dwi Hari; Scabra, Andre Rachmat
Jurnal Pepadu Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i1.7129

Abstract

Ekosistem mangrove memiliki peran penting secara ekologis dan ekonomis bagi masyarakat pesisir, namun kesadaran masyarakat terhadap nilai tersebut masih rendah. Banyak lahan mangrove di pesisir Ujung Betok yang mulai rusak dan beralih fungsi menjadi dermaga tradisional atau bahkan sekedar tempat pembuangan sampah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat Dusun Ujung Betok terhadap potensi ekologi dan ekonomi mangrove. Metode pelaksanaan terdiri atas survei lokasi dan edukasi langsung berupa sosialisasi interaktif di lapangan. Edukasi diberikan melalui diskusi dan penyampaian materi tentang jenis mangrove, manfaat ekologis seperti pencegahan abrasi dan habitat biota, serta manfaat ekonomis seperti potensi hasil olahan dan ekowisata. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta yang ditandai dengan antusiasme dan kemampuan menjelaskan kembali materi, serta munculnya kesadaran terhadap pentingnya konservasi. Edukasi mangrove secara langsung efektif dalam meningkatkan literasi masyarakat dan berpotensi mendorong keterlibatan aktif mereka dalam upaya konservasi berbasis manfaat berkelanjutan.
APLIKASI PENGUNAAN JARING INSANG SEBAGAI PENUNJANG DALAM MEMENUHI KETERSEDIAAN PAKAN PADA BUDIDAYA LOBSTER DI TELUK EKAS Sumsanto, Muhammad; Setyono, Bagus Dwi Hari; Asri, Yuliana; Diniarti, Nanda; Marzuki, Muhammad; Affandi, Rangga Idris; Diniariwisan, Damai; Diamahesa, Wastu Ayu; Rahmadani, Thoy Batun Citra; Dwiyanti, Septiana
Jurnal Pepadu Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i2.7198

Abstract

Guna menghadapi permasalahan tentang ketersediaan pakan karena peningkatan harga, salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan pakan alternatif pengganti. Pakan alternatif pengganti yang dapat digunakan adalah dengan memanfaatkan sumberdaya yang ada di sekitar lokasi budidaya. Potensi kelimpahan jenis ikan yang ada di Teluk Ekas dapat digunakan sebagai pakan bagi lobster dengan penangkapan secara langsung menggunakan alat tangkap yang ramah lingkungan. Penggunaan alat tangkap ikan ini diharapkan dapat menunjang ketersediaan pakan selama proses budidaya lobster dan menekan penggunaan pakan buatan. Budidaya lobster di Indonesia masih bergantung pada ikan rucah sebagai pakan utama. Ikan rucah mengandung protein tinggi yang mampu memenuhi kebutuhan protein organisme budidaya untuk mendukung pertumbuhan. Selain itu, harganya terjangkau dan ketersediaannya cukup melimpah. Kelimpahan stok ikan rucah yang tinggi ini belum dimanfaatkan dengan baik oleh para pembudidaya karena keterbatasan alat tangkap yang mendukung, sehingga para pembudidaya hanya mengandalkan hasil tangkapan oleh para nelayan yang setiap hari pergi mencari ikan. Salah satu upaya dalam merespons persoalan untuk mengamankan stock pakan lobster berupa ikan  rucah adalah dengan inovasi teknologi penangkapan ikan menggunakan jaring insang. Para pembudidaya belum memahami bahwa kelimpahan sumberdaya ikan yang ada di sekitar KJA dapat dimanfaatkan sebagai pakan dalam proses budidaya. Kelompok pembudidaya yang tergabung dalam Pokdakkan Pasir Putih diberikan pendampingan melalui penyuluhan dan Focus Group Discussion (FGD) untuk mempelajari, mempraktekkan dan menggunakan jaring insang guna memenuhi stok pakan bagi lobster yang dibudidayakan.
Penyuluhan Teknik Budidaya Ikan Menggunakan Keramba Jaring Apung di Danau Lebo Kabupaten Sumbawa Barat Abidin, Zaenal; Affandi, Rangga Idris; Scabra, Andre Rachmat; Cokrowati, Nunik; Auliah, Jami'atul; Rahman, A; Diniariwisan, Damai; Sumsanto, Muhammad; Rahmadani, Thoy Batun Citra; Ayu Diamahesa, Wastu
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 4 (2023): Oktober-Desember 2023
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i4.5713

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan menggunakan metode penyuluhan yang disertai dengan demonstrasi. Kegiatan diikuti oleh 42 orang peserta yang berasal dari daerah di sekitar danau Lebo Meraran. Kegiatan penyuluhan dan demonstrasi dilakukan di daerah pinggir danau. Materi penyuluhan yang disampaikan adalah tentang teknik pembuatan keramba, dan teknik budidaya di keramba jaring apung. Sebagai bahan demonstrasi maka disediakan miniatur keramba jaring apung yang dibuat dengan skala sebenarnya untuk ditampilkan pada saat kegiatan berlangsung. Para peserta sangat antusias untuk mengikuti kegiatan ini yang dibuktikan dengan keaktifan para peserta untuk berdiskusi secara terarah tentang topik yang disampaikan oleh pemateri. Hasil dari evaluasi yang dilakukan melalui tes tanya jawab secara langsung diketahui bahwa para peserta dapat mengerti tentang materi yang disampaikan serta berkeinginan untuk mengimplementasikan kegiatan budidaya ikan di keramba.
Sosialisasi Teknik Pembuatan Tepung Ikan pada Pembudidaya Kepiting Bakau di Dusun Madak Belek, Desa Cendi Manik, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat Diamahesa, Wastu Ayu; Andriyono, Sapto; Sahidu, Adriana Monica; Amin, Muhammad; Setyono, Bagus Dwi Hari; Affandi, Rangga Idris; Panosa, Alief Erwanda; Diniariwisan, Damai; Muahiddah, Nuri
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 4 (2023): Oktober-Desember 2023
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i4.6060

Abstract

Sekotong adalah salah satu daerah dengan potensi besar dalam budidaya kepiting bakau. Namun, dalam praktiknya, para pembudidaya sering menghadapi kendala dalam pemanfaatan sumber daya pakan yang efektif dan berkelanjutan. Oleh karena itu, program sosialisasi teknik pembuatan tepung ikan di Desa Sekotong bertujuan untuk memberdayakan para pembudidaya kepiting bakau melalui pengenalan metode efisien dalam pengelolaan pakan, serta peningkatan pengetahuan terkait pemanfaatan sumber daya ikan lokal, khususnya ikan rucah. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah survei kegiatan pendahuluan, pelatihan, workshop, demonstrasi praktis, monitoring dan evaluasi. Kegiatan diikuti oleh beberapa stakeholder: pembudidaya kepiting bakau, dosen dan mahasiswa Unram, dosen dan mahasiswa Unair, serta remaja setempat. Hasil dari kegiatan ini adalah masyarakat pembudidaya kepiting bakau dapat memahami, menjelaskan, dan membuat tepung ikan rucah secara mandiri. Sosialisasi teknik pembuatan tepung ikan di Desa Sekotong, Lombok Barat, telah memberikan dampak positif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para pembudidaya kepiting bakau. Untuk menjaga keberlanjutan program, disarankan adanya pengembangan lebih lanjut terhadap jejaring kerjasama antarpetani, serta pendampingan lanjutan dalam menghadapi perubahan lingkungan dan pasar.
Sosialisasi Pembuatan Pakan Kepiting Berbahan Dasar Ikan Rucah di Dusun Madak Belek, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat Diamahesa, Wastu Ayu; Andriyono, Sapto; Sahidu, Adriana Monica; Amin, Muhammad; Setyono, Bagus Dwi Hari; Affandi, Rangga Idris; Panosa, Alief Erwanda; Diniariwisan, Damai; Muahiddah, Nuri
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 2 (2024): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i2.7619

Abstract

Pembangunan sektor perikanan memiliki peran krusial dalam memperkuat ekonomi lokal dan meningkatkan ketahanan pangan di banyak wilayah, termasuk Desa Sekotong. Budidaya kepiting Bakau (Scylla serrata) telah menjadi salah satu kegiatan utama yang berpotensi meningkatkan pendapatan masyarakat di Desa Sekotong. Pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan dan sosialisasi telah terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam bidang budidaya perairan. Namun, sejauh ini, program pemberdayaan masyarakat yang dilakukan sebelumnya masih terfokus pada pemberian pakan alami dan teknologi budidaya lainnya, belum menyentuh aspek pembuatan pakan berbasis tepung ikan rucah. Dalam konteks ini, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan kepada pembudidaya kepiting Bakau mengenai pembuatan pakan berbasis ikan rucah serta pemanfaatannya dalam budidaya kepiting. Metode yang digunakan adalah melalui serangkaian pelatihan, workshop, demonstrasi praktis, dan monitoring serta evaluasi. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan peserta terkait dengan pembuatan pakan kepiting berbasis ikan rucah. Program ini memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat Desa Sekotong dalam meningkatkan pendapatan mereka melalui peningkatan produksi dan kualitas budidaya kepiting Bakau. Selain itu, melalui keterlibatan mahasiswa dan dosen dari perguruan tinggi, program ini juga memberikan kontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang budidaya perairan. Kesimpulannya, kegiatan pengabdian ini berhasil memberikan dampak positif bagi pembudidaya kepiting Bakau di Desa Sekotong. Evaluasi berkala dan kerjasama antara berbagai pihak diharapkan dapat memastikan berlanjutnya keberhasilan program ini dalam jangka panjang.
Edukasi Pentingnya Mangrove Bagi Lingkungan Pesisir di Desa Lembar Selatan, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat Affandi, Rangga Idris; Diniariwisan, Damai; Rahmadani, Thoy Batun Citra; Sumsanto, Muhammad; Diamahesa, Wastu Ayu
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 2 (2024): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i2.7725

Abstract

Coastal areas are transition between land and marine ecosystems. The coast is an area rich in natural potential which has long been utilized by humans. Changes that occur in coastal and marine areas are generally influenced by human activities in the surrounding areas, resulting in a decline in environmental quality, one of which is the mangrove ecosystem. Mangrove are spread throughout almost all coastal areas in Indonesia. The mangroves in South Lembar Village are directly adjacent to settlements, coastal tourist areas and aquaculture. Therefore, it is necessary to transfer knowledge so that the community of South Lembar Village, especially those on the coast, understand the importance of mangroves for the environment so that they can protect the mangrove ecosystem. The implementation of this community service activity is carried out using the counseling method. This service activity began with a presentation on the importance of the mangrove ecosystem and a question and answer/discussion. The result of this community service was that outreach was carried out with material presented regarding the importance of the mangrove ecosystem, which was attended by the South Lembar Ecotourism Group and the Cemare Eco Green Mangrove Society, the South Lembar Village community, and lecturers from the Aquaculture Study Program. The conclusion of this community service is that information, knowledge and science have been conveyed to the community in Cemare Hamlet, South Lembar Village about the importance of mangrove ecosystems for marine coastal areas. Further community service activities are needed in the form of mangrove planting.
Diversifikasi Produk Olahan Ikan Kekinian dalam rangka Pencegahan Stunting di Desa Mertak Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah Junaidi, Muhammad; Diniarti, Nanda; Dwiyanti, Septiana; Larasati, Chandrika Eka; Diniariwisan, Damai; Irawati, Betari Athiyah
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 3 (2024): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i3.8988

Abstract

Potential fish resources have the opportunity to be developed as a profitable fishing business to improve the economy and nutritional quality of food. Businesses processing fishery products through diversification of processed products can not only increase benefits and added value, diversification of processed fish products can increase fish consumption which can support reducing stunting. Activities to develop diversification of contemporary processed fish products in the context of preventing stunting in the form of counseling and training will be carried out in Mertak Village, Pujut District, Central Lombok Regency. The methods used in service activities are qualitative and quantitative, where the qualitative method used is by conducting participatory observation during the education and training process. The quantitative method is carried out by distributing questionnaires in the form of questionnaires before and after attending counseling and training. Implementation of activities is carried out in three stages, namely preparation, implementation and monitoring and evaluation. The results of the activity show that the community service that has been carried out through counseling and training in the development of diversification of contemporary processed fish products, including fish nuggets and fish sempol, has been quite successful in increasing the knowledge, understanding and skills of participants, where based on pre-test and post-test evaluations the increase reached 96 -100%. Thus, this activity needs to be followed up by providing assistance to participants who have an interest in processing businesses through the formation of joint businesses, while participants who are posyandu cadres provide assistance in educating posyandu participants in the fish eating movement to prevent and reduce stunting in Mertak Village.
EFEK EKSTRAK DAUN Rhizophora mucronata PADA IMUNITAS Cyprinus rubrofuscus YANG TERINFEKSI Aeromonas hydrophila Mulyani, Laily Fitriani; Dwiyanti, Septiana; Diniariwisan, Damai
BAWAL Widya Riset Perikanan Tangkap Vol 17, No 1 (2025): April 2025
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/bawal.17.1.2025.36 - 45

Abstract

Aeromoniasis yang disebabkan oleh Aeromonas hydrophila merupakan salah satu penyakit bakteri yang berdampak signifikan pada budidaya ikan Cyprinus rubrofuscus. Penggunaan bahan alami sebagai imunostimulan telah banyak dikaji untuk meningkatkan ketahanan ikan terhadap infeksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efek ekstrak daun Rhizophora mucronata terhadap respons imun dan tingkat kelangsungan hidup Cyprinus rubrofuscus yang terinfeksi A. hydrophila. Metode penelitian menggunakan rancangan acak lengkap dengan beberapa perlakuan dosis ekstrak KN (kontrol tanpa ekstrak + infeksi NaCl), KP (kontrol tanpa ekstrak + infeksi bakteri), P1 (ekstrak dengan dosis 0,5% + infeksi bakteri), P2 (ekstrak dengan dosis 1% + infeksi bakteri), dan P3 (ekstrak dengan dosis 2% + infeksi bakteri) yang diberikan melalui penyuntikan. Parameter yang diamati meliputi eritrosit, leukosit, hemoglobin, hematokrit, fagositosis, total bakteri dan tingkat kelangsungan hidup ikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak daun R. mucronata secara signifikan meningkatkan respons imun ikan, ditandai dengan peningkatan jumlah leukosit, aktivitas fagositosis, dan tingkat kelangsungan hidup dibandingkan dengan kelompok kontrol. Kelangsungan hidup ikan juga lebih tinggi pada kelompok yang diberi perlakuan ekstrak dibandingkan dengan kontrol. Kesimpulannya, ekstrak daun R. mucronata berpotensi sebagai imunostimulan alami yang efektif dalam meningkatkan ketahanan C. rubrofuscus terhadap infeksi A. hydrophila.
Co-Authors A Rahman Abidin, Z Adriana Monica Sahidu Affandi, Rangga I. Agustin, Pradita Ayu Andre Rachmat Scabra Angga, Prayogi Dwina Annisa Azzahra, Annisa Ardyen Saputra, Ardyen Asri, Yuliana At'tamimi, Muhamad Ridho Ilham Auliah, Jami'atul Aulianto, Fikry Awan Dermawan Ayu Diamahesa, Wastu Azhar , Fariq Badrun Badrun Baehaqi Bagus Dwi Hari Setyono Batun Citra Rahmadani, Thoy Chandrika Eka Larasati, Chandrika Eka dani, citra Dermawan, Awan Desy Emilyasari Dewi Putri Lestari, Dewi Putri Diamahesa, Wastu A. Diamahesa, Wastu Ayu Dwina Angga, Prayogi Dwiyanti, Septiana Dwiyanti, Septiyana Fariq Azhar Farizi, Muh. Rizawan Fitriani, Laily Fitriani Hadzriil Jeeffry , Ku Hidayatullah, Lalu Rifki Hizbulloh, Lalu Humaero, Nanda Wahyuni Al Idris Affandi, Rangga IRAWATI, BETARI ATHIYAH Isnaini, Siti Kaswadi, Hendri Laily Fitriani Lestariningsih, Wiwid Andriyani Lumbessy, Salnida Yuniarti Muhammad Amin Muhammad Junaidi Muhammad Marzuki Muhammad Sumsanto Mulyani, Laily Fitriani Nanda Diniarti Ningrum, Rema Apria Nunik Cokrowati Nuri Muahiddah Panosa, Alief Erwanda Prapti, Az-Zahra Nandia Purwati, Siva Putri, Anesya Wandining Rahmadani, Thoy Bathun Citra Rahmadani, Thoy Batun Citra Rahmadhani, Thoy Batun Citra Ramadhan, Devi Aulia Rangga Idris Affandi Retno Palupi Rhojim Wahyudi Rizky Regina Kawirian Sahrul Alim Saomadia, Baiq T. Sapto Andriyono Setyono, Bagus D. H. Susianti, Lena Syawalina Fitria Tarigan, Rani Rehulina Thoy Batun Citra Rahmadani Wahyuni, Septia Tri Wulandari, Witri Zaenal Abidin