Claim Missing Document
Check
Articles

Feed production techniques using local raw materials for mud crab farmers in Madak Belek Hamlet, Sekotong District Diamahesa, Wastu Ayu; Lumbessy, Salnida Yuniarti; Azhar, Fariq; Abidin, Zaenal; Badrun, Badrun; Affandi, Rangga Idris; Sumsanto, Muhammad; Diniariwisan, Damai; Rahmadani, Thoy Batun Citra; Setyono, Bagus Dwi Hari
Penamas: Journal of Community Service Vol. 5 No. 4 (2025): Penamas: Journal of Community Service
Publisher : Nur Science Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53088/penamas.v5i4.2284

Abstract

This community service activity focused on developing feed production techniques using local raw materials for mud crab farmers in Madak Belek Hamlet, Sekotong District. The main challenge faced by farmers is the high cost of commercial feed, which reduces profit margins. In fact, the area is rich in underutilized nutrient-rich local resources such as trash fish and seafood processing by-products. A participatory approach was applied, including observation, socialization, demonstration, hands-on training, and evaluation. The training emphasized feed formulation and the application of 5% wheat gluten as a binder, which had been proven in preliminary studies to enhance feed stability in water. The results showed an improvement in participants’ knowledge and skills in processing local ingredients into quality feed. The expected impacts include reducing dependence on commercial feed, lowering production costs, and improving the efficiency and sustainability of mud crab farming. For further optimization, feed performance testing on crab growth and economic feasibility analysis are required.
Culture of Chaetoceros calcitrans as Natural Feed for Mytilopsis adamsi Cultivation at National Research and Innovation Agency, North Lombok At'tamimi, Muhamad Ridho Ilham; Diniariwisan, Damai
Journal of Fish Health Vol. 5 No. 4 (2025): Journal of Fish Health
Publisher : Aquaculture Department, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jfh.v5i4.8866

Abstract

This study was conducted to explore the culture technique of Chaetoceros calcitrans as a natural feed and its role in supporting the maintenance of the brown mussel (Mytilopsis adamsi). The microalga was chosen because it provides essential nutrients such as proteins, lipids, and carbohydrates that are important for the growth of aquatic organisms. The work took place over one month, from May 6 to June 4, 2025, at the National Research and Innovation Agency (BRIN), North Lombok. The culture followed a stepwise approach, starting with sterilization of equipment and media, the addition of KW21 fertilizer and silicate, inoculation with five-day-old seed cultures, daily maintenance, and cell density monitoring. The observations showed that C. calcitrans density rose steadily from the first day and peaked on day 5 at 4,020,000 cells/ml, before declining by day 7. This trend reflects the typical growth phases of microalgae, from lag and exponential to stationary and death phases. Feeding trials involved offering C. calcitrans to brown mussels twice daily at a dose of 500 ml each time. The results indicated consistent weight gain across all replicates, although growth levels varied among treatments. Overall, the study confirms that stepwise culture with appropriate nutrient supply and water quality management can produce C. calcitrans at optimal densities. Its application as a natural feed also provides measurable benefits for the growth of brown mussels in culture systems.
SOSIALISASI DAN PENDAMPINGAN TEKNIS KARANTINA BENIH LOBSTER PASIR Panulirus homarus DI KUB SEGARE LAUQ DUSUN UJUNG BETOK JEROWARU LOMBOK TIMUR Asri, Yuliana; Hizbulloh, Lalu; Diniariwisan, Damai; Sumsanto, Muhammad; Affandi, Rangga Idris; Dwiyanti, Septiana; Farizi, Muh. Rizawan
Jurnal Pepadu Vol 6 No 3 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i3.8474

Abstract

Lobster pasir (Panulirus homarus) salah satu komoditas perikanan dengan nilai ekonomi tinggi yang memiliki permintaan besar di pasar lokal maupun internasional. Peningkatan kebutuhan tersebut menjadikan budidaya lobster pasir sebagai peluang usaha yang potensial dan menguntungkan bagi masyarakat pesisir di Dusun Ujung Betok. Dusun Ujung Betok merupakan wilayah pesisir yang memiliki potensi sumber daya laut dan wilayah yang ditetapkan sebagai kawasan budidaya lobster pasir di NTB. Masyarakat nelayannya memiliki sebuah Kelompok Usaha Bersama (KUB) yang bernama Segare Lauq yang bergerak dibidang perikanan dan hasil budidaya laut terutama lobster. Kendala utama yang dihadapi oleh pembudidaya adalah kondisi benih tidak 100% sehat dan siap dibudidayakan. Hampir 50% benih yang didatangkan dari luar atau ditangkap dari alam, dalam satu hingga dua hari pemeliharaan akan mengalami kematian. Permasalahan tersebut dapat diatasi dengan cara penanganan (karantina) benih di dalam sebuah wadah yang disebut wadah karantina sebelum ditebar. Tim pengabdian melakukan sosialisasi dan pendampingan teknis dalam pembuatan wadah karantina dan pemanfaatannya. Wadah karantina didisain berbentuk tabung dengan ketinggian 1,5 m, diameter 1 m dan ukuran mata jaring 1 inch. Melalui penyediaan wadah karantina diharapkan mampu mendukung kegiatan budidaya lobster untuk menghasilkan benih yang lebih sehat, seragam dan siap dibudidayakan. Selain itu wadah karantina berfungsi untuk menampung lobster yang baru dipanen, sehingga dapat memudahkan pembudidaya dalam sortasi dan  mengurangi stress pada lobster yang siap kirim. Kegiatan program pengabdian melalui skema Pengabdian Karya Dosen yang Dimanfaatkan Masyarakat ini juga diharapkan bisa meningkatkan kinerja yaitu pada IKU 5, hasil kerja dosen dapat digunakan dan dimanfaatkan oleh masyarakat.
PELATIHAN PENERAPAN SISTEM AERASI MICROBUBBLE VENTURY PADA KELOMPOK PEMBUDIDAYA IKAN NILA DI KECAMATAN LINGSAR, KABUPATEN LOMBOK BARAT Awan Dermawan; Dermawan, Awan; Alim, Sahrul; Dwiyanti, Septiyana; Diniariwisan, Damai
Jurnal Pepadu Vol 6 No 4 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i4.8584

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini berfokus pada penerapan teknologi aerasi microbubble venturi untuk mengatasi permasalahan utama budidaya ikan nila di Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Tunas Karya, Kecamatan Lingsar, Lombok Barat. Permasalahan tersebut adalah rendahnya kadar oksigen terlarut (DO = 2-3 mg/L) dalam kolam yang menyebabkan tingkat kematian ikan tinggi (18%) dan efisiensi pakan rendah (FCR 1.8). Metode kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan teknis, instalasi alat, serta pendampingan dan evaluasi berkala. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan kadar DO menjadi 5-6 mg/L. Dampak lanjutannya adalah penurunan mortalitas di bawah 7%, peningkatan efisiensi pakan (FCR 1.4), dan pertumbuhan biomassa yang lebih baik. Selain aspek teknis, kegiatan ini juga berhasil meningkatkan kapasitas SDM kelompok melalui pelatihan dan pembentukan tim teknis internal untuk menjamin keberlanjutan. Disimpulkan bahwa teknologi aerasi microbubble venturi efektif meningkatkan produktivitas dan ekonomi budidaya ikan nila. Oleh karena itu, replikasi teknologi ini kepada kelompok pembudidaya lain sangat disarankan.
Sosialisasi Potensi Vegetasi Mangrove Sebagai Habitat Kepiting Bakau di Desa Cendi Manik, Lombok Barat Diniariwisan, Damai; Diamahesa, Wastu Ayu; Affandi, Rangga Idris; Rahmadani, Thoy Batun Citra; Mulyani, Laily Fitriani
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Vol 5 No 1 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/income.v5i1.1950

Abstract

Ekosistem mangrove memiliki peran ekologis dan ekonomis yang sangat penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan pesisir, antara lain sebagai penahan abrasi, penyerap karbon, serta habitat bagi biota laut seperti kepiting. Namun, keberadaan mangrove sering terancam akibat alih fungsi lahan, penebangan, dan rendahnya kesadaran masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kelestarian mangrove melalui pendekatan edukasi partisipatif. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, diskusi partisipatif, praktik penanaman mangrove, serta pendampingan berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat memperoleh pemahaman lebih baik mengenai fungsi mangrove dan menunjukkan antusiasme dalam praktik penanaman, dengan jumlah bibit yang ditanam sebanyak ±100 batang di area kosong bekas tumbuhan mangrove. Selain itu, melalui pembentukan kelompok masyarakat peduli mangrove sebagai upaya keberlanjutan untuk dapat mengawasi dan menjaga. Kegiatan ini termasuk pada edukasi berbasis partisipasi aktif yang mampu meningkatkan kesadaran kolektif dan mendorong keterlibatan masyarakat secara langsung dalam konservasi lingkungan pesisir.
Peningkatan Kapasitas Pembudidaya Ikan Nila Melalui Penerapan Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB) di Dusun Repok Pancor, Lingsar, Lombok Barat Affandi, Rangga Idris; Setyono, Bagus Dwi Hari; Diniariwisan, Damai; Rahmadani, Thoy Batun Citra; Diamahesa, Wastu Ayu; Cokrowati, Nunik; Mulyani, Laily Fitriani; Asri, Yuliana; Dwiyanti, Septiana; Kawirian, Rizky Regina
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 1 (2026): Januari - Maret 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i1.14695

Abstract

Dusun Repok Pancor di Desa Sigerongan, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat memiliki potensi besar dalam budidaya perikanan, khususnya komoditas ikan nila. Meskipun demikian, para pembudidaya masih menghadapi berbagai kendala, seperti pengelolaan pemeliharaan dan sanitasi yang belum optimal serta efisiensi penggunaan pakan yang rendah. Keterbatasan pemahaman mengenai standar Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB) menjadi salah satu faktor penghambat peningkatan produktivitas dan keberlanjutan usaha. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pembudidaya dalam menerapkan prinsip-prinsip CBIB. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, diskusi interaktif, dan pendampingan langsung dengan pendekatan partisipatif dan demonstratif. Evaluasi dilakukan untuk menilai perubahan pengetahuan dan sikap peserta sebelum dan sesudah program. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan teknis pembudidaya, terutama terkait biosekuriti, pengelolaan kualitas air, penggunaan pakan yang tepat, serta pengelolaan limbah budidaya. Peserta juga memperlihatkan antusiasme dan komitmen dalam menerapkan CBIB pada kegiatan sehari-hari. Secara keseluruhan, pelatihan dan pendampingan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kapasitas pembudidaya dan berpotensi menjadi model pemberdayaan masyarakat perikanan yang berkelanjutan dan berdaya saing.
Co-Authors A Rahman Abidin, Z Adriana Monica Sahidu Affandi, Rangga I. Agustin, Pradita Ayu Andre Rachmat Scabra Angga, Prayogi Dwina Annisa Azzahra, Annisa Ardyen Saputra, Ardyen Asri, Yuliana At'tamimi, Muhamad Ridho Ilham Auliah, Jami'atul Aulianto, Fikry Awan Dermawan Ayu Diamahesa, Wastu Azhar , Fariq Badrun Badrun Baehaqi Bagus Dwi Hari Setyono Batun Citra Rahmadani, Thoy Chandrika Eka Larasati, Chandrika Eka dani, citra Dermawan, Awan Desy Emilyasari Dewi Putri Lestari, Dewi Putri Diamahesa, Wastu A. Diamahesa, Wastu Ayu Dwina Angga, Prayogi Dwiyanti, Septiana Dwiyanti, Septiyana Fariq Azhar Farizi, Muh. Rizawan Fitriani, Laily Fitriani Hadzriil Jeeffry , Ku Hidayatullah, Lalu Rifki Hizbulloh, Lalu Humaero, Nanda Wahyuni Al Idris Affandi, Rangga IRAWATI, BETARI ATHIYAH Isnaini, Siti Kaswadi, Hendri Laily Fitriani Lestariningsih, Wiwid Andriyani Lumbessy, Salnida Yuniarti Muhammad Amin Muhammad Junaidi Muhammad Marzuki Muhammad Sumsanto Mulyani, Laily Fitriani Nanda Diniarti Ningrum, Rema Apria Nunik Cokrowati Nuri Muahiddah Panosa, Alief Erwanda Prapti, Az-Zahra Nandia Purwati, Siva Putri, Anesya Wandining Rahmadani, Thoy Bathun Citra Rahmadani, Thoy Batun Citra Rahmadhani, Thoy Batun Citra Ramadhan, Devi Aulia Rangga Idris Affandi Retno Palupi Rhojim Wahyudi Rizky Regina Kawirian Sahrul Alim Saomadia, Baiq T. Sapto Andriyono Setyono, Bagus D. H. Susianti, Lena Syawalina Fitria Tarigan, Rani Rehulina Thoy Batun Citra Rahmadani Wahyuni, Septia Tri Wulandari, Witri Zaenal Abidin