Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pengaruh Penambahan Virgin Coconut Oil, Minyak Ikan dan Minyak Zaitun dalam Pengencer Tris terhadap Kualitas Semen Cair Babi Landrace A. B. Lawa; T. M. Hine; W. M. Nalley
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 16, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.16.2.135-141

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan kombinasi pengencer dan antioksidan terbaik dalam pengencer tris dalam mempertahankan kualitas semen cair babi landrace. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan: P0 (tris kuning telur), P1 (tris kuning telur + VCO 6%), P2(tris kuning telur + minyak iakan 6%) dan P3(tris kuning telur + minyak zaitun 12%) dengan 5 kali ejakulat dari 3 ekor ternak babi Landrace jantan berumur 3-4 tahun. Semen segar yang ditampung dievaluasi secara makrosopis dan mikroskopis kemuadian diencerkan dan holding time selam 2 jam. Setelah holding time kemudian disimpan pada suhu 18-200C dan dievaluasi setiap 8 jam terhadap motilitas, viabilitas dan membran plasma utuh (MPU) hingga motilitas 40%. Hasil penelitian ini disimulkan bahwa kombinasi pengencer dan antioksidan terbaik dalam pengencer tris untuk mempertahankan kualitas semen babi landrace hingga jam ke-56 adalah P3:tris kuning telur + minyak zaitun 12% (T-KT + MZ) karena memiliki presentasi motilitas (44.00±1.41%), viabilitas (54.78±1.50%) dan MPU (55.66±1.64%) yang tertinggi dibandingkan dengan kombinasi pengencer lainyan.
SUPLEMENTASI SARI DAGING BUAH LONTAR (Borassus Flabelifer Linn) DALAM PENGENCER BELTSVILLE THAWING SOLUTION TERHADAP KUALITAS SEMEN CAIR BABI LANDRACE: Supplementation of Palm - Fruit (Borasus Flabilifer Linn) Juice in Belthsvile Thawing Solution Dilution on the Semen Quality of Landrace Boars Lote, Nyongki; Wilmintje Marlene Nalley; Alvrado Bire Lawa; Aloysius Marawali
Wahana Peternakan Vol. 8 No. 3 (2024): Wahana Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, University of Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v8i3.1631

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan dosis terbaik dari suplementasi sari daging buah lontar (SDBL) dalam pengencer Beltsville thawing solution (BTS)  guna mengawetkan semen cair babi jenis l andrace yang disimpan pada suhu 18-20ºC. Penelitian ini memanfaatkan semen segar dari babi jenis Landrace yang telah mencapai kedewasaan seksual dan dalam keadaan sehat, yang diambil menggunakan teknik manual (glove hand method). Penelitian ini dirancang menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari lima perlakuan dan lima kali ulangan. Semen  diencerkan dengan pengencer sesuai dengan perlakuan masing-masing yaitu:  P0 : BTS 100%+SBL 0%, P1 :BTS 95%+SBL 5%,  P2 : BTS 90%+SBL 10%, P3 : BTS 85%+SBL 15 %,  P4 : BTS 80%+ SBL  20%. Larutan semen yang sudah diencerkan, disimpan dalam styrofoam pada suhu 18-20ºC. Semen dievaluasi setelah pengenceran dan setiap 8 jam penyimpanan hingga motilitas minimal 40%. Variabel yang diuji ialah motilitas, viabilitas, abnormalitas dan daya tahan hidup separmatozoa. Keseluruhan data yang diperoleh ditabulasi menggunakan analisis of variance (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian ini menunjukkan  bahwa perlakuan P2 berbeda nyata (P<0,05) dengan perlakuan lainnya dengan nilai motilitas spermatozoa: 45,00±3,53%, viabilitas spermzatozoa: 63,16±7,76%, abnormalitas spermatozoa: 6,24±0,70% dan daya tahan hidup: 44,34±2,92 jam. Kesimpulan dari penelitian ini ialah  suplementasi 10% sari daging buah lontar dalam 90% pengencer BTS merupakan  suplementasi terbaik dalam mengawetkan semen cair babi Landrace yang disimpan pada suhu 18-20ºC.   Kata Kunci: Beltsville thawing solution, sari daging buah lontar, semen cair babi Landrace
PENGARUH PENAMBAHAN FRUKTOSA DAN LAKTOSA DALAM PENGENCER SITRAT-KUNING TELUR TERHADAP KUALITAS SEMEN CAIR BABI LANDRACE: The Effect of Adding Fructose and Lactose in Citrate-Egg Yolk Diluent on The Quality of Landrace Liquid Boars Semen Maria Orsella Rindiani; Thomas Mata Hine; Alvrado Bire Lawa; Wilmintje Marlene Nalley
Wahana Peternakan Vol. 9 No. 1 (2025): Wahana Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, University of Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v9i1.2287

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penambahan fruktosa dan laktosa dalam pengencer sitrat kuning telur (S-KT) terhadap kualitas semen cair babi Landrace. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dan rancangan acak lengkap yang terdiri dari lima perlakuan dan lima ulangan yaitu semen diencerkan dengan: S-KT tanpa fruktosa dan laktosa (P0), S-KT + 1,0% fruktosa + 0,4% laktosa (P1), S-KT + fruktosa 1,5% + 0,4% laktosa (P2), S-KT + 1,0% fruktosa + 0,6% laktosa (P3), S-KT + fruktosa 1,5% + 0,6% laktosa (P4). Seluruh perlakuan disimpan didalam coolbox dengan suhu 18-20ºC. Evaluasi terhadap motilitas, viabilitas, abnormalitas, dan daya tahan hidup spermatozoa dilakukan setiap 12 jam. Hasil penelitian ini menunjukkan perlakuan P4 dengan level fruktosa 1,5% dan laktosa 0,6% pada penyimpanan jam ke 48 memberikan hasil terbaik (P<0,05) dibandingkan dengan perlakuan lainnya dengan nilai motilitas 46,00%, viabilitas 51,00%, abnormalitas 7,00% dan daya tahan hidup 54,00 jam. Disimpulkan bahwa penambahan fruktosa 1,5% dan laktosa 0,6% (P4) dalam pengencer sitrat-kuning telur dapat menghasilkan kualitas semen cair babi Landrace yang lebih baik dari perlakuan lainnya. Kata kunci: Fruktosa, Laktosa, Sitrat-kuning telur, Semen babi Landrace
PENINGKATAN KUALIAS PAKAN DENGAN PEMANFAATKAN DAUN KELOR DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS TERNAK David Agustinus Nguru; Alberth N. Ndun; Alvrado B. Lawa; Simon E. Mulik; Salden E. Nifu; Yustiani Y. Bette
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 6 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i6.27198

Abstract

Abstrak: Ketertarikan masyarakat Nusa Tenggara Timur dalam beternak babi sejalan dengan meningkatnya permintaan akan daging babi. Namun, produktivitas ternak babi belum mampu memenuhi permintaan daging babi. Tingginya harga pakan berdampak pada cara peternak memberikan pakan, yang sering kali tidak sesuai dengan kebutuhan harian ternak babi. Kegiatan PKM (Pengabdian Kepada Masyarakat) bertujuan untuk mendukung peternak dalam memenuhi kebutuhan harian ternak babi dengan memanfaatkan bahan lokal, serta meningkatkan keterampilan softsskill dan hardskill jemaat GMIT Diaspora Danau Ina Lasiana. Pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilakukan dengan metode ceramah serta eksperimen langsung yang melibatkan jemaat. Kegiatan ini dihadiri oleh 25 jemaat, terdiri dari 20 laki-laki dan 5 wanita. Evaluasi terhadap kegiatan ini dilakukan dengan menggunakan pre-test yang terdiri sari 15 soal, yang dilaksanakan sebalum kegiatan dan post-test dilaksanakan setalah kegiatan berakhir. Tujuan dari program PKM ini yaitu untuk membantu jemaat dalam memenuhi kebutuhan harian ternak babi dengan memanfaatkan daun kelor. Hasil evaluasi post-test yang dilakukan pada 25 orang menunjukkan bahwa 80% responden mengalami peningkatan pengetahuan tentang pemanfaatan bahan lokal dalam memenuhi kebutuhan harian ternak babi.Abstract: The interest of the people of East Nusa Tenggara in raising pigs is in line with the increasing demand for pork. However, the productivity of pig farming has not been able to meet the demand for pork. High feed prices have an impact on the way farmers provide feed, which often does not match the daily needs of pigs. PKM (Community Service) activities aim to support farmers in meeting the daily needs of pigs by utilizing local ingredients, as well as improving the soft skills and hard skills of the GMIT Diaspora Lake Ina Lasiana congregation. The implementation of Community Service (PKM) is carried out by lecture method and direct experiments involving congregations. This activity was attended by 25 congregations, consisting of 20 men and 5 women. The evaluation of this activity was carried out using a pre-test consisting of 15 questions, which was carried out throughout the activity and post-test was carried out after the activity ended. The purpose of this PKM program is to help the congregation in meeting the daily needs of pigs by utilizing moringa leaves. The results of the post-test evaluation conducted on 25 people showed that 80% of the respondents experienced an increase in knowledge about the use of local ingredients in meeting the daily needs of pig farming.
Impact of Papaya Leaf Juice on the Quality of Landrace and Duroc Cross Boar Spermatozoa in Egg Yolk Citrate Diluent Andini, Agustin; Setyani, Ni Made Paramita; Uly, Kirenius; Lawa, Alvrado Bire
Journal of Tropical Animal Science and Technology Vol. 7 No. 2 (2025): Journal of Tropical Animal Science and Technology
Publisher : Animal Husbandry Study Program, Faculty of Agriculture, Timor University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jtast.v7i2.9666

Abstract

This study aims to evaluate the effect of adding papaya leaf juice added to egg yolk citrate diluting medium (S-KT) to assess its effect on the quality of boar sperm from crosses between landrace and duroc breeds. Fresh semen from boar aged 1.5 who were in good health and had received training in semen collection methods was used in the study. Six treatments and five repetitions were employed in an experimental setting as part of a completely random research design, namely: egg yolk citrate without papaya leaf juice (P0), egg yolk citrate + 0.5% papaya leaf juice (P1), egg yolk citrate + 1% papaya leaf juice (P2), egg yolk citrate + 1.5% papaya leaf juice (P3), egg yolk citrate + 2% papaya leaf juice (P4),  egg yolk citrate + 2.5% papaya leaf juice. All treatments are stored in a coolbox with a temperature of 15-20ºC. Every twelve hours, the spermatozoa's mobility, survival, form, and ability to migrate were assessed. With a motility of 53.00±2.73%, viability of 67.70±1.4%, abnormality of 6.00±0.70%, and survival of 54.60 hours (P<0.05), the P5 treatment with the addition of papaya leaf juice up to 2.5% produced the best outcomes at 48 hours of storage. In comparison to previous treatments, it can be said that adding 2.5% papaya leaf juice to the S-KT dilution medium improved the quality of the liquid semen produced by Landrace and Duroc cross boar
PERBANDINGAN KUALITAS SPERMA BABI LANDRACE DALAM PENGENCER MULBERRY III (MIII) DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK ETANOL DAUN KELOR YANG BERBEDA: Comparison of Sperm Quality of Landrace Boars in Mulberry III (MIII) Diluent with the Addition of Different Moringa Leaf Ethanol Extracts Lombo, Jelittron Putra; Petrus Kune; Alvrado Bire Lawa; Wilmintje Marlene Nalley
Wahana Peternakan Vol. 9 No. 2 (2025): Wahana Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, University of Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v9i2.2336

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kualitas sperma babi landrace dalam pengencer Mulberry III (MIII) dengan penambahan ekstrak etanol daun kelor yang berbeda. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan rancangan acak lengkap dengan 6 perlakuan dan 5 kali ulangan, di mana perlakuan tersebut terdiri dari P0 = MIII KT + EEDK, P1 = MIII KT + EEDK 0,5%, P2 = MIII KT + EEDK 1%, P3 = MIII KT + EEDK 1,5%, P4 = MIII KT + EEDK 2% dan P5 = MIII KT + EEDK 2,5. Setelah semen di encerkan maka akan di simpan pada kotak styrofoam dengan suhu 18-20 °C, semen tersebut akan di evaluasi setiap 8 jam sekali, terhadap motilitas, viabilitas, abnormalitas dan daya tahan hidup dari sperma. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hingga jam penyimpanan ke 40, P1 dengan penambahan MIII KT + EEDK 0,5% dapat memberikan hasil yang terbaik dengan nilai motilitas (43,75±4,78), viabilitas (49,72±3,71), abnormalitas (5,54±1,13) dan daya tahan hidup (39,66±2,73). Kesimpulannya P1 dengan penambahan MIII KT + EEDK 0,5% merupakan perlakuan terbaik dan dapat mempertahankan motilitas, viabilitas, abnormalitas dan daya tahan hidup dari sperma. Kata kunci: Babi landrace, Ekstrak etanol daun kelor, Mulberry III
Budidaya Maggot BSF Sebagai Pakan Unggas Dan Potensi Pemasaran Pada Karang Taruna Desa Ponain Sabat, Diana; Setyani, Ni Made Paramita; Sol’uf, Morin M.; Mulik, Simon E.; Ndun, Alberth N.; Lawa@gmail.com, Alvrado B.; Nguru, David A.; Padu, Hendrikus U.; Nifu, Salden E.
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desembe
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i4.4501

Abstract

This Community Service (PKM) aims to to improve the knowledge and skills of the Ponain Village community, Amarasi District, Kupang Regency, in the cultivation of Black Soldier Fly (BSF) maggot and agricultural waste management. (BSF) maggot cultivation and agricultural waste management. Through lectures, discussions, and demonstrations, this activity involved 25 members of Karang Taruna as participants. The evaluation results showed significant improvements in various aspects: understanding of the material increased from 60% to 80%, practical skills from 50% to 90%, and understanding of product marketing from 40% to 80%. The level of participation rate reached 100%, and there was a strong commitment to continue maggot cultivation and waste management. continue maggot cultivation and waste management. These results show that PKM is effective in empowering communities, increasing productivity, and opening new economic opportunities. Recommendations for future activities include further counselling and more intensive mentoring to ensure the sustainability of the programme.
Peningkatan Keterampilan Analisis Data Penelitian Menggunakan Aplikasi Jasp Bagi Mahasiswa Program Studi Peternakan Universitas Nusa Cendana Mulik, Simon Edison; Nugrahadi Ndun, Alberth; Bire Lawa, Alvrado; Agustinus Nguru, David; Mediviani Sol’uf, Morin; Umbu Padu, Hendrikus; Made Paramita Setyani, Ni; Meliani Sabat, Diana; Nessy Banamtuan, Adyanto; Eliazar Nifu, Salden
DEDIKASI PKM Vol. 5 No. 2 (2024): DEDIKASI PKM UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/dkp.v5i2.38926

Abstract

Kemampuan menganalisis data merupakan salah satu skill yang harus dimiliki oleh setiap mahasiswa. Skill ini penting karena pada akhir studi, mereka harus mengumpulkan data penelitian, menganalisisnya, dan menyajikannya dalam sebuah tulisan. Namun, sebagian besar mahasiswa masih belum paham dengan baik bagaimana menganalisis data penelitian. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membantu meningkatkan kemampuan analisis mahasiswa dengan memanfaatkan aplikasi yang mudah dioperasikan dan dapat diakses secara gratis tanpa batas waktu. Aplikasi yang dimaksud adalah aplikasi JASP. Pelaksanaan kegiatan ini dimulai dengan mengisi kuesioner untuk mengetahui pemahaman awal mahasiwa Program Studi Peternakan Universitas Nusa Cendana tentang jenis-jenis alat analisis data dan cara pengoperasiannya, dilanjutkan dengan diskusi dan praktik secara langsung. Pada akhir pelatihan dilaksanakan evaluasi. Kegiatan ini diikuti oleh 15 orang mahasiswa. Luaran yang dicapai dari kegiatan ini adalah 87,5% peserta mengalami peningkatan keterampilan dalam menganalisis data penelitian. Kegiatan ini dinilai berhasil dalam meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam mengolah data penelitian.
Pelatihan Tata Cara Submit Artikel Melalui Open Journal System (OJS) Bagi Mahasiswa Ndun, Alberth N.; Mulik, Simon E.; Nguru, David A.; Lawa, Alvrado B.; Sabat, Diana M.; Setyani, Ni Made P.; Sol’uf, Morin M.; Padu, Hendrikus U.; Nifu, Salden E.; Banamtuan, Adyanto N.
DEDIKASI PKM Vol. 5 No. 2 (2024): DEDIKASI PKM UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/dkp.v5i2.39001

Abstract

Publikasi artikel ilmiah merupakan salah satu syarat kelulusan bagi mahasiswa program studi peternakan, banyak mahasiswa yang belum memahami secara benar tata cara submit artikel di jurnal ilmiah menggunakan Open Journal System (OJS), sehingga pelatihan ini dilakukan untuk membantu mahasiswa memahami cara mendaftar dan submit artikel ke OJS. Pelatihan ini telah dilaksanakan di Laboratorium Lapangan Lahan Kering Universitas Nusa Cendana pada tanggal 8 Februari 2024 Pukul 10.00 WITA, dan selesai pukul 12.00 WITA. Kegiatan ini dihadiri oleh mahasiswa semester 6 dan 8 sejumlah 16 orang. Pelatihan meliputi penjelasan tentang cara penulisan artikel, dan submit artikel di jurnal ilmiah menggunakan Open Journal System secara benar. Sebelum pelatihan dilakukan peserta ditanyakan terkait penulisan artikel, dan cara submit jurnal menggunakan OJS. Hal ini untuk mengukur pemahaman mahasiswa terkait materi yang disampaikan. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah pengenalan sistem OJS, dan dalam pelatihan artikel ilmiah dikirimkan melalui OJS. Pelatihan penyampaian artikel penelitian melalui OJS Selain penerapan sistem OJS, kegiatan tahap selanjutnya adalah pelatihan penyampaian artikel penelitian melalui OJS. Tujuannya adalah untuk membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan keterampilan menulis dan mencatat makalah penelitian serta menyerahkan makalah penelitian melalui OJS. Selain itu tim pengabdi juga memberikan bimbingan kepada mahasiswa seperti formulir evaluasi untuk mengetahui apakah mahasiswa sudah memahami dengan benar cara submit artikel melalui OJS. Berdasarkan hasil kegiatan yang telah dilakukan, dapat dilihat bahwa dari total mahasiswa yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 62,5% peserta sangat paham terhadap penjelasan yang disampaikan, 25% paham, sedangkan 12,5% kurang paham. Bimbingan dilakukan sejak artikel mahasiswa berhasil disubmit sampai artikel mahasiswa tersebut dinyatakan telah terbit pada salah satu jurnal. Pembimbingan dilakukan untuk mentransfer pengetahuan serta wawasan bagi mahasiswa, sehingga mahasiswa mampu memahami banyak tingkatan yang perlu dimengerti dalam penulisan, dan publikasi artikel.
Pelatihan Pengolahan Limbah Peternakan Babi menjadi Pupuk Bokashi di Desa Ponain, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur Nguru, David A.; Suryani, Ni N.; Mulik, Simon E.; Ndun, Alberth N.; Lawa, Alvrado B.; Bette, Yustiani Y; Manafe, Nitty C.; Uly, Kirenius; Ernawati, Luh S.; Sogen, Yohanes G.; Kune, Petrus; Yunus, Marthen; Suryani, Ni Putu F.; Jalaluddin, Jalaluddin; Riwu, Agus R.; Theedens, Jonas F.; Malik, Agus K.
Jurnal Inovasi Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): JIPPM - Juni 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jippm.788

Abstract

Perkembangan usaha ternak babi di Nusa Tenggara Timur tidak di imbangi dengan pengolahan limbah peternakan yang baik. Pengelolaan limbah peternakan yang kurang baik dapat mencemari lingkungan, menjadi sarang penyakit dan berpotensi menicu konflik sosial. Kegiatan pelatihan bertujuan untuk mengatasi permasalah limbah peternakan babi yang di hadapi para peternak dengan pengelolaan menjadi pupuk bokashi untuk meningkatkan nilai guna, serta meningkatkan keterampilan lunak dan keterampilan teknis di Desa Ponain, Kecamatan Amarasi, Kabupaten Kupang. Kegiatan pelatihan dilaksanakan dengan metode ceramah serta ekperimen langsung yang melibatkan peternak. Kegiatan ini dihadiri oleh 25 peternak babi. Evaluasi terhadap kegiatan ini dilakukan dengan menerapkan pre-test terdiri dari 15 soal, yang dilaksanakan sebelum kegiatan dimulai, dan post-test yang dilaksanakan setelah kegiatan selesai. Pelatihan ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang dampak buruk dari limbah peternakan yang tidak dikelola dengan baik dan pentingnya pengolahan limbah peternakan babi menajdi pupuk bokashi, sehingga dapat meningkatkan keterampilan dan ekonomi peternak. Hasil evaluasi yang dilakukan pada 25 peternak menunjukkan bahwa peningkatan tertinggi terdapat pada kemampuan menilai kualitas pupuk bokashi (88%), yang menunjukkan pemahaman peserta dalam mengenali ciri-ciri pupuk yang berhasil.