Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Eksplorasi Konsep Psikologi Kepribadian: Pengembangan Video Animasi Sebagai Media Pembelajaran Putri, Raissa Dwifandra; Lestari, Laila Indra; Hidajat, Helga Graciani; Ubaidillah, Aan Fardani
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i3.2202

Abstract

Pengembangan media pembelajaran sangat penting di era teknologi saat ini. Dengan pesatnya kemajuan teknologi, inovasi pembelajaran berbasis teknologi perlu dikembangkan agar sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Salah satu contohnya adalah media pembelajaran berbasis multimedia, yang bermanfaat dalam membantu siswa mengatasi keterbatasan memori kerja. Visualisasi seperti animasi dapat memudahkan siswa memahami informasi yang kompleks, misalnya dalam mata kuliah Psikologi Kepribadian, yang memiliki banyak konsep dan teori yang perlu dipahami mahasiswa . Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berupa video animasi yang mampu membantu mahasiswa dalam memahami teori psikologi kepribadian dengan lebih sederhana. Metode yang digunakan oleh peneliti berupa metode penelitian dan pengembangan (Research & Development; R & D), dengan model 4D (define, design, develop, dan disseminate). Subjek dari penelitian ini ialah mahasiswa S1 Psikologi Fakultas Psikologi Universitas Negeri Malang dengan objek penelitian ialah mata kuliah Psikologi Kepribadian. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner uji validasi media pembelajaran. Hasil uji ahli (1 ahli media dan 2 ahli materi) hingga hasil uji coba pemakaian pada 33 mahasiswa mendapatkan persentase > 81%. Hal ini menunjukkan video animasi yang dikembangkan untuk pembelajaran mata kuliah Psikologi Kepribadian secara media maupun materi memenuhi standar kualitas yang baik dan sangat layak untuk digunakan. Video pembelajaran yang dirancang khusus untuk mata kuliah Psikologi Kepribadian ini menggunakan pendekatan visual dan auditory yang membantu mahasiswa memahami konsep-konsep kepribadian yang abstrak dengan lebih jelas. Selain itu, vídeo pembelajaran ini juga memberikan fleksibilitas belajar yang dapat membantu mahasiswa mengelola waktu dan kecepatan belajar sesuai kebutuhan masing-masing
Pengaruh Musik Favoritism Terhadap Short Term Memory Pada Siswa SMP Iqbal, Achmad Musyafi; Rachmadhani, Anisa Lya; Anwar, Choirul; S., Frisca Aulia Permata; Asrifa, Roseana Salwa; Lestari, Laila Indra
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i3.2209

Abstract

Short term memory merupakan sistem ingatan manusia yang mendukung potensi seseorang untuk menyimpan informasi yang didapatkan dari memproses informasi dalam waktu singkat. Working memory penting sebagai bentuk dasar untuk pemecahan masalah, pengambilan keputusan, dan pemahaman bahasa bagi pelajar SMP. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur adanya perbedaan antara musik favoritism dan non-favoritism terhadap short-term memory di SMPN 6 Kota Malang. Dalam penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain between-subject. Terdapat dua kelompok yaitu kelompok musik favorit dan kelompok musik non favorit, Partisipan dalam penelitian berjumlah 60 orang yang merupakan siswa dan siswi SMPN di Kota Malang dengan kriteria inklusi tidak memiliki masalah pendengaran. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah digit span yang disajikan melalui software Cognitive Laboratory untuk mengukur shor-term memory. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara musik favoritism dan non-favoritism terhadap short-term memory pada siswa dan siswi SMP di Kota Malang (p = 0.001). Hal tersebut juga menunjukkan bahwa hipotesis dalam penelitian ini diterima. Musik favorita musik yang disukai dapat meningkatkan memori siswa. Penelitian ini membantu memahami bagaimana preferensi musik mempengaruhi fungsi kognitif, khususnya short term memory pada siswa. Temuan ini meningkatkan literatur tentang musik dan kognisi dengan menunjukkan bahwa musik favorit siswa dapat menjadi alat yang efektif untuk meningkatkan performa memori mereka, yang dapat dimasukkan ke dalam pendekatan pembelajaran di sekolah, seperti metode pendukung pembelajaran untuk meningkatkan fokus dan retensi informasi.
Transformasi Pembelajaran Neuropsikologi dengan Pendekatan Problem-Based Learning melalui Pengembangan Bahan Ajar Digital Interaktif Asfari, Nur Amin Barokah; Lestari, Laila Indra; Muthmainah, Faliha; Yusoff, Hanita Mohd; susanti, susi
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan VOL 10, NO 7: JULY 2025
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v10i7.25399

Abstract

Pembelajaran Neuropsikologi kerap menjadi tantangan bagi mahasiswa, khususnya mahasiswa Psikologi karena kompleksitas materi dan abstrak serta kendala referensi yang berbahasa Inggris. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar digital interaktif berbasis pendekatan Problem-based Learning (PBL) sebagai solusi untuk meningkatkan keterlibatan dan pemahaman mahasiswa dalam pembelajaran Neuropsikologi. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model 4D. Bahan ajar digital dirancangan dalam format flipbook yang mengintegrasikan elemen visualisasi, seperti gambar 2D, animasi 3D, dan video, serta fitur interaktid berupa kuis. Hasil validasi ahli menunjukkan bahan ajar memenuhi standar konten dan desain. Uji coba menunjukkan bahwa pengguaan bahan ajar digital interaktif secara signifikan meningkatkan keterlibtan, pemahaman, dan hasil belajar mahasiswa dibandingkan dnegan metode konvensional. Selain itu, bahan ajar ini memberikan contoh kasusu kontekstual yang relevan dengan fenomena dalam kehidupan nyata. Penelitian ini memberikan kontribusi praktktis dalam pengembangan media pembejaran inovatif yang meningkatkan efektivitas pembelajaran Neuropsikologi.
Clean Room, Clear Mind: How Decluttering Your Workspace Can Improve Working Memory Lestari, Laila Indra; Wimaswara, Aufa Angga; At-tahrir, Aliif; Aziz, Rafi Raihan; Kinanthi, Puan Sayidina Massayu
ILMU PSIKOLOGI Vol 12 No 2 (2025)
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jip.v12i2.6531

Abstract

Working memory (WM) merupakan sumber daya kognitif terbatas yang penting untuk menyelesaikan tugas kompleks, namun rentan terhadap gangguan eksternal. Dalam kehidupan sehari-hari, distraktor dari lingkungan dapat mengganggu kinerja kognitif. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh organisasi ruang kerja—rapi (organized) versus berantakan (disorganized)—terhadap kinerja WM pada tugas aritmatika mental. Desain eksperimen antara-subjek dilakukan pada 75 mahasiswa (23 pria, 52 wanita; usia 19–23 tahun). Pengukuran WM menggunakan Modular Arithmetic Task yang terdiri dari dua blok. Data dianalisis menggunakan independent sample t-test untuk membandingkan kinerja kedua kelompok. Hasil menunjukkan bahwa partisipan di lingkungan berantakan memiliki performa WM lebih rendah, terutama pada tugas dengan beban kognitif sedang hingga tinggi, serta waktu reaksi lebih lambat dibanding partisipan di lingkungan rapi. Selain itu, partisipan di ruang rapi melaporkan lebih nyaman dan lebih rileks. Kami menyimpulkan bahwa lingkungan yang berantakan (disorganized) dapat memperburuk kinerja working memory karena menciptakan distraksi sehingga mengganggu kontrol pada kemampuan eksekutif. Implikasi dari temuan ini mencakup penerapan praktis dalam berbagai konteks, seperti pengaturan ruang kerja, kelas, dan bahkan desain ruang publik, di mana organisasi fisik dapat digunakan sebagai intervensi yang sederhana namun efektif untuk meningkatkan performa kognitif.
Effects of caffeine intake and performance pressure on working memory Lestari, Laila Indra; Kusrohmaniah, Sri
Psikohumaniora: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 1 (2023)
Publisher : Faculty of Psychology and Health - Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/pjpp.v8i1.15557

Abstract

Performance pressure and caffeine consumption, a common combination in daily life, have both been shown to affect cognitive performance. However, previous research has not fully elucidated the extent to which the effects of caffeine and performance pressure impact cognitive function, especially working memory. This study aims to examine the possibility that caffeine can enhance working memory performance under pressure. A total of 61 participants aged 18 to 32 participated, divided into four groups. Experiment-based data collection was conducted with a single-blind design. Working memory was measured by Modular Arithmetic Tasks with the OpenSesame program. All participants were asked to perform arithmetic tasks and arousal levels were measured using the Galvanic Skin Response (GSR). The findings revealed no evidence of an interaction effect of caffeine intake and performance pressure on working memory (F= .632, p= .431,hp2= .012). Given the prevalence of caffeine intake prior to facing high-pressure situations, the consumption of a cup of coffee does not improve cognitive performance as many would expect. However, caffeine intake had a stabilizing effect on the skin conductance response values during performance under pressure. Clinical psychologists can use a daily dose of caffeine as an alternative intervention or preventative measure to help patients reduce performance pressure-related anxiety.
Meningkatkan kompetensi guru bimbingan dan konseling melalui pelatihan pengembangan psikotes Widodo, Wahyu; Nur Eva; Laila Indra Lestari; Rizka Fibria Nugrahani; Shokhwatunnisa; Indah Wahyuningrum
Journal of Practice Learning and Educational Development Vol. 5 No. 4 (2025): Journal of Practice Learning and Educational Development (JPLED) in Progress
Publisher : Global Action and Education for Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58737/jpled.v5i4.961

Abstract

This study describes a training program designed to enhance the competence of Guidance and Counseling (BK) teachers in developing psychological measurement instruments within the MGBK Junior High Schools of Trenggalek Regency. The training adopted a quantitative approach with an instrument development design, focusing on improving teachers’ conceptual understanding and technical skills in constructing, validating, and analyzing psychological scales. The program consisted of pre-test and post-test assessments, workshops, group assignments, and evaluation surveys. Results indicated a significant improvement in participants’ competencies, with an average increase of 54.1%, particularly in applying psychometric analysis software. Five groups successfully produced reliable and contextually relevant psychological scales, with Cronbach’s alpha ranging from 0.74 to 0.88. Survey data also showed a high satisfaction rate (91.1%) among participants, emphasizing the relevance and practicality of the training. The findings suggest that experiential, practice-based training supported by university–school collaboration effectively strengthens teachers’ psychometric literacy and promotes evidence-based counseling practices. Future studies are recommended to conduct confirmatory factor analysis (CFA) and wider trials to enhance the validity and applicability of the developed instruments
Fear of Missing Out (FOMO) and Social Media Addiction on Instagram among Adolescents Nugrahani, Rizka Fibria; Lestari, Laila Indra; Setyoningtias, Khasdyah Dwi Dewi; Aurellia, Wulan Zaesa; Achmad, Zidan
MOTIVA: JURNAL PSIKOLOGI Vol 8, No 2 (2025)
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/mv.v8i2.8940

Abstract

This study examines the influence of Fear of Missing Out (FoMO) on Instagram Addiction among adolescents in the context of the rapid development of the internet and social media. The internet, especially Instagram, has become very popular among adolescents, providing convenience and creativity but also triggering FoMO, which is defined as the anxiety of missing out on other people's experiences. Quantitative methods were used using regression analysis with FoMO as a predictor and Instagram Addiction as the dependent variable. The ANOVA results showed that the regression model was significant (F = 15.210, p < 0.001), while the regression coefficient indicated a positive effect of FoMO on Instagram Addiction (B = 0.005, p < 0.001). These findings indicate that every one-point increase in FoMO corresponds to a 0.005-point increase in Instagram Addiction (logIG). In conclusion, FoMO is a significant predictor of Instagram Addiction, implying that higher levels of FoMO increase the likelihood of addictive behavior on Instagram, underscoring the importance of addressing FoMO in understanding adolescent digital behavior.
Sosialisasi Program WAYANG Hijaiyah Media Interaktif berbasis AI di SLB BC Dharma Wanita 01 Pakisaji Nugrahani, Rizka Fibria; Albab, Rifki Ulil; Lestari, Laila Indra; Afdi, Faza Khoiri Nur; Kayrani, Fatihah Medina
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 4 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (Desember 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i4.8187

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di SLB BC Dharmawanita 01 Pakisaji dengan tujuan mengembangkan serta mengenalkan media pembelajaran digital interaktif huruf hijaiyah berbasis AI yang ramah bagi siswa tunarungu, sekaligus meningkatkan peran guru dan orang tua dalam penerapannya. Metode kegiatan mencakup tiga pendekatan, yaitu pengembangan media berbasis AI, workshop bagi guru (n=10) dan orang tua (n=11), serta sosialisasi melalui observasi pada siswa tunarungu (n=9). Hasil pre–post test menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru dan orang tua dengan rata-rata kenaikan lebih dari 30% pada indikator pengetahuan media, strategi pendampingan, serta pemahaman indikator keberhasilan belajar anak. Sementara itu, hasil observasi siswa menunjukkan perkembangan positif berupa meningkatnya kemampuan mengenal huruf hijaiyah, fokus belajar, motivasi, kepercayaan diri, serta kemandirian dalam mengulang materi. Temuan ini menunjukkan bahwa media berbasis AI tidak hanya mempermudah siswa tunarungu memahami huruf hijaiyah, tetapi juga mendukung guru dan orang tua dalam menciptakan pembelajaran agama yang inklusif, interaktif, dan sesuai kebutuhan anak.