Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Pengaruh Etika Kerja, Insentif, dan Jenjang Karir terhadap Kepuasan Kerja Karyawan pada PT. Perkebunan Nusantara IV Regional III Riau Napitupulu, Febi Leoni Permai; Panggabean, Toman; Nadapdap, Kristanty M. N.
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7514

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh etika kerja, insentif, dan jenjang karir terhadap kepuasan kerja karyawan pada PT. Perkebunan Nusantara IV Regional III Riau. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan, dengan jumlah sampel sebanyak 98 responden yang ditentukan menggunakan metode tertentu sesuai kriteria penelitian. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, serta pengujian hipotesis melalui uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial etika kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan. Insentif juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan. Demikian pula, jenjang karir memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan. Secara simultan, etika kerja, insentif, dan jenjang karir berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan, yang menunjukkan bahwa ketiga variabel tersebut secara bersama-sama mampu meningkatkan tingkat kepuasan kerja karyawan. Berdasarkan hasil analisis koefisien determinasi, diperoleh nilai Adjusted R-Square sebesar 0,445 atau 44,5%. Hal ini menunjukkan bahwa variabel etika kerja, insentif, dan jenjang karir mampu menjelaskan pengaruh terhadap kepuasan kerja karyawan sebesar 44,5%, sedangkan sisanya sebesar 55,5% dipengaruhi oleh variabel lain di luar model penelitian ini, seperti lingkungan kerja, kepemimpinan, dan budaya organisasi. Dengan demikian, perusahaan diharapkan dapat meningkatkan kepuasan kerja karyawan melalui penguatan etika kerja, pemberian insentif yang adil, serta pengembangan jenjang karir yang jelas dan terstruktur.
Pengaruh Kompensasi, Etos Kerja dan Pelatihan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada UKM Dinas Koperasi Di Tarutung Panggabean, Esra Renova Enjelina; Panggabean, Toman; Purba, Jon Henri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7616

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompensasi, etos kerja, dan pelatihan kerja terhadap kinerja karyawan pada UKM Dinas Koperasi di Tarutung. Kinerja karyawan merupakan faktor penting dalam mendukung pencapaian tujuan organisasi, sehingga perlu dikelola secara optimal melalui kebijakan sumber daya manusia yang efektif dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan UKM Dinas Koperasi di Tarutung yang berjumlah 44 orang, yang sekaligus dijadikan sebagai sampel penelitian dengan teknik sampel jenuh. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner yang disusun menggunakan skala Likert untuk mengukur persepsi responden terhadap variabel penelitian. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dengan bantuan uji statistik. Pengujian hipotesis dilakukan melalui uji parsial (uji t) untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel independen terhadap variabel dependen, uji simultan (uji F) untuk mengetahui pengaruh secara bersama-sama, serta analisis koefisien determinasi (R²) untuk melihat besarnya kontribusi variabel independen dalam menjelaskan variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial kompensasi, etos kerja, dan pelatihan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Secara simultan, ketiga variabel tersebut juga terbukti berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa variasi kinerja karyawan dapat dijelaskan oleh kompensasi, etos kerja, dan pelatihan kerja dalam persentase yang cukup besar, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi manajemen dalam meningkatkan kinerja karyawan secara berkelanjutan.
Pengaruh Kerjasama Tim, Etos Kerja Dan Komunikasi Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Bank Perekonomian Rakyat Solider Cabang Pematangsiantar Pasaribu, Necia Mita Novalina; Marbun, Sondang Nibulan; Panggabean, Toman
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7717

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kerjasama tim, etos kerja, dan komunikasi terhadap kinerja karyawan pada PT Bank Perekonomian Rakyat Solider Cabang Pematangsiantar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan perusahaan, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan metode sampling jenuh, sehingga diperoleh sebanyak 30 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner, wawancara, serta dokumentasi untuk mendukung kelengkapan data penelitian. Metode analisis data yang digunakan meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), serta koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial kerjasama tim berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, yang berarti semakin baik kerjasama tim, maka kinerja karyawan akan meningkat. Etos kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, menunjukkan bahwa sikap kerja yang tinggi mampu meningkatkan hasil kerja karyawan. Selain itu, komunikasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, yang mengindikasikan bahwa komunikasi yang efektif dapat mendukung pencapaian kinerja yang optimal. Secara simultan, kerjasama tim, etos kerja, dan komunikasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa ketiga variabel independen tersebut mampu menjelaskan variasi kinerja karyawan sebesar 73,7%, sedangkan sisanya sebesar 26,3% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini.
Pengaruh Kepuasan Kerja, Prestasi Kerja Dan Motivasi Kerja Terhadap Turnover Intention Karyawan Di RSUD Sidikalang Simbolon, Exaudi; Marbun, Sondang Nibulan; Panggabean, Toman
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7971

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kepuasan kerja, prestasi kerja, dan motivasi kerja terhadap turnover intention karyawan di RSUD Sidikalang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan RSUD Sidikalang, dengan jumlah sampel sebanyak 67 orang yang ditentukan menggunakan teknik sampling tertentu. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda untuk menguji hubungan dan pengaruh antar variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil penelitian berdasarkan uji parsial (uji t) menunjukkan bahwa kepuasan kerja berpengaruh signifikan terhadap turnover intention dengan nilai thitung sebesar 3,781 lebih besar dari ttabel 1,998 dan tingkat signifikansi 0,000 lebih kecil dari 0,05. Prestasi kerja juga berpengaruh signifikan terhadap turnover intention dengan nilai thitung sebesar 4,308 lebih besar dari ttabel 1,998 dan tingkat signifikansi 0,000. Selain itu, motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap turnover intention dengan nilai thitung sebesar 4,888 lebih besar dari ttabel 1,998 dan tingkat signifikansi 0,000. Berdasarkan hasil uji simultan (uji F), diperoleh nilai Fhitung sebesar 46,892 lebih besar dari Ftabel 2,75 dengan tingkat signifikansi 0,000, yang menunjukkan bahwa kepuasan kerja, prestasi kerja, dan motivasi kerja secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap turnover intention. Hasil analisis koefisien determinasi menunjukkan nilai Adjusted R-Square sebesar 0,676 atau 67,6%, yang berarti bahwa variasi turnover intention dapat dijelaskan oleh ketiga variabel independen tersebut, sedangkan sisanya sebesar 32,4% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini.  
Pengaruh Gaya Kepemimpinan Transformasional, Disiplin Kerja dan Pelatihan Kerja terhadap Kinerja Pegawai pada Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Dairi Simangunsong, Moses Ronald; Panggabean, Toman; Winarto, Winarto
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7972

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional, disiplin kerja, dan pelatihan kerja terhadap kinerja pegawai pada Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Dairi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai, dengan jumlah sampel sebanyak 94 orang yang ditentukan menggunakan teknik sampling tertentu. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda untuk menguji hubungan antar variabel. Hasil penelitian berdasarkan uji parsial (uji t) menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai thitung sebesar 2,166 lebih besar dari ttabel 1,986 dan tingkat signifikansi 0,033 lebih kecil dari 0,05. Disiplin kerja juga berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai thitung sebesar 5,388 lebih besar dari ttabel 1,986 dan signifikansi 0,000. Selain itu, pelatihan kerja memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai thitung sebesar 5,588 lebih besar dari ttabel 1,986 dan signifikansi 0,000. Berdasarkan uji simultan (uji F), diperoleh nilai Fhitung sebesar 60,544 lebih besar dari Ftabel 2,706 dengan signifikansi 0,000, yang menunjukkan bahwa ketiga variabel independen secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Nilai Adjusted R-Square sebesar 0,658 menunjukkan bahwa 65,8% variasi kinerja pegawai dapat dijelaskan oleh kepemimpinan transformasional, disiplin kerja, dan pelatihan kerja, sedangkan sisanya sebesar 34,2% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian.
Pengaruh Penghargaan, Pengembangan Karir dan Beban Kerja terhadap Produktivitas Kerja Karyawan pada Hotel Sapadia Medan Situmorang, Surya Hans; Marbun, Sondang N.B; Panggabean, Toman
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.8218

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh penghargaan, pengembangan karir, dan beban kerja terhadap produktivitas kerja karyawan pada Hotel Sapadia Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan Hotel Sapadia Medan, dengan jumlah sampel sebanyak 32 responden yang ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak statistik. Hasil penelitian berdasarkan uji hipotesis secara parsial (uji t) menunjukkan bahwa variabel penghargaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja. Demikian juga, variabel pengembangan karir memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan. Selain itu, beban kerja juga menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja. Hasil ini mengindikasikan bahwa semakin baik penghargaan yang diberikan perusahaan, semakin jelas pengembangan karir, serta beban kerja yang sesuai, maka produktivitas kerja karyawan akan meningkat. Selanjutnya, hasil uji simultan (uji F) menunjukkan bahwa penghargaan, pengembangan karir, dan beban kerja secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan. Berdasarkan hasil analisis koefisien determinasi (Adjusted R-Square), diperoleh nilai sebesar 86,6%, yang berarti bahwa variabel penghargaan, pengembangan karir, dan beban kerja mampu menjelaskan produktivitas kerja sebesar 86,6%, sedangkan sisanya sebesar 13,4% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini.