Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kepuasan PMIK Terhadap Implementasi Rekam Medis Elektronik dengan Metode EUCS di RSUD Dr. Moewardi Saryadi Saryadi; Puguh Ika Listyorini; Liss Dyah Dewi Arini; Anggelli Marsha Pattinama
Jurnal Medika Nusantara Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Medika Nusantara
Publisher : Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59680/medika.v3i1.1679

Abstract

The implementation of electronic medical records is expected to support the effectiveness of time in service. User satisfaction of electronic medical records, especially PMIK, is an important aspect to determine whether an information system is successful or not. The implementation of electronic medical records at Dr. Moewardi Hospital is still found to be an obstacle, namely when Vclaim is updated in the registration area, it experiences a server error and services are carried out manually, which causes BPJS patient recording and reporting to be carried out twice so that there is inefficiency in work. The purpose of this study is to determine PMIK's satisfaction with the implementation of electronic medical records with the EUCS method at Dr. Moewardi Hospital. This study is a quantitative descriptive research with a cross sectional approach. The data collection technique in this study is a questionnaire. The population in this study is 55 officers. The sampling technique uses total sampling. Data processing in this study is by collecting, editing, coding and presenting data by presenting the research results in the form of tables. Data analysis using univariate analysis. The results of the study show that: 1) The content dimension has a mean value of 4.44, meaning very satisfied. 2) The accuracy dimension has a mean of 4.27, meaning very satisfied. 3) The display dimension (format) has a mean of 4.24, meaning very satisfied. 4) The dimension of ease of use has a mean of 4.20, meaning very satisfied. 5) The timeliness dimension has a mean of 4.26, meaning very satisfied.
Peningkatan Pengetahuan Ibu-Ibu PKK Desa Papahan, Kecamatan Tasikmadu Mengenai Stunting Liss Dyah Dewi Arini; Saryadi, Saryadi; Anton Susanto; Musta’in, Musta’in
Compromise Journal Community Proffesional Service Journal Vol. 3 No. 2 (2025): Compromise Journal : Community Proffesional Service Journal
Publisher : LPPM STIKES KESETIAKAWANAN SOSIAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/compromisejournal.v3i2.673

Abstract

Mother is a leader in a family who is tasked with managing the nutritional needs of toddlers. Knowledge about the nutritional needs of toddlers and stunting among PKK mothers in Papahan Village, Tasikmadu is still limited, because many of them come from underprivileged families and have low educational backgrounds so that basic knowledge from the family is not optimal (less attention). This community service activity aims to provide understanding to PKK mothers to know the nutritional needs of toddlers and provide counseling to PKK mothers about stunting. The counseling method is carried out using the lecture method and explanations about the nutritional needs of toddlers and prevention of stunting with posters and power points. The results of this community service activity are that PKK mothers understand the nutritional needs of toddlers and the prevention of stunting. The conclusion of this community service activity is that PKK mothers can know the nutritional needs of toddlers and the prevention of stunting.
Peningkatan Pengetahuan Ibu-Ibu Peserta Posyandu di Posyandu Salak, Celengan, Tasikmadu Mengenai Pengaruh Pasteurisasi Terhadap Jumlah Koloni Bakteri pada Susu Segar dan UHT Liss Dyah Dewi Arini; Fredericus Pramonodjati; Saryadi, Saryadi
Jurnal Pengabdian Bidang Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Bidang Kesehatan
Publisher : PPNI UNIMMAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57214/jpbidkes.v3i2.184

Abstract

Mother is a leader in a family whose duties include managing the family's healthy food and drink needs. One of the nutritious drinks that must be consumed by family members is milk. However, many family members do not understand about pasteurization or heating and non-pasteurization in cow's milk. In milk that has undergone pasteurization, the number of bacteria is less than in milk that has not undergone pasteurization. This community service activity aims to provide an understanding to the mothers of the Posyandu in Celengan, Kaling, Tasikmadu, Karanganyar villages to find out about contamination in pasteurized and non-pasteurized milk, to provide counseling to the mothers of the Posyandu about pasteurized milk and non-pasteurized milk. The counseling method is carried out using the lecture method and explanations about pasteurized and non-pasteurized milk and bacterial contamination in milk with posters and power points. The results of this community service activity are that the mothers of the Posyandu understand the differences between pasteurized and non-pasteurized milk and the presence of more bacterial contamination in non-pasteurized milk. The conclusion of this community service activity is that Posyandu mothers can learn the benefits of pasteurized milk for the body.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUALITAS PELAYANAN PUSKESMAS DI KOTA SURAKARTA Listyorini, Puguh Ika; Yudistiro, Indra; Saryadi, Saryadi
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2025: SIKesNas 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/svb0tc55

Abstract

Permasalahan dalam sistem kesehatan terjadi tidak hanya di negara berkembang, tetapi juga di negara maju. Beberapa di antaranya meliputi pemanfaatan pelayanan kesehatan yang belum optimal, regulasi yang rumit, distribusi sumber daya manusia (SDM) kesehatan yang tidak merata, serta keterbatasan fasilitas kesehatan. Padahal, pelayanan kesehatan memiliki peran penting dalam membangun sistem kesehatan yang baik dan berkelanjutan. Di Indonesia, berbagai persoalan pelayanan kesehatan masih menjadi tantangan, salah satunya ditunjukkan oleh angka harapan hidup yang masih berada di bawah standar nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kualitas pelayanan kesehatan primer. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain case control study dan pendekatan observasional cross sectional. Sampel penelitian diambil secara accidental sampling dari 165 pasien yang tersebar di 17 Puskesmas di wilayah Kota Surakarta. Hasil uji chi-square menunjukkan bahwa variabel kepemimpinan dan motivasi, ketersediaan fasilitas kesehatan, kompetensi SDM, kebijakan, serta kualitas pelayanan memiliki nilai p-value sebesar 0,001, yang berarti signifikan karena lebih kecil dari nilai alfa 0,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kepemimpinan dan motivasi, ketersediaan fasilitas kesehatan, kompetensi SDM, dan kebijakan berpengaruh signifikan terhadap kualitas pelayanan kesehatan di tingkat primer.
TINJAUAN STRES KERJA, MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PETUGAS REKAM MEDIS DI RUMAH SAKIT ISLAM YARSIS SURAKARTA TAHUN 2024 Cahyaningrum, Nopita; Saryadi, Saryadi; Tilottama, Zahra Zakya
Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional 2025: SIKesNas 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/df3raz74

Abstract

Pelayanan rekam medis yang efektif sangat dipengaruhi oleh kondisi kerja petugas, termasuk tingkat stres dan motivasi. Rumah Sakit Islam Yarsis Surakarta telah mengadopsi sistem rekam medis elektronik, namun masih menghadapi tantangan seperti keterbatasan ruang dan beban kerja tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran stres kerja, motivasi kerja, dan kinerja petugas rekam medis. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan metode kuantitatif dan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah seluruh petugas rekam medis berjumlah 15 orang. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan seluruh responden mengalami stres kerja tingkat sedang, motivasi kerja tinggi, dan kinerja tinggi. Meskipun berada dalam tekanan kerja sedang, mayoritas petugas mampu menunjukkan kinerja baik, yang ditunjang oleh motivasi kerja yang cukup tinggi. Simpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen stres kerja dan penguatan motivasi merupakan langkah penting untuk mempertahankan serta meningkatkan kinerja petugas rekam medis di rumah sakit. Disarankan kepada manajemen agar melakukan evaluasi beban kerja dan menyediakan lingkungan kerja yang lebih mendukung.
PENANGANAN DEPRESI GUNA MENJAGA KESEHATAN MENTAL PADA LANSIA DI GRIYA SEHAT BAHAGIA PALUR Arini, Liss Dyah Dewi; Saryadi, Saryadi; Musta'in, Musta'in; Elizar, Dian; Khoirunnisak, Arifatul
ABDIMASNU: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 3 (2022): ABDIMASNU
Publisher : Institut Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47710/abdimasnu.v2i3.167

Abstract

Partner problems include that most of the elderly at Griya Sehat Bahagia experience depression and the treatment implemented by the Griya Sehat Bahagia Panti for elderly patients who experience depression is still very limited. So far, the treatment provided by the orphanage is manifested in several forms including self-talk, sedatives and closeness to Allah swt. The treatment given to the elderly aims to maintain mental health for the elderly so that they are all enthusiastic and motivated to live life at an age that is no longer productive. Mental health that is maintained will lead to a prosperous life both mentally, physically, spiritually and socially. The solution to the problems in partners is through counseling, training, monitoring, evaluation, providing skills and providing facilities that better support the lives of the elderly at Griya Sehat Bahagia. It is hoped that this community service activity can contribute to the restoration of the health of the elderly in the orphanage. From the socialization and also the training provided to the elderly at Griya Sehat Bahagia showed positive results, it was proven that the elderly were very enthusiastic about participating in activities and were more motivated than before. Keywords:  elderly, depression, mental health, well-being
Pengaruh Budaya Organisasi dan Motivasi terhadap Kinerja Perawat dengan Komitmen Organisasi sebagai Variabel Intervening Saryadi, S
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini yaitu: apakah variabel budayaorganisasi dan motivasi secara langsung maupun tidak langsungberpengaruh signifikan terhadap kinerja perawat? Penelitian inimempunyai tujuan untuk mengetahui dan menganalisis sertamemberikan bukti empirik pengaruh budaya organisasi dan motivasiterhadap kinerja perawat dengan komitmen organisasi sebagaivariabel intervening. Alat analisis digunakan path analysis dengan ujikuesioner, uji statistik dan koefisien determinasi. Jumlah sampelsebanyak 60 perawat di ruang Melati RSUP dr. Soeradji TirtonegoroKlaten sesuai jumlah populasi saat penelitian dilakukan dengan carasensus. Hasil penelitian menunjukkan : 1) budaya organisasi danmotivasi berpengaruh positif signifikan terhadap komitmenorganisasi; dan 2) budaya organisasi, motivasi dan komitmenorganisasi berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja perawat.Berdasar analisis jalur diketahui pengaruh langsung budaya terhadapkinerja perawat lebih besar dibanding pengaruh tidak langsungmelalui komitmen organisasi, sehingga dipilih jalur langsung danpengaruh langsung motivasi terhadap kinerja perawat lebih besardibanding pengaruh tidak langsung motivasi terhadap kinerja perawatdibanding pengaruh tidak langsung melalui komitmen organisasi,sehingga dipilih jalur langsung. Koefisien determinasi (R2 ) totaldiperoleh 0,8269 artinya sebesar 82,69% variabel budaya organisasidan motivasi mempengaruhi kinerja perawat dengan komitmenorganisasi sebagai variabel intervening, sisanya sebesar 17,31%dijelaskan oleh variabel lain diluar model. Berdasar hasil analisisjalur diketahui bahwa pengaruh langsung budaya organisasiterhadap kinerja perawat merupakan jalur paling dominan dan palingefektif.
STUDI LITERATUR : PENATALAKSANAAN PENYAKIT KANKER PADA SISTEM PENCERNAAN Arini, Liss Dyah Dewi; Saryadi; Musta’in; Kurniawan , Aditya; Suwanto
Jurnal Osadhawedyah Vol 3 No 3 (2025): Jurnal Osadhawedyah | Agustus-Oktober
Publisher : PT NAFATIMAH GRESIK PUSTAKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit Kanker merupakan penyakit tidak menular yang ditandai dengan adanya sel/jaringan abnormal yang bersifat ganas, tumbuh cepat tidak terkendali dan dapat menyebar ke tempat lain dalam tubuh penderita. Sel kanker bersifat ganas dan dapat menginvasi serta merusak fungsi jaringan tersebut Kanker pencernaan, disebut juga kanker gastrointestinal, menyerang organ sistem pencernaan. Kanker pencernaan juga termasuk kanker gastrointestinal, kanker hati, kanker lambung, kanker kolorektal, dan kanker pancreas. Faktor risiko kanker pencernaan sangat beragam karena banyak organ berbeda yang dapat terpengaruh. Beberapa faktor yang berkontribusi terhadap kanker di seluruh sistem pencernaan meliputi usia, peminum berat (alcohol), perokok, dan penderita diabetes. Tipe kanker hati merupakan kanker yang tumbuh pada sel hati. Kanker hati merupakan jenis kanker yang menempati urutan kedua sebagai kanker yang menyebabkan kematian terbanyak di dunia. Kanker lambung merupakan kelompok penyakit keganasan yang mempunyai penyebab multifaktorial yaitu dari faktor genetik, gaya hidup dan lingkungan. Gejala yang ditimbulkan oleh kanker lambung pada awalnya tidak khas seperti gejala pada keluhan pencernaan umumnya. Diagnosis kanker kolorektal dapat dilakukan secara bertahap, antara lain melalui anamnesis yang tepat, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang berupa pemeriksaan laboratorium, baik dari laboratorium klinik maupun laboratorium patologi anatomi. Etiologi kanker kolorektal hingga saat ini masih belum diketahui. Gejala dari kanker kolorektal bervariasi dan tidak spesifik. Keluhan utama pasien dengan kanker kolorektal berkaitan dengan besar dan lokasi dari tumornya. Tumor yang berada pada kolon kanan, di mana isi kolon berupa cairan, cenderung tetap tersamar hingga lanjut sekali.
Uji Validitas dan Reliabilitas Pengukuran Kepuasan Pengguna RME dengan Metode EUCS Saryadi Saryadi; Puguh Ika Listyorini; Liss Dyah Dewi Arini; Anggelli Marsha Pattinama
JURNAL RISET RUMPUN ILMU KESEHATAN Vol. 4 No. 2 (2025): Agustus : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrikes.v4i2.5255

Abstract

This study aims to examine the validity and reliability of user satisfaction measurement for the Electronic Medical Record (EMR) system using the End User Computing Satisfaction (EUCS) approach. The five dimensions analyzed include content, accuracy, format, ease of use, and timeliness. Data were collected from 55 respondents, who were medical records staff at Dr. Moewardi General Hospital. The results show that all dimensions have Cronbach's Alpha values above 0.80, indicating a high level of reliability. The corrected item-total correlations also confirm strong construct validity. These findings demonstrate that the instrument used to measure user satisfaction with the EMR system is both valid and reliable, and can serve as a basis for continuous evaluation and development of health information systems.
Pendampingan Manajemen Sumber Daya Manusia untuk Meningkatkan Kinerja Organisasi Para Wirausaha dalam Komunitas Islam Muhammadiyah di Malaysia Utami, Indah Wahyu; Saryadi; Osman, Sharina; Fauzan, Fahar; Adirangga, Ihsan Kandung
TRIMAS: Jurnal Inovasi dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Trimas: Jurnal Inovasi dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Indra Institute Research & Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas keberlanjutan bisnis UMKM kuliner melalui penguatan strategi diversifikasi usaha dan penerapan praktik Green Human Resource Management (Green HRM). Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk pelatihan, pendampingan, dan kolaborasi dengan mitra internasional, khususnya Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Malaysia, yang memiliki jejaring wirausaha diaspora Indonesia di sektor kuliner dan jasa. Berdasarkan data PCIM Malaysia (2023), terdapat lebih dari 120 wirausaha diaspora Indonesia yang bergerak di bidang kuliner, perdagangan, dan jasa pendukung, dengan sekitar 45% di antaranya berfokus pada usaha kuliner seperti warung makan, katering, dan produk pangan kreatif. Keterlibatan komunitas wirausaha PCIM Malaysia ini menjadi nilai tambah dalam kegiatan PkM, karena memberikan perspektif internasional terkait tantangan dan peluang UMKM kuliner di luar negeri. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, workshop interaktif, serta evaluasi melalui survei dan wawancara mendalam dengan pelaku UMKM di Indonesia dan perwakilan wirausaha diaspora di Malaysia. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman pelaku UMKM terkait strategi diversifikasi usaha dan penerapan praktik ramah lingkungan dalam manajemen sumber daya manusia. Selain itu, pengalaman wirausaha diaspora Indonesia di Malaysia memberikan inspirasi mengenai praktik adaptasi pasar, sertifikasi halal internasional, dan pemanfaatan jejaring global untuk keberlanjutan bisnis. Kerjasama internasional ini memperkaya wawasan peserta terkait standar global keberlanjutan bisnis, sekaligus membuka peluang kolaborasi lintas negara.