Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

EDUKASI EKOSISTEM MANGROVE BERKELANJUTAN DI SMAN 1 SUNGAI KAKAP: MEWUJUDKAN GENERASI PEDULI LINGKUNGAN KEMARITIMAN Rizqan Khairan Munandar; Robin Saputra; Hendi Santoso; Dodi Dodi; Zan Zibar; Sandy Kurnia Christmas
Jurnal Pasopati Vol 8, No 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/pasopati.2026.30199

Abstract

Kegiatan sosialisasi ini sangat dibutuhkan, terutama bagi siswa SMAN 1 Sungai Kakap. Wilayah Sungai Kakap merupakan kawasan pesisir yang dikelilingi oleh ekosistem mangrove, menjadikannya rentan terhadap isu lingkungan seperti abrasi, pasang surut air laut, dan kerusakan habitat. Oleh karena itu PKM ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan ke siswa SMAN 1 Sungai kakap akan pentingnya ekosistem mangrove. Diharapkan siswa SMAN 1 Sungai kakap peduli lingkungan mangrove. Metode yang digunakan ialah sesialisasi penyampain materi tentang ekosistem mangrove, melakukan pretest dan posttest untuk mengetahui seberapa tahunya siswa tersebut dengan eosistem mangrove. Pada saat dilakukannya pretest siswa dapat menjawab pertanyaan sebesar 84%-96%, dan saat materi telah disampaikan dan dilanjutkan dengan posttest siswa dapat menjawab sebesar 96%-100%. Dapat dilihat dari hasil pretest dan posttest terjadi perubahan positif yang dimana siswa tersebut setelah mendapatkan materi tentang ekosistem mangrove siswa sudah paham diharapkan siswa SMAN 1 Sunga Kakap dapat menerapkan dilingkungan mereka.
Pemanfaatan Elektrolit Air Laut Sebagai Sumber Energi Listrik Alternatif untuk Penerangan Lampu Nelayan di Desa Kemboja Pulau Maya Kayong Utara Kamsiah; Hendi Santoso; Zan Zibar; Rizqan Khairan Munandar; Robin Saputra; Dodi
Jurnal Kelautan, Lingkungan, dan Perikanan Vol 7 No 1 (2026): MANFISH JOUNAL
Publisher : Jurusan Ilmu Kelautan dan Perikanan Politeknik Negeri Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketersediaan energi listrik masih menjadi kebutuhan penting dalam mendukung aktivitas nelayan di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil. Pemanfaatan air laut sebagai elektrolit pada sistem sel elektrokimia berpotensi menjadi salah satu alternatif dalam menghasilkan energi listrik skala kecil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan elektrolit air laut sebagai sumber energi listrik alternatif untuk penerangan lampu nelayan menggunakan sel elektrokimia berbasis elektroda tembaga–magnesium (Cu–Mg). Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan variasi salinitas elektrolit sebesar 14‰ (uji Lapangan di Desa Kemboja), 17‰, dan 20‰ (uji Laboratorium). Parameter yang diamati meliputi tegangan tanpa beban, tegangan berbeban, arus listrik, daya listrik, energi listrik, dan intensitas cahaya lampu LED, dengan setiap pengujian dilakukan sebanyak tiga kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi salinitas memengaruhi kinerja sel elektrokimia. Salinitas 17‰ menghasilkan kinerja terbaik dengan tegangan tanpa beban awal sebesar 5,30 V, tegangan berbeban sebesar 2,64 V, arus listrik sebesar 19,12 mA, daya maksimum sebesar 0,0505 W, energi listrik sebesar 0,0252 Wh, serta intensitas cahaya awal tertinggi sebesar 954 lux. Sementara itu, pada salinitas 20‰, meskipun diperoleh arus awal sebesar 17,73 mA dan intensitas cahaya awal sebesar 893 lux, kinerja sistem cenderung mengalami penurunan lebih cepat selama periode pengujian. Hasil tersebut menunjukkan bahwa, berdasarkan parameter kinerja yang diamati, salinitas 17‰ memberikan performa paling baik di antara perlakuan yang diuji.