Claim Missing Document
Check
Articles

Improved Learning Outcomes Shooting Football Media Audio Visual On Private Student Class V SD Titi Berdikari Terrain: Improved Learning Outcomes Shooting Football Media Audio Visual On Private Student Class V SD Titi Berdikari Terrain Ade Evriansyah Lubis
Journal of Midwifery and Nursing Vol. 2 No. 1 (2020): Health Science
Publisher : Institute Of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.485 KB)

Abstract

This study aims to determine the learning outcome shooting football in the fifth grade elementary school students Titi Berdikari Terrain Private School Year 2018/2019, through the Audio Visual Media. This research is a classroom action research (PTK). The research was conducted in two cycles, with each cycle consisting of planning, action, assessment, and reflection. Sources of data in this study a test to students in the form of application of the basic techniques of football shooting. Data collected by the assessment of learning outcomes football shooting. Data analysis techniques used descriptively based on a qualitative analysis by percentage. The results obtained from the observation that 15 students declared complete (47%), while 17 other students declared incomplete (53%). In the first cycle in which 24 students obtained results declared complete (75%), while eight other students declared incomplete (25%). And the second cycle in which 27 students obtained results declared complete (85%), while 5 other students declared incomplete (15%).
Model Tes Keterampilan Dasar untuk Penelusuran Bakat Calon Atlet Sepakbola Ku 10-11 Tahun Ade Evriansyah Lubis; Pamuji Sukoco
JSH: Journal of Sport and Health Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.304 KB) | DOI: 10.26486/jfp.v1i1.977

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menyusun model tes keterampilan dasar untuk penelusuran bakat calon atlet sepakbola KU 10-11 tahun yang sahih dan handal. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan yang mengadaptasi beberapa langkah penelitian yang dikemukakan oleh Borg Gall (2007, p.590) sebagai berikut: (1) studi pendahuluan dan pengumpulan data, (2) perencanaan proses penelitian dan pengembangan, (3) validasi produk, (4) uji coba produk, (5) revisi produk, (6) implementasi produk. Uji coba skala kecil dilakukan pada 30 testi, dan uji coba skala besar dilakukan pada 416 testi dengan menggunakan teknik cluster sampling. Teknik analisis data validitas menggunakan Pearson’s Product Moment correlations dan reliabilitas menggunakan test-retest Cronbach’s Alpha. Z score digunakan untuk menyamakan bentuk satuan. Hasil penelitian dan pengembangan ini berupa model tes keterampilan dasar untuk penelusuran bakat calon atlet sepakbola KU 10-11 tahun. Model tes layak digunakan karena dinyatakan valid dan reliabel, dengan nilai rhitung lebih besar daripada nilai rtabel. Model tes keterampilan dasar untuk penelusuran bakat calon atlet sepakbola KU 10-11 tahun juga menghasilkan skala penilaian (norma) yang dikemas dalam buku pedoman (modul) dan visualisasi/tutorial tes (CD) yang efektif dan efisien dan dapat digunakan sebagai pegangan para pelatih pada pusat pembinaan sepakbola usia dini dalam proses penelusuran calon atlet dengan berbagai tingkat keberbakatan.
Manajemen Pengelolaan Sarana & Prasarana Keolahragaan Agung Nugroho; Ade Evriansyah Lubis
JSH: Journal of Sport and Health Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/jsh.v3i2.2942

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahuimanajemen pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan jasmani di Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Bina Guna. Penelitian ini dilakukan di SD dan SMP Bina Guna. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan model pendekatan naturalistik. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi, dan triangulasi data.Teknik analisis data menggunakan model interaktif melalui tiga komponen yaitu reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian ini, pada manajemen perencanaan sarana dan prasarana pendidikan jasmani di SD dan SMP Bina Guna telah berjalan dengan mekanisme sesuai petunjuk teknis pengelolaan dana dari yayasan maupun dana pemerintah pusat melalui BOS pada RKA sekolah. Pada bidang manajemen pengadaan sarana dan prasarana telah dilaksanakan dengan baik secara bertahap oleh sekolah setiap tahunnya terlihat dari dokumen perencanaan anggaran berupa pembelian sarana-sarana sebesar 15 % dan pengadaan prasarana sebesar 10 % dari Rencana Kerja Anggaran (RKA). Pada bidang manajemen penyimpanan sarana dan prasarana pendidikan jasmani dalam implementasinya masih belum optimal dilaksanakan oleh lembaga SD dan SMP Bina Guna, penyimpanan sarana-prasarana olahraga masih disimpan di ruangan guru, fasilitas buku di perpustakaan kampus STOK Bina Guna. Bidang manajemen pemeliharaan sarana dan prasarana telahdilaksanakan oleh SD dan SMP dengan baik, indikator pelaksanaanyasetiap fasilitas berupasarana, perlengkapan, buku-buku di inventarisasi dan diberi pengkodean untuk setiap jenisbarang/alatnya dan pemeliharaan lain pada aset prasarana sekolah telah dianggarkan pembiayaannya secara rutin diambil dari dana yayasan sebesar 5%.
Kontribusi Daya Ledak Tungkai dan Keseimbangan Terhadap Kemampuan Lompat Jauh Pada Murid SMP Negeri 1 Pasaribu Tobing Dodi Suherman Saruksuk; Dewi Maya Sari; Alan Alfiansyah Putra Karo Karo; Ade Evriansyah Lubis
Jumper : Jurnal Mahasiswa Pendidikan Olahraga Vol 3 No 1 (2022): Jumper: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Olahraga
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jumper.v3i1.720

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui kontribusi daya ledak tungkai, keseimbangan, daya ledak tungkai dan keseimbangan secara bersama-sama terhadap kemampuan lompat jauh pada murid SMP Negeri 1 Pasaribu Tobing Tahun Ajaran 2020/2021. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan teknik pengambilan sampel yaitu random sampling. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 07 Agustus – 20 September 2021 di SMP Negeri 1 Pasaribu Tobing Tahun Ajaran 2020/2021, sebanyak 30 sampel. Hasil penelitian dengan nilai kontribusi sebesar 4,9%. Ada kontribusi keseimbangan terhadap kemampuan lompat jauh pada murid SMP Negeri 1 Pasaribu Tobing Tahun Ajaran 2020/2021, dengan nilai kontribusi sebesar 8,1%. 3.Ada kontribusi daya ledak tungkai dan keseimbangan secara bersama-sama terhadap kemampuan lompat jauh padamurid SMP Negeri 1 Pasaribu Tobing Tahun Ajaran 2020/2021, dengan nilai kontribusi sebesar 11 %. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Ada kontribusi daya ledak tungkai terhadap kemampuan lompat jauh pada murid Murid SMP Negeri 1 Pasaribu Tobing Tahun Ajaran 2020/2021 dan Ada kontribusi keseimbangan terhadap kemampuan lompat jauh pada murid SMP Negeri 1 Pasaribu Tobing Tahun Ajaran 2020/2021.
KEBUTUHAN PENGAJAR OUTDOOR ADVENTURE EDUCATION DITINJAU DARI LENSA PEDAGOGICAL CONTENT KNOWLEDGE (PCK); NARRATIVE LITERATURE REVIEW Asep Ridwan Kurniawan; Rafdal Saeful Bakhri; Ade Evriansyah Lubis; Agus Taufiq; Yusi Riksa Yustina
Jurnal Dedikasi Pendidikan Vol 8, No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Center for Research and Community Service (LPPM) University of Abulyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30601/dedikasi.v8i1.4111

Abstract

A wealth of empirical evidence documents the positive effects associated with participating in outdoor adventure learning for students, instructors, and the wider community. Nonetheless, there has been a substantial reduction in outdoor learning opportunities for school students, possibly due to a focus on evidence-based outcomes, high standard teacher testing programs, and teachers' lack of knowledge, confidence, and expertise in outdoor teaching and learning. So that the relationship between the environment, students, and teachers needs in-depth study. Therefore, this paper presents an evidence-based model to support teaching practice, in which the focus of the study addresses the needs of outdoor adventure education (OAE) teachers in the concept of Pedagogical Content Knowledge (PCK). The result of this paper is a 'modified' PCK framework for outdoor adventure education tailored to the needs of educators.
Audio-Visual Media Implementation to Improve Learning Outcomes Volleyball Service For Elementary School Wildan; Ade Evriansyah Lubis; Karo Karo, Alan Alfiansyah Putra
Jurnal Pendidikan Jasmani (JPJ) Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Jasmani (JPJ)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jpj.v4i1.910

Abstract

This study aims to determine the increase in learning outcomes of volleyball underhand service through audio-visual media in fourth grade students at SD Negeri 123 Hutabargot Dolok Mandailing Natal for the 2020-2021 Academic Year. The research design used is Classroom Action Research which is intended to have an increasing impact on the object to be studied. Based on the research results that have been described, it can be concluded that there has been an increase in volleyball service learning outcomes through a reciprocal teaching style for fourth grade students at SD Negeri 123 Hutabargot Dolok Mandailing Natal for the 2020/2021 Academic Year. The results obtained from the observation were that 8 students were declared complete (44.44%) while 10 other students were declared incomplete (55.56%). In cycle I the results were obtained where 13 students were declared complete (77.23%) while the other 5 students were declared incomplete (27.77%). And in cycle II the results were obtained where 17 students were declared complete (94.44%) while 1 other student was declared incomplete (5.56%).
Survei Tingkat Kebugaran Jasmani Atlet Sepak Bola Putri Isori Asahan Tahun 2021 Muhammad Alif Batubara; Ade Evriansyah Lubis
Jurnal Mahasiswa Bina Guna Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Mahasiswa Bina Guna
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jmbg.v1i1.884

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Kebugaran jasmani Atlet Pitri ISORI Asahan Tahun 2021. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah deskriptif. Arikunto (2010:310) bahwa “Penelitian deskriptif adalah penelitian yang tidak bermaksud untuk menguji hipotesis tertentu tetapi hanya menggambarkan apa adanya tentang sesuatu variable, gejala keadaan tertentu”. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui kebugaran jasmani sepak bola atlet putri ISORI Asahan Tahun 2021 yang diambil sebagai sampel dengan serangkaian tes yang direncanakan. Berdasarkan hasil tes kebugaran jasmani yang dilakukan pada Atlet Putri ISORI Asahan maka diperoleh data hasil penelitian dimana dari 17 atlet putri yang mengikuti kegiatan ISORI Asahan Tahun 2021 maka diperoleh 7 atlet (41.19%) memperoleh rentang nilai 18-21 dengan kategori tingkat kebugaran jasmani “baik”, sedangkan 10 atlet (58.81%) memperoleh rentang nilai 14-17 dengan kategori tingkat kebugaran jasmani “sedang”.
Model Estafet Games untuk Siswa Tunagrahita Nugroho, Agung; Lubis, Ade Evriansyah
Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha Vol. 9 No. 3 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiku.v9i3.34643

Abstract

Kemampuan gerak dasar (fundamental) bagi tunagrahita harus dibentuk sejak usia dini. Salah satu bentuk upaya dan usaha untuk meningkatkan kemampuan gerak dasar bagi anak tunagrahita dapat berupa Play Therapy. Dimana terapi yang diberikan melalui aktivitas bermain dapat memberikan pengalaman yang lebih menyenangkan dan menggembirakan, terutama pada rentang usia Sekolah Dasar (SD). Berdasarkan latar belakang tersebut, perlu dilakukan sebuah penelitian yang bertujuan untuk mengembangkan model Estafet Games untuk Siswa Tunagrahita. Adapun metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Research & Development. Populasi dalam penelitian ini adalah anak tunagrahita yang terdaftar sebagai siswa Sekolah Dasar Luar Biasa kategori C (Tunagrahita) di kota Medan, Sumatera Utara, dan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Pusposive Sampling yang berjumlah 36 siswa tunagrahita. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu melalui kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif. Adapun hasil penelitian yang diperoleh antara lain, berdasarkan validasi Ahli Pendidikan Luar Biasa, Ahli Pembelajaran Pendidikan Jasmani, Ahli Psikologi Anak, dan Ahli Aktivitas Rekreatif, maka pada hasil uji Content Validity Ratio dan Content Validity Ratio diperoleh rerata sebesar 0,7 yang berarti bahwa model yang dikembangkan dalam penelitian ini sudah dinyatakan valid, dan pada uji Alpha Cronbach terhadap aspek afektif, aspek kognitif, aspek psikomotorik, dan aspek rekreatif, diperoleh rerata sebesar 0,839 yang berarti bahwa model yang dikembangkan dalam penelitian ini sudah dinyatakan reliabel. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa model estafet games dapat digunakan oleh para guru pada pembelajaran pendidikan jasmani di Sekolah Dasar Luar Biasa kategori C untuk memberikan Play Therapy pada siswa.
Penggunaan Metode Circuit Training untuk Meningkatkan Keterampilan Dribbling Pemain Sepakbola Coerver Coaching U-15 Wahdi, Agung Hilmi; Adha, Arfa; Syaputra, Aidil; Lubis, Ade Evriansyah; Purwanto, Purwanto; Diyanto, Rahmad; Salsabilah, Salsabilah
Jurnal Kepelatihan Olahraga Vol 17, No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jko-upi.v17i1.80536

Abstract

Dribbling is a basic technique that must be mastered by every soccer player because it is an important component in the game of soccer. This study aims to determine the effect of dribbling training using the circuit training method on improving the dribbling skills of Coerver Coaching U-15 soccer players. The research method used is an experiment with a Control Group Pre-test and Post-test design. The population in this study was Coerver Coaching Bandung players, with a sample of 14 U-15 players selected using a purposive sampling technique. The research instrument used was a 2-meter slalom dribble test. The results showed that the group using the circuit training method experienced an average increase from 10.36 to 8.34, with a difference of 2.02. While the control group experienced an average increase from 10.41 to 9.41, with a difference of 0.99. Hypothesis testing using the t-test shows a t-count value of 10.27 t-table 2.45, which means there is a significant increase in the experimental group. Thus, it can be concluded that dribbling training using the circuit training method has a significant effect on improving the dribbling skills of Coerver Coaching U-15 soccer players.
Differences in Physical Fitness, Learning Motivation, and Learning Outcomes of Physical Education Sports and Health Based on Student BMI Adha, Arfa; S, Wedi; Gemaini, Andri; Lubis, Ade Evriansyah; Wahdi, Agung Hilmi; Syaputra, Aidil; Purwanto; Salsabilah; Diyanto, Rahmad
Journal of Sport and Exercise Science Vol. 8 No. 1 (2025): March
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jses.v8n1.p1-17

Abstract

Purpose: This study compares differences in physical fitness (PF), learning motivation, and learning outcomes based on senior high school students' BMI (BMI). It examines students' PF across different BMI categories, the relationship between BMI and learning motivation, and Physical Education learning outcomes based on BMI. Materials and Methods: This study uses a quantitative approach of ex-post-facto type and comparative studies. The research population is 859 senior high school students. The sample was 95 students, who were selected using random cluster sampling and purposive random sampling techniques. The instruments used are TKJI, learning motivation scales, and grades. The data was analyzed using a multivariate statistical analysis of variance (MANOVA). Result: 1) There were differences in PF, learning motivation, and learning outcomes of students based on BMI (sig 0.000); 2) There is a difference in students' PF based on BMI (sig 0.000); 3) There was no difference in student learning motivation based on BMI (sig 0.867); 4) There is a difference in the learning outcomes of Physical Education students based on BMI (sig 0.000). Conclusion: This study found differences in PF and Physical Education learning outcomes based on BMI but not in learning motivation. The results highlight the need for tailored learning models, improved strategies, and a more decisive role for Physical Education in student well-being and learning quality.