Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : E-JUPEKhu

Media Fun Shape Board sebagai Inovasi Pembelajaran Bangun Datar bagi Siswa Disabilitas Rungu Rahmadani, Annisa Wulan; Efrina, Elsa; Irdamurni, Irdamurni; Ardisal, Adisal; Triswandari, Retno; Nasri, Yosa Yulia
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 13, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v13i2.135536

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan siswa disabilitas rungu di SLB Autisma Permata Bunda Fase B dalam mengidentifikasi bangun datar. Dua siswa, HM dan DN, kesulitan mengenali bangun datar saat diperlihatkan secara acak, meski sudah hafal urutan bergambar. Dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas dan penggunaan media Fun Shape Board, siswa diajak menunjuk, mencocokkan, dan menuliskan  bangun datar. Hasilnya sangat positif, ketuntasan belajar HM meningkat dari 30% menjadi 97%, dan DN dari 40% menjadi 95%. Media ini terbukti efektif membantu siswa memahami dan mengingat bentuk serta nama bangun datar secara lebih baik meskipun tanpa urutan, sehingga dapat disimpulkan bahwa Fun Shape Board signifikan meningkatkan kemampuan identifikasi bangun datar bagi siswa disabilitas rungu
Meningkatkan Kemampuan Penjumlahan Melalui Aktivitas Meronce Manik-Manik Bagi Peserta Didik Down Syndrome Agusta, Aisyah Virna; Damri, Damri; Iswari, Mega; Mahdi, Arisul; Nasri, Yosa Yulia
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 13, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v13i2.135361

Abstract

Latar belakang penelitian ini berawal dari ditemukannya seorang peserta didik down syndrome di kelas VIII SLB Luak Nan Bungsu yang belum mampu menjumlahkan bilangan asli (1-9) dalam pembelajaran matematika fase D. Rumusan masalahnya adalah apakah aktivitas meronce manik-manik dapat meningkatkan kemampuan penjumlahan tersebut. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan penjumlahan hingga hasil maksimal 10 melalui aktivitas meronce manik-manik, menggunakan pendekatan Single Subject Research (SSR) dengan desain A-B. Subjek adalah satu siswa laki-laki dengan keterbatasan dalam penjumlahan. Data diperoleh melalui observasi dan tes sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan bahwa sebelum intervensi, peserta didik hanya mampu menjawab 22,22%, namun setelah intervensi meningkat hingga 88,89%. Dengan demikian, aktivitas meronce terbukti efektif meningkatkan kemampuan penjumlahan dan dapat menjadi media pembelajaran konkret yang menyenangkan.
Peran Guru dan Orang Tua tentang Kesadaran Keselamatan Diri Anak Down Syndrome di Lingkungan Sekolah dan Rumah Umizahra, Wika; Nurhastuti, Nurhastuti; Efrina, Elsa; Triswandari, Retno; Nasri, Yosa Yulia
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 13, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v13i2.135801

Abstract

Studi pendahuluan yang dilakukan membuahkan hasil yakni anak Down Syndrome berinisial D masih belum memiliki kesadaran keselamatan diri yang baik. Seperti belum memahami bahaya di jalan raya, bahaya kebakaran, serta bahaya benda-benda tajam. Sehingga masih membutuhkan peran guru dan orang tua dalam kegiatan sehari- hari yang berhubungan dengan kesadaran keselamatan diri. Masih perlunya perhatian terhadap pendidikan keselamatan diri pada anak-anak disabilitas, termasuk Down Syndrome. Diperlukan kajian untuk mengetahui sejauh mana peran guru dan orang tua telah dijalankan dan bagaimana sinerginya dapat ditingkatkan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan peran guru dan orang tua tentang kesadaran keselamatan diri anak Down Syndrome di lingkungan sekolah dan rumah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan subjek penelitian adalah guru, orang tua, serta kepala sekolah. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang kemudian data direduksi, disajikan, dan ditarik kesimpulan. Hasil penelitian secara keseluruhan menunjukkan guru dan orang tua telah menjalankan perannya sesuai dengan kedudukannya. Guru dan orang tua tetap menjalankan perannya dengan baik walaupun mengalami tantangan dalam pembelajaran kesadaran keselamatan diri anak. Penelitian ini menyajikan data deskriptif yang memuat pentingnya peran guru dan orang tua serta sinergi keduanya dalam membentuk kesadaran keselamatan diri anak Down Syndrome.
Meningkatkan Kontak Mata pada Anak Gangguan Spektrum Autisme Menggunakan Media Boneka Tangan Angraini, Delmi; Iswari, Mega; Tsaputra, Antoni; Mahdi, Arisul; Nasri, Yosa Yulia
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 13, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v13i2.135531

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kontak mata pada anak gangguan spektrum autisme menggunakan media boneka tangan di SLB Al-Ikhlas Bukittinggi. metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain Single Subject Research (SSR) desain A-B. Data dikumpulkan melalui tes perbuatan. Subjek dalam penelitian ini adalah seorang anak dengan gangguan spektrum autisme di SLB Al-Ikhlas Bukittinggi. Pada tahap baseline (A) yang terdiri dari lima pertemuan, persentase hasil yang diperoleh berturut-turut adalah 10%, 10%, 20%, 20%, dan 20%.Sedangkan pada tahap intervensi (B) yang dilaksanakan selama tujuh pertemuan, persentase yang dicapai yaitu 30%, 50%, 60%, 70%, 80%, 80%, dan 80%. Berdasarkan hasil diatas dapat disimpulkan bahwa boneka tangan dapat meningkatkan kontak mata pada anak gangguan spektrum autisme.
Meningkatkan Kemampuan Mengenal Huruf Vokal Melalui Media Sandpaper Letter bagi Anak Disabilitas Intelektual Ringan Fadillah, Atika Suri; Sopandi, Asep Ahmad; Zulmiyetri, Zulmiyetri; Budi, Setia; Nasri, Yosa Yulia
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 13, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v13i2.134270

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan siswa disabilitas intelektual ringan kelas II SLB YPPLB Padang yang memiliki permasalahan belum mampu untuk mengenal huruf vokal. Salah satu solusi yang dapat diberikan adalah dengan memberikan media sandpaper letter. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitaif dengan metode eksperimen. Metode eksperimen yang digunakan yaitu Single Subject Research (SSR) dengan desain A-B. Subjek dalam penelitian ini yaitu siswa Disabilitas intelektual ringan kelas II di SLB YPPLB Padang. Hasil Penelitian pada kondisi Baseline (A) dilakukan sebanyak 3 kali pengamatan dengan hasil presentase 47%, 47%,47% dan Pada Intervensi dengan memberikan media sandpaper letter dilakukan sebanyak 7 kali pengamatan dengan hasil presentase 67%, 73%, 73%, 87%, 87%, 87%, 87% . Hasil penelitian ini menunjukkan kemampuan mengenal huruf vokal dapat meningkat dengan memberikan media sandpaper letter bagi anak disabilitas intelektual ringan di kelas II SLB YPPLB Padang.
Efektivitas Media Pembelajaran Block Dienes Dalam Peningkatan Kemampuan Pemahaman Konsep Nilai Tempat Untuk Siswa Penyandang Disabilitas Fisik Khomsa, Diva; Nurhastuti, Nurhastuti; Iswari, Mega; Zulmiyetri, Zulmiyetri; Nasri, Yosa Yulia
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 13, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu.v13i2.134740

Abstract

Media pembelajaran Block Dienes merupakan alat bantu berbentuk balok yang dapat dibuat dari bahan seperti kayu, gabus, atau plastisin dengan ukuran dasar 2 cm x 2 cm. Dadu kecil digunakan untuk merepresentasikan satuan, balok tipis untuk puluhan, balok besar untuk ratusan, dan kubus besar untuk ribuan, sehingga memudahkan siswa dalam memahami konsep nilai tempat secara tepat. Artikel ini mengulas tentang efektivitas penggunaan media Block Dienes dalam meningkatkan pemahaman konsep nilai tempat pada siswa penyandang disabilitas fisik di SLB 1 Padang Panjang. Penelitian ini memakai pendekatan kuantitatif dengan metode Single Subject Research (SSR) dan desain A-B-A. Pada fase awal baseline (A1) selama tiga sesi observasi, siswa memperoleh skor yang sama sebesar 20%. Saat tahap intervensi (B), yang dilakukan dalam delapan pertemuan, terjadi peningkatan skor secara bertahap menjadi 60%, 70%, 80%, 83%, 86%, 90%, 90%, dan 90%. Selanjutnya, pada fase baseline kedua (A2) selama empat sesi, skor siswa meningkat menjadi 90%, 93%, 93%, dan 93%. Berdasarkan data tersebut, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran Block Dienes efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep nilai tempat pada siswa penyandang disabilitas fisik di SLB 1 Padang Panjang.