Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Pengajaran bahasa inggris melalui program kemah sastra sma kabupaten buru risman Iye; Azwan; Susiati; Harziko; Taufi; Riki Bugis; A. Yusdianti Tenriawali; Riyaldi Akbar
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): Februari
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.093 KB) | DOI: 10.22334/jam.v2i1.20

Abstract

Pembelajaran Bahasa Inggris di sekolah memiliki peranan penting dalam mengembangkan bakat siswa untuk itu sebagai bentuk penerapan metode seorang pengajar harus mampu kreatif agar mata pelajaran yang diajarkan dapat dipahami oleh siswa. Pengabdian kepada Masyarakat ini yakni Kegiatan “Kemah Sastra” bertujuan untuk menumbuhkembangkan pengetahuan dan minat tentang bahasa dan sastra kepada siswa SMA di kota Namlea untuk lebih kreatif dalam berkarya. Selain itu, melalui kegiatan ini mahasiswapun dapat membiasakan diri dalam melakukan berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi ajang unjuk kreatifitas mahasiswa dalam bidang sastra. Kemah sastra yang dilaksanakan di Desa Lala, Kecamatan Lilialy, Kabupaten Buru selama tiga hari yakni pada tahun 2020. Hari pertama para peserta dikumpulkan di tengah lapangan untuk dibagi berdasarkan kelompok dalam hal ini memberikan edukasi kepada siswa tentang pembelajaran bahasa Inggris. Hasil Pengabdian Kegiatan kemah sastra memberikan hasil yang sesuai dengan yang diharapkan. Melalui kegiatan kemah sastra, pemahaman dan pengetahuan para siswa dan mahasiswa tentang bahasa dan sastra dapat meningkat. Selain itu, para peserta kemah sastra dapat menumbuhkan minat dan bakat tentang seni sastra. 
The Ability in Writing Narrative Text by Using English Poetry at The Students of Al Asyariah Mandar Azis, Andi Sudarmin; Bugis, Riki; Harziko, Harziko
ELS Journal on Interdisciplinary Studies in Humanities Vol. 5 No. 1 (2022): March
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.087 KB) | DOI: 10.34050/elsjish.v5i1.19881

Abstract

The students’ skill in writing narrative text is really needed to be improved. The implementation of English Poetry in the current research was aimed to improve the students’ writing narrative text of the students in the 2nd semester of the Islamic Economic Law study program, the faculty of Islamic Religion. The study applied quantitative method in light of pre and post-test of writing narrative text to both of control and experimental groups and distributing questionnaire to the experimental group to gain their perception upon the English poetry. A total of 34 students from control and experimental group were involved. Analytical scoring profile was used to measure the students’ writing narrative text.The result shows that students under the guidance of English poetry performed significantly better than students in control group with conventional way of teaching in which, the experimental group shows score of post-test was greater than control group by gaining mean score 78.25 and control group gained mean score 61.62. The analysis of questionnaire results reveals that the implementation of English poetry helped the students to be easier in writing narrative text. Most of the participants gave positive response to the use of English poetry in teaching writing narrative text.
The Effectiveness of Online Learning on Buru State High School Students on Learning Achievement in Covid-19 Situation Sofie, Muhammad Sayamsudin; Iye, Risman; Nur Abida, Fithriyah Inda; Bugis, Riki; Musyawir, Musyawir; Yulismayanti, Yulismayanti
ELS Journal on Interdisciplinary Studies in Humanities Vol. 5 No. 1 (2022): March
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.089 KB) | DOI: 10.34050/elsjish.v5i1.20230

Abstract

The Covid-19 virus has impacted almost every element of human life. Various official actions, especially those taken by the Indonesian government, have been taken to break the chain of transmission of the virus. One of the sectors that will determine the condition of this pandemic is the education of elementary school children. So far, the Ministry of Education and Culture has not urged local governments to open schools outside the yellow and green zones. The purpose of this research is to find out the effectiveness of online learning for high school students in Buru State on learning achievement in the Covid-19 situation. This study uses a combination of quantitative and qualitative research. Quantitative research was conducted to see the level of student learning effectiveness. Qualitative research was conducted to determine student responses to the implementation of learning from home. This is done equally, not too dominant in one of them. Data collection techniques used is a questionnaire using a questionnaire via a google form that is given to students once a month to get an overview of the implementation of online learning during that month. The data analysis technique used is data reduction, data presentation, conclusion drawing drawing/verification. The results of the study indicate that the low learning achievement of students caused by bold learning has made the parties redevelop the applied learning process and increase the intensity of learning so that students experience increased achievement.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Saliong Melalui Pelatihan Pembuatan Sabun Cair Cuci Piring Berbahan Dasar Pandan Lisaholit, Syafa; Susiati, Susiati; Bugis, Riki; Bunga, Herlina; Taufik, Taufik
Room of Civil Society Development Vol. 3 No. 2 (2024): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.345

Abstract

Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberdayakan masyarakat Desa Saliong melalui pelatihan pembuatan sabun cair cuci piring dari bahan dasar daun pandan. Pelatihan ini bertujuan agar masyarakat Desa Saliong memahami dan mempraktikkan cara pembuatan sabun cair cuci piring dari daun pandan. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah Participatory Action Research (PAR), yang mencakup edukasi berbasis teori dan praktik tentang pembuatan sabun cair. Pelatihan ini terdiri dari tiga tahap: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Sasaran kegiatan ini adalah 25 warga Desa Saliong, Kecamatan Namlea, Kabupaten Buru. Hasil kegiatan dicapai melalui fase-fase tersebut, termasuk edukasi teori tentang potensi desa, dasar-dasar pembuatan sabun cair, dan kewirausahaan, diikuti dengan sesi praktis pembuatan sabun. Para peserta sangat antusias dan senang dengan pelatihan ini, yang menghasilkan pembentukan kelompok usaha kecil di desa untuk memproduksi dan menjual sabun cuci piring berbahan dasar daun pandan, yang berpotensi meningkatkan ekonomi lokal.
Pengajaran bahasa inggris melalui program kemah sastra sma kabupaten buru Iye, risman; Azwan; Susiati; Harziko; Taufi; Bugis, Riki; Tenriawali, A. Yusdianti; Akbar, Riyaldi
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): Februari
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/jam.v2i1.20

Abstract

Pembelajaran Bahasa Inggris di sekolah memiliki peranan penting dalam mengembangkan bakat siswa untuk itu sebagai bentuk penerapan metode seorang pengajar harus mampu kreatif agar mata pelajaran yang diajarkan dapat dipahami oleh siswa. Pengabdian kepada Masyarakat ini yakni Kegiatan “Kemah Sastra” bertujuan untuk menumbuhkembangkan pengetahuan dan minat tentang bahasa dan sastra kepada siswa SMA di kota Namlea untuk lebih kreatif dalam berkarya. Selain itu, melalui kegiatan ini mahasiswapun dapat membiasakan diri dalam melakukan berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi ajang unjuk kreatifitas mahasiswa dalam bidang sastra. Kemah sastra yang dilaksanakan di Desa Lala, Kecamatan Lilialy, Kabupaten Buru selama tiga hari yakni pada tahun 2020. Hari pertama para peserta dikumpulkan di tengah lapangan untuk dibagi berdasarkan kelompok dalam hal ini memberikan edukasi kepada siswa tentang pembelajaran bahasa Inggris. Hasil Pengabdian Kegiatan kemah sastra memberikan hasil yang sesuai dengan yang diharapkan. Melalui kegiatan kemah sastra, pemahaman dan pengetahuan para siswa dan mahasiswa tentang bahasa dan sastra dapat meningkat. Selain itu, para peserta kemah sastra dapat menumbuhkan minat dan bakat tentang seni sastra. 
RONGO-RONGO DALAM PEMENUHAN KEBUTUHAN RUMAH TANGGA Bugis, Riki; Malik, Sofian; Kurniawan, Rudy; Umanailo, M. Chairul Basrun; Hehamahua, Hayati
JISPO Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 9 No. 2 (2019): JISPO Vol 9 No 2 2019
Publisher : Faculty of SociaI and Political Sciences (FISIP), Universitas Islam Negeri (UIN) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jispo.v9i2.5201

Abstract

The term rongo-rongo is a burden-bearing worker in the namlea market. As a carrier, the rongo-rongo load up each item that is thought by the customer and follows the conscription for shopping. Occupational risks and health hazard do not prevent them from continuing to keep busy to meet the economic family. This study is a qualitative study that describes the existence of the rongo-rongo in order to meet the needs of the home. The location of this study is in the village Karang jaya, market namlea, namlea terminal, with visibility for informant activity. Studies have shown that the existence of rongo-rongo is a major pilar of the household’s living resources, an effort to control household needs is done by focusing on physical strength without considering ill-health risks. In addition to making up for needed, the rongo-rongo does the activities outside of the main work o.g cleaning up stores of laundry and agricultural product.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Saliong Melalui Pelatihan Pembuatan Sabun Cair Cuci Piring Berbahan Dasar Pandan Lisaholit, Syafa; Susiati, Susiati; Bugis, Riki; Bunga, Herlina; Taufik, Taufik
Room of Civil Society Development Vol. 3 No. 2 (2024): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.345

Abstract

Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberdayakan masyarakat Desa Saliong melalui pelatihan pembuatan sabun cair cuci piring dari bahan dasar daun pandan. Pelatihan ini bertujuan agar masyarakat Desa Saliong memahami dan mempraktikkan cara pembuatan sabun cair cuci piring dari daun pandan. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah Participatory Action Research (PAR), yang mencakup edukasi berbasis teori dan praktik tentang pembuatan sabun cair. Pelatihan ini terdiri dari tiga tahap: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Sasaran kegiatan ini adalah 25 warga Desa Saliong, Kecamatan Namlea, Kabupaten Buru. Hasil kegiatan dicapai melalui fase-fase tersebut, termasuk edukasi teori tentang potensi desa, dasar-dasar pembuatan sabun cair, dan kewirausahaan, diikuti dengan sesi praktis pembuatan sabun. Para peserta sangat antusias dan senang dengan pelatihan ini, yang menghasilkan pembentukan kelompok usaha kecil di desa untuk memproduksi dan menjual sabun cuci piring berbahan dasar daun pandan, yang berpotensi meningkatkan ekonomi lokal.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Saliong Melalui Pelatihan Pembuatan Sabun Cair Cuci Piring Berbahan Dasar Pandan Lisaholit, Syafa; Susiati, Susiati; Bugis, Riki; Bunga, Herlina; Taufik, Taufik
Room of Civil Society Development Vol. 3 No. 2 (2024): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.345

Abstract

Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberdayakan masyarakat Desa Saliong melalui pelatihan pembuatan sabun cair cuci piring dari bahan dasar daun pandan. Pelatihan ini bertujuan agar masyarakat Desa Saliong memahami dan mempraktikkan cara pembuatan sabun cair cuci piring dari daun pandan. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah Participatory Action Research (PAR), yang mencakup edukasi berbasis teori dan praktik tentang pembuatan sabun cair. Pelatihan ini terdiri dari tiga tahap: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Sasaran kegiatan ini adalah 25 warga Desa Saliong, Kecamatan Namlea, Kabupaten Buru. Hasil kegiatan dicapai melalui fase-fase tersebut, termasuk edukasi teori tentang potensi desa, dasar-dasar pembuatan sabun cair, dan kewirausahaan, diikuti dengan sesi praktis pembuatan sabun. Para peserta sangat antusias dan senang dengan pelatihan ini, yang menghasilkan pembentukan kelompok usaha kecil di desa untuk memproduksi dan menjual sabun cuci piring berbahan dasar daun pandan, yang berpotensi meningkatkan ekonomi lokal.
Gerakan Literasi Berbasis Komunitas sebagai Upaya Meningkatkan Literasi Anak di Pulau Buru Iye, Risman; Taufik, Taufik; Bugis, Riki; Susiati, Susiati; Alimin, La Ode; Hentihu, Idrus; Rianti, Wa; Solissa, Anang; Litiloly, Badrun; Sabaruddin, Sabaruddin; Ismail, Ulfa
Room of Civil Society Development Vol. 4 No. 6 (2025): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.771

Abstract

Tingkat literasi anak di Kabupaten Buru masih menghadapi tantangan, antara lain keterbatasan akses bahan bacaan, minimnya pemanfaatan teknologi, serta lemahnya dukungan keluarga dan komunitas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca dan keterampilan menulis anak-anak di Desa Lamahang melalui program Gerakan Literasi Baca-Tulis yang berbasis komunitas. Program dilaksanakan selama enam bulan dengan melibatkan 65 anak usia 7–12 tahun, 10 guru dan relawan literasi Rumah Belajar Komunitas Pulau Buru. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tiga tahap, yaitu persiapan, implementasi, dan evaluasi. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, angket kepada guru dan orang tua, serta wawancara mendalam, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada frekuensi kunjungan ke pojok baca, durasi membaca, keterlibatan anak dalam mendongeng, kemampuan menulis kalimat sederhana, penyusunan cerita runtut, serta partisipasi orang tua dalam mendampingi anak membaca di rumah. Temuan ini menunjukkan bahwa intervensi literasi berbasis komunitas yang memadukan bahan bacaan, metode pembelajaran kreatif, dan teknologi sederhana efektif dalam memperkuat ekosistem literasi di wilayah kepulauan. Model program ini berpotensi direplikasi pada komunitas lain dengan karakteristik serupa.
Gerakan Literasi Berbasis Komunitas sebagai Upaya Meningkatkan Literasi Anak di Pulau Buru Iye, Risman; Taufik, Taufik; Bugis, Riki; Susiati, Susiati; Alimin, La Ode; Hentihu, Idrus; Rianti, Wa; Solissa, Anang; Litiloly, Badrun; Sabaruddin, Sabaruddin; Ismail, Ulfa
Room of Civil Society Development Vol. 4 No. 6 (2025): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.771

Abstract

Tingkat literasi anak di Kabupaten Buru masih menghadapi tantangan, antara lain keterbatasan akses bahan bacaan, minimnya pemanfaatan teknologi, serta lemahnya dukungan keluarga dan komunitas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca dan keterampilan menulis anak-anak di Desa Lamahang melalui program Gerakan Literasi Baca-Tulis yang berbasis komunitas. Program dilaksanakan selama enam bulan dengan melibatkan 65 anak usia 7–12 tahun, 10 guru dan relawan literasi Rumah Belajar Komunitas Pulau Buru. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tiga tahap, yaitu persiapan, implementasi, dan evaluasi. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, angket kepada guru dan orang tua, serta wawancara mendalam, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada frekuensi kunjungan ke pojok baca, durasi membaca, keterlibatan anak dalam mendongeng, kemampuan menulis kalimat sederhana, penyusunan cerita runtut, serta partisipasi orang tua dalam mendampingi anak membaca di rumah. Temuan ini menunjukkan bahwa intervensi literasi berbasis komunitas yang memadukan bahan bacaan, metode pembelajaran kreatif, dan teknologi sederhana efektif dalam memperkuat ekosistem literasi di wilayah kepulauan. Model program ini berpotensi direplikasi pada komunitas lain dengan karakteristik serupa.