Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Pengaruh Mobilisasi Segera Setelah Stroke Terhadap Kemandirian Fungsional Dan Pencegahan Resiko Ulkus Dekubitus Juliani, Juliani; Ritarwan, Kiking; Asrizal, Asrizal
Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 10 No 3 (2022): Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.545 KB) | DOI: 10.20527/jdk.v10i3.86

Abstract

Penderita stroke akan mengalami gangguan keseimbangan, terbatas aktivitas hidup sehari-hari sehingga mengalami imobilitas dan gangguan supply darah sehingga resiko tinggi terjadi ulkus dekubitus. Resiko ulkus dekubitus dan kemunduran kemandirian fungsional yang dialami oleh pasien stroke dapat dibantu dengan melakukan mobilisasi segera. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh mobilisasi segera setelah stroke terhadap kemandirian fungsional dan pencegahan resiko ulkus dekubitus. Jenis penelitian yang digunakan adalah design quasy experiment dengan menggunakan metode pre post test with control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien stroke iskemik di Rumah Sakit Haji Adam Malik Medan dan sampel berjumlah 37 orang untuk kelompok kontrol dan 37 orang untuk kelompok intervensi. Pengumpulan data dengan data primer dan sekunder dan dianalisis dengan uji statistik Wilcoxon Test dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh mobilisasi segera terhadap pencegahan resiko ulkus dekubitus pasien stroke kelompok kontrol (p=0,083), tidak ada pengaruh mobilisasi segera terhadap kemandirian fungsional pada kelompok kontrol pada pasien stroke (p=0,058), ada pengaruh mobilisasi segera terhadap pencegahan resiko ulkus dekubitus pasien stroke kelompok intervensi (p=0,000) dan ada pengaruh mobilisasi segera terhadap kemandirian fungsional pada kelompok intervensi pada pasien stroke di Rumah Sakit Haji Adam Malik Medan (p=0,000). Disarankan bagi keluarga pasien yang mengalami stroke pemberian mobilisasi segera dapat diterapkan sebagai terapi untuk dilakukan di rumah dan bagi perawat direkomendasikan menjadi masukan dalam meningkatkan frekuensi mobilisasi segera pada pasien stroke untuk mengantisipasi terjadinya luka dekubitus dan peningkatan kemandirian fungsional.
The Effect of Self-Efficacy Based Education on the Daily Care of Stroke Patients and its Implications with Counseling Wiguna, Rizaldi Nanda; Ritarwan, Kiking; Sitohang, Nur Asnah; Sinaga, M. Harwansyah Putra
KONSELI: Jurnal Bimbingan dan Konseling (E-Journal) Vol 8 No 2 (2021): KONSELI: Jurnal Bimbingan dan Konseling (E-Journal)
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/kons.v8i2.9221

Abstract

Stroke patients generally experience daily self-care disorders due to old age (elderly), so that motor skills are low. One factor affecting the ability to take care of oneself every day and be motivated to be independent is self-efficacy. The purpose of this study was to analyze the effect of self-efficacy-based education on the daily self-care of stroke patients at the Haji Adam Malik General Hospital and its implications with counselling guidance. The type of research used is a quasi-experimental design using the nonequivalent control group pre- post-test only design method. The population in this study were all ischemic stroke patients at Haji Adam Malik Hospital Medan and a sample of 36 people. Researchers provided educational interventions based on self-efficacy using visual media, discussions, motor skills training, and occupational exercises for three meetings per week with a duration of 30 minutes each session for six weeks. Data collection with primary and secondary data and analyzed by statistical test Paired Sample t-Test. The results showed an effect of self-efficacy-based education on the daily care of stroke patients at Haji Adam Malik Hospital Medan (p-value = 0.000 <0.05) such as motor function and improving their daily activities.
Risk Factors Influencing the Occurrence of Urinary Tract Infections in Inpatients Ardiana, Ardiana; Warli, Syah Mirsya; Ritarwan, Kiking; Kusumawati, R. Lia; Harahap, Juliandi
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No 6 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6i6.4016

Abstract

A urinary tract infection is an infection of the urinary tract both upper and or lower, where the number of bacteria is greater than 10⁵ bacterial colonies per unit per ml in a urine specimen. Several studies have shown that there are risk factors that can cause urinary tract infections such as age, gender, long lying down, and other predisposing factors. Objective: To identify the factors that influence the occurrence of urinary tract infections in H. Adam Malik Hospital Medan. Method: This study was designed cross-sectional approach. 59 patients were applied in this study using consecutive sampling. Data were collected using a questionnaire and analyzed using chi-square and Fisher. Results: the results showed that there was no relationship (p>0.05) among age (p=0.869; OR=0.9), gender (p=0.812; OR=1.1), predisposing factors with diabetes mellitus (p=0.146), human immunodeficiency virus (p=0,286), kidney disease (p=0,386), autoimmune (p=0,641) and there were significant relationship (p< 0.05) among prolonged lying down (p=0.04; OR=3,1) were the most significant factor related to urinary tract infection without urinary catheter. Conclusions: the results showed that there was no relationship among age, gender, or predisposing factors such as diabetes mellitus, human immunodeficiency virus, kidney disease, or autoimmune disease with the incidence of urinary tract infection. Long lying down is a relationship with urinary tract infection.
Nurses' experience in carrying out muscle strength exercises among patients with strokes: A qualitative study Kartika Sari; Jenny Marlindawani Purba; Kiking Ritarwan
Malahayati International Journal of Nursing and Health Science Vol 6, No 8 (2024)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/minh.v6i8.14104

Abstract

Background: Patients with stroke suffer various nerve and muscle issues. The weakness and paralysis of patients with stroke affect their ability to carry out their daily activities.Purpose: To explore nurses' experiences in performing strength of muscle exercise on patients with stroke at Haji Adam Malik Central General Hospital, MedanMethod: This qualitative study with a phenomenological descriptive approach employs a purposive sampling technique to choose 10 nurses who have prior experience performing the strength of muscle exercise on stroke patients. Data are collected through in-depth interviews and then evaluated using Collaizzi method.Results: The five issues identified by the thematic analysis are the nurses’ understand about the strength of muscle exercise, challenges and solutions encountered while performing the strength of muscle exercise, how strength of muscle exercise is implemented, the need to enhance the skill in performing strength of muscle, and the nurses’ emotional reaction while performing the strength of muscle exercise on the stroke patients.Conclusion: Nurses’ knowledge of muscle strength enables them to demonstrate it to stroke patients and help them find the best solution to various challenges they may encounter.Suggestion: The need to improve nurses' skills in muscle strength exercise is related to efforts to improve the quality of nursing care for stroke patients.
Efektivitas Self-Care Management Terhadap Perilaku Lansia Penderita Hipertensi Deskrisman Stefan Mendrofa; Evi Karota; Siti Zahara Nasution; Kiking Ritarwan; Riswani Tanjung
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.46568

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan kronis yang umum ditemukan pada lansia dan dapat menimbulkan komplikasi serius apabila tidak ditangani dengan baik. Intervensi manajemen perawatan diri diyakini dapat meningkatkan perilaku kesehatan pada lansia yang menderita hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas self-care management terhadap perilaku pasien lansia dengan hipertensi. Penelitian ini menggunakan desain quasi experimental non-equivalent control group pretest-posttest design. Sebanyak 64 pasien lansia dengan hipertensi dibagi ke dalam kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Kelompok intervensi menerima edukasi berupa video tentang self-care management sebanyak dua kali seminggu selama dua minggu. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang mengukur pengetahuan, sikap, dan tindakan, serta dianalisis menggunakan uji paired t-test dan uji t-test independen. Hasil menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan pada skor pengetahuan, sikap dan tindakan juga meningkat secara signifikan (p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa self-care management berbasis video efektif dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, dan tindakan dalam self-care management pada lansia dengan hipertensi.
Pengaruh Intervensi Edukasi PSN 3M Plus Lintas Sektoral terhadap Pengetahuan, Sikap, dan Tindakan Masyarakat dalam Pencegahan Dengue di Wilayah Kerja Puskesmas Beringin Jaya Sibuea, Bonar Pandapotan; Amelia, Rina; Ritarwan, Kiking; Tanjung, Ika Citra Dewi; Yulfi, Hemma
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 6, No 3 (2026): Volume 6 Nomor 3 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v6i3.20960

Abstract

ABSTRACT Dengue fever (DHF) is an infectious disease transmitted by the Aedes aegypti mosquito and is a global public health problem, especially in tropical countries such as Indonesia. Spikes in DHF cases occur fluctuatively in various regions, including South Labuhanbatu Regency, especially in the Beringin Jaya Health Center working area, which shows an increase in incidence every rainy season. The most effective control effort is through education and community empowerment in mosquito nest eradication (PSN) with the 3M Plus approach. This intervention is optimized if it is carried out through cross-sectoral collaboration involving the government, health workers, and local communities. This study aims to determine the effect of PSN 3M Plus educational intervention on the knowledge, attitudes, and actions of respondents in dengue prevention. The method used was quasi experimental with a one-group pretest-posttest design on 100 respondents selected by purposive sampling. Data were collected through a standardized questionnaire that had been tested for validity and reliability, then analyzed univariately and bivariately using the McNemar Test. The results showed a significant increase in respondents' knowledge after the 3M Plus PSN education intervention, from 45% to 64% (p = 0.013). However, in the attitude variable there was only an increase from 44% to 50% (p = 0.643), and in the action variable from 49% to 53% (p = 0.417), both of which did not show statistically significant differences. The PSN 3M Plus educational intervention was effective in increasing respondents' knowledge, but not strong enough to influence changes in attitudes and actions. A more intensive, sustainable, and participatory educational approach is needed to achieve a more comprehensive behavior change in dengue prevention. Keywords: Education, PSN 3M Plus, Cross-Sectoral.  ABSTRAK Demam berdarah dengue (DBD) merupakan penyakit menular yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegyptii dan menjadi masalah kesehatan masyarakat global, terutama di negara-negara tropis seperti Indonesia. Peningkatan kasus DBD terjadi secara fluktuatif di berbagai wilayah, termasuk Kabupaten Labuhanbatu Selatan, khususnya di wilayah kerja Puskesmas Beringin Jaya, yang menunjukkan peningkatan kejadian setiap musim hujan. Upaya pengendalian yang paling efektif adalah melalui edukasi dan pemberdayaan masyarakat dalam pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan pendekatan 3M Plus. Intervensi ini menjadi lebih optimal jika dilakukan melalui kolaborasi lintas sektoral yang melibatkan pemerintah, petugas kesehatan, dan komunitas lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intervensi edukasi PSN 3M Plus terhadap pengetahuan, sikap, dan tindakan responden dalam pencegahan dengue. Metode yang digunakan adalah quasi experimental dengan desain one-group pretest-posttest pada 100 responden yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstandar yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, lalu dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan Uji McNemar. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan responden setelah dilakukan intervensi edukasi PSN 3M Plus, dari 45% menjadi 64% (p = 0,013). Namun, pada variabel sikap hanya terjadi peningkatan dari 44% menjadi 50% (p = 0,643), dan pada variabel tindakan dari 49% menjadi 53% (p = 0,417), keduanya tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan secara statistik. Intervensi edukasi PSN 3M Plus efektif dalam meningkatkan pengetahuan responden, namun belum cukup kuat memengaruhi perubahan sikap dan tindakan. Diperlukan pendekatan edukatif yang lebih intensif, berkelanjutan, dan partisipatif agar terjadi perubahan perilaku yang lebih menyeluruh dalam pencegahan DBD. Kata Kunci: Edukasi, PSN 3M Plus, Lintas Sektoral, Dengue.
Co-Authors Ameilia Zuliyanti Siregar Anggreiny Ardiana Ardiana, Ardiana Arrasyid, Nurfida Khairina Asrizal Asrizal, Asrizal Asrizal Asysyarif, Abdurrahman Aznawi, Andi Aznan Daulay, Elvita Rahmi Delvian Delvian Deskrisman Stefan Mendrofa Diana Sofia Hanafiah Dora Hastura Dudut Tanjung Elfiati, Deni Elfiati Elisabeth Elisabeth etti sartina siregar F. A. Simarmata, Junius Fachrezi, Muhammad Alfian Faradila, Devita Fitri, Fasihah Irfani Fujiati, Isti Ilmiati Harahap, Juliandi Iqbal, Kiki Mohammad Ira Maulani Lubis Jenny Marlindawani Jenny Marlindawani Purba Juliani Jumilawaty, Erni Jumilawaty Karota, Evi Kartika Sari Kusumawati, R. Lia M. Harwansyah Putra Sinaga Malau, Tamara Betanya Meszadena Tumanggor Mohammad Basyuni Mubaraq, Alfian Mubaraq Muzasti, Riri Andri Nababan, Windika Nasution, Siti Saidah Nauly, Meutia Nauly Nonika Roma Suryani Sianturi Nunung F. Sitepu Nunung Febriany Sitepu Nur Asnah Sitohang, Nur Asnah Panjaitan, Alfred Johnatan Purba, Jenny Marlindawani Puspitasari, Carina Shelia Putri Chairani Eyanoer, Putri Chairani R.A. Dwi Pujiastuti Rangkuti, Ahmad Baiquni Ribawanto, Muhammad Rafif Rina Amelia Risnasari, Iwan Risnasari Risqin, Muhammad Anas Fatah Riswani Tanjung Rizaldi Nanda Wiguna Rizzi Triputri Maya Meutia Robin Ferdiansyah Sitopu Salsabila, Anisa Sari, Masitha Dewi Sekali, Oktaviani Karo Sibuea, Bonar Pandapotan Sinaga, M. Harwansyah Putra Sinaga, Sofi Oktaviera Sirait, Asima Rodiarta Siti Zahara Nasution, Siti Zahara Sivaipram, Itchika Sivaipram Slamet, Bejo Slamet Surbakti, Utama Hadiputra Susilowati, Arida Susilowati Sylvia Marlina Turnip Tanjung, Ika Citra Dewi Wahyuni, Arlinda Sari Warli, Syah Mirsya Wiguna, Rizaldi Nanda Yenita, Yenita Yulfi, Hemma