Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Actors Associated With Acute Respiratory Infection (Ari) In Infants And Toddlers At Cahaya Medika Clinic In 2024 Nurhalimah, Caci; Simanjuntak, Herlina; Siregar, Rohani; Kurnia Sugiharti, Rosi
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 5.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada anak balita di Indonesia. Berdasarkan Riskesdas 2021, prevalensi ISPA tertinggi terjadi pada kelompok umur 1–4 tahun. Di Klinik Cahaya Medika, kasus ISPA pada bayi dan balita cukup tinggi, sehingga perlu dilakukan analisis faktor yang berhubungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian ISPA pada bayi dan balita di Klinik Cahaya Medika Desa Pasirgombong, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi tahun 2025. Metode Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian adalah bayi dan balita yang berkunjung ke Klinik Cahaya Medika periode Januari–Desember 2025 sebanyak 300 orang. Sampel sebanyak 70 responden. Hasilnya yaitu Prevalensi ISPA sebesar 72,9%. Faktor yang berhubungan signifikan dengan kejadian ISPA adalah usia anak (<12 bulan), status gizi, dan pemberian ASI eksklusif (p<0,05). Sementara itu, pendidikan orang tua dan imunisasi tidak menunjukkan hubungan yang bermakna. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah Faktor dominan yang berhubungan dengan ISPA pada balita adalah usia, status gizi, dan ASI eksklusif. Upaya pencegahan melalui pemantauan gizi, edukasi orang tua, dan perbaikan pola asuh sangat diperlukan.
Pengaruh Media Kie Dengan Audiovisual Untuk Menurunkan Minat Pernikahan Dini Pada Remaja Putri Di Desa Mulyajaya Tahun 2025 Indriani, Devi; Simanjuntak, Herlina; Kurnia Sugiharti, Rosi; Kania Fatdo Wardani, Ika
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 5.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pernikahan dini masih menjadi masalah kesehatan dan sosial di Indonesia, terutama pada remaja putri yang belum siap secara fisik, mental, dan sosial. Salah satu faktor penyebab adalah kurangnya pengetahuan dan akses informasi yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media audiovisual dengan pendekatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) terhadap minat pernikahan dini pada remaja putri di Desa Mulyajaya tahun 2025. Subjek dan metode dalam penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan rancangan pretest-posttest one group. Populasi penelitian adalah seluruh remaja putri usia 15–18 tahun di Desa Mulyajaya (n=44), dengan sampel sebanyak 31 responden yang dipilih menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner skala Likert yang diberikan sebelum dan sesudah intervensi media audiovisual berbasis KIE. Analisis data menggunakan uji Paired T Test. Hasil penelitian ini menunjukkan mayoritas responden berusia 13–15 tahun (58,1%) dan berpendidikan SMA (67,7%). Rata-rata skor minat pernikahan dini menurun dari 136,1 sebelum intervensi menjadi 89,5 sesudah intervensi. Paired T Test menunjukkan hasil signifikan yaitu 82,159, p < 0,001. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa Media audiovisual berbasis KIE efektif menurunkan minat pernikahan dini pada remaja putri di Desa Mulyajaya.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Rendahnya Kunjungan Bayi Dan Balita Di Posyandu Rw 011 Perumahan Permata Cikarang Timur Tahun 2025 Handayani, Dhonal; Simanjuntak, Herlina; Kurnia Sugiharti, Rosi; Kania Fatdo Wardani, Ika
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 5.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kunjungan bayi dan balita ke Posyandu merupakan indikator penting dalam pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak. Namun, masih banyak balita yang tidak memperoleh layanan secara optimal akibat rendahnya tingkat kunjungan. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi rendahnya kunjungan bayi dan balita ke Posyandu RW 011 Perumahan Permata Cikarang Timur tahun 2025. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi rendahnya kunjungan bayi dan balita ke Posyandu RW 011 Perumahan Permata Cikarang Timur tahun 2025. Subyek dan Metode dalam Penelitian ini merupakan studi kuantitatif dengan desain analitik cross sectional yang dilaksanakan di Posyandu RW 011. Sampel berjumlah 51 responden dipilih dengan teknik purposive sampling. Variabel dependen adalah kunjungan ke Posyandu, sedangkan variabel independen meliputi pengetahuan ibu, ekonomi, pendidikan, dukungan keluarga, dan pelayanan kesehatan. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Chi-Square serta perhitungan Odds Ratio (OR). Hasil: Sebagian besar balita (54,9%) tidak melakukan kunjungan teratur ke Posyandu. Pengetahuan ibu berhubungan signifikan dengan kunjungan ke Posyandu (OR=6,70; 95% CI=1,32–34,91; p=0,022). Namun, faktor ekonomi (p=0,620), pendidikan ibu (p=0,683), dukungan keluarga (p=0,538), dan pelayanan kesehatan (p=0,481) tidak berhubungan signifikan. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah Pengetahuan ibu merupakan faktor paling berpengaruh terhadap keteraturan kunjungan balita ke Posyandu.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Ibu Hamil Dalam Program Triple Eliminasi Di Posyandu Desa Sukamanah Tahun 2025 Wulandari, Anggun; Simanjuntak, Herlina; Kurnia Sugiharti, Rosi; Siregar, Rohani
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 5.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program triple eliminasi merupakan upaya pemerintah untuk mencegah penularan vertikal penyakit HIV, sifilis, dan hepatitis B dari ibu hamil ke bayinya. Namun, pelaksanaan program ini masih menghadapi tantangan terutama dalam hal kepatuhan ibu hamil untuk melakukan pemeriksaan. Beberapa faktor seperti usia, pengetahuan, sikap, dukungan suami, dan peran tenaga kesehatan diduga berpengaruh terhadap kepatuhan tersebut. Tujuan: Mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan ibu hamil dalam menjalani program triple eliminasi di Posyandu Desa Sukamanah tahun 2025. Metode Penelitian dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif analitik melalui metode cross sectional. Sampel berjumlah 83 ibu hamil yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasilnya adalah sebagian besar responden memiliki usia reproduksi sehat (73,5%), pengetahuan baik (61,4%), sikap positif (60,2%), dukungan suami baik (61,4%), dan menilai peran tenaga kesehatan baik (86,7%). Kepatuhan ibu hamil terhadap pemeriksaan triple eliminasi sebesar 72,3%. Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan (p=0,001), sikap (p=0,007), dukungan suami (p=0,020), dan peran tenaga kesehatan (p=0,009) dengan kepatuhan ibu hamil. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara usia dengan kepatuhan (p=0,059). Kesimpulan: Faktor pengetahuan, sikap, dukungan suami, dan peran tenaga kesehatan memiliki hubungan signifikan terhadap kepatuhan ibu hamil dalam pemeriksaan triple eliminasi. Upaya peningkatan edukasi, dukungan keluarga, dan peran aktif tenaga kesehatan sangat diperlukan untuk meningkatkan cakupan program ini.
Pengaruh Pijat Endorphin Terhadap Nyeri Punggung Pada Ibu Hamil Trimester III Di TPMB X Kabupaten Bekasi Tahun 2025 Sari, Cinta; Simanjuntak, Herlina; Julianti, Neneng; Alamsah, Deni
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 5.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nyeri punggung merupakan keluhan umum pada ibu hamil trimester III akibat perubahan postur tubuh, hormon, dan peningkatan beban kehamilan. Kondisi ini dapat menurunkan kualitas hidup dan kenyamanan ibu menjelang persalinan. Pijat endorphin, yaitu teknik sentuhan lembut yang merangsang pelepasan hormon analgesik alami, merupakan salah satu metode nonfarmakologis untuk mengurangi nyeri. Subyek dan Metode dalam Penelitian ini merupakan studi pra-eksperimen dengan desain one group pretest-posttest yang dilaksanakan di TPMB X, Kabupaten Bekasi, tahun 2025. Sampel berjumlah 30 ibu hamil trimester III yang dipilih dengan teknik total sampling. Pengukuran nyeri dilakukan menggunakan Visual Analog Scale (VAS). Data dianalisis menggunakan uji paired t-test. Hasil dari penelitian ini yaitu hasil univariat menunjukkan bahwa sebelum dilakukan pijat endorphin, ibu hamil yang tidak mengalami nyeri sebanyak 16,7%, nyeri ringan 43,3%, nyeri sedang 30,0%, dan nyeri berat 10,0%. Setelah intervensi, proporsi ibu hamil yang tidak mengalami nyeri meningkat menjadi 60,0%, nyeri ringan 30,0%, dan nyeri sedang 10,0%, sementara kategori nyeri berat tidak ditemukan. Hasil bivariat menunjukkan nilai Z = -5,292 dengan p-value < 0,01. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah Pijat endorphin efektif mengurangi nyeri punggung pada ibu hamil trimester III dan dapat direkomendasikan sebagai terapi nonfarmakologis rutin dalam pelayanan antenatal.
Faktor – Faktor yang Berhubungan Dengan Kejadian Persalinan Prematur di Rs Sentra Medika Cikarang Tahun 2024 Rosalia, Cica; Simanjuntak, Herlina; Alamsah, Deni; Julianti, Neneng
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 5.B (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persalinan prematur merupakan persalinan yang terjadi pada kehamilan kurang dari 37 minggu, termasuk salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas neonatal di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Pada bulan Januari sampai bulan Desember 2024 angka kejadian kelahiran prematur di RS Sentra Medika Cikarang sebanyak 100 kasus yang di akibatkan ketuban pecah dini (KPD), Preeklamsi/Eklamsi, usia lebih dari 40 tahun, paritas, kurangnya pengetahuan tentang komplikasi dalam kehamilan. Tujuan: Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi persalinan prematur di RS Sentra Medika Cikarang Tahun 2024. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif analitik melalui metode cross sectional. Sampel berjumlah 318 ibu hamil yang dipilih menggunakan teknik sampling random sampling. Instrumen penelitian berupa data sekunder. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil pada penelitian ini yaitu terdapat hubungan signifikan antara paritas (p=0,036), pendidikan (p= 0,003), usia (p=0,037), KPD (p=0,014), preeklamsi/eklamsi (p=0,041). Kesimpulan: Faktor paritas, pendidikan, usia, ketuban pecah dini, preeklamsi/eklamsi memiliki hubungan signifikan terhadap persalinan prematur. Upaya untuk meningkatan wawasan tentang faktor yang mempengaruhi persalinan prematur khususnya faktor dari ibu, meningkatan edukasi pemeriksaan hamil rutin, dukungan keluarga dan peran aktif tenaga kesehatan sangat diperlukan untuk mencegah persalinan prematur.
Pengembangan Model Edukasi dan Pelatihan Pijat Bayi Berbasis Kader dan Keluarga untuk Optimalisasi Tumbuh Kembang Bayi Febriant, Rini; Butar, Mastiur Butar; Aima, Syarifah; Singarimbun, Nurbaiti Br; Putri, Riska Amelia; Sinaga, Suharni Pintamas; Echi, Aulia; Simanjuntak, Herlina
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/1j6rta92

Abstract

Pijat bayi merupakan salah satu intervensi nonfarmakologis yang terbukti memberikan manfaat dalam meningkatkan kualitas tidur, pertumbuhan, serta perkembangan bayi. Namun, praktik pijat bayi yang benar masih belum merata di masyarakat karena keterbatasan pengetahuan dan keterampilan orang tua serta kader kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan model edukasi dan pelatihan pijat bayi berbasis kader dan keluarga dengan pendekatan Community-Based Participatory (CBP) guna mengoptimalkan tumbuh kembang bayi. Kegiatan dilaksanakan di Posyandu Melati, kelurahan Mangga Padang Bulan Kota Medan. tanggal 6 - 8 April 2026 dengan melibatkan kader dan keluarga sebanyak 20 orang yang  dilakukan edukasi pelatihan pijat bayi dan pendampingan stimulasi tumbuh kembang bayi dan balita. Metode yang digunakan meliputi identifikasi kebutuhan masyarakat, pelibatan aktif kader dan keluarga dalam perencanaan, pelaksanaan edukasi dan pelatihan pijat bayi, serta evaluasi keberhasilan program. Kegiatan dilaksanakan melalui penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, dan pendampingan berkelanjutan. Partisipasi aktif kader sebagai agen perubahan menjadi kunci dalam meningkatkan keberlanjutan program di tingkat komunitas. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader serta keluarga dalam melakukan pijat bayi secara mandiri dan benar. Selain itu, terjadi peningkatan keterlibatan keluarga dalam stimulasi tumbuh kembang bayi serta terbentuknya model edukasi yang aplikatif dan berkelanjutan di masyarakat. Kesimpulann pengembangan model edukasi dan pelatihan pijat bayi berbasis kader dan keluarga dengan pendekatan CBP efektif dalam meningkatkan kapasitas masyarakat dan berpotensi mendukung optimalisasi tumbuh kembang bayi secara berkelanjutan.
Co-Authors Aima, Syarifah Ajeng Sakti Wulandari, Binka Amani Sharah, Winna Walidah Angelina Manurung, Ester Anggun Wulandari Anita Deborah Anwar Anwar, Anita Debora Bony Wiem Lestari Butar, Mastiur Butar Dede Mulyani Deni Alamsah Dita Utari Basuki Diyan Annisa Putri Echi, Aulia Enok Ulfah Shintia Fatdo Wardani, Ika Kania Febriant, Rini Fika Ayu Maynia Firmawati Zega, Defacto Hajar Nur Fathur Rohmah Halimah , Siti Handayani , Tri Handayani, Dhonal Helen Anjelina Simanjuntak Henida, Putri Ika Kania Fatdo Wardani Indradewa, Rhian Irma Susanti, Irma Ismawati Ismawati Jayanti Julianti, Neneng Kania Fatdo Wardani, Ika Kurnia Sugiharti, Rosi Larasati, Lytha Lumbantobing, Pratiwi Lydia Br Barus Mahasiswa Sarjana Kebidanan Maynia, Fika Ayu Musmundiroh, Musmundiroh Nahampun, Laura Yunita Nahria, Syarifatun Nindiawati, Nindiawati Nurasiah Nurasiah Nurfitria Tsani, Nia Nurhalimah, Caci Nuryati Nuryati Perangin-angin, Susi Amenta Br. Pratiwi, Intan Purba, Hermawan Purba, Yuni Vivi Santri Putri, Lioni Amelianti Putri, Riska Amelia Rachmalia, Niesha Rahmiati Rahmiati Rika Lestari Rohani Siregar Rosalia, Cica Sahati, Sahati Salsabila, Syifa Sari, Cinta Sembiring, Mahral Effendi Sherly Risda Butar Butar Sholihatt, Kikie Sinaga, Suharni Pintamas Singarimbun, Nurbaiti Br Siregar, Rohani Siti Aisyah Siti Rossy Sunaryo Srimawadah, Supyati Sugiharti, Rosi Kurnia Suminar, Ratna Susi Susanti Sustiawanti, Ferantika Tarsinah, Tarsinah Toberni S Situmorang Tobing, Pratiwi Lumban Ulfah, Fatimah Wati, Putri Sorot Widaningsih, Ida Widia Sari, Wiwin Widianingsih, Euis Yohana Puspitarani Yulianti Yulianti Yusti, Nuraini