Claim Missing Document
Check
Articles

Eksplorasi Lingkungan sebagai Strategi Kontekstual dalam Pembelajaran Konsep Luas Tak Baku di Sekolah Dasa Rosari Br Sianturi; Safrida Napitupulu; Nazriani Lubis; Sutarini; Muhammad Noer Fadlan
Journal of Golden Generation Education Vol. 2 No. 1 (2026): Februari : Journal of Golden Generation Education
Publisher : PT. LEMBAGA PENERBIT PENELITIAN NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgge.v2i1.536

Abstract

Artikel ini mendeskripsikan hasil observasi pembelajaran mengenai penerapan metode eksplorasi lingkungan dalam mengajarkan konsep luas tak baku di sekolah dasar. Pembelajaran geometri masih sering disampaikan secara abstrak sehingga menimbulkan kesenjangan antara pemahaman prosedural dan konseptual. Studi terkini menegaskan pentingnya penggunaan media konkret, integrasi etnomatematika, dan pendekatan outdoor learning dalam memperkuat pemahaman konsep luas. Berdasarkan hasil pengamatan kegiatan pembelajaran di kelas, siswa terlibat aktif dalam mengukur dan membandingkan luas benda di sekitar menggunakan satuan tidak baku. Pengalaman belajar yang konkret dan kontekstual membantu siswa memahami konsep luas sesuai tahap perkembangan kognitifnya. Dengan demikian, metode eksplorasi lingkungan dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran geometri pada kelas rendah sekolah dasar.
HUBUNGAN PEMAHAMAN BANGUN DATAR TERHADAP KONSEP PRISMA DAN LIMAS DI SEKOLAH DASAR Indry Ayu Lizahra; Safrida Napitpulu; Dinda Yarshal; Lia Afriyanti Nasution; Nazriani Lubis
Journal of Golden Generation Education Vol. 2 No. 1 (2026): Februari : Journal of Golden Generation Education
Publisher : PT. LEMBAGA PENERBIT PENELITIAN NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgge.v2i1.543

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pemahaman bangun datar dengan pemahaman konsep prisma dan limas pada siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian adalah siswa kelas V atau VI sekolah dasar yang telah mempelajari materi bangun datar dan bangun ruang sisi datar. Instrumen penelitian berupa tes pemahaman konsep yang terdiri atas dua bagian, yaitu tes pemahaman bangun datar dan tes pemahaman prisma serta limas. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment serta analisis deskriptif untuk menggambarkan tingkat penguasaan masing-masing variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa telah mampu mengidentifikasi bangun datar dengan baik, namun pemahaman mereka masih cenderung bersifat prosedural. Pada materi prisma dan limas, siswa mengalami kesulitan terutama dalam menentukan luas alas yang berpengaruh pada perhitungan luas permukaan dan volume. Hasil uji korelasi menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara pemahaman bangun datar dan pemahaman konsep prisma serta limas. Temuan ini mengindikasikan bahwa penguasaan konsep bangun datar merupakan prasyarat fundamental dalam memahami bangun ruang sisi datar. Oleh karena itu, pembelajaran geometri di sekolah dasar perlu dirancang secara bertahap, sistematis, dan terintegrasi agar pemahaman konseptual siswa berkembang secara optimal.
An ANALYSIS AR-BASED SPEAKING MATERIALS BY IMPLEMENTING PROJECT-BASED LEARNING USING FONDI APPLICATION FOR VISUAL COMMUNICATION DESIGN STUDENTS Baginda Saeto Gading Dasopang; Nazriani Lubis; Yugi Diraga Prawiyata; Yulia Arfanti
Indonesian Journal of ELT and Applied Linguistics Vol. 4 No. 2 (2024): INDONESIAN JOURNAL OF ELT AND APPLIED LINGUISTICS (IJEAL)
Publisher : Magister of English language Education study program, Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ijeal.v4i2.4902

Abstract

This study aims to develop English-speaking materials based on Augmented Reality (AR) by implementing Project-Based Learning (PjBL) using the Fondi application for tenth-grade Visual Communication Design students at SMK Swasta Istiqlal Delitua. Based on observations and interviews, it was found that students faced difficulties with pronunciation and lacked confidence in speaking English. In addition, the existing learning materials were not tailored to their major and lacked integration with interactive digital media. Through the development of materials aligned with students’ field of study and the use of AR technology and the Fondi application, students expressed high interest in contextual and collaborative learning. The use of AR-based projects and interactive discussions via Fondi encouraged students to be more active, confident, and engaged in real English-speaking practices. The findings indicate that this approach enhances students' motivation and provides a more meaningful and relevant learning experience.
Naposo Nauli Bulung Sebagai Pencegah Kejahatan Mutilasi Di Desa Barak Gajah Cindy Fadilah Nasution; Luthfiyatul Adawiyah Siregar; Aziah Aulisa Putri; Dwi Silvia Zakiah Sarianta Siregar; Asnarni Lubis
Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 1 (2024): Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPI UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v8i1.3217

Abstract

The increase in crime cases in society is a matter of great concern. This is because one of the causes of crime is due to a lack of knowledge in critical thinking which causes people, especially teenagers, to undervalue the importance of self awareness and care about the importance of protecting themselves from various crimes. This counseling aims to introduce teenagers in Barak Gajah village about the importance of protecting themselves and creating inclusive policies by building a Naposo Nauli Bulung Organization and adding insight into preventing and reducing all forms of crime by carrying out productive activities in order to strengthen how to prevent crime, especially the term mutilation, from happening. The method used in this implementation is the Participatory Action Research (PAR) method which is divided into several stages, namely in the first stage starting with giving a pre-test in the form of a questionnaire to measure the initial ability of the youth of the Barak Gajah Village related to crime, educational activities, watching activities together, recitation activities, and sports activities. The results showed that the average understanding of Barak Gajah Village youth increased from 40% to 90% after counseling. Thus, Naposo Nauli Bulung activities can be used as an effort to prevent crime among adolescents.
Pendampingan Pembuatan Lembar Kerja “Speaking” Siswa Bagi Tutor Bahasa Inggris Di Yayasan SAS ANA GROUP Nazriani Lubis; Asnarni Lubis; Baginda Gading DS Dasopang
Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 1 (2024): Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPI UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v8i1.3336

Abstract

Pembelajaran abad 21 merupakan barometer pengajaran bahasa Inggris saat ini karena pengajar dituntut untuk mampu menggali potensi keterampilan komunikasi siswa. Keterampilan berbicara dengan bahasa Inggris menjadi urgensi di era digital dengan keterbukaan informasi dan internasionalisasi di bidang pendidikan, industry dan ekonomi. Lembaga kursus bahasa Inggris merupakan pilihan tempat belajar bahasa Inggris bagi siswa Indonesia karena lembaga kursus menawarkan kelas sesuai dengan tingkat pengetahuan dan relevanasi kebutuhan siswa. Namun, tutor bahasa Inggris Yayasan SAS ANA Group masih mengalami kesulitan dalam merancang lembar kerja speaking siswa. Lembar kerja merupakan alat yang digunakan pengajar untuk mengevaluasi kemampuan siswa. Untuk menyelesaikan permasalahan ini, tim pengabdian menawarkan pelatihan pembuatan lembar kerja speaking siswa dengan metode communicative approach dan diskusi. Tahap pelaksanana terdiri dari; sosialisasi, small group discussion, dan demonstrasi. Kemudian, angket dan lembar observasi digunakan untuk mengukur ketercapaian pelatihan ini. Berdasarkan hasil yang diperoleh, keterampilan pembuatan lembar kerja speaking seluruh tutor bahasa Inggris Yayasan SAS ANA meningkat secara signifikan. Kegiatan ini berdampak terhadap pemahaman mereka secara teoritikal dan praktikal dalam mengimplementasikan pembelajaran inovatif berdasarkan barometer pembelajaran abad 21.
Pendampingan Pembuatan Lembar Kerja “Speaking” Siswa Bagi Tutor Bahasa Inggris Di Yayasan SAS ANA GROUP Nazriani Lubis; Asnarni Lubis; Baginda Gading DS Dasopang
Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 1 (2024): Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPI UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v8i1.3336

Abstract

Pembelajaran abad 21 merupakan barometer pengajaran bahasa Inggris saat ini karena pengajar dituntut untuk mampu menggali potensi keterampilan komunikasi siswa. Keterampilan berbicara dengan bahasa Inggris menjadi urgensi di era digital dengan keterbukaan informasi dan internasionalisasi di bidang pendidikan, industry dan ekonomi. Lembaga kursus bahasa Inggris merupakan pilihan tempat belajar bahasa Inggris bagi siswa Indonesia karena lembaga kursus menawarkan kelas sesuai dengan tingkat pengetahuan dan relevanasi kebutuhan siswa. Namun, tutor bahasa Inggris Yayasan SAS ANA Group masih mengalami kesulitan dalam merancang lembar kerja speaking siswa. Lembar kerja merupakan alat yang digunakan pengajar untuk mengevaluasi kemampuan siswa. Untuk menyelesaikan permasalahan ini, tim pengabdian menawarkan pelatihan pembuatan lembar kerja speaking siswa dengan metode communicative approach dan diskusi. Tahap pelaksanana terdiri dari; sosialisasi, small group discussion, dan demonstrasi. Kemudian, angket dan lembar observasi digunakan untuk mengukur ketercapaian pelatihan ini. Berdasarkan hasil yang diperoleh, keterampilan pembuatan lembar kerja speaking seluruh tutor bahasa Inggris Yayasan SAS ANA meningkat secara signifikan. Kegiatan ini berdampak terhadap pemahaman mereka secara teoritikal dan praktikal dalam mengimplementasikan pembelajaran inovatif berdasarkan barometer pembelajaran abad 21.
Penyusunan Authentic Assessment Dengan Pendakatan Intercultural Communicative Comptence Bagi Pengajar Bahasa Inggris Yayasan SAS ANA Ahmad Laut Hasibuan; Nazriani Lubis; Asnarni Lubis; Putri Regina; Sania Diva Maharani; Gabriel Mardin Gokma Simangunsong
Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9 No 1 (2025): Amaliah Jurnal: Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPI UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v9i1.5067

Abstract

Authentic Assessment with the Intercultural Communicative Competence (ICC) approach offers comprehensive and thorough evaluations so that students can receive significant feedback. However, the implementation of Authentic Assessment with the ICC approach is still rarely carried out by English teachers at Yayasan SAS ANA Group because the teachers still use conventional assessments. This community service activity aims to enhance the understanding of English tutors in implementing Authentic Assessment with the ICC approach in English teaching. carried out systematically through the following stages: socialization, initial questionnaire completion, delivery of material using a communicative and tutorial approach, assessment creation practice, small group discussions, and continuous evaluation and mentoring. The survey results indicate a significant improvement in their understanding related to planning, interpretation, application, performance, and evaluation of assessments using the ICC approach
Penyusunan Authentic Assessment Dengan Pendakatan Intercultural Communicative Comptence Bagi Pengajar Bahasa Inggris Yayasan SAS ANA Ahmad Laut Hasibuan; Nazriani Lubis; Asnarni Lubis; Putri Regina; Sania Diva Maharani; Gabriel Mardin Gokma Simangunsong
Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9 No 1 (2025): Amaliah Jurnal: Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPI UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v9i1.5067

Abstract

Authentic Assessment with the Intercultural Communicative Competence (ICC) approach offers comprehensive and thorough evaluations so that students can receive significant feedback. However, the implementation of Authentic Assessment with the ICC approach is still rarely carried out by English teachers at Yayasan SAS ANA Group because the teachers still use conventional assessments. This community service activity aims to enhance the understanding of English tutors in implementing Authentic Assessment with the ICC approach in English teaching. carried out systematically through the following stages: socialization, initial questionnaire completion, delivery of material using a communicative and tutorial approach, assessment creation practice, small group discussions, and continuous evaluation and mentoring. The survey results indicate a significant improvement in their understanding related to planning, interpretation, application, performance, and evaluation of assessments using the ICC approach
Peningkatan Cinta Keberagaman Budaya Indonesia Melalui Media FLIP -BOOK dan POP-UP Book Ulfa Dwi Rizki Nasution; Vira Putri Fadhilah; Vovi Utari; Wardini Wardini; Yuliana Indah Sari Sitio; Yustika Afritania Sitorus; Nazriani Lubis
Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9 No 1 (2025): Amaliah Jurnal: Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPI UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v9i1.5071

Abstract

This study aims to enhance children's appreciation of Indonesia's cultural diversity through the use of flip-book and pop-up book media in an orphanage setting. The community service activity was conducted at Febrian Berkat Karunia Orphanage Foundation in Deli Serdang Regency. The implementation consisted of four stages: preparation, socialization, media demonstration, and evaluation through pretest and posttest. The results showed a significant improvement in children’s understanding and appreciation of cultural diversity after engaging with the interactive media. Moreover, the intervention had positive effects on their cognitive, emotional, and fine motor development, as well as in strengthening their cultural identity. Flip-books and pop-up books proved to be effective educational tools that are engaging, interactive, and enriching for children's learning experiences on Indonesian cultural diversity.Keywords: Culture, Flip-book, Pop-up book
Cross-Cultural Indonesia-Malaysia for Strengthening Learning Products to Achieve Sustainable Goals Firmansyah Firmansyah; Asnarni Lubis; Noorjima Abdul Wahab; Ayu Utami Br. Simbolon
Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9 No 1 (2025): Amaliah Jurnal: Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPI UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v9i1.5097

Abstract

This community service activity was carried out based on an international collaboration between Indonesia and Malaysia. Indonesia was represented by Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah (UMN Al-Washliyah), while Malaysia was represented by Universiti Sultan Zainal Abidin (UniSZA). The main focus of the program was cultural exchange as a unique foundation for creating Project-Based Learning approaches. The implementation method involved a Knowledge Transfer Programme, with UniSZA students as the primary partners. The results reveal that integrating Malay culture from both Indonesia and Malaysia strengthens cross-national educational values and significantly contributes to achieving Sustainable Development Goals (SDG) point 4, which emphasizes quality education. The empowerment of cultural identity within the educational context serves as a strategic instrument to enhance students' understanding, tolerance, and global competence.