Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Pemanfaatan Maggot (Hermetia illucens) Sebagai Pakan Alternatif Dengan Kombinasi Pakan Pelet Terhadap Pertumbuhan Dan Sintasan Ikan Gabus (Channa striata) Fitriani Fitriani; Helmi Haris; Rih Laksmi Utpalasari
Indobiosains 2023: Volume 5 No 1 Februari 2023
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/indobiosains.v5i1.10108

Abstract

One alternative to reduce the use of  Cork fish (Channa striata) feed can be given an alternative feed, namely magot (Hermetia illucens) which is expected to accelerate fish growth and reduce production costs. The purpose of this study was to determine the effect and best treatment of the combination of feeding maggot and pellet feed with different proportions on growth, survival and efficiency of Cork fish (Channa striata) feed. This research was conducted for 60 days from November to December 2019 at SMK Unggul Negeri 2 Banyuasin III Sekojo Ujung Ring Road, Kedondong Raye Village, Banyuasin III District, Banyuasin Regency. This study used a completely randomized design (CRD) with 4 (four) levels of treatment, each treatment was carried out 3 (three) times, namely P1 (100% pelletized feed), P2 (75% pelleted feed and 25% maggot. ), P3 (Feeding pellets of 50% and 50% of maggot), P4 (Giving pellets of 25% and 75% of maggot). The container used in this study is a tarp pool. The results showed that the best growth in weight, length and survival rate for snakehead fish was found in treatment P4 with a weight of 3.78 grams, a length of 3.06 cm and a survival rate of 83.33%.
PELATIHAN PENGOLAHAN SAMPAH ORGANIK MENJADI ECO ENZYME BAGI MAHASISWA AKADEMI KOMUNITAS NEGERI (AKN) REJANG LEBONG, BENGKULU Sofian Sofian; Neny Rochyani; Indah Anggraini Yusanti; Fitra Mulia Jaya; Rih Laksmi Utpalasari; Riya Liuhartana
Jurnal Abdi Insani Vol 10 No 2 (2023): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v10i2.967

Abstract

Eco enzyme is one of the potential organic waste processing technologies in the future. This community service activities aims to educate community groups ini managing organic waste produced by households into liquid fertilizer products that have economic value. The implementation method is carried out face to face by delivering materialand brochures as well as direct demonstrations of making eco-enzyme. The materials used are household waste such as vegetable and fruit that are not suitable for concumption, sugar/molase and water with a ratio of 3:1:6. The result of this activity is the increased understanding of participant in the management of organic waste originating from household. Participants showed good response, acceptance and participation during the activity. Participant are able to produce their own eco-enzyme as a natural disinfectant that can be used for households, agriculture or animal husbandry.
Sifat Fisik Kimia Permen Jelly dari Gelatin Ikan Gabus dengan Penambahan Lendir Okra Fitra Mulia Jaya; Lia Perwita Sari; Rih Laksmi Utpalasari
Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol. 18 No. 1 (2023): Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan
Publisher : University of PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/jipbp.v18i1.12052

Abstract

Penggunaan gelatin dalam industri umumnya sebagai agen pembentuk gel, pengental, pengemulsi dan lain sebagainya. Namun, bahan baku gelatin yang banyak beredar dipasaran yaitu berbahan baku tulang sapi dan tulang babi. Pada peneltian ini, limbah ikan gabus berupa tulang sebagai bahan dalam pembuatan gelatin. Limbah tulang ikan gabus ini banyak tersedia di pasar sebagai limbah hasil olahan daging giling. Gelatin yang dihasilkan diaplikasi menjadi permen geli yang ditambahkan lendir okra untuk meningkatkan gizi permen sehingga manfaat lendir okra dapat dirasakan, mengingat pemanfaatan lendir okra sebagai bahan pangan belum maksimal dikarenakan selama ini masyarakat okra dengan menghilangkan lendirnya. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan konsentrasi lendir okra terbaik terhadap sifat fisiko kimia dalam pengolahan permen jeli dari gelatin tulang ikan gabus. Perlakuan yang digunakan adalah lendir okra dengan konsentrasi meliputi 0; 2,5; 7,5 dan 10%. Sifat fisik dan kimia terbaik pada permen jeli yang ditambahkan beberapa konsentrasi lendir okra  adalah perlakuan P2 (Penambahan 2,5% lendir okra) dengan nilai teksur 188,20 gf, karbohidrat 26,00%, kadar protein 8,48%, kadar abu 0,02%, kadar air 23,72%,  kadar serat 1,73% dan gula reduksi 13,00 sehingga berdasarkan hasil tersebut disimpulkan bahwa perlakuan yang diberikan berpengaruh nyata terhadap parameter fisik (tekstur), parameter kimia meliputi kadar protein, kadar serat kasar dan gula reduksi. Perlakuan penambahan konsentrasi lendir okra tidak berpengaruh nyata Kadar karbohidrat, air, dan abu. The use of gelatin in industry is generally as a gelling agent, thickener, emulsifier and so on. However, gelatin raw materials that are widely circulated in the market are made from beef bones and pork bones. In this research, snakehead fish waste is in the form of bone as an ingredient in the manufacture of gelatin. This snakehead fish bone waste is widely available in the market as a waste of processed ground meat. The resulting gelatin is applied to a gummy candy with okra slime added to increase the nutrition of the candy so that the benefits of okra slime can be felt, considering that the use of okra slime as food has not been maximized because so far the okra community has removed the mucus. This study aims to determine the best concentration of okra slime on physicochemical properties in the processing of jelly candy from snakehead fish bone gelatin. The treatment used was okra slime with concentrations covering 0; 2.5; 7.5 and 10%. The best physical and chemical properties of jelly candy with several concentrations of okra mucilage were P2 treatment (Addition of 2.5% okra slime) with a texture value of 188.20 gf, carbohydrates 26.00%, protein content 8.48%, ash content 0 0.02%, water content 23.72%, fiber content 1.73% and reducing sugar 13.00 so that based on these results it is concluded that the treatment given has a significant effect on physical parameters (texture), chemical parameters include protein content, crude fiber content and reducing sugar. The addition of okra mucilage concentration had no significant effect on carbohydrate, water, and ash levels.
IMPROVING RESOURCES AND SKILLS FOR MULTI-STAKEHOLDER PARTICIPATION TO ACHIEVE SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS (SDGS) Widiyatsih, Tri; Masnunah; Rachmawati, Diana Widhi; Mardiana; Irwansi, Yudi; Utpalasari, Rih Laksmi
Jurnal Akselerasi Merdeka Belajar dalam Pengabdian Orientasi Masyarakat (AMPOEN): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2024): APRIL-JULI
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/ampoen.v2i1.1646

Abstract

Multi-stakeholder partnerships are one of the important strategies for achieving this, which have an interest in helping to increase resources and expertise, improve coordination and collaboration, build trust and mutual understanding, and increase the accountability of all parties involved in the achievement. Indonesia and Malaysia are two neighboring countries that have many similarities in cultural, economic and social terms, in addition to being strongly committed to joint efforts, where multi-party partnerships between the two countries can play an important role. One of the important roles of multi-stakeholder partnerships is to increase the resources and expertise of the parties involved. This can be done through cooperation, collaboration and synergy.
Pengabdian Masyarakat Melalui Kesenian Tari Modern (Tari Maumere) Laksmi Utpalasari, Rih; Barroh Al Hajj, Syahid; Marsella, Selly; Damaiati, Rizka; Sutia, Sutia; Sinta, Sinta; Silvia, Silvia
Jurnal Pengabdian Harapan Bangsa Vol. 2 No. 1: Januari 2024
Publisher : PT. Bangun Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56854/jphb.v2i1.141

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk yaitu mengenalkan konsep-konsep tari maumere sebagai bentuk kebudayaan dan seni tari sebagai media kebermanfaatan sehat oleh Universitas PGRI yang dilaksanakan oleh Tim Pengabdian Prodi Prodi PGSD, FKIP di Jl. Batujajar Gg. Sukun 1, RT 20 RW 07, Kelurahan Sukarami, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang. Adapun metodologi penelitiannya yaitu mencakup beberapa metode mulai dari ceramah materi tentang seni dan budaya, menggunakan alat peraga, praktek, bermain dan evaluasi. Kesemua kegiatan dibentuk dalam suasana serius tapi santai, serta menggunakan konsep belajar sambil bernyanyi dan menari. Hasil penelitian dalam pengabdian KKN yaitu pelaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat ini terlaksana dengan baik, tidak menemui kesulitan dan sesuai dengan yang diharapkan. Kegiatan tari modern maumere ini telah membantu meningkatkan rasa percaya diri peserta didik, meningkatkan minat bakat terhadap seni tari tradisional dan melestarikan tari-tarian yang lambat laun semakin hilang seiring berjalannya waktu, serta meningkatkan rasa cinta tanah air dengan mengenalkan tari tradisional kepada peserta didik. Selain itu juga memberikan kebermanfaan bagi anak-anak tersebut yang mana tari maumere merupakan jenis senam irama yang dilakukan secara enerjik dalam suasana ceria dan gembira dengan manfaat bagi kesehatan tubuh. Hal ini ditunjukkan dengan jumlah peserta didik yang mengikuti pelatihan dari awal hingga akhir pertemuan tetap sama yaitu sebanyak 12 peserta didik, serta peran tim pengabdi yang mengkoordinasikan dengan baik selama pelaksanaan kegiatan pengabdian. Pelatihan yang dilakukan juga mendapat tanggapan yang sangat positif dari kepala sekolah, kepala sekolah, siswa dan masyarakat desa.
Produksi Udang Galah (Macrobrachium resenbergii) pada Media Resirculating Aquaqultur System (RAS) Sofian, Sofian; Fitra Mulia Jaya; Riya Liuhartana; Rih Laksmi Utpalasari; Rahul
Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol. 18 No. 2 (2023): Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan
Publisher : University of PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/jipbp.v18i2.13823

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kinerja produksi udang galah (Macrobrachium resenbergii) pada sistem resirkulasi. Benih udang galah sebanyak 105 ekor yang diperoleh dari pengepul udang galah hasil tangkapan alam dengan ukuran bobot 2,88±0,63 gram. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 3 kali ulangan. Perlakuan yang diujikan yaitu pemeliharaan dengan padat tebar berbeda pada sistem resirkulasi: kontrol = pemeliharaan tanpa sistem resirkulasi, P1: 5 ekor per wadah, P2= 10 ekor per wadah, P3= 15 ekor per wadah. Parameter yang diamati yaitu Pertumbuhan Bobot Mutlak, Pertumbuhan Panjang Mutlak, Laju Pertumbuhan Harian Tingkat Kelangsungan Hidup dan Kualitas Air. Data yang diperoleh diolah menggunakan program MS. Office Excel 2010 dan untuk uji ANOVA dianalisis menggunakan program SPSS 16.0 dengan selang kepercayaan 95 %. Hasil penelitian diketahui bahwa produksi udang galah pada sistem resirkulasi menghasilkan nilai pertumbuhan bobot mutlak terbaik, nilai pertumbuhan panjang mutlak, laju pertumbuhan harian serta tingkat kelangsungan hidup tertinggi bila dibandingkan dengan perlakuan lainnya. Sistem resirkulasi mampu menjaga nilai kualitas air tetapn optimal untuk pertumbuhan biota budidaya. The aim of this research is to evaluate the production performance of giant prawns (Macrobrachium resenbergii) in a recirculation system. There were 105 giant fresh water obtained from wild caught giant prawn collectors with a weight of 2.88 ± 0.63 grams. This research used a Completely Randomized Design (CRD) with 3 treatments and 3 replications. The treatments tested were rearing with different stocking densities in a recirculation system: control = rearing without a recirculation system, P1: 5 shrimp per container, P2= 10 shrimp per container, P3= 15 shrimp per container. The parameters observed were Absolute Weight Growth, Absolute Length Growth, Daily Growth Rate, Survival Rate and Water Quality. The data obtained was processed using the MS program. Office Excel 2010 and the ANOVA test was analyzed using the SPSS 16.0 program with a confidence interval of 95%. The results of the research showed that the production of giant prawns using a recirculation system produced the best absolute weight growth values, absolute length growth values, daily growth rates and the highest survival rates when compared with other treatments. The recirculation system is able to maintain optimal water quality values for the growth of cultivated biota.
Produksi Hidrolisat Protein Kepala Ikan Gabus Secara Enzimatis Dengan Variasi Waktu Hidrolisis Jaya, Fitra Mulia; Lia Perwita Sari; Rih Laksmi Utpalasari; Riya Liuhartana; Reshi Wahyuni; Yuni Filian Sari
Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol. 19 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan
Publisher : University of PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/jipbp.v19i1.16255

Abstract

Pemanfaatan yang belum maksimal membuat limbah kepala ikan gabus memiliki potensial untuk dimanfaatkan. Limbah ikan mengandung senyawa nutrisi seperti adanya protein, sehingga sangat cocok sebagai bahan baku hidrolisat. Penggunaan enzim dalam hidrolisis untuk mendapatkan hidrolisat yang lebih aman. Pada penelitian ini proses hidrolisis hidrolisat kepala ikan gabus menggunakan enzim papain dengan variasi waktu hidrolisis untuk mendapatkan hidrolisis yang maksimal. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK), dengan perlakuan waktu hidrolisis yang terdiri dari 3 (tiga) taraf perlakuan, masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Perlakuan pada penelitian ini adalah variasi lama waktu hidrolisis yaitu WH1: 2 jam, WH2: 4 jam, dan WH3: 6 jam. Parameter yang diteliti dalam penelitian ini meliputi: rendemen, pH, derajat hidrolisis, kadar protein, kadar air, sensori meliputi (penampakan, warna dan aroma). Hasil waktu hidrolisis tidak berpengaruh nyata terhadap sifat fisik (rendemen), kimiawi (Ph, derajat hidrolisis, protein, air dan abu) tetapi berpengaruh nyata terhadap tingkat penerimaan panelis. Proses hidrolisis selama 4 jam merupakan waktu yang optimal untuk menghasilkan hidrolisat protein dari limbah kepala ikan gabus berdasarkan nilai warna 1,7, aroma 2,55, rendemen 45,91%, pH 6,67, Derajat hirolisis 82,13% , kadar protein 10,82%, kadar air 84,46% dan kadar abu 2,06%.   Utilization that has not been maximized means that snakehead fish head waste has the potential to be utilized. Fish waste contains nutritional compounds such as protein, so it is very suitable as a raw material for hydrolysates. Use of enzymes in hydrolysis to obtain safer hydrolysates. In this study, the hydrolysis process of snakehead fish head hydrolyzate used the papain enzyme with varying hydrolysis times to obtain maximum hydrolysis. This research was carried out experimentally using a Randomized Block Design, with hydrolysis time treatment consisting of 3 (three) treatment levels, each treatment repeated 3 times. The treatments in this study varied the length of hydrolysis time, namely WH1: 2 hours, WH2: 4 hours, and WH3: 6 hours. The parameters examined in this research include: yield, pH, degree of hydrolysis, protein content, water content, sensory including (appearance, color and aroma). The results of the hydrolysis time did not have a significant effect on the physical (yield) and chemical properties (Ph, degree of hydrolysis, protein, water and ash) but had a significant effect on the level of panelist acceptance. The 4 hour hydrolysis process is the optimal time to produce protein hydrolyzate from snakehead fish head waste based on color value 1.7, aroma 2.55, yield 45.91%, pH 6.67, degree of hydrolysis 82.13%, protein content 10.82%, water content 84.46% and ash content 2.06%.  
Utilization of Fish Skin Waste for Enhancing Knowledge and Skills of Homemakers in Talang Keramat Village Nasyiruddin, Riya Liuhartana; Utpalasari, Rih Laksmi; Sofian, Sofian; Jaya, Fitra Mulia; Yusanti, Indah Anggraini; Rochyani, Neny; Mulyani, Rahma; Mentari, Rr Dyah Paramitha; Hasibuan, Zhulian Hikmah; Navicha, Willard Burton; Anggeraini, Dewi Duta; Syaputra, Andrian
DIKDIMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): DIKDIMAS : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT  VOL 4 NO 1 APRIL 2025
Publisher : Asosiasi Profesi Multimedia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58723/dikdimas.v4i1.389

Abstract

This community service in Talang Keramat Village, South Sumatra, Indonesia, aimed to empower homemakers by valorising fish skin waste. The primary objective was to promote its use in processed food to improve nutrition and economic prospects. The project specifically sought to: (1) enhance understanding of fish skin's potential as a raw material for nutritious and economically viable food; (2) demonstrate practical methods for processing fish skin into food products; and (3) shift community perception regarding the benefits of utilizing fish skin waste. A descriptive qualitative approach was employed, with implementation in three phases: pre- and post-test questionnaires to assess comprehension; educational material on transforming fish skin waste; and a demonstration of processed food preparation. Sixteen homemakers participated in the one-day activity. Results showed that 75.00% understood the nutritional and economic value of fish skin waste, 81.25% could explain processing methods, and 87.50% showed improved understanding of its benefits. In conclusion, this community service successfully empowered homemakers with the knowledge and skills to convert fish waste into valuable food products, contributing to nutritional enhancement and economic empowerment within the community.
Analisis Jumlah Perahu Tempel Motor Dan Nelayan Terhadap Produksi Perikanan Tangkap Di Sumatera Selatan Laksmi Utpalasari, Rih; Riya Liuhartana; Indah Anggraini Yusanti; Sofian, Sofian; Setiawan, Marisa Ramadhani
Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Vol. 20 No. 1 (2025): Jurnal Ilmu-ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan
Publisher : University of PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/xra3wz23

Abstract

Potensi perikanan tangkap laut belum dimanfaatkan secara optimal di Sumatera Selatan. Nelayan sebagai tenaga kerja usia produktif di wilayah pesisir merupakan subjek pengelolaan sumber daya perairan setempat selain perahu motor tempel yang merupakan salah satu elemen utama dalam meningkatkan produktivitas nelayan. Penelitian menggunakan data deret waktu, yaitu jumlah perahu motor tempel, nelayan, dan ikan yang ditangkap selama  tahun 2013 dan 2022. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui  jumlah perahu motor tempel dan nelayan dalam mempengaruhi jumlah ikan yang ditangkap. Metode kualitatif dan kuantitatif digunakan dalam analisis data. R2 = 0,032 menunjukkan bahwa jumlah perahu motor tempel dan nelayan memiliki pengaruh yang sangat kecil terhadap jumlah ikan yang ditangkap. Nilai signifikansi F adalah 0,891 > 0,05, yang menunjukkan bahwa produksi ikan tidak dipengaruhi oleh jumlah perahu motor tempel dan nelayan. Jumlah perahu motor tempel dan nelayan tidak secara independen mempengaruhi hasil tangkapan ikan, berdasarkan nilai signifikansi t sebesar 0,976 > 0,05 dan 0,677 > 0,05. Jumlah nelayan dan perahu motor tempel tidak berpengaruh terhadap produksi dikarenakan musim penangkapan ikan, cuaca, peraturan pemerintah, dan karakteristik tradisional nelayan serta secara teknis belum  menggunakan teknologi penangkapan modern.   The potential of marine capture fisheries has not been optimally utilized in South Sumatra. Fishermen as productive age workers in coastal areas are the subject of local water resource management in addition to outboard motor boats which are one of the main elements in increasing fishermen's productivity. The study uses time series data, namely the number of outboard motor boats, fishermen, and fish caught during 2013 and 2022. The purpose of the study was to find out the number of outboard motorboats and fishermen in influencing the number of fish caught. Qualitative and quantitative methods are used in data analysis. R2 = 0.032 indicates that the number of outboard motor boats and fishermen has a very small influence on the number of fish caught. The significance value of F was 0.891 > 0.05, which indicates that fish production was not affected by the number of outboard motor boats and fishermen. The number of outboard motorboats and fishermen did not independently affect the fish catch, based on the significance values of t of 0.976 > 0.05 and 0.677 > 0.05. The number of fishermen and outboard motorboats has no effect on production due to fishing seasons, weather, government regulations, and traditional characteristics of fishermen and technically do not use modern fishing technology.
Sinergitas Mahasiswa KKN dan Masyarakat dalam Gerakan Olahraga Sehat pada Permainan Bola Voli (Studi Kasus RT 20 Kel. Sukarami, Kec. Sukarami, Kota Palembang) Putra, Sigit; Rama Danti, Putri; Nur Aulia, Tasya; Tri Irawan, Bunga; Saputra, M. Anugerah; Agustin, Wina; Utpalasari, Rih Laksmi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Januari-JPM
Publisher : PDPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58818/jpm.v2i1.40

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana optimalisasi kemitraan mahasiswa KKN Universitas PGRI Palembang kelompok 30 dengan warga masyarakat RT 20 Kecamatan Sukarami dalam gerakan olahraga sehat pada permainan bola voli di RT 20 Kel. Sukarami, Kec. Sukarami, Kota Palembang. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan ABCD (Asset Based Community-driven Development) sebagai pendekatan dalam pemberdayaan aset dimiliki masyarakat, yaitu memili sumber daya manusia yang terampil dalam berolahraga voli dan memiliki waktu dan kesempatan untuk berolahraga bersama setelah masa pandemi covid-19. Hasil penelitian dalam pengabdian KKN yaitu pelaksanakan kegiatan olahraga sehat berdampak positif bagi warganya. Olahraga memiliki peran yang sangat penting dalam menunjang kesehatan tubuh. Dengan berolahraga, maka tubuh akan sehat dan bugar. Tidak hanya memberikan manfaat secara fisik, melakukan aktivitas olahraga juga dapat memberikan manfaat lain, baik secara mental maupun sosial. Itu sebabnya olahraga telah menjadi bagian integral dari kehidupan kita sehari-hari. Manfaatnya dalambermain bola voli dapat membentuk sikap tubuh yang baik meliputi anatomis, fisiologis, kesehatan dan kemampuan jasmani. Manfaatnya bagi rohani yaitu kejiwaan, kepribadian dan karakter akan tumbuh ke arah yang sesuai dengan tuntutan masyarakat, juga menciptakan lingkungan yang mempererat persaudaraan antar warga nya yang dilihat dari suku-suku yang ada di RT ini beragam dari suku Jawa, Palembang, Oki, Oku, Batak, Bugis dan lainnya yang menciptakan lingkungan yang damai, menciptakan solidaritas yang tinggi dengan sesama masyarakat dan mengutamakan hubungan antar sesama juga antar kelompok dengan sebuah ikatan nilai moral dan etika dalam bermasyarakat.