Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA MATERI BANGUN DATAR DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN NUMBER HEAD TOGETHER Putri, Vani Angraini; Otaya, Lian G.; Nadjamuddin, Asriyati
DIRASATUL IBTIDAIYAH Vol 5, No 1 (2025): DIRASATUL IBTIDAIYAH
Publisher : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Institut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/ibtidaiyah.v5i1.12919

Abstract

AbstractThe purpose of this study is to improve the learning outcomes of fifth grade students in learning mathematics on flat shapes using the Number Head Together (NHT) learning model. This type of research is Classroom Action Research (CAR). CAR is a research conducted by teachers in the classroom (school) where they teach with an emphasis on improving or enhancing the learning process and practice. The Number Head Together (NHT) learning model can improve student learning outcomes in learning mathematics on flat shapes. This can be seen from the results of the pre-cycle test with a classical percentage of 20%, then the action was carried out in cycle 1 using the model which increased to 33%, then to get the percentage of completeness, the action was continued in cycle II and the results were 80%, meaning that it had increased and achieved the expected results. Learning models that aim to involve students in the world of education are very numerous and varied, one of which is the Number Head Together (NHT) learning model, where this learning involves many students, both individual and group work, in addition by working and thinking together students know more about the learning material, students are also more active and enthusiastic in following the learning. Keywords: Number Head Together (NHT) Model, Plane Building, Mathematics
Analisis Kemampuan Merancang Perangkat Pembelajaran Matematika dan Kinerja Peer Teaching Mahasiswa Prodi PGMI Nadjamuddin, Asriyati; Pomalato, Sarson W. Dj; Hulukati, Evi
Jambura Journal of Mathematics Education Vol 6, No 1: Maret 2025
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jmathedu.v6i1.22789

Abstract

PGMI students, as prospective elementary school teachers, are equipped with specific competencies to ensure they can perform their duties effectively. One of the fundamental competencies required is pedagogical competence, which includes the ability to manage learning processes such as designing and implementing instruction, evaluating learning outcomes, and supporting student development to maximize their potential. Microteaching is a method used to train the teaching skills of prospective teachers in a classroom setting. This study aims to examine the ability of PGMI students to design instructional tools and their performance in peer teaching, as well as to analyze the influence of their instructional design ability on peer teaching performance at FITK IAIN Sultan Amai Gorontalo. The data were analyzed using the Spearman-Rho correlation test and robust regression with M-estimation using Tukey’s bisquare weighting. The results indicate that most students demonstrated good ability in both designing instructional tools and performing peer teaching. The correlation analysis revealed a strong and significant positive relationship between the ability to design instructional tools and peer teaching performance. Furthermore, the robust regression analysis confirmed that the ability to design instructional tools significantly influenced peer teaching performance. The model produced an R-squared value of 78.55%, indicating that this variable explains 78.55% of the variance in peer teaching performance, which is considered a fairly strong contribution.
Perbandingan Metode Fuzzy C-Means dan Ward Pada Pengelompokkan Desa Berdasarkan Indikator Potensi Desa Akolo, Ingka Rizkyani; Pratama, Apriliyanus Rakhmadi; Nadjamuddin, Asriyati
Euler : Jurnal Ilmiah Matematika, Sains dan Teknologi EULER: Volume 11 Issue 2 December 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/euler.v11i2.21820

Abstract

Bone Bolango is one of the districts that has experienced many village and sub-district expansion processes. This expansion process changes the village's potential data. Village potential is the carrying capacity for developing villages in order to improve community welfare. In order to accelerate village development, it is necessary to group villages according to their characteristics so that development is more focused and on target. The aim of this research is to group villages based on indicators of village potential so that groups of villages that have the same characteristics can be obtained, as well as to find out the best method for grouping villages in Bone Bolango Regency. The research results show that the optimum cluster for grouping villages in Bone Bolango Regency based on village potential indicators is the cluster using the ward method because it provides the smallest Xie-Beni index value compared to the fuzzy c-means method. The optimum number of clusters is three clusters. Cluster 1 has high average characteristics consisting of 57 villages, cluster 2 has low average characteristics (except livestock production) consisting of 94 villages and cluster 3 has characteristics of large area and high food production consisting of 9 villages.
PENGARUH PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI OPERASI HITUNG BILANGAN BULAT KELAS VI DI MIS MUHAMADIYAH CABANG KOTA GORONTALO Utina, Lisnawati; Lian Gafar Otaya; Asriyati Nadjamuddin
Al-mujahidah Vol 6 No 1 (2025): April
Publisher : Institut Agma Islam Hamzanwadi NW Lombok TImur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/al-mujahidah.v6i1.245

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) Untuk mengetahui bagaimana pengaruh Pendekatan Saintifik terhadap hasil belajar siswa kelas VI di MIS Muhammadiyah Cabang Kota Utara (2) Untuk mengetahui tingkat keberhasilan pendekatan saintifik terhadap hasil belajar siswa kelas VI di MIS M uhammadiyah Cabnag Kota Utara. Jenis penelitian yang digunakan dalam skripsi ini adalah penelitian kuantitatif. Metode penelitian yaitu eksperimen dengan desain Nonequivalent (pretest and posttest) Control Group Desigh. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat diketahui bahwa ada perbedaan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah diberi perlakuan pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. (1) Hal tersebut ditunjukan dari pemenuhan hipotesis dari uji beda yang memperoleh t hitung (6,489) > t tabel (2,01174) dan ρ Value (0,000) < α (0,05), karena t hitung lebih besar dari t table dan ρ Value kurang dari alpha maka Hipotesis nol (H0) ditolak. Ini menunjukan bahwa hasil analisis statistik dinyatakan adanya pengaruh penggunaan pendekatan saintifik terhadap hasil belajar siswa kelas VI di MIS Muhammadiyah Cabang Kota Utara atau perbedaan yang signifikan secara statistik, sehingga Hipotesis alternative (Ha) diterima. (2) Pendekatan saintifik memiliki efektivitas tingkat dan cukup efektif terhadap hasil belajar siswa kelas VI di MIS Muhammadiyah Cabang Kota Utara (N-Gain Score = 0,5807 dan N-Gain % = 58,07%).
PENERAPAN METODE TWO STAY STRAY UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA KELAS IV SDN 1 PALELE BARAT Asmiati S. Ape; Asriyati Nadjamuddin; Andi Nurwati
Al-mujahidah Vol 6 No 1 (2025): April
Publisher : Institut Agma Islam Hamzanwadi NW Lombok TImur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/al-mujahidah.v6i1.249

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi bangun datar melalui penerapan model pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS). Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus dan melibatkan 14 siswa kelas IV SDN 1 Paleleh Barat. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model TSTS dapat meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan. Pada tahap pra-siklus, hanya 2 siswa (14,28%) yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), dengan rata-rata nilai sebesar 46,42%. Setelah penerapan model TSTS, ketuntasan siswa meningkat menjadi 50% pada siklus I dan mencapai 85,71% pada siklus II, dengan rata-rata nilai akhir 85,39%. Aktivitas guru dan siswa juga menunjukkan peningkatan yang signifikan, masing-masing mencapai 85,71% dan 81,53% pada siklus II. Model TSTS terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa, mendorong partisipasi aktif, dan menciptakan suasana pembelajaran yang kolaboratif. Dengan demikian, model TSTS dapat dijadikan alternatif metode pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa, khususnya pada pembelajaran matematika.
PERENCANAAN DAN IMPLEMENTASI INTERNATIONAL ORGANIZATION FOR STANDARDIZATION (ISO) PADA PENDIDIKAN TINGGI Nadjamuddin, Asriyati; Pautina, Amalia Rizki; Pratiwi, Wiwik
Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 12 No 1 (2024): Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/tjmpi.v12i1.4767

Abstract

Tujuan Penelitian ini yakni untuk menganalisis trend penelitian tentang perencanaan dan implementasi ISO pada Pendidikan Tinggi. Metode penelitian ini menggunakan studi literatur. Penelitian ini merupakan studi literatur metode Narrative Literature Review, teknik pengumpulan data penelitian dilakukan secara tidak langsung ke objek yang diselidiki berupa data sekunder berbentuk artikel jurnal. Data diambil dari jurnal internasional bereputasi dengan basis data Scopus melalui scopus.com mengenai Perencanaan dan Implementasi International Organization for Standardization (ISO) pada Pendidikan tinggi dengan kata kunci yang telah ditentukan dari studi awal yakni ISO, Pendidikan, Perguruan Tinggi, Program Studi. Dalam rentang waktu 4 tahun terakhir (2019-2023) dan diperoleh 4 artikel yang sesuai dengan tujuan penelitian. Hasil analisis data menunjukkan bahwa ditemukan 4 hal yang dapat dimplementasikan untuk meningkatkan standarisasi mutu pendidikan perguruan tinggi, (1) integrasi ISO 9001 dengan prinsip 5-S Kaizen untuk melihat program prioritas dari sebuah perguruan tinggi serta level mutu berada pada level apa (2) Mengembangkan sistem informasi Tracer Study yang terintegrasi dengan database Sistem Informasi Akademik (SIA) dan dengan database SIA menganalisis kinerjanya dengan menggunakan ISO/IEC 25010. (3) Implementasi Sistem Manajemen Lingkungan (EMS) ISO 14001 dan pengukuran kinerja GreenMetrcis perguruan tinggi tentang kinerja lingkungan (4) Mengembangkan model sistem penjaminan mutu terpadu untuk institusi pendidikan tinggi bersertifikasi ISO, dengan mengintegrasikan Akreditasi BAN-PT dan ISO 9001:2008
PENGGUNAAN GAMIFICATION DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA PADA MATERI KPK DAN FBP MATA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS V SEKOLAH MIN 1 KABUPATEN BANGGAI Nurfhadila Ilahude; Fatimah Djafar; Asriyati Nadjamuddin
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 4 No. 6: November 2025
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar siswa pada mata pelajaran matematika, khususnya pada materi Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) dan Faktor Persekutuan Terbesar (FPB), melalui penerapan metode pembelajaran Gamification. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek penelitian sebanyak 18 siswa kelas V MIN 1 Banggai Kepulauan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket, dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan terhadap minat dan hasil belajar siswa. Pada pra-siklus, ketuntasan belajar siswa hanya mencapai 17%, meningkat menjadi 67% pada siklus I, dan mencapai 89% pada siklus II. Penerapan Gamification terbukti efektif dalam menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif, menyenangkan, dan memotivasi siswa untuk aktif dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, penggunaan metode Gamification dapat dijadikan alternatif strategi pembelajaran untuk meningkatkan minat belajar siswa, khususnya dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar
EFEKTIVITAS KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DALAM MENERAPKAN MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH DASAR Fikrian Misilu; Asriyati Nadjamuddin; Rinaldi Datunsolang; Ritmon Amala
Maulana Atsani: Jurnal Pendidikan Multidisipliner Vol. 2 No. 1 (2025): Mei-Juli
Publisher : Pusat Kajian dan Pengembangan Publikasi Ilmiah (PKPPI) Institut Agama Islam Hamzanwadi Nahdlatul Wathan Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/1m6z7j43

Abstract

Artikel ini membahas efektivitas kepemimpinan transformasional dalam penerapan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) di tingkat Sekolah Dasar. Kepemimpinan transformasional menjadi strategi kepemimpinan yang mampu menciptakan perubahan signifikan dengan memberdayakan dan memotivasi seluruh warga sekolah. Penerapan MBS yang sukses sangat dipengaruhi oleh kemampuan kepala sekolah dalam menginspirasi, memfasilitasi kolaborasi, dan mendorong partisipasi aktif dari guru, peserta didik, orang tua, dan masyarakat. Artikel ini menyajikan hasil kajian literatur yang memperlihatkan hubungan erat antara kepemimpinan transformasional dan keberhasilan implementasi MBS di sekolah dasar.
PENGARUH MODEL TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PENJUMLAHAN BILANGAN CACAH KELAS III DI SDN 2 LIMBOTO Ilan Hanapi; Jhems Richard Hasan; Asriyati Nadjamuddin
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) terhadap hasil belajar siswa pada materi penjumlahan bilangan cacah. Masalah utama yang melatarbelakangi penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar matematika di mana hanya 10 dari 23 siswa yang mampu mencapai KKM pada tes awal. Metode penelitian yang digunakan adalah Pre-Experimental Design dengan tipe One Group Pretest Posttest Design. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada rata-rata nilai siswa dari 31,67 (Pretest) menjadi 78,75 (Posttest). Uji hipotesis melalui Paired Sample T-Test menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa model TGT berpengaruh signifikan terhadap peningkatan hasil belajar siswa kelas III SDN 2 Limboto
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI METODE PEMBERIAN REWARD PADA MATERI MENGENAL SALAT JUMAT, DUHA, DAN TAHAJUD DI KELAS IV SD NEGERI 4 TAPA Iskandar Thalib; Buhari Luneto; Asriyati Nadjamuddin
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui apakah metode pemberian reward dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi mengenal sholat jum’at, duha, dan tahajud kelas IV di SD Negeri 4 Tapa, penelitian ini menggunakan pendekatan tindakan kelas dengan menekankan siklus berulang terhadap tindakan dan refleksi. Setiap siklus penelitian terdiri dari empat langkah yaitu tahapan perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi terhadap pelaksanaan, dan refleksi untuk merencanakan siklus berikutnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pra siklus sebagian besar peserta didik belum mencapai angka ketuntasan. Dimana pendidik masih menggunakan metode konvensional seperti ceramah dalam pengajarananya yang membuat peserta didik tidak aktif dalam pembelajaran sehingga yang terjadi adalah pembelajaran satu arah dan tidak ada timbal balik. Sehingga peneliti melanjutkan pada tindakan siklus I. siklus I memberikan dampak positif terhadap hasil belajar siswa. Namun demikian, masih terdapat 5 siswa yang belum mencapai KKM, sehingga diperlukan tindak lanjut pada siklus II. Berdasarkan hasil evaluasi pembelajaran pada Siklus II, diperoleh gambaran bahwa hasil belajar peserta didik mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Dengan persentase ketuntasan belajar yang telah mencapai indikatork yaitu ≥75%, maka dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan pembelajaran pada Siklus II telah berhasil. Dengan demikian Penerapan metode pemberian reward terbukti efektif meningkatkan hasil belajar siswa pada materi Salat Jumat, Duha, dan Tahajud.