Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Pemberdayaan Keterampilan Mengetik Arab melalui Arabic Keyboard Typing Mastery (AKTM) untuk Santri dan Mahasiswa Berbasis Platform Digital dan Muscle Memory Nur Hanifansyah; Muhammad Shobaahun Ni’am; Ahmad Hamdan Amadiy; Menik Mahmudah; Wilda Rihlasyita
IHSAN : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 8, No 1 (2026): Ihsan: Jurnal Pengabdian Masyarakat (April)
Publisher : University of Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/ihsan.v8i1.26483

Abstract

Keterampilan mengetik huruf Arab merupakan bagian penting dari literasi digital di pesantren dan perguruan tinggi Islam, namun masih banyak santri dan mahasiswa yang menghadapi kesulitan dalam menguasainya.  pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan keterampilan mengetik Arab melalui pendekatan Arabic Keyboard Typing Mastery (AKTM) berbasis muscle memory dan platform digital. Metode yang digunakan adalah Asset-Based Community Development (ABCD) dengan melibatkan tiga mitra lembaga pendidikan Islam dan 30 peserta selama tiga bulan. Program pelatihan dilaksanakan dalam tiga tahap, yaitu pengenalan tata letak dan teknik dasar, latihan menengah berbasis gamifikasi, serta latihan lanjutan dengan proyek akhir berupa pengetikan teks Arab utuh. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kecepatan dan akurasi mengetik Arab, penurunan tingkat kesalahan, serta peningkatan kepercayaan diri peserta. Selain itu, terbentuk kader tutor sebaya yang memastikan keberlanjutan program di lembaga masing-masing. Wawancara mendalam mengungkap perubahan pola pikir, motivasi belajar, dan transformasi budaya literasi digital di kalangan peserta. Dengan demikian, program AKTM dapat dijadikan model pengabdian masyarakat yang inovatif, replikatif, dan relevan dalam mendukung akselerasi literasi digital dan pendidikan bahasa Arab di era Society 5.0.  
Model Transfer Lintas Bahasa Arab–Inggris dalam Pendampingan Pembelajaran Bahasa Inggris di Pondok Pesantren Ribath Imam Al Ghazali Nur Hanifansyah; Ahmad Makki Lazuardi; Ahmad Qusairi; Muhamad Solehudin; Masnun Masnun; Segaf Baharun; Menik Mahmudah
Mohuyula : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2026): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/mohuyula.5.1.1-6.2026

Abstract

Penguatan kompetensi bahasa Inggris di lingkungan pesantren memerlukan pendekatan yang adaptif terhadap latar belakang linguistik santri, khususnya bagi mereka yang telah fasih berbahasa Arab. Pengabdian ini bertujuan merumuskan dan mengimplementasikan model transfer lintas bahasa Arab–Inggris dalam pendampingan pembelajaran bahasa Inggris dasar di Pondok Pesantren Ribath Imam Al Ghazali selama satu bulan. Pendekatan yang digunakan bersifat partisipatif dan kolaboratif dengan memanfaatkan prinsip cross-linguistic transfer dan scaffolding, di mana struktur dan makna bahasa Arab diaktivasi sebagai jembatan konseptual untuk memahami bahasa Inggris. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan orientasi konseptual, integrasi struktur dasar, pemetaan semantik kosakata, serta praktik komunikatif sederhana, dengan evaluasi melalui observasi, tes pemahaman awal dan akhir, serta angket persepsi peserta. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa model transfer lintas bahasa efektif dalam menurunkan beban kognitif awal, mempercepat pemahaman struktur kalimat nominal dan fungsi kata tanya, serta memperkuat penguasaan kosakata dasar melalui pemetaan semantik antara kedua bahasa. Selain itu, pendekatan ini meningkatkan kepercayaan diri santri dalam menggunakan bahasa Inggris secara sederhana. Secara konseptual, pengabdian ini menghadirkan model pedagogis kontekstual bagi pesantren bilingual yang memanfaatkan bahasa Arab sebagai modal linguistik strategis dalam penguatan kompetensi bahasa global. Model ini berpotensi direplikasi pada lembaga pendidikan Islam serupa untuk mendukung pengembangan pembelajaran bahasa asing yang lebih efektif dan berkelanjutan.