Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search
Journal : Jurnal ABDIMAS MUTIARA

PENINGKATAN KEBERDAYAAN PETUGAS BANDARA KUALA NAMU INTERNATIONAL AIRPORT (KNIA) DALAM MENCEGAH COVID 19 TAHUN 2020 Tarigan, Frida Lina; Purba, Ivan Elisabeth; Ginting, Daniel
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 1 No. 2 (2020): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dari survey awal dilihat melihat bahwa petugas di bandara Kualanamu tidak semua rutin menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) khususnya masker selama bekerja. Begitu juga tindakan mencuci tangan jarang dilakukan. Tidak menggunakan APD saat bekerja, ataupun tidak mencuci tangan setelah melakukan pekerjaannya ada beberapa kemungkinan antara lain tidak adanya SOP yang mengharuskan menggunakan APD dan mencuci tangan, ada SOP tapi pengawasan yang minim dan tidak adanya sanksi ataupun teguran yang diberikan kepada petugas, sarana dan prasarana yang kurang, kurangnya kepedulian untuk menggunakan APD dan mencuci tangan yang berkaitan dengan perilaku seseorang. Di Bandara petugas bandara Kualanamu yang berhadapan langsung dengan penumpang/pengunjung bandara Kualanamu yang jumlahnya lebih dari 10000 orang per hari sangat rentan tertular penyakit menular Covid-19 maka sangat dibutuhkan upaya peningkatan keberdayaan petugas bandara untuk terhindar dari COVID 19. Metode kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah melakukan pendampingan dan pembinaan dalam pencegahan COVID 19 , dengan beberapa tahapan yaitu: pendampingan petugas kebersihan dan kesehatan pelabuhan dalam melakukan analisis situasi, melakukan tahapan advokasi kepada pimpinan dari masing masing petugas kesehatan, tahapan pemberdayaan petugas kebersihan dan petugas Kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk Pemberdayaan Petugas Bandara Kuala Namu International Airport (KNIA) Dalam Mencegah Covid 19 Tahun 2020 ini telah dilaksanakan dengan baik, dimana semua pihak yang terlibat sangat antusias dan berperan aktif dalam kegiatan tersebut.
PENCEGAHAN COVID-19 PADA PEDAGANG PASAR KARYA WISATA KELURAHAN GEDUNG JOHOR Girsang, Vierto Irennius; Harianja, Ester Saripati; Purba, Ivan Elisabeth
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 1 No. 2 (2020): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menggolongkan virus corona sebagai pandemi, penyakit menular yang menyebar dari satu orang ke orang lainnya di banyak negara pada waktu yang bersamaan. Coronavirus (CoV) adalah keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit mulai dari gejala ringan sampai berat. Pasar tradisional menjadi salah satu klaster penyebaran Covid-19 di sejumlah daerah dikarenakan banyaknya pedagang pasar tradisional yang terjangkit virus Covid-19. Pasar tradisional merupakan kategori tempat yang rentan menjadi lokasi penularan karena kondisi pasar sebagai fasilitas umum tempat terjadinya jual beli kebutuhan sehari-hari dan banyak orang beraktivitas di lokasi tersebut yang datang dari berbagai tempat yang menjadikan pasar seringkali penuh dan sesak dimana social dan physical distancing sulit diterapkan. Adapun tujuan dilaksanakan pengabdian kepada masyarakat di pasar Karya Wisata Kelurahan Gedung Johor Untuk menambah pengetahuan para pedagang pasar tentang pentingnya menggunakan masker dan bagaimana menggunakan masker dengan benar serta mengaplikasikannya sesuai dengan protokol kesehatan yang sudah dianjurkan pemerintah dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Pedagang pasar Karya wisata belum mendapatkan pengetahuan yang baik tentang pencegahan Covid-19. Kesimpulan Pedagang pasar Karya wisata cukup memahami bahaya penyakit Covid-19 setelah dilakukan sosialisasi oleh Tim Pengabdian masyarakat. Saran agar pedagang pasar agar selalu menggunakan masker saat berdagang di pasar. Dinas Kesehatan agar selalu melakukan pengawasan terhadap pedagang pasar dalam hal melakukan protokol kesehatan dan secara rutin melakukan desinfeksi pasar.
PEMERIKSAAN FAKTOR RESIKO PENYAKIT TIDAK MENULAR PADA SISWA MENENGAH ATAS (SMA) Irennius Girsang, Vierto; Purba, Ivan Elisabeth; Harianja, Ester Saripati
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 2 No. 1 (2021): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini kejadian PTM meningkat lebih cepat dan semakin sering terjadi pada kelompok usia yang semakin muda. Peserta kegiatan pemantauan faktor resiko penyakit tidak menular ini adalah siswa SMA yang dilakukan pengukuran dan wawancara. Wawancara juga dilakukan untuk mengetahui riwayat merokok siswa, aktivitas fisik, riwayat konsumsi sayur dan buah dan riwayat konsumsi alkohol siswa. Kegiatan ini dilakukan selama dua bulan Oktober dan November 2019. Hasil didapat masih ada siswa yang memiliki resiko untuk mengalami penyakit tidak menular. Masih ada peserta yang merokok, mengkonsumsi alkohol dengan rutin, kurang makan sayur dan buah, kurang aktifitas fisik dan tekanan darah diatas normal dan IMT di atas batas normal. Beberapa peserta pemeriksaan faktor resiko PTM memiliki resiko yang sangat rentan akan mengalami PTM jika tidak mengontrol faktor resiko PTM yang mereka miliki. Disarankan Sekolah sebaiknya memfasilitasi adanya Posbindu PTM di sekolah dan menyediakan media informasi untuk mencegah terjadinya PTM.
DESINFEKTAN RUMAH IBADAH DAN PENDIDIKAN KESEHATAN PENCEGAHAN COVID-19 DI GEREJA GBKP Jl. BUDI LUHUR LINGKUNGAN 1 Aruan, Dyna Grace Romatua; Purba, Ivan Elisabeth; Sinaga, Taruli Rohana
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 2 No. 1 (2021): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia kasus Covid-19 bertambah setiap hari. Kehadiran Covid-19 memiliki dampak kesehatan yang cukup besar bagi masyarakat. Penyebaran virus Covid-19 bisa terjadi bila bagian tubuh kita kontak langsung dengan seseorang yang terkena virus ini atau barang-barang yang telah tercemar virus Covid-19. Usaha pencegahan sangat perlu ditingkatkan tujuannya agar masyarakat tidak menganggap bahwa wabah ini bukan sekedar pandemi biasa. Salah satu upaya pencegahan yaitu menyemprotkan cairan desinfektan di lingkungan seperti di tempat rumah ibadah. Cairan desinfektan merupakan bahan kimia yang bisa membasmi mikroorganisme, bakteri/virus tanpa memerlukan bilasan air. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah menekan atau memperkecil terjadinya penyebaran penularan virus covid-19 dengan cara menyemprotkan cairan desinfektan kesetiap bagian tempat rumah ibadah seperti didalam ruangan, bagian bawah kursi, mimbar, ruang kantor, toilet, bagian halaman rumah ibadah. Selain itu mengingatkan dan mengedukasi pimpinan jemaat melihat bahaya covid-19 dan cara agar kita tidak tertular, serta cara bagaimana menekan angkat penyebaranan virus ini. Metode yang dilakukan dalam pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah mensosialisasikan kepada kepada desa dan pimpinan rumah ibadah GBKP Budi Luhur Jalan Budi Luhur Lk. 1 Medan untuk dilakukan penyemprotan cairan desinfektan. Mengingat keterbatasan tenaga penyemprot dan cairan desinfektan diperlukan komunikasi, informasi dan edukasi untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mengenai covid-19 kepada pimpinan gereja untuk upaya pencegahan penularan dan penekanan penyebaran virus covid-19 sehingga pengetahun yang diperoleh dapat diinformasikan kepada keluarga dan masyarakat disekitar lingkungannya dalam upaya pencegahan penularan dan penekanan angka penyebaran virus Covid-19.
ENAM LANGKAH MENCUCI TANGAN YANG BENAR DALAM PENCEGAHAN PENULARAN VIRUS COVID 19 Purba, Ivan Elisabeth; Munthe, Seri Asnawati; Bangun, Henny Arwina
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 2 No. 2 (2021): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kasus virus corona di Indonesia sudah berlangsung hampir satu tahun sejak diumumkan pertama kali oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 2 Maret 2020. Covid-19 (coronavirus disease 2019) adalah penyakit yang disebabkan oleh jenis coronavirus baru yaitu Sars-CoV-2, yang dilaporkan pertama kali di Wuhan Tiongkok pada tanggal 31 Desember 2019. Covid-19 ini dapat menimbulkan gejala gangguan pernafasan akut seperti demam diatas 38°C, batuk dan sesak nafas bagi manusia. Selain itu dapat disertai dengan lemas, nyeri otot, dan diare. Pada penderita Covid-19 yang berat, dapat menimbulkan pneumonia, sindroma pernafasan akut, gagal ginjal bahkan sampai kematian.Covid-19 dapat menular dari manusia ke manusia melalui kontak erat dan droplet (percikan cairan pada saat bersin dan batuk), tidak melalui udara (Kemenkes, 2020). Berdasarkan informasi dari Kementerian Kesehatan RI, total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Indonesia sampai dengan 17 Februari 2021 sudah menembus angka lebih dari 1,2 juta atau sebanyak 1.243.646 orang, total yang meninggal dunia sebanyak 33.788 orang dengan angka kesembuhan sebanyak 1.047.676 orang (Kemenkes RI, 2021). Pengabdian kepada masyarakat ini akan dilaksanakan pada bulan Juni sampai Agustus 2021. Tempat kegiatan pengabdian ini adalah di kantin asrama Bri-Mob Medan, Jalan K.H.Wahid Hasyim no.3 Kelurahan Babura, Kec. Medan Baru Kota Medan. Hasil kegiatan edukasi tentang manfaat dan prosedur langkah – langkah mencuci tangan yang benar diharapkan dapat membantu memberikan pengetahuan bagi masyarakat dan diharapkan dapat membantu suksesnya upaya pencegahan penularan virus Covid 19.
PENDIDIKAN KESEHATAN PENCEGAHAN PENULARAN COVID-19 PADA IBU DI DESA PERCUT KECAMATAN PERCUT SEI TUAN KABUPATEN DELI SERDANG Girsang, Vierto Irennius; Purba, Ivan Elisabeth; Aritonang, Juneris
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 2 No. 2 (2021): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi Covid-19 telah menarik perhatian global sejak Desember tahun 2019 wabah pertama penyakit Covid-19. Berdasarkan bukti ilmiah Covid 19 dapat penularan dari manusia kemanusia lain melalui kontak erat dan droplet, tidak melalui udara. Rekomendasi standar pencegahan penyebaran infeksi adalah menggunakan masker, cuci tangan secara teratur dan menjaga jarak serta menghindari kerumunan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu ceramah dan diskusi ringan. Sasaran kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah ibu rumah tangga. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan pada bulan Juni 2021 di Desa Percut Sei Tuan. Ibu rumah tangga yang diundang kegiatan pengabdian masyarkat ini dibagikan masker kain. Posisi duduk peserta juga dengan membuat jarak satu sama lain. Bahan pendidikan kesehatan yang disampaikan kepada peserta ini adalah tentang penyebab penyakit Covid-19, gejala penyakit Covid-19 dan cara pencegahan penyakit Covid-19. Setiap peserta merasa sangat bermanfaat mengikuti kegiatan pengabdian masyarkat ini. Ibu-ibu rumah tangga yang hadir dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini sangat antusias karena kegiatan ini dapat menambah pengetahuan mereka tentang penyakit Covid-19 dan pencegahannya.
PENDIDIKAN KESEHATAN PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG PENCEGAHAN PENYAKIT TIDAK MENULAR Girsang, Vierto Irennius; Purba, Ivan Elisabeth; Harefa, Karnirius
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 1 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (In Press)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Non-Communicable Diseases (NCDs) are diseases that are not caused by an infectious process (not infectious) and cannot be transferred from one person to another. The risk factors for non-communicable diseases are influenced by the progress of the era of globalization which has changed the perspective of the world's population and gave birth to new habits that are not in accordance with a healthy lifestyle. The increase in the prevalence of non-communicable diseases is related to an unbalanced lifestyle and diet, including smoking, consumption of alcoholic beverages, physical activity, and less consumption of fruits and vegetables. The method applied in this community service activity is lectures and light discussions. The material will be presented in the form of power points by including several learning videos. The targets and objectives in this community service activity are the assisted citizens at the Class I Special Guidance Institute Medan. This community service activity was carried out in November 2021 at the Medan Class I Special Guidance Institute. The number of participants in this activity is 16 people. This community service activity lasted for 60 minutes by implementing health protocols. Each participant found it very useful to participate in this community service activity. Participants who attended this community service activity were very enthusiastic because this activity could increase their knowledge about non-communicable diseases and their prevention.
PENYULUHAN KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA BAGI PETUGAS PUSKESMAS HUTAPAUNG Tarigan, Yenni Gustiani; Purba, Ivan Elisabeth; Purba, Hana Ike
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 1 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (In Press)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap pekerjaan selalu mengandung potensi resiko bahaya dalam bentuk kecelakaan dan penyakit kerja. Kasus-kasus kecelakaan dan penyakit kerja di dunia, Indonesia masih cukup besar, baik di kota maupun di desa, baik disektor industri dan jasa -jasa maupun juga disektor kesehatan. Masalah keselamatan dan kecelakaan kerja di Indonesia masih sering diabaikan, hal ini dapat dilihat dari masih tingginya angka kecelakaan kerja. Oleh karena itu pentingnya pengetahuan pekerja tentang keselamatan dan kesehatan kerja sebagai valuasi diri. Salah satu upaya yang dapat dilakukan dengan memberikan penyuluhan tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, motivasi dan mengevaluasi diri pekerja mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan keselamatan dalam bekerja. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan kepada pegawai Puskesmas Hutapaung mengenai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang dilaksanakan pada bulan Desember 2021. Hasil dari kegiatan ini adalah peserta penyuluhan dapat memahami dan mengerti untuk menjaga kesehatan dan keselamatan dalam bekerja serta memberikan kesadaran pada staff puskesmas untuk bisa melindungi diri dalam pekerjaanya dengan menggunakan alat pelindung diri yang sudah disiapkan oleh Puskesnas secara benar dan sesuai prosedur penggunaan.
Peningkatan Pemahaman Remaja Tentang Penularan dan Pencegahan Penyakit Covid-19 Di SMA Negeri 1 Labuhan Deli Girsang, Vierto Irennius; Purba, Ivan Elisabeth; Damanik, Elsarika
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 2 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desember tahun 2019, Corona Virus Desease 2019 atau di singkat Covid-19 di temukan dan beberapa bulan setelahnya di tetapkan oleh WHO menjadi pandemi global. Covid 19 dilaporkan pertama kali di Wuhan, Provinsi Hubei, Cina dan kemudian menyebar 169 negera di dunia,. pada januari 2020 Patogen Covid-19 teridentifikasi adalah SARS-CoV-2. World Health Organitation (WHO) telah menetapkan sebagai Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Yang Meresahkan Dunia/ Public Health Emergency of International Concern (KKMMD/PHEIC). Pengabdian masayarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang penularan dan pencegahan penyakit covid-19. Kegiatan pengabdian masayarakat ini dilakukan pada bulan Maret 2022 di SMA Negeri 1 Labuhan Deli. Metode yang diterapkan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu ceramah dan diskusi ringan. Jumlah peserta dalam kegiatan ini sebanyak 25 orang. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berlangsung selama 90 menit dengan menerapkan protokol kesehatan. Setiap peserta merasa sangat bermanfaat mengikuti kegiatan pengabdian masyarkat ini.
Pelatihan Pembuatan Biskuit Daun Torbangun Training On Making Torbangun Leaf Biscuit Nababan, Donal; Purba, Ivan Elisabeth; Evi, Siska; Awidiyah; Gultom, Tyur Y.M
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 4 No. 1 (2023): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Balita termasuk dalam kelompok umur rentan gizi,stunting pada balita masih dianggap sebagai permasalahan kesehatan utama di Negara berkembang.Stunting dapat di temukan di perkotaan dan pedesan,stunting yang merupaan bentuk malnutri yang di sebabkan oleh gizi buruk pada masa kehamilan atau anak usia awal, bahkan Indonesia menempati posisi ke lima diantara Negara berkembang dengan beban stunting tertinggi bahkan dengan adanya pandemi covid 19 yang merusak status gizi di seluruh dunia terutama di Negara yang berpenghasilan menengah dan rendah .Efek ini berdampak pada balita yang berusia di bawah 5 tahun. Pemerintah yang memberlakukan physical distancing , lockdown daerah tertentu sebagai tindakan tegas untuk penyebaran covid 19 tanpa disadari mengarah kepada pengangguran massal, gaya hidup tidak sehat dan terganggunya perdagangan makanan bergizi dan terjangkau , pada kesempatan ini hadirlah Biskuit Daun Torbangun sebagai upaya peningkatan Gizi pada Bayi di bawah 2 tahun maupun balita.Kegiatan ini bekerjasama dengan seluruh aspek di program Matching Fund baik itu dari kalangan Dosen, Mahasiswa,Baker, maupun masyarakat yang akan di beri pelatihan membuat Biskuit daun Torbangun.