p-Index From 2021 - 2026
11.259
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Interaksi : Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP) Jurnal Kajian Komunikasi ProTVF Communicatus: Jurnal Ilmu Komunikasi PAX HUMANA Alhadharah: Jurnal Ilmu Dakwah Jurnal Komunikasi Jurnal ASPIKOM SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan COMMED: Jurnal Komunikasi dan Media Jurnal Common Abdimas Umtas : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Ilmiah LISKI (Lingkar Studi Komunikasi) Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian To Maega: Jurnal Pengabdian Masyarakat JURNAL PUSTAKA KOMUNIKASI Communication Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Yumary: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Prima Abdika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Sadharananikarana: Jurnal Ilmiah Komunikasi Hindu Jurnal Syntax Fusion : Jurnal Nasional Indonesia Komunika: Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Digital Media dan Relationship Humantech : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Alhadharah: Jurnal Ilmu Dakwah CITIZEN: Jurnal Ilmiah Mulitidisiplin Indonesia Jurnal Social Library Jurnal Ilmu Komunikasi Scriptura : Jurnal Ilmiah Jurnal Ilmu Komunikasi Andalan Jurnal Nusantara Mengabdi Jurnal Media Pengabdian Komunikasi Mediator: Jurnal Komunikasi Sinergi International Journal of Communication Sciences Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Jurnal Communio: Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi Jurnal Spektrum Komunikasi Comdent: Communication Student Journal Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ilmu Komunikasi
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGALAMAN KOMUNIKASI PROGRAM MSIB MBKM BAGI MAHASISWA Nurhadi, Zikri Fachrul; Kurniawan, Achmad Wildan; Alam, Hikmatul; Hidayat, Dasrun
Jurnal Digital Media dan Relationship Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Digital Media & Relationship
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jdigital.v6i1.1338

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya program MBKM Magang MSIB dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi yang diikuti oleh mahasiswa khususnya di Perguruan Tinggi Garut. Tujuan penelitian untuk menjelaskan motif, pengalaman dan makna komunikasi program MSIB bagi mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara mendalam, observasi partisipan, studi pustaka dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini berjumlah 6 orang mahasiswa di Perguruan Tinggi Garut dan 3 orang narasumber merupakan PIC Kampus Merdeka dari Kemdikbudrist, Institut Pendidikan Indonesia, dan Institut Teknologi Garut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa motif untuk peserta program MSIB Kampus Merdeka bertujuan untuk meningkatkan keterampilan, mengasah soft skills dan hard skills, mendapatkan pengalaman kerja dan pembelajaran baru diluar kampus. Motif karena antara lain karena konversi SKS dan uang saku yang dijanjikan oleh Kampus Merdeka, selain itu sertifikat yang diberikan oleh program ini juga dapat meningkatkan nilai tambah dalam mencari pekerjaan. Pengalaman positif yang dialami peserta MSIB Kampus Merdeka yaitu mendapatkan tawaran kerja oleh mitra yang mereka pilih di program MSIB Kampus Merdeka. Pengalaman negatif peserta MSIB Kampus Merdeka mengeluhkan kompensasi yang telah dijanjikan oleh pemerintah. Makna program MSIB dimaknai oleh mahasiswa sebagai jembatan yang menggabungkan pendidikan formal dengan pengalaman praktis di dunia kerja.
Kredibilitas Media Online Radarbandung.id Dalam Pandangan Mahasiswa Hendrawan, Heri; Nurhadi, Zikri Fachrul; Safitri, Rahma
Jurnal Komunikasi Universitas Garut: Hasil Pemikiran dan Penelitian Vol 10 No 1 (2024): April 2024 Jurnal Komunikasi Universitas Garut : Hasil Pemikiran dan Penelitian
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jk.v10i1.3681

Abstract

Abstract This research was motivated by the rise of hoaxes being spread due to advances in technology and the ease of disseminating information. Therefore, people must be smarter in choosing media that can be trusted. Apart from the widespread spread of hoaxes, public trust can also be seen from various dimensions, one of which concerns media credibility. This problem arises from a lack of news packaging and the choice of titles that are difficult to understand, thus affecting audience trust. The aim of this research is to explain students' credibility regarding the online media radarbandung.id in the dimensions of trustworthiness, accuracy, impartiality and data completeness. The research method used is a qualitative descriptive method with media credibility theory according to Flanagin and Metzger. The data collection techniques used were observation, interviews and documentation. Collection techniques are carried out by interviews, observation and documentation. The researcher took six informants who were students from different universities and two informants who were journalism practitioners to meet the needs of this research. The results of this research show that the dimensions of trustworthiness, accuracy, impartiality and completeness of the data are as follows. The trustworthy dimension means that online media is considered trustworthy, but there are some news stories that are dramatized and add to the journalist's opinion. In terms of accuracy, this media is quite accurate among students, but the reporting is not up to date and uses complicated titles. In this dimension of partiality, online media has fulfilled this well. In the data completeness dimension, radarbandung.id is a media that is complete and meets journalistic principles, but the news packaging is less in-depth. Keywords: Credibility; online media; radarbandung.id; news; student. Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya hoax yang tersebar akibat kemajuan teknologi dan kemudahan dalam penyebaran informasi. Oleh sebab itu, masyarakat harus lebih pintar dalam memilih media yang dapat dipercaya. Selain maraknya tersebar hoax, kepercayaan masyarakat juga dapat dilihat dari berbagai dimensi, salah satunya menyangkut kredibilitas media. Permasalahan ini muncul kurangnya pengemasan berita dan pemilihan judul yang sulit dipahami sehingga memengaruhi kepercayaan khalayak. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan kredibilitas mahasiswa mengenai media online radarbandung.id dalam dimensi dapat dipercaya, akurasi, keberpihakan dan kelengkapan data. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode desktiptif kualitatif dengan teori kredibilitas media menurut Flanagin dan Metzger. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik pengumpulan yang dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Peneliti mengambil enam informan yang merupakan mahasiswa dari universitas yang berbeda dan dua narasumber yang merupakan praktisi jurnalistik untuk memenuhi kebutuhan penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi dapat dipercaya, akurasi, keberpihakan dan kelengkapan data sebagai berikut. Dimensi dapat dipercaya yaitu, media online ini dianggap dapat dipercaya namun ada beberapa berita yang didramatisisr dan menambah opini wartawan. Dimensi akurasi, media ini cukup akurat dikalangan mahasiswa namun dalam pemberitaanya kurang up to date dan penggunaan judul yang berbelit. Pada dimensi keberpihakan media online ini sudah memenuhi hal tersebut dengan baik. Dimensi kelengkapan data, radarbandung.id termasuk media yang lengka dan memenuhi kaidah jurnalistik, namun pengemasan berita kurang mendalam. Kata-kata kunci: Kredibilitas; media online; radarbandung.id; berita; mahasiswa.
Pengalaman Komunikasi Interpersonal Remaja Broken Home Mawarni, Amelia Putri; Siti, Rd Marjan; Ibrahim, Wikal Fadlian; Nurhadi, Zikri Fachrul
JIMSI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ilmu Komunikasi VOLUME 3 NOMOR 2 (SEPTEMBER 2023)
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64670/jimsi.v0i0.7758

Abstract

Komunikasi interpersonal dalam keluarga adalah interaksi antara anggota keluarga untuk berbagi hal dan makna yang berbeda dalam keluarga. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis Pengalaman Komunikasi Interpersonal Remaja Broken Home. Latar belakang yang telah dipaparkan, maka peneliti menemukan masalah dari penelitian ini yaitu Bagaimana Motif Pengalaman Komunikasi Interpersonal Remaja Broken Home, Bagaimana Pengalaman Komunikasi Interpersonal Remaja Broken Home, dan  Bagaimana Makna Pengalaman Komunikasi Interpersonal Remaja Broken Home. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan menggunakan Teori Fenomenologi  menurut Alfred Schutz dan Edmund Husserl. Hasil penelitian ini yaitu  menemukan adanya motif pengalaman komunikasi interpersonal yang menjadikan remaja menjadi broken home karena kurang perhatian. Seorang remaja broken home akan dapat berdamai serta menerima situasi yang sudah menjadi takdirnya tentunya itu semua butuh waktu dan dukungan yang tepat. Proses ini mungkin membutuhkan waktu yang berbeda dari setiap individunya , tetapi dengan adanya dukungan emosional, terapi, dan kesempatan untuk memperoleh pemahaman tentang diri sendiri dan pengalaman masa lalu.
Adiksi Game Online Mobile Legend Pada Remaja Salsa, Ghina; Budiman, Tarisa Yuliantini; Ramdhani, Moch Juandi; Nurhadi, Zikri Fachrul
JIMSI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ilmu Komunikasi VOLUME 3 NOMOR 2 (SEPTEMBER 2023)
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64670/jimsi.v0i0.7757

Abstract

Adiksi game online merupakan sebuah fenomena yang marak terjadi dikalangan remaja, hal ini diakibatkan oleh penggunaan gadget yang berlebihan serta kurangnya perhatian dan control dari orang tua. Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan betapa pentingnya komunikasi interpersonal antara anak dan orang tua dalam menghadapi fenomena adiksi game online. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualiatif dengan teori yang digunakan yakni teori fenomenologi karena sesuai dengan tujuan peneliti yaitu untuk mengetahui sejauh mana fenomena adiksi game online pada remaja dan peran orang tua didalamnya. Fokus penelitian ini yakni pada komunikasi yang dilakukan antara orang tua dan anak dalam meminimalisir terjadinya adiksi game online pada remaja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa game Mobile Legend menjadi pelarian utama bagi remaja ketika mereka merasa bosan, tetapi juga menimbulkan hambatan dalam komunikasi interpersonal. Kurangnya pengawasan orang tua dan kurangnya komunikasi dalam keluarga dan lingkungan menyebabkan remaja merasa bebas untuk melakukan apa pun tanpa memikirkan konsekuensinya. Komunikasi interpersonal yang efektif terutama dengan orang tua, sangat penting, karena meskipun remaja mencapai usia di mana keluarga bukan satu-satunya pengaruh pada perkembangan mereka, keluarga tetap menjadi dukungan penting bagi perkembangan kepribadian mereka. Komunikasi interpersonal dalam keluarga sangat penting karena menciptakan hubungan harmonis antara anggota keluarga dan memungkinkan mereka untuk memahami keinginan dan ketidakinginan masing-masing anggota keluarga.
Cyberbullying di Media Sosial: Studi Netnografi Komentar Netizen di Akun TikTok @garutupdate_ Abde Rizky Supriadi; Zikri Fachrul Nurhadi; Annisa Husnusyifa
MUKASI: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 4 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/mukasi.v4i4.5710

Abstract

This research is motivated by the widespread use of TikTok as a popular social platform in Indonesia, which simultaneously presents the phenomenon of cyberbullying in the comments column of popular accounts such as @garutupdate. This research aims to reveal how the phenomenon of cyberbullying emerges and develops in the comment section of the TikTok account @garutupdate_, as well as the factors influencing interaction patterns among netizens in this digital space. Data collection techniques in research use observation, interviews, literature studies and documentation. Using a netnographic method, the researcher observed the online community’s activities, analyzed comments, and conducted interviews with active users to gain deeper insight into the dimensions of culture, interaction, online traces, and engagement. The findings show that local culture, spontaneous habits, and a high level of tolerance toward negative comments are the main triggers for the emergence of cyberbullying behaviors. This research focuses on cyberbullying practices on the local TikTok news account garutupdate, presenting novelty through an analysis of the influence of local content and regional languages ​​in shaping and normalizing cyberbullying patterns in the Garut community. Findings indicate the dominance of sarcasm, appearance-based insults, and racially and ethnically biased comments expressed through local terms and emojis, supported by a casual, go-with-the-flow culture and tolerance of negative comments, so that these behaviors are considered normal despite their psychological impact on victims. The research highlights the urgency of digital literacy and active moderation to create a healthy discussion space on local platforms.
Construction of gen Z political insights after watching 'Bacapres Bicara Gagasan' on YouTube Tabitha Hemastuti; Dasrun Hidayat; Zikri Fachrul Nurhadi; Nofha Rina
Jurnal ASPIKOM - Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 9, No 2 (2024): Jurnal ASPIKOM
Publisher : Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (ASPIKOM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24329/aspikom.v9i2.1454

Abstract

All Indonesians, especially Generation Z, need to be politically literate, as they are the ones who will shape the nation’s future. Since Generation Z constituted the majority of voters in the 2024 election, understanding their political insights is crucial. Despite their digital fluency, many Gen Z individuals remain disengaged from formal political processes. This study aims to analyze how Generation Z constructs political insight after watching the Bacapres Bicara Gagasan program on YouTube. Using a qualitative phenomenological method, this research explores their cognitive, affective, and personal integration experiences. The findings reveal that the program provided new perspectives on politics and influenced how Gen Z evaluates presidential candidates. The study underscores the importance of media, especially YouTube, in enhancing youth political awareness and participation in the digital age.
Co-Authors Abde Rizky Supriadi Abdul Rofi Achmad Wildan Achmad Wildan Kurniawan Achmad Wildan Kurniawan, Achmad Wildan Adnan, Adnan Suryana Putra Adrian, Yulia Agi Sugiana Agung Nugraha Ain Naya, Pramedistiyani Noer Al Febrian, Arreihan Alam, Hikmatul Alan Suryadi Alfariz, Rifki AlFath, Argiansyah Nurul Alifia, Nesa Nazwa Alim, Muliyati Mat Alya Falliska Angel Purwanti Anggraeni, Ine Annisa Husnusyifa Aris Munandar Astri Rayna Ayies Devin Seftian Azni, Ensa Agnia Budiman, Tarisa Yuliantini Citta, Givania Diwiya Dalilah, Putri Aulia Dasrun Hidayat Dede Fatimah Deffa Desi Sapitri, Desi Desmardi, Azmaluna Beladien Desyya Fira Ayutria Devi Devi Prayoga Dian Saputra Dwi Novianti Rusliani Dwiky Maulana Vellayati Dzikri Rachman Effendi Agus Waluyo Erfan, Muhamad Ermawati, Rida Ermawati Fadhilah, Muhammad Ilham Fajar Adi Fakhiri, Hamzah Nurrifqi Farida Hariyati Farida Hariyati Fatimah, Dede Fauzaan, Ryan Ardhiansyah Nur FEBRIANTI, Ranti Febrina, R. Ismira Fhuzy Nurul Fatmala Fitria, Nadia Salsa Ghassani, Fildzah Haidar Ali Hardan Adha Apriana Hardini Febrianti Hariyati, Farida Hasibuan, Hanis Syafikoh Hasna, Alifah Haulah, Raden Ajeng Fidia Hendrawan, Heri Hermawandi, Yandi Hilma Parentza Husnusyifa, Annisa Ibrahim, Wikal Fadlian Iis Zilfah Adnan, Iis Zilfah Ine Anggraini Irene Svinarky Jufri, Muhammad Taher Kenny Kharismawati Khoeroni, Ulfah Siti Khoerunisa, Dhina Kundori Kundori Kurniawan Kurniawan Kurniawan Kurniawan Latifah, Hanny Latifah, Hanny Livia Ayu Safitri Mardiani, Melia Fitri Marviana, Dita Mawarni, Amelia Putri Melawati Melvina, Yayang Dwi Mogot, Yuni Dahlia Yosepha Moh. Jafas Febrianto Mohammad Firmansyah Bratadiredja Muhamad Rizaludin Muhammad Aditya Pratama Muhammad Alfian Gustira Mujianto, Haryadi Muslim . Muzaqi Hersandi, Revy Nabila, Vina Nadhir, Farras Raihan Naya, Pramedistiyani N Ain Nofha Rina Novie Susanti Suseno Nuraeni Nuraeni Nurasyfa, Eva Siti Nurdiyatnika, Rizal Nurfadilah, Fitri Nurwijayanti Olih Solihin Olih Solihin Olih Solihin Olih Solihin Olih Solihin Partiwi, Resty Mustika Permana, Adinda Ayisyahni Puri Haraz Alifia Puri Haraz Alifia Purnama, Feri Putri, Dinda Apriliani Rachmawati Widyaningrum Rahma , Aqsya Rahma Safitri Rahman, Sani Rahmanurwahidah, Rahmanurwahidah Ramdhani, Moch Juandi Ranita, Dian Ranti Pebrianti Ranti Raturahmi, Leadya Raudya Putri Damayanti Resty Mustika Pratiwi Reza Rizkina Taufik Ridian Gusdiana Rifaa Hikmah Fauziyyah Rina Sovianti Rindiani, Reza Noersyifa Rizka Aditriyana, Muhamad Sahharon, Hamizah Sahra Berlianti Salsa, Ghina Salsabila, Gina Salwa Salbina Gustiandi Sarah Anisa Askari Saraswati Sidiq Satia Rahmawati, Lusi Septiani, Amelia Zahwa Setianto, Arya Siti, Rd Marjan Soraya, Adinda Sri Widya , Novia Suryana Putra, Adnan Syaidah Nurhalimah Syalsa Syabila Putri Tabitha Hemastuti Tajkiatunnufus, Taza Tarmidzi, Nur'aeni Tias, Dhea Ayuning Tommy Ismail R M Utami Dewi S.Y, Rosanti Winda Rahmawati Winda Wulandari, Winda Yasmin, Nada Kamelya Yayang Dian Muldan Yayang Dwi Yulia Adrian Yulia Yulistina Yuni Mogot Yuni Mogot Yuniar, Niva Citra Yunira, Tria