Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search
Journal : JURNAL AGROINDUSTRI HALAL

RASIO TEPUNG TERIGU DAN TEPUNG SUKUN TERHADAP SIFAT KIMIA DAN ORGANOLEPTIK MI BASAH Novidahlia Noli
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 1 No. 1 (2015): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.664 KB) | DOI: 10.30997/jah.v1i1.370

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan perbandingan tepung terigu dan tepung sukun yang tepat pada pembuatan mi basah dan mengetahui kandungan komposisi kimianya. Pada penelitian ini dibuat mi dengan 3 formula, yaitu A1 (tepung terigu 75% : tepung sukun 25%), A2 (tepung terigu 50% : tepung sukun 50%), and A3 (tepung terigu 25% : tepung sukun 75%). Formula terpilih ditentukan berdasarkan uji hedonik dan mutu sensori. Uji hedonik dan uji mutu sensori mi meliputi tekstur, rasa, aroma, dan warna. Mi formula terpilih selanjutnya dibandingkan komposisi kimianya dengan mi yang dibuat dari tepung terigu 100% (mi standar). Formula tepilih adalah A1 yaitu mi yang dibuat dari tepung terigu 75%: tepung sukun 25%. Mi basah formula terpilih memiliki kadar air 62.69%, abu 0.86%, protein 5.05%, lemak 1.27%, dan karbohidrat 30.12%. Mi basah standar memiliki kadar air 64.60%, abu 0.36%, protein 7.12%, lemak 1.99%, dan karbohidrat 25.93%.
COOKIES RENDAH KALORI BERBAHAN BAKU TEPUNG BERAS MENIR DAN PATI GARUT Novidahlia Noli
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 1 No. 2 (2015): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (586.377 KB) | DOI: 10.30997/jah.v1i2.560

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah pembuatan cookies rendah kalori berbahan baku tepung beras menir dan pati garut. Tahap  pertama penelitian ini adalah pembuatan tepung beras menir dan trial and error untuk menentukan formulasi. Selanjutnya dibuat tiga formula cookies b dengan tiga perbandingan tepung beras menir dan tepung garut, yaitu 30% : 70%, 50% : 50%, 70% : 30%. Cookies terbaik dipilih berdasarkan uji hedonik. Selanjutnya cookies terpilih dianalisis kandungan kimia dan nilai energinya.. Hasil uji sidik ragam menunjukkan bahwa perbedaan perbandingan tepung beras menir dan pati garut tidak berpengaruh nyata (p>0.05) terhadap tingkat kesukaan panelis terhadap  warna, aroma, rasa, dan tekstur cookies rendah kalori yg dihasilkan . Berdasarkan metode pembobotan,  didapatkan nilai terbaik adalah cookies dengan perbandingan tepung beras menir dan pati garut 70% : 30%.  Cookies rendah kalori terpilih memiliki kadar air 7.48%, abu 2.00%, protein 9.22%, lemak 6.53%, karbohidrat 74.78%, dan kalori 395 kkal. Nilai kalori cookies terpilih lebih rendah dibandingkan nilai kalori cookies sudah beredar di pasaran. 
Penggunaan Bubuk Kulit Pisang Kepok (Musa paradisiaca) Sebagai Adsorben Terhadap Sifat Fisikokimia Minyak Jelantah Aminullah Aminullah; Rini Suhartani; Noli Novidahlia
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 4 No. 2 (2018): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.601 KB) | DOI: 10.30997/jah.v4i2.1289

Abstract

Adsorben dari kulit pisang kepok dapat memperbaiki sifat fisikokimia minyak jelantah. Tujuan dari penelitian ini untuk mempelajari pengaruh penambahan jumlah bubuk kulit pisang dan lama perendaman terhadap kecerahan, viskositas dan bilangan peroksida minyak jelantah. Penelitian ini terdiri dari 2 tahap yaitu pembuatan bubuk kulit pisang dan pengujian sifat fisikokimia minyak jelantah dengan menggunakan bubuk kulit pisang kepok sebanyak  5 g, 7,5 g dan 10 g, serta perendaman selama 24 jam, 36 jam dan 48 jam dengan 2 kali ulangan. Hasil menunjukkan bahwa rendemen bubuk kulit pisang sebesar 37,38% dengan kandungan IC50 sebesar 228,07 ppm. Minyak segar memiliki nilai kecerahan sebesar 0,591 Abs, viskositas sebesar 26,60 cpoise dan bilangan peroksida sebesar 0,75 mek O2/Kg. Sedangkan minyak jelantah memiliki nilai kecerahan 3,566 Abs, viskositas 63,30 cpoise dan bilangan peroksida 12,65 mek O2/Kg. Penelitian utama menunjukkan bahwa semakin tinggi konsentrasi bubuk kulit pisang dan semakin lama perendaman yang diterapkan mengakibatkan tingkat kecerahan semakin meningkat, viskositas yang semakin rendah dan  bilangan peroksida yang semakin menurun.
Karakteristik Red Smoothies dari Buah Pisang Ambon dan Naga Merah dengan Penambahan CMC (Carboxymethyl Cellulose) Noli Novidahlia; Gusti Pratiwi Pangandian; Aminullah Aminullah
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 4 No. 2 (2018): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.446 KB) | DOI: 10.30997/jah.v4i2.1329

Abstract

Smoothies merupakan produk yang berbahan dasar buah dan atau sayuran yang menonjolkan parameter kelembutan pada produknya. Tujuan dari penelitian ini untuk mempelajari pengaruh dari perbandingan buah pisang ambon dan naga merah serta penambahan konsentrasi CMC (Carboxymethyl Cellulose) terhadap karakteristikred smoothies. Metode penelitian dilakukan dengan formulasi perbandingan dari buah pisang ambon dan buah naga dengan rasio perbandingan 75:25, 50:50, dan 25:75 serta dilakukan penambahan CMC dengan konsentrasi sebesar 0%, 0,05% dan 0,1%. Analisis produk yang dilakukan meliputi uji organoleptik, uji pH, uji viskositas dan uji TPT (Total Padatan Terlarut) dari red smoothies dengan dua kali ulangan. Selanjutnya, red smoothies yang terpilih berdasarkan analisis produk dilakukan uji proksimat/analisis kimia. Hasil analisis menunjukkan bahwa perbandingan buah berpengaruh terhadap rasa, warna, aroma, dan kelembutan red smoothies. Sedangkan, penambahan CMC berpengaruhterhadap viskositas dan TPT tetapi tidak berpengaruh terhadap pH, rasa dan aroma. Red smoothies yang terpilih adalah red smoothies dengan perbandingan buah pisang dan naga merah 75:25 dan penambahan CMC 0,05%. Hasil analisis proksimat menunjukkan red smoothies mengandung kadar air 85,49%, abu 0,33%, protein 2,06%, lemak 0,87%, kabohidrat 11,25%, dan nilai energi 61 Kkal/100g bahan.
Optimasi Kondisi Proses Pembuatan Manisan Kering Cabai Merah (Capsicum annuum L.) dengan Menggunakan Response Surface Methodology (RSM) Hisworo Ramdani; Noli Novidahlia; Ulif Yuhana
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 4 No. 2 (2018): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.325 KB) | DOI: 10.30997/jah.v4i2.1339

Abstract

The aims of the research were to determine the optimum condition of  submerging time in 2% CaCl2 and various sugar solutions on sweetened dried red chili characteristics using Response Surface Methodology (RSM). Red chili were  submerged in 2% CaCl2 for 8, 10, 15, 20, and 22 minutes, and in 56%, 60% 70%, 80% and 84% sugar solutions.  The output combination of two factors are 13 run units.  The analysis included physics (color), chemical (moisture, vitamin C, total sucrose), hedonic test (color, taste, texture), descriptive test (color, sweetness, spiciness, texture).  The results showed that submerged time in 2% CaCl2 had significant effect on sweetness of sweetened dried red chili. The optimal condition processing of sweetened dried red chili was reached on combination of submerged time in 2% CaCl2 8 minutes and in 74% sugar solution with chroma 21.16, moisture 8.88 % db, vitamin C 9.34 mg/100 g, total sucrose  50°Brix,  hedonic score: color 5.03 (rather like), taste 4.43 (neutral), texture 4.42 (neutral), and descriptive sensory: color 5.24 (rather red), sweetness 4.05 (neutral), spiciness 5.05 (rather spicy), and texture 4.53 (rather rubbery).Keywords: optimization, sweetened, red chili, RSM
Karakteristik Minuman Fungsional Ekstrak Biji Buah Alpukat (Persea americana Mill.) dengan Penambahan Ekstrak Jahe Titi Rohmayanti; Noli Novidahlia; Sartika Widianingsih
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 5 No. 1 (2019): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.239 KB) | DOI: 10.30997/jah.v5i1.1683

Abstract

Buah alpukat (Persea americana Mill.) merupakan salah satu buah yang banyak digemari karena memiliki rasa yang enak. Buah alpukat terdiri dari 70% daging buah dan 30% biji. Penelitian terkini mengungkapkan bahwa biji alpukat terbukti memiliki berbagai macam senyawa bioaktif dan senyawa-senyawa ini terbukti memiliki efek yang menguntungkan bagi tubuh, sehingga dilakukan diversifikasi produk yaitu minuman fungsional. Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan minuman fungsional terbaik, mengetahui minuman fungsional  yang disukai dan mengetahui pengaruh konsentrasi perbandingan ekstrak biji buah alpukat dan ekstrak jahe terhadap minuman fungsional yang dihasilkan. Metode analisis yang digunakan adalah metode rancangan acak lengkap (RAL) satu faktor dengan perbandingan (ekstrak biji buah alpukat dan ekstrak jahe) yaitu 60%:40%, 70%:30%, 80%:20% dengan 2 kali ulangan. Analisis data yang digunakan yaitu ANOVA dan uji lanjut Duncan. Minuman fungsional terpilih adalah A1 (ekstrak biji buah alpukat 60% dan ekstrak jahe 40%) memiliki kadar air 83,81%, abu 0,04%, lemak 0,52%, protein 10,34%, karbohidrat 5,29%, total padatan terlarut sebesar 16,1 oBrix, nilai pH 7,6, antioksidan dengan nilai IC50 8,04 mg/mL dan positif mengandung senyawa fitokimia yaitu tanin, flavonoid dan saponin.
Karakteristik Fisikokimia Jelly Drink Daging Semangka, Albedo Semangka, dan Tomat dengan Penambahan Karagenan dan Tepung Porang (Amorphophallus muelleri Blume) Noli Novidahlia; Titi Rohmayanti; Yuni Nurmilasari
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 5 No. 1 (2019): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.183 KB) | DOI: 10.30997/jah.v5i1.1694

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbandingan karagenan dan tepung porang terhadap jelly drink. Metode penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan yaitu A1 (karagenan dan tepung porang 0.10%), A2 (karagenan dan tepung porang 0.15%), A3 (karagenan dan tepung porang 0.20%), dan A4 (karagenan dan tepung porang 0.20%). Analisis data yang digunakan yaitu ANOVA dan uji lanjut Duncan. Analisis produk yang digunakan yaitu uji sensori (mutu sensori dan hedonik), uji kimia (kadar air dan pH) dan fisik (total padatan terlarut). Analisis terhadap produk jelly drink terpilih yaitu kadar serat pangan dan antioksidan. Jelly drink terpilih adalah A3 (karagenan dan tepung porang 0.20%), jelly drink ini memiliki kadar air 89.92%, pH 6.4, total padatan terlarut 8.9 °Brix,  serat pangan  4.09%, antioksidan dengan nilai IC50130.42 mg/mL.Kata kunci: karagenan, tepung porang, semangka, tomat,  jelly drink
Karakteristik Tortilla Chips dengan Penambahan Tepung Ampas Kecap Titi Rohmayanti; Noli Novidahlia; Imay Damayanti
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 5 No. 1 (2019): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.873 KB) | DOI: 10.30997/jah.v5i1.1695

Abstract

Ampas kecap merupakan sisa pembuatan kecap dengan bahan dasar kedelai yang memiliki kandungan protein cukup tinggi. Proses pembuatan ampas kecap melalui beberapa tahap sebelum diperoleh hasil utama kecap dan hasil samping berupa ampas kecap yang berwarna coklat kehitaman. Untuk menambah jenis olahan pangan berbahan ampas kecap ini dilakukan pembuatan tortilla chips. Ampas kecap dapat dijadikan tepung untuk ditambahkan kedalam bahan tortilla chips. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan persentase masa jagung dengan tepung ampas kecap pada pembuatan tortilla chips dengan perbandingan persentase A1 (44,4% : 10%), A2 (36,4% : 18,2%), A3 (33,3% : 25%) dengan dua kali ulangan. Analisis yang digunakan meliputi organoleptik (uji mutu sensori dan skala hedonik), uji kadar protein, dan untuk tortilla chips terpilih yaitu nilai gizi dan uji serat pangan. Perbandingan persentase masa jagung dengan tepung ampas kecap pada tortilla chips berpengaruh terhadap sifat organoleptik tortilla chips. Tortilla chips dengan penambahan tepung ampas kecap yang terpilih adalah tortilla chips dengan formulasi A2 (36,4% : 18,2%) memiliki kadar air 2.35%, abu 5.78%, lemak 19.94%, protein 14.76%, karbohidrat 57.17%, nilai energi 467.18 kkal/100gr, dan serat pangan 6.22%.
Minuman Ekstrak Bayam Merah (Alternanthera amoena Voss) dengan Penambahan Ekstrak Jahe (Zingiber officinale) dan Gula Aren Muhammad Fakih Kurniawan; Noli Novidahlia; Dwi Novian Irawanti
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 7 No. 1 (2021): Jurnal Agroindustri Halal 7(1)
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (879.474 KB) | DOI: 10.30997/jah.v7i1.3204

Abstract

Penelitian ini bertujuan mempelajari pengaruh perbedaan formulasi minuman ekstrak bayam merah dengan penambahan ekstrak jahe dan gula aren terhadap uji organoleptik serta uji fisik dan mengetahui jumlah zat besi dan antioksidan pada produk terpilih. Metode penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga taraf perlakuan (ekstrak bayam merah : ekstrak jahe : gula aren) yaitu (70% : 15% : 15%), (80% : 10%10%) dan (85% : 7,5% : 7,5%). Analisis produk yang dilakukan meliputi uji organoleptik (uji hedonik), nilai pH, total padatan terlarut (TPT) untuk menentukan produk terpilih. Analisis terhadap produk minuman ekstrak bayam merah terpilih yaitu uji zat besi dan antioksidan. Analisis data yang digunakan yaitu ANOVA dan uji lanjut Duncan. Minuman ekstrak bayam merah terpilih adalah (ekstrak bayam merah 70%, ekstrak jahe 15% dan gula aren 15%), yang memiliki nilai pH 7,2, total padatan terlarut 15,5 °Brix, dan zat besi 0,39 mg/100 g dan antioksidan dengan nilai 7,58 mg/mL (7580 ppm).
KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA DAN SENSORI MINUMAN SEREAL INSTAN DARI SORGUM (Sorgum bicolor) DAN TEPUNG TEMPE Noli Novidahlia; Intan Kusumaningrum; Aisyah Intan Pamela
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 6 No. 2 (2020): Jurnal Agroindustri Halal 6(2)
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (759.831 KB) | DOI: 10.30997/jah.v6i2.3248

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk minuman sereal instan dari sorgum dan tepung tempe serta untuk mengetahui dan mempelajari tentang karakteristik fisikokimia dan sensori produk minuman sereal instan dari sorgum dan tepung tempe. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor dan tiga taraf perlakuan. Faktor perlakuannya adalah perbandingan sorgum dan tepung tempe dengan tiga taraf perlakuan , yaitu (25%:10%), (20%:10%), (15%:15%). Analisis yang dilakukan meliputi uji fisik (daya serap air, waktu rehidrasi, dan viskositas), uji kimia (kadar air, abu, protein, lemak, serat kasar, dan karbohidrat), uji sensori (hedonik). Produk terpilih akan dihitung nilai energi. Berdasarkan hasil data penelitian minuman sereal instan terpilih yaitu perlakuan perbandingan sorgum dan tepung tempe (20%:10%) mengandung daya serap air 269,03 %, waktu rehidrasi 269,50 seconds,  viskositas 6,09 cp , kadar air 4,60 %, kadar abu 3,28 %, kadar protein14,81 %, kadar lemak 14,80 %, kadar serat kasar 2,09 %, karbohidrat 62,85 % , total kalori 444 Kkal.
Co-Authors A.E. Zainal Hasan AA Sudharmawan, AA Adha, Siti Aulia Ainii, Aafiyah Nuur Ainii, Aafiyah Nuur Aisyah Intan Pamela Aji Jumiono Akhmad Endang Zainal Hasan Almaahi, Royyan Abdulamtin Althafry Kartawiria, Rifky fauzi amanah amanah AMINULLAH Aminullah Aminullah Aminullah Aminullah, Aminullah Apriani, Yasri Apriliani, Renti Aulannisa, Fairuza Azizah, Liza Shinta Nur Badriansyah, Liska Budiman, Muhamad Arif Choironi, Nida Cici Fitriani Damayanti, Imay Distya Riski Hapsari Dwi Novian Irawanti Dzaki, Reaska Akmal Eliska, Arshyla Erna Puspasari Fadhilah , Syifa Fauziah, Ratu Dwi Febriani, Rindiana Febriyanti, Anisa Dwi Ferlincha, Kiki Nola Fitrillia, Tiana Gusrani, Salsabila Syifa Gusti Pratiwi Pangandian Hanafi Hanafi Hanna Marzuuqoh Utami Hasanah, Rima Nidaul Hastuti, Arti Imay Damayanti Indradewa, Rhian Indriyani, Resty Inonu, M. Ikhsan Pratama Intan Kusumaningrum Irawanti, Dwi Novian Januarisca, Brida Januarisca, Brida Jefferson, Karina Aida Kurniawan, M. Fakih Lestari, Dede Amara Lia Amalia Lidiyani, Nurfitri M. Ikhsan Pratama Inonu maharani, Azmi Mardiah Mashudi Mashudi Maulidia , Mira Ma’rifat Khoirunnisa Muhammad Mustofa Muhammad Rifqi Mukrimah, Siti Mulya, Sahnur nahwan Tsabita, Elsya Niken Pramesti Nur Mila Sari Nurjanah, Eka Wulan Nurlaela, Raden Siti Pamela, Aisyah Intan Pamungkas, Wisnu Pangandian, Gusti Pratiwi Pangandian, Gusti Pratiwi Pertiqi, Sri Rejeki Retna Pertiwi, Sri Rejeki Retna Pradita, Reyna Fatma Pratiwi , Ratika Pravitri, Nabila Feby Purnama, Hilman Puspa Pertiwi, Inno Ariska Putri, Cantyka Meisa Nurul Raden Siti Nurlaela Rahmawati, Siti Irma Ramadhan, Muhamad Fauzi Rambe, Muhammad Ikbal Ramdani, Hisworo Ramdani, Hisworo Ramdani, Hisworo Rini Suhartani Rosmoyanti, Dewi Rosy Hutami Sadiah, Siti Saniyya, Ashila Nasyadhiya Sartika Widianingsih Setiawati, Indri Siti Fauziah Siti Maulida Ulfa Siti Nurhalimah Siti Nurjanah Slamet, Hendra Sofyan, Nurul azfy Soraya, Dina Ayu Soraya, Dina Ayu Suhartani, Rini Suhartani, Rini Suprayatmi, Mira Suprayatmi, Mira Susanto, Muhammad Fajry Syifa, Nurhaeni Tiana Fitrillia Titi Rohmayanti Ulif Yuhana Widianingsih, Sartika Yuhana, Ulif Yuhana, Ulif Yuliana, Resti Yuliana, Resti Yuni Nurmilasari Zahra Putri Ardyansyah, Amanda Nurlita Zakiyyah, Syahla Zazti Kinasih