Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluation of Production Capability of Transportation Equipment and Loading Equipment in Limestone Mining at PT X, South Sulawesi Aditya, Muhammad Tri; Arystianto, Deni Putra; Jayaputra, Harsalim Aimunandar; Susilo, Helik; Pratama, Gindang Rain
West Science Interdisciplinary Studies Vol. 2 No. 12 (2024): West Science Interdisciplinary Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsis.v2i12.1505

Abstract

This study focuses on the evaluation of the production capacity of loading and hauling equipment in limestone mining operations at PT. X, South Sulawesi Province. The selection of this topic is based on the importance of operational efficiency in limestone mining which has a direct impact on the productivity and sustainability of the cement industry. The main objectives of this study are to determine the actual production of loading and hauling equipment, determine the number of equipment needed to meet production targets and identify compatibility factors between mechanical equipment at the mining site. The methods used include field data collection involving measurement of cycle time and production capacity of loading and hauling equipment. The data obtained are then processed using statistical methods to ensure the accuracy of the results. Data analysis is carried out by considering variables such as work efficiency, cycle time, and equipment capacity. The results show that Kobelco SK 480 LC has the highest production capacity (509.34 tons/hour), followed by Komatsu PC 400 (448.25 tons/hour) and PC 300 (417.05 tons/hour). To achieve the Crusher production target of 1450 tons/hour, a combination of loading equipment and dump trucks with a compatibility factor between 0.87 and 0.92 is required, indicating potential for increased efficiency. It is recommended to improve maintenance of equipment and mining roads to optimize productivity.
PEMASANGAN TV LED MONITOR UNTUK KEGIATAN PENGAJIAN DAN PEMBELAJARAN DI MUSHALA TPQ NURUL HUDA Helik Susilo; Dyah Ayu Rahmawati Cupasindi; Marjono, Marjono; Akhmad Suryadi; Ikrar Hanggara; Novita Anggraini; Muhammad Tri Aditya
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 6: Nopember 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v4i6.8817

Abstract

Mushola TPQ Nurul Huda terletak di Jalan Danau Singkarak III, RT 004 RW 007, Lesanpuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Mushola ini digunakan untuk ibadah, pengajian, dan kegiatan belajar agama oleh warga setempat. Saat ini, Mushola TPQ Nurul Huda belum memiliki TV monitor untuk mendukung kegiatan pengajian dan pembelajaran, terutama bagi jamaah perempuan yang dipisahkan dari jamaah laki-laki. Jamaah perempuan hanya dapat mendengar penceramah tanpa melihat langsung, yang berpotensi mengurangi pemahaman dan keefektifan dalam menyerap materi. Dengan adanya TV monitor, jamaah perempuan dapat melihat dan mendengarkan penceramah atau pengajar secara langsung selama pengajian maupun kegiatan pembelajaran. Pengadaan sistem TV monitor ini sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan interaksi selama kegiatan keagamaan di Mushola TPQ Nurul Huda.
PERANCANGAN DAN PEMASANGAN CLOSED CIRCUIT TELEVISION (CCTV) BANGUNAN MASJID AN-NUR SAWOJAJAR 2, DESA MANGLIAWAN, KECAMATAN PAKIS, KABUPATEN MALANG Deni Putra Arystianto; Muhammad Tri Aditya; Suhariyanto, Suhariyanto; Helik Susilo; Achendri M. Kurniawan; Harsalim Aimunandar Jayaputra; Zulmy Faqihuddin Putera
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 6: Nopember 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v4i6.8818

Abstract

Masjid An-Nur Sawojajar 2 terletak di Jalan Subali VI RT 005 RW 018 Mangliawan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Masjid An-Nur Sawojajar 2 digunakan warga setempat untuk ibadah sholat lima waktu setiap hari, dan juga ibadah sholat sunah serta ibadah lainnya. Berdasarkan pengamatan kami dan juga keterangan takmir Masjid An-Nur Sawojajar 2, saat ini Masjid An-Nur Sawojajar 2 tidak mempunyai security maupun sistem kaamanan sehingga rawan pencurian dan kejahatan. Kondisi pagar Masjid An-Nur Sawojajar 2 yang pendek dan tidak terkunci berpotensi keluar masuk orang-orang yang tidak dikenal atau orang-orang yang berniat tidak baik. Oleh karena itu Masjid An-Nur Sawojajar 2 membutuhakn sistem keamanan 24 jam berbasis kamera tanpa harus dikendalian manusia setiap saat. Maka solusi dari permasahan tersebut adalah perancangan dan pemasangan closed circuit television (CCTV). Secara Keseluruhan terdapat Empat CCTV dan satu DVR yang telah dipasang disekitar mesjid. Pemasangan CCTV pada Titik Pertama dipasang pada bagian belakang gapura masuk masjid, pemasangan CCTV pada Titik Kedua dipasang pada bagian dinding tempat wudhu pria, pemasangan CCTV pada Titik Ketiga dipasang pada dinding sisi depan kanan (dinding depan shof pertama), pemasangan CCTV pada titik Keempat dipasang pada bagian tengah belakang masjid menghadap kebagian belakang imam, mimbar kutbah, dan shof sholat. Pemasangan DVR pada dinding dalam Masjid difungsikan untuk melakukan perekaman dan tempat penyimpanan data-data rekaman dari Unit CCTV yang telah dipasang.
Volume Analysis of Mining Excavation Progress Using Unmanned Aerial Vehicle-Photogrammetry Method Susilo, Helik; Rahardion, Aqil; Bani, Martince Novianti; Cupasindi, Dyah Ayu Rahmawati; Aditya, Muhammad Tri; Asema, Fuji; Anggraini, Novita
CIVED Vol. 11 No. 3 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/cived.v11i3.665

Abstract

In recent years, the use of unmanned aerial vehicles (UAVs) has become an alternative for topographic mapping, and this is called the UAV-Photogrammetry method. Topographic mapping in mining activities is carried out to determine the progress of actual volume of material taken. However, in general, topographic mapping is carried out using terrestrial survey methods. These methods require a long data acquisition time and a lot of personnel. This paper focuses on surveying the volume of mining progress using the UAV-Photogrammetry method and compares it with truck count volume data. The results of this study showed that the deviation in volume calculations using UAV-Photogrammetry method compared with truck count volume data in week I was 233 m3 or 0.654%, week II was 214 m3 or 0.151%, week III was 496 m3 or 0.840%, and week IV was 243 m3 or 0.210%. The results of the t-test showed that there was no significant difference between the volume calculation using the UAV-Photogrammetry method and truck count data, which means both measurement types produce statistically similar results.
KAJIAN POTENSI MINI DAM / EMBUNG (STUDI KASUS DI KABUPATEN NGANJUK) BERBASIS DATA RUPA BUMI INDONESIA (RBI) DAN DEBIT ANDALAN METODE FJ. MOCK Syafila Indyasari Subagyo; Ikrar Hanggara; Helik Susilo
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 2 No. 4 (2021): DESEMBER 2021
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang potensi suatu anak sungai pada derah hulu untuk dapat dikaji potensinya sebagai mini DAM atau embung. Lokasi studi berada di Kabupaten Nganjuk yaitu pada desa Suru Kecamatan Ngetos dan Desa Kebon Agung Kecamatan Sawahan. Tujuan dari studi ini adalah menentukan besarnya potensi volume tampungan sebagai dasar perencanaan embung. Metode yang digunakan adalah metode FJ. Mock untuk menghitung debit andalan kemudian dilakukan kalibrasi dengan menggunakan data pengukuran langsung dengan menggunakan alat pengukur kecepatan aliran (current meter). Simulasi volume tampungan menggunakan peta kontur hasil dari survey topografi kemudian dibuat alternatif 3 lokasi pada daerah Suru dan Suwaru.Hasil perhitungan didapatkan potensi volume untuk embung suwaru sebesar 48000 m3 dan potensi volume untuk embung suru sebesar 7000 m3. Untuk lama waktu pengisian dengan volume yang sudah dihitung maka membutuhkan waktu untuk Potensi embung Suwaru membutuhkan waktu ± 2 bulan sedangkan untuk potensi embung Suru < 1 bulan.
PENINGKATAN FUNGSI LENGKUNG HORIZONTAL PADA JALAN DESA COKRO HINGGA JALAN DESA NONGKOSONGO TUMPANG MALANG Pradipta, Irfansyach Athala; Burhamtoro; Helik Susilo
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 3 No. 3 (2022): SEPTEMBER 2022
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan fungsi Jalan adalah kegiatan penanganan untuk dapat meningkatkan kemampuan ruas-ruas jalan dalam kondisi yang kurang baik atau kurang layak agar ruas jalan tersebut dalam kondisi yang layak sesuai dengan umur rencana. Jalan Desa Cokro hingga Jalan Desa Nongkosongo memenuhi kriteria, dimana jalan tersebut merupakan penghubung pusat kegiatan lokal. Berdasarkan pedoman geometrik jalan yang ditetapkan PUPR pada tahun 2021, jalan lingkungan primer memiliki badan jalan paling sedikit 6,5 meter. Politeknik Negeri Malang Bersama dengan Pemerintah Desa Wringinsongo menandatangani nota kesepahaman Nomor 141/12/35.07.16.2008/2020 dengan Kerjasama pada bidang pengembangan sumber daya manusia, pengembangan ilmu pengatahuan dan teknologi, penyelenggaraan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat serta bidang lain yang relevan dengan jangka waktu kerja sama 5 (lima) tahun. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kondisi geometrik eksisting jalan terutama pada tikungan pada Jalan Desa Cokro hingga Jalan Desa Nongkosongo, didasarkan pada pedoman geometric jalan terbaru Pedoman Desain Geometrik Jalan Tahun 2021, dapat memberikan rekomendasi yang sesuai dan mampu memberikan keamanan serta kenyamanan bagi pengendara yang melintas. Analisis lengkung horizontal menggunakan pedoman terbaru dengan pemilihan tipe lengkung horizontal berupa S-C-S berdasarkan pergeseran lateral dan sudut defleksi tikungan. Diperoleh nilai Ls sebesar 7 m, dengan nilai Lc sebesar 35 meter serta panjang trase yang ditinjau sebesar 500 meter menjadi 475 meter. Terdapat juga penambahan lebar pada tikungan didapatkan sebesar 0,89 meter.
EVALUASI TINGKAT DAN PENANGANAN KERUSAKAN MENGGUNAKAN PENENTUAN INDEKS KONDISI PERKERASAN (IKP) Pd 01-2016-B PADA JALAN RAYA KREBET – HAYAM WURUK KABUPATEN MALANG Ar Rafidin, Fahrulyanda; Burhamtoro, Burhamtoro; Susilo, Helik
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v4i4.3734

Abstract

Jalan Raya Krebet – Hayam Wuruk sepanjang 5,5 km merupakan jalan kabupaten yang akan mengarah ke pantai selatan malang, mengalami berbagai permasalahan. Salah satu masalah utamanya adalah kerusakan yang terjadi di jalan tersebut yaitu banyaknya tambalan yang tidak rata, yang mengakibatkan ketidaknyamanan dalam penggunaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis kerusakan yang terjadi, menganalisis tingkat kerusakan, dan memberikan solusi penanganan yang sesuai. Analisis kerusakan jalan dilakukan dengan mengacu pada pedoman Indeks Kondisi Perkerasan (IKP) Pd-01-2016-B. Data yang diperlukan ialah hasil survei kerusakan jalan yang mengikuti pedoman IKP Pd-01-2016-B, dari hasil survei yang dilakukan, teridentifikasi beberapa jenis kerusakan yang terjadi di jalan tersebut, seperti lubang, retak memanjang/melintang, retak blok, tambalan, dan retak kulit buaya. setelah ditemukan jenis- jenis kerusakan maka akan dikelompokannya jenis kerusakan tersebut sesuai tingkat kerusakannya, kemudian akan dicari nilai pengurang (NP) dan nilai pengurang terkoreksi maksimum (NPT) untuk mendapatkan nilai Indeks Kondisi Pekerasan (IKP) agar mengetahui kondisi jalan, dan cara penanganan berdasarkan nilai IKP yang didapatkan. Dalam perhitungan analisis kondisi jalan, didapatkan nilai rata-rata kerusakan sebesar 82,10. Berdasarkan metode IKP, kondisi jalan tersebut termasuk dalam kategori baik (Satisfactory). Rekomendasi penanganan kerusakan dengan cara Scrapping menggunakan Cold Milling Machine (CMM), Penambalan Lubang, Lapisan Tipis Aspal Pasir (Sand Sheet) dan pengisian celah/retak permukaan (Crack Sealing).
Analysis of The Suitability of Frequency Distribution of Rainfall Data and Rainfall Return Period at PT. X, Kutai Kartanegara Regency, East Kalimantan Aditya, Muhammad Tri; Susilo, Helik
West Science Interdisciplinary Studies Vol. 3 No. 05 (2025): West Science Interdisciplinary Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsis.v3i05.2038

Abstract

Annual maximum rainfall is a critical parameter in mine planning, particularly for the design of drainage systems and hydrometeorological disaster mitigation. This study aims to analyze the frequency distribution of rainfall and estimate design rainfall for various return periods in the operational area of PT X, located in Kutai Kartanegara Regency, East Kalimantan. The dataset comprises 11 years of annual maximum rainfall data from 2013 to 2023. Four probability distribution models were evaluated: Gumbel, Normal, Log-Normal, and Log Pearson Type III. Goodness-of-fit testing was conducted using the Chi-Square and Kolmogorov-Smirnov methods. The Chi-Square test results indicate that all distributions are acceptable at a 5% significance level, but only the Gumbel distribution is valid at a 1% level. The Kolmogorov-Smirnov test confirms that all distributions are statistically acceptable at both significance levels. Design rainfall values were calculated for return periods of 2, 5, 10, 25, 50, and 100 years. The highest rainfall for the 2-year return period was produced by the Normal distribution (307.24 mm), while the Gumbel distribution yielded the highest values for return periods from 5 to 100 years, reaching a peak of 493.86 mm for the 100-year return period. These results suggest that the Gumbel distribution is the most suitable model for representing extreme rainfall events in the study area and is recommended for application in mine drainage system design and surface runoff control planning.
Analysis of The Suitability of Frequency Distribution of Rainfall Data and Rainfall Return Period at PT. X, Kutai Kartanegara Regency, East Kalimantan Aditya, Muhammad Tri; Susilo, Helik
West Science Interdisciplinary Studies Vol. 3 No. 05 (2025): West Science Interdisciplinary Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsis.v3i05.2038

Abstract

Annual maximum rainfall is a critical parameter in mine planning, particularly for the design of drainage systems and hydrometeorological disaster mitigation. This study aims to analyze the frequency distribution of rainfall and estimate design rainfall for various return periods in the operational area of PT X, located in Kutai Kartanegara Regency, East Kalimantan. The dataset comprises 11 years of annual maximum rainfall data from 2013 to 2023. Four probability distribution models were evaluated: Gumbel, Normal, Log-Normal, and Log Pearson Type III. Goodness-of-fit testing was conducted using the Chi-Square and Kolmogorov-Smirnov methods. The Chi-Square test results indicate that all distributions are acceptable at a 5% significance level, but only the Gumbel distribution is valid at a 1% level. The Kolmogorov-Smirnov test confirms that all distributions are statistically acceptable at both significance levels. Design rainfall values were calculated for return periods of 2, 5, 10, 25, 50, and 100 years. The highest rainfall for the 2-year return period was produced by the Normal distribution (307.24 mm), while the Gumbel distribution yielded the highest values for return periods from 5 to 100 years, reaching a peak of 493.86 mm for the 100-year return period. These results suggest that the Gumbel distribution is the most suitable model for representing extreme rainfall events in the study area and is recommended for application in mine drainage system design and surface runoff control planning.
Potential Analysis of the Sumberringin River for a Micro Hydro Power Plant in Tumpang District, Malang Regency Hanggara, Ikrar; Arystianto, Deni Putra; Susilo, Helik
Reka Buana : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 8, No 1 (2023): EDISI MARET 2023
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/rekabuana.v8i1.3890

Abstract

The Sumberringin River is included in the upstream section so that the shape of the land surface around the river is still a hilly area, so it has a narrow river dimension with a reasonably high flow velocity. This condition is interesting for conducting studies related to the potential of the river supported by the existence of the Wringinsongo area, which relies on flowing water sources as tourism. This study aims to determine : 1) the potential of the Sumberringin River in the form of river water discharge, 2) the elevation of the land surface to obtain a high potential for falling for the potential energy utilization of river water, 3) the shape of the land surface (land-surface) for modeling river utilization construction, 4) The potential amount of electrical power that can be generated theoretically using a micro-hydro power plant (PLTMH). This study used a survey method of measurement/observation of two biological parameters (water flow discharge and ground elevation/falling height of river water flow) to simulate potential water flows and model the construction of the PLTMH building. River discharge measurements are carried out at four points in the location as a reference for calculations. The first point is ninety liters per second; the second is one hundred and forty liters per second; the third is thirty liters per second; and the fourth is eight twenty liters per second, so the average measured flow rate is eighty liters per second. The results of contour modeling show that the height of the fall is 3-3 meters high, the width of the planned weir is five and a half meters, with a weir height of one and a half meters, it is planned to be able to generate electricity in a turbine of eleven kilowatts using a crossflow type turbine. This research can be a comparison method for other similar areas in calculating river potential.ABSTRAKSungai Sumberringin termasuk pada bagian hulu sehingga bentuk permukaan tanah sekitar sungai masih merupakan daerah perbukitan, sehingga memiliki dimensi sungai yang tidak lebar dengan kecepatan aliran yang cukup tinggi. kondisi tersebut menarik untuk dilakukan kajian terkait potensi sungai ditunjang dengan keberadaan daerah wringinsongo yang mengandalkan aliran sumber air sebagai wisatanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) potensi sungai sumberringin berupa debit air sungai, 2) elevasi muka tanah untuk mendapatkan potensi tinggi jatuh untuk pemanfaatan energi potensial air sungai, 3) bentuk muka tanah (land-surface) untuk pembuatan model konstruksi pemanfaatan sungai, 4) potensi besaran daya listrik yang dapat dihasilkan secara teoritis menggunakan pembangkit listrik tenaga mikro-hidro (PLTMH). Penelitian ini menggunakan metode survei pengukuran / observasi terhadap dua parameter alam (debit aliran air dan elevasi muka tanah / ketinggian jatuh aliran air sungai) untuk kemudian dilakukan simulasi potensi aliran air dan pemodelan konstruksi bangunan PLTMH. Pengukuran debit sungai dilaksanakan pada empat titik di lokasi sebagai acuan perhitungan, titik pertama sebesar sembilan puluh liter per-detik, titik kedua sebesar seratus empat puluh liter per-detik, titik ketiga sebesar tiga puluh liter per-detik, titik ke-empat sebesar delapan puluh liter per-detik sehingga rerata debit aliran yang terukur sebesar delapan puluh liter per detik. Hasil pemodelan kontur didapatkan besarnya tinggi jatuh yang didapatkan setinggi 3 tiga meter, lebar bendung rencana sebesar lima setengah meter, dengan tinggi bendung sebesar satu setengah meter, direncanakan mampu untuk membangkitkan listrik pada turbin sebesar sebelas kilowatt menggunakan turbin tipe crossflow. Hasil penelitian ini dapat menjadi salah satu metode pembanding daerah lain yang sejenis dalam menghitung potensi sungai.
Co-Authors 2087-2090, Fuji Asema Achendri M Kurniawan Achendri M. Kurniawan Achendri M. Kurniawan Achendri M.Kurniawan Achmad Ainun Rafiqul Agus Suhardono Akhmad Suryadi Alexandro Surya Baharudin Anisah Nur Fajarwati APRIYANTI, DESSY Aqilah Shabirina Putri Ar Rafidin, Fahrulyanda Armin Naibaho Bashit, Nurhadi Burhamtoro Burhamtoro Burhamtoro, Burhamtoro Cahyani, Eri Cupasindi, Dyah Ayu Rahmawati Cupasindy, Dyah Ayu Rahmawati Dandung Novianto Dandung Novianto Deni Putra Arystianto Deni Putra Arystianto Dini Pratiwi Dr. Dra. Utami Retno Pudjowati, M.Si dwi ratnaningsih Dyah Ayu Rahmawati Cupasindi Dyah Ayu Rahmawati Cupasindi Dyah Ayu Rahmawati Cupasindy Fadillah, Ma'ruf Arief Fanani, Yazid Fanny walex Wenda Fany Febiyanti Farouki D Rassarandi Farouki Dinda Rassarandi Febrian F Susanta Febrian Fitryanik Susanta Fuji Asema Gindang Rain Pratama Gregorius Aryoko Gautama Harsalim A. Jayaputra I made Andi Arsana ikrar hanggara Ikrar Hanggara, Ikrar Jayaputra, Harsalim Aimunandar Kariyono Kariyono Khairul Fajri Lintang Mustikasari Marjono Marjono Marjono Marjono, . Martince N Bani Martince Novianti Bani Miftah Angraini Daulay Moch. Sholeh, Moch. Muh raja husein alfath -syawaludinsyah Muhamad Fajar Subkhan Muhamad Tri Aditya Muhammad Ahnaf Maulana Vansya Muhammad Tri Aditya Muhammad Tri Aditya Nain Dhaniarti Raharjo Nikita Aurora Prameswari Novita Anggraini Novita Anggraini Palti Raja Manurung Pradipta, Irfansyach Athala Putra Putra Rahardion, Aqil Rahmawati Cupasindy, Dyah Ayu Raja Haibah Shidqu Shofiyatul Qoyimah, Shofiyatul Siti Komariah Suhariyanto Suhariyanto Supiyono Supiyono . Syafila Indyasari Subagyo Thibul Istimror Trias Rahardianto Trias Rahardianto Udi Subagiyo Yehezkiel Septian Yoganata Yessi Widyasari Zulmy Faqihuddin Putera