Claim Missing Document
Check
Articles

Preparasi Hidrochar dari Limbah Pelepah Nipah dengan Penambahan Asam Oksalat serta Uji Aplikasinya untuk Adsorpsi Metilen Biru Wiwin Tyas Istikowati; Jeng Mas Ayu Devanda Buhang; Risaldi Ridwan; Sunardi Sunardi
JURNAL SELULOSA Vol 12, No 02 (2022): JURNAL SELULOSA
Publisher : Center for Pulp and Paper

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25269/jsel.v12i02.366

Abstract

Pada penelitian ini telah dilakukan preparasi hidrochar dari lignoselulosa limbah pelepah nipah dengan metode hidrotermal serta aplikasinya sebagai adsorben zat warna metilen biru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan asam oksalat terhadap karakteristik dan kemampuan hidrochar dari pelepah nipah untuk adsorpsi metilen biru. Proses hidrotermal dilakukan pada suhu 170˚C selama 2 jam dengan penambahan asam oksalat dengan konsentrasi sebesar 0; 1,5; 3,0; dan 4,5% (b/v). Substrat hasil proses hidrotermal dikarakterisasi menggunakan spektroskopi FTIR untuk mengetahui perubahan gugus fungsi pelepah nipah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelepah nipah mengalami penurunan massa serta pergeseran gugus fungsi setelah proses hidrotermal dengan penambahan asam oksalat. Kapasitas adsorpsi terhadap metilen biru mengalami peningkatan setelah proses hidrotermal dengan penambahan konsentrasi asam oksalat 1,5; 3,0; dan 4,5% (b/v) yaitu masing-masing sebesar 44,33; 45,10; 45,98; dan 46,62 mg/g. Hasil kapasitas adsorpsi tertinggi diperoleh pada hidrochar dengan penambahan asam oksalat dengan konsentrasi 4,5% yaitu sebesar 46,62 mg/g.Kata Kunci: hidrochar, pelepah nipah, hidrotermal, adsorpsi, metilen biru In this research, the preparation of hidrochar from lignocellulosic nypa frond waste was carried out using the hydrothermal method and its application as adsorption for methylene blue dye. This study aims to determine the effect of the addition of oxalic acid on the characteristics and adsorption ability of hydrochar from nypa frond to adsorption of methylene blue. The hydrothermal process was carried out at 170˚C for 2 hours with the addition of oxalic acid at a concentration of 0; 1.5; 3.0; and 4.5% (w/v). Substrates resulting from the hydrothermal process were characterized using FTIR spectroscopy to determine the functional group changes of the nypa frond. The results showed that the nypa fronds decreased in mass and shifted in functional groups after the hydrothermal process with oxalic acid addition. The adsorption capacity of methylene blue increased after the hydrothermal process with the addition of oxalic acid concentrations 1.5; 3.0; and 4.5% (w/v), which were 44.33; 45.10; 45.98; and 46.62 mg/g. The highest adsorption capacity results were obtained for hydrochar with the addition of 4.5% oxalic acid, which was 46.62 mg/gKeywords: hydrochar, nypa frond, hydrothermal, adsorption, methylene blue
Pengembangan Urban Permaculture di Kelompok Wanita Tani (KWT) Permata Bersemi Banjarbaru Rizki Fitria; Sunardi Sunardi; Abdullah Abdullah; Wiwin Tyas Istikowati
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v3i2.10291

Abstract

Kelompok Wanita Tani (KWT) Permata Bersemi di Kelurahan Sungai Ulin mengelola lahan kosong di area komplek untuk ditanami sayuran. KWT ini menanam sayuran untuk memenuhi kebutuhan sayur harian. KWT beranggotakan 19 orang warga dengan beragam latar belakang dan tinggal di Komplek Bukit Permata Indah (BPI) Kelurahan Sungai Ulin, Banjarbaru. KWT telah terbentuk setelah pandemi COVID-19 mereda. Mitra menanami lahan di komplek BPI dengan menggunakan media tanah dan pengolahan tanah seadanya. Pengetahuan dalam memelihara tanaman juga masih terbatas. Penanaman sayuran juga belum dikonsep dengan baik sehingga terlihat berantakan. Dari hasil olahan lahan, mereka dapat memenuhi kebutuhan mereka sendiri akan sayuran. Hal ini berdampak pada pengeluaran harian yang seharusnya digunakan untuk membeli sayur dapat dialihkan ke kebutuhan lain. Akan tetapi, usaha yang dijalankan oleh KWT masih belum ditekuni dengan serius karena mereka hanya ingin mengisi waktu luang. Anggota KWT juga hanya memilih jenis sayuran yang cepat panen seperti bayam, kangkung, sawi, dll. Berdasarkan pengamatan tersebut, usaha mereka memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan. Namun, mitra belum mengerti tentang persiapan lahan, penataan tanaman, dan sistem pemeliharaan. Sehingga, pada program pengabdian masyarakat ini dilakukan pelatihan sistem pertanian terintegrasi model urban permaculture pada lahan garap dan pelatihan dalam pemeliharaan tanaman (pelatihan pembuatan ecoenzim dan pupuk organik cair). Hasil dari pelatihan ini adalah mitra KWT menjadi mengetahui mengenai pengolahan lahan dan cara pemeliharaan tanaman yang lebih baik diantaranya dengan menggunakan ecoenzim dan pupuk organik cair, lahan mitra menjadi lebih tertata dan mitra juga mengetahui cara pembuatan ecoenzim dan pupuk organik cair tersebut.
PKM Pengembangan Kerajinan Berbahan Limbah Pertanian di Kelurahan Guntung Manggis Banjarbaru Wiwin Tyas Istikowati; Budi Sutiya; Sunardi Sunardi
Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) Vol 3, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ilung.v3i3.11030

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam pemanfatan limbah pertanian berupa kulit jagung yang banyak terdapat di lingkungan mitra. Kulit jagung jika tidak dikelola dengan baik bisa berdampak pada pencemaran tanah dan air di lingkungan mitra. Mitra adalah kelompok masyarakat di Kelurahan Guntung Manggis yang membuat beberapa kerajinan dengan bahan kain dan plastik. Pelatihan dilakukan oleh tim pengabdi dengan memanfaatkan limbah pertanian berupa kulit jagung. Kulit jagung dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan kertas dan juga bisa dioleh menjadi bahan kerajinan yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi. Kegiatan dilakukan dengan membuat kerajinan berupa bunga hias, tempat tissue dan kotak minuman dengan hiasan berbahan limbah kulit jagung. Kegiatan diikuti dengan antusias oleh mitra dan dari kegiatan ini mitra memperoleh peningkatan dalam pengetahuan dan keterampilan dalam pemanfaatan libah pertanian.
Innovation in Crop Nutrition Planning Based on Rainfall Prediction Using Singular Spectrum Analysis and Boosting to Optimize Agricultural Management Yuslena Sari; Mambang Mambang; Muhammad Zulfadhilah; Subhan Panji Cipta; Muhammad Nursandi; Finki Dona Marleny; Ricardus Anggi Pramunendar; Sunardi Sunardi; Eka Setya Wijaya; Aurelia Monica Sari; Muhammad Alkaff
Journal of Applied Engineering and Technological Science (JAETS) Vol. 7 No. 2 (2026): Journal of Applied Engineering and Technological Science (JAETS)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/z3mgdv08

Abstract

The high variability of rainfall in tropical climates presents a major challenge for agricultural management, as weather uncertainty often leads to inefficient fertilization practices due to nutrient loss. This study aims to develop a robust framework for rainfall prediction, which can inform a flexible and precise crop nutrient scheduling system. Utilizing an hourly rainfall dataset (n=6,624) obtained from IoT sensors, the research proposes an approach that integrates Singular Spectrum Analysis (SSA) for signal decomposition and noise reduction with Gradient Boosting algorithms (LightGBM and XGBoost). Spline interpolation was employed to handle missing data, while SSA served to disentangle deterministic trends from random noise, enabling the models to perform more effectively on the refined dataset. Empirical evaluation demonstrates that the SSA-XGBoost hybrid model achieves superior performance, with an RMSE of 0.0057 and an R² of 0.8278, significantly outperforming the SSA-LightGBM model (R² 0.2879), which struggled to capture non-linear patterns within this dataset. The high predictive accuracy of the SSA-XGBoost model facilitates the implementation of responsive nutrient management strategies, wherein fertilizer application can be deferred during forecasted periods of high rainfall to prevent runoff and environmental pollution. This research contributes to the field of hydroinformatics by demonstrating the effectiveness of combining SSA and XGBoost as a cost-efficient yet high-performance solution for mitigating climate-related risks in tropical wetland agriculture.
Co-Authors Abdullah Abdullah Adi Rahmadi Agung Wibisono Ahmad Arsyad Ahmad Budi Junaidi Al-Arofatus Naini Alfin Hikmaturrokhman Amelia Lestari Aminuddin Prahatama Putra Aminuddin Prahatama Putra Anak Agung Ayu Ratih Frismanti Anang Kadarsah Anang Kadarsah Arfianti Arfianti Asma Fauziah Asma Fauziah Asma Nadia Asmianoor Latifah Aulia Rahman Maulana Aurelia Monica Sari Azidi Irwan Budi Sutiya Budi Sutiya Budi Sutiya Chatimatun Nisa Dahlia Nuraini Pasaribu Danang Sudarwoko Adi Daniel Itta Darni Subari Dede Heri Yuli Yanto Dede Heri Yuli Yanto Desmalina Safitri Diana Ulfah Eko Suhartono Eny Dwi Pujawati Fatriani Fatriani Finki Dona Marleny Fitriana, Iin Noor Gunawan Hafizianor Hafizianor Hanna Habibah Henny Amelia Henny Arryati Ishiguri Futoshi Jeng Mas Ayu Devanda Buhang Kamilia Mustikasari Khairun Athiya Khoerul Anwar Khoirun Nisa Kholifatu Rosyidah Kissinger Kissinger Krisdianto Laksono Trisnantoro Lestari, Ratri Yuli Lilik Nofianti Lisa Andriana Kristy Liya Regita Lulu Choirun Nisa Lusyiani Lusyiani Mambang Mayori, Ersha Muhammad Alkaff Muhammad Arief Soendjoto Muhammad Faisal Mahdie Muhammad Nursandi Muhammad Rais Arifin Muhammad Riza Fahlevi Muhammad Zulfadhilah Munadi Munadi Muslih Anwar Nadia, Asma Naini, Al-Arofatus Nina Noviyanti Noer Komari Nor Pana Yupa Nur Firda Trianda Nurwahdah Nurwahdah Nurwahdah, Nurwahdah Octaviana, Toto Betty Purnama Lestari Purnama Lestari Ratri Yuli Lestari Ricardus Anggi Pramunendar Rina Muhayah Noor Pitri Risaldi Ridwan Risaldi Ridwan Riska Surya Ningrum Riska Surya Ningrum Rizki Fitria Rodiansono Rodiansono Rosidah - Salsabila Aqila Putri Selvi Carolina Subhan Panji Cipta Suraida Suraida Sutarno Sutarno Sutarno Sutarno Sutarno Sutarno Syaifuddin Syaifuddin Totok Wianto Utami Irawati Violet Violet Widya Fatiasari Widya Fatriasari Wijaya, Eka Setya Wiwin Tyas Istikowati Yateman Arryanto Yateman Arryanto Yateman Yateman Arryanto Yokota Shinso Yudian Noorhakim Yulia Susanti Yuslena Sari, Yuslena Zainal Abidin