Claim Missing Document
Check
Articles

Problematika Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Masa Pandemi Covid-19 di SDN 4 Bendungan Wates Kulon Progo Fuadah, Riqotul; Soleha, Maratus; Zulfikar, Muhammad; Hayani, Aida
HEUTAGOGIA: Journal of Islamic Education Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/hjie.2022.22-01

Abstract

Pada saat ini seluruh negara dilanda pandemi Covid-19, hal ini juga telah mengubah kebiasaan masyarakat sehingga dengan adanya pandemi mempengaruhi dunia pendidikan, tidak terkecuali dengan pembelajan PAI. Pembelajaran PAI mempunyai peran yang penting untuk para siswa saat dalam menghadapi pandemi Covid-19. Karena pada hakikatnya bahwa PAI merupakan pelajaran yang mengajarkan tentang keimanan, pemahaman, penghayatan, dan juga pengalaman para siswa tentang agama islam. Tujuan dari penelitian tersebut adalah untuk mengidentifikasi dan mengetahui bagaimana perencanaan pembelajaran PAI pada saat pandemi Covid-19, kondisi pembelajaran PAI pada saat pandemi Covid-19, dan juga problematika pembelajaran PAI pada saat pandemi Covid-19 di SDN 4 Bendungan. Dari hal tersebut, terdapat beberapa implikasi diantaranya adalah dampak BDR terhadap sekolah, pengajar, murid, dan wali murid. Sehingga terdapat beberapa narasumber yang mewakilkan sekolah, pengajar, murid, dan wali murid di SD Negeri 4 Bendungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Dalam penelitian kualitatif pengumpulan data dilakukan pada natural setting (kondisi yang alamiah). Data dikumpulkan menggunakan wawancara yang bersifat terbuka. Wawancara pada wali murid melalui aplikasi WhatsApp terkait dengan kendala yang terlihat saat pembelajaran di masa pandemi. Sehingga dari pembahasan tersebut, kita dapat mengetahui problematika yang dialami oleh sekolah, pengajar, murid dan wali murid di SD Negeri 4 Bendungan Responden penelitian ini adalah guru PAI, kepala sekolah, wali murid dan dua orang siswa SD Negeri 4 Bendungan.
Degradasi Moral Pendidikan di Era Modernisasi dan Globalisasi Hairiyah, Hairiyah; Hayani, Aida; Sulsilowati, Ika Tri
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 13 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2022.13(2).162-176

Abstract

Globalisasi dan moderniasi membawa dampak pada penurunan moral. Globalisasi dan modernisasi erat kaitannya dengan perkembangan teknologi dan informasi, secara khusus internet memberi peluang dan mempermudah masyarakat dalam mengerjakan berbagai aktivitas. Akan tetapi di balik kelebihan internet, nyatanya ada dampak negatif dari internet itu sendiri, yang berakibatkan pada degradasi  moral yang di sebabkan oleh hadirnya game online, video-video yang tidak mendidik, dan lain sebagainya. Hasil penelitian menunjukkan dalam menghadapi degradasi moral pendidikan adalah keluarga. Peranan keluarga dan masyarakat sangat berpengaruh terhadap keberhasilan suatu pendidikan. Karena baik dan burukanya anak akan dilihat dari lingkungan keluarga dan lingkungan masyarakatnya. Dampak dari kurangnya keteladanan dari keluarga dan masyarakat adalah terjadinya berbagai macam problem degradasi moral, antara lain: penyalahgunaan narkoba, terjadinya sex bebas, kecanduan terhadap game online, diantara problem di atas yang paling akut adalah pornografi yang mana akan berdampak pada rusaknya mental anak. Untuk mengawal moralitas anak, orang tua perlu memahami metode pendidikan Islam dengan baik dan benar. Orang tua yang memahami metode Abdullah Nashih Ulwan secara menyeluruh dan dengan pemahaman yang mendalam. Akan berdampak baik pada pendidikan karakter anak yang menjadi benteng dalam menghadapi degradasi moral yang terjadi di era globalisasi saat ini  Kata Kunci: Moral, Modernisasi, Globalisasi
Pelestarian Tanaman Obat Keluarga di Padukuhan Panjangan, Desa Sendangsari Melalui KKN Tematik Universitas Alma Ata Pada Tahun 2022 Ariyanto, Aldi; Choirunnisa, Anantya; Lestiani, Astri; Wirangga, Benny; Hayani, Aida; Amallia, Dewi; Syahreza, Dhiya Ulkhaq; Sukiman, Dyah Nawangwulan; Trisnawati, Icha; Fitria, Karina Nurul; Sofa, Kholisnia; Rohmah, Riska Baeti; Mulyana, Sri Andi; Nurlaili, Sutanti
Bangun Desa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/jbd.2022.1(2).41-45

Abstract

Pelestarian merupakan proses maupun cara dalam bentuk perbuatan melestarikan serta melindungi dari kemusnahan atau kerusakan. Sedangkan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) adalah tanaman yang dihasilkan dari budidaya rumahan dan memiliki khasiat sebagai obat herbal. Pelestarian Tanaman Obat Keluarga dilaksanakan di Padukuhan Panjangan, Kecamatan Pajangan, Desa Sendangsari, Kabupaten Bantul, D.I. Yogyakarta Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk melestarikan serta memberikan edukasi terkait manfaat Tanaman Obat Keluarga (TOGA) kepada warga setempat. Dengan perkembangan teknologi yang pesat, obat yang mengandung kimia pun semakin tinggi. Maka dari itu perlu diadakan dan dikembangkan dalam Pelestarian Tanaman khususnya Tanaman Obat Keluarga untuk meminimalisir pengaruh dari obat kimia.Kata kunci: Pelestarian, Tanaman Obat Keluarga, Penanaman.
Outcome-Based Education, E-Learning, and Student Satisfaction: Evidence from Indonesia and Thailand Salim, Ahmad; Narongraksakhet, Ibrahim; Hayani, Aida; Rouzi, Kana Safrina; Putri, Mufida Awalia; Hassama, Aris; Abdullah, Ahmad Anis
Jurnal Ilmiah Peuradeun Vol. 14 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Peuradeun
Publisher : SCAD Independent

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26811/peuradeun.v14i1.1285

Abstract

The implementation of the Outcome-Based Education (OBE) curriculum in Southeast Asia, particularly in Indonesia and Thailand, is relatively new; therefore, it is interesting to research students' responses to its implementation. This research aims to determine students' responses to the implementation of the OBE supported by E-Learning as a form of evaluation of the ongoing learning process. The subjects of this research were 250 students at the Faculty of Tarbiyah and Teacher Training at Alma Ata University (UAA), Indonesia, and 250 students at the Islamic College at Prince of Songkla University (PSU), Thailand. This research hypothesizes that the implementation of the OBE curriculum supported by E-Learning at both universities has a significant influence on student satisfaction with learning. This research uses quantitative methods with a quasi-experimental research design. Based on the research results obtained, there was an increase in average student satisfaction before and after the implementation of the OBE Curriculum, supported by E-Learning, at the two universities. This can be seen from the results of the Independent Samples t Test with sig. P-value <0.05. The OBE Curriculum, supported by E-Learning with a blended learning model, is very suitable for implementation at universities as a form of learning revolution in the digital era.
Social Problems of Modern Society in Applying Islamic Law in Aceh : Tracing The Past Culture Society Aceh in The Manuscript Aida Hayani
Justicia Islamica Vol 15 No 2 (2018)
Publisher : Faculty of Sharia UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/justicia.v15i2.1457

Abstract

The implementation of Islamic law in this modern age seems to be strange among moslems. It is the caused by most of them are opposed and if it is implemented a scare among the social society perfectly. Besides, they are still not integrated to implement the Islamic law, most of them still have not taken Islam as the path of life yet. So, as if it is not their responsibility to keep it goes along Reviews their life, and Neither to take control and implement it perfectly and truelly in their daily life. This research is Aimed to upgrade the knowledge and understanding of public society that implementation of Islamic law. Perfectly is Necessary to Anticipate the problems in this modern age. The local policy is getting reduce by coming the modern culture. As a sample, Achehnese most of the teenagers who live in urban can not understand to communicate by using Achehnese language well and most of the attitude of Achehnese is getting dissappear from their ancestor inheritance. There are many manuscripts about Achehnese culture in meseum and dayah (Traditional Islamic boarding school) Described roomates Achehnese the culture of the which is bordered by Islamic values. Base on the previous statements, the goverment of Aceh is expected to apply the Islamic law in Aceh perfectly among all society.
The Role of The Leadership of Ma’had Al-Buus Al-Islamiah in The Development of The Islamic Generation in Yala, Southern Thailand Muhammadnur Kora; Ahmad Salim; Kana Safrina Rouzi; Ahmad Syamsul Arifin; Aida Hayani
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 19 No 1 (2024)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/tjpi.v19i1.11043

Abstract

The function of educational institutions has occasionally been crucial, particularly in the development of the younger generation to be more qualified. Through the educational institutions of the practitioners, the younger generation is formed, among other things. The purpose of this study is to find out how the role of the leader of Ma’had Al-Buuss Al-Islamiah in Islamic Generation Building in Raman Yala, and what is the leadership's biggest challenge? This research is a qualitative study that is used to analyse phenomena, beliefs, and the way that both individuals and groups of people think. Primary data types, which can be examined and acquired on-site, are used in research. Ways for gathering data, including documentation, interviews, and observation. Data analysis through data reduction, data display, and inference. Data approval using source triangulation techniques. This investigation found that the role of Master Haji Muhammad Ramli Kora was very influential in the education institutions and the public in particular in the district of Raman Province of Yala.
The influence of islamic education on traditional values in yoruba society Busari Afeez Babatunde; Kana Safrina Rouzi; Ahmad Salim; Aida Hayani
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 5 No. 1 Februari 2026: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/jipsi.v5i1.650

Abstract

Busari Afeez Babatunde: The Influence of Islamic Education on Traditional Values in Yoruba Society. Master’s Program in Islamic Education (S-2 Pendidikan Agama Islam), Faculty of Tarbiya and Teacher Training, Alma Ata University, Yogyakarta. Yoruba society has experienced long-standing interaction between indigenous cultural traditions and Islamic education, which has shaped moral conduct, social norms, and communal life. However, despite the deep historical presence of Islam in Yorubaland, there remains a research gap in understanding how Islamic education specifically influences, preserves, reshapes, or negotiates traditional Yoruba values in contemporary society. This study aims to examine the major traditional values upheld in Yoruba society, describe the influence of Islamic education on the social and cultural life of the Yoruba people, and identify the factors that contribute to either harmony or tension between Islamic educational teachings and Yoruba traditional values. The research employed a qualitative research design using a descriptive and analytical approach. The population of the study consisted of Yoruba Muslim communities in Southwestern Nigeria, with 150 population comprising Islamic scholars, parents, and students selected purposively. Data were collected through in-depth interviews from 60 participants and document analysis, while data validity was ensured through triangulation. The data were analyzed thematically, guided by Berger’s Social Construction of Reality Theory, particularly the stages of externalization, objectivation, and internalization. The results reveal that Islamic education significantly reinforces core Yoruba traditional values such as festival, dressing, and moral uprightness, while reforming certain cultural practices to align with Islamic monotheism. Islamic education provides a moral framework that complements Yoruba ethical principles and supports cultural continuity amid modern challenges. The study concludes that Islamic education plays a crucial role in moral transformation and cultural preservation, fostering a balanced coexistence between faith, tradition, and modernity within Yoruba society.
Co-Authors Ahmad Anis Abdullah Ahmad Salim Ahmad Salim, Ahmad Ahmad Syamsul Arifin Aisyah, Dewi Siti Akhmad Zulfikar Kabibulloh Al-Ulya, M. Nailu Syifa Alayubi, Muhammad Silahudin Alfian, Danni Amalia Zahro Nurrohmah Amallia, Dewi Amrulloh, Hanif Anang Fahrudin Ani Mardiantari Aprilia Sari, Evi ARI DWI RAHMAWATI Aris Armeth Daud Al Kahar Ariyanto, Aldi Arjuniati, Arjuniati Assalihee, Muhammadafeefee Assalihee, Muhammadfeefee Azieda, Nur Aeni Angger Rifqi Bintang Zein Al-Hazmi Busari Afeez Babatunde Cahyono, Yulianto Nur Cathrine, Cindi Alfiana Choirunnisa, Anantya Dedi Setiawan Desta Sari Dian Elok Faiqoh Evi Aprilia Sari Fahmi, Fauzi Farhan, Moh. Fauzi Fahmi Fitria, Karina Nurul Fuadah, Riqotul Gatot Rizki Al Aufar Syamsul Hafidz Alfiandi Hairiyah, Hairiyah Hassama, Aris Holyness Nurdin Singadimedja Ika Tri Susilowati Izzati, Etika Shovi Nur Kana Safrina Rouzi Khotimah, Nur Kusuma, Afifah Nidayati Lestiani, Astri M, Anjun Nikmah Wakhidatul M. Sayyidul Abrori Mohd. Farhan Muhammad Baha’udin Elba Muhammad Faisal Muhammad Zulfikar Muhammadnur Kora Mukhibat Mukhibat Mukhlisin, Miftahul Mulyana, Sri Andi Musyrifah, Farida Narongraksakhet, Ibrahim Nik Abdullah, Nik Md Saiful Azizi Novia Wulandari Nur Fadhila, Lestari Nurdiana Nurfadhylah, Eky Yuliana Nurlaili, Sutanti Nur’Aini, Lathifah Prasetya Aji, Bagus Putri Marpaung, Rida Chairani Putri, Ayu Marshela Putri, Mufida Awalia Rahmawati, Kharisma Rajabani, Mesya Kahla Rida Chairani Putri Marpaung Riqotul Fuadah Rohmah, Riska Baeti Rouzi, Kana Safrina Sa'diyah, Miftahus Sanjaya, Ganesniko Sehat Ihsan Shadiqin Sofa, Kholisnia Soleha, Maratus Sukiman Sukiman Sukiman Sukiman Sukiman Sukiman, Dyah Nawangwulan Sulsilowati, Ika Tri SUTRISNO Sutrisno, Sutrisno Syahreza, Dhiya Ulkhaq Syukur, Mursalin Abd. Trisnawati, Icha Ulumfadilah, Abimanyu Aulia Wafa’, Muhammad Wahyuliani, Eni Wirangga, Benny Yanti Yanti Yanti Yulianto Nur Cahyono Zachary, Nabilla Vastusya Zaenuddin Hudi Prasojo Zulfikar Habibullah, Ahmad Zulfikar Khabibulloh, Akhmad