Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

MITIGASI RISIKO KEPATUHAN BANK SYARIAH TERHADAP PRINSIP SYARIAH Saputra, Edy; Suwardi
AL-IQTISHAD : Jurnal Perbankan Syariah dan Ekonomi Islam Vol. 1 No. 1 (2023): AL-IQTISHAD : Jurnal Perbankan Syariah dan Ekonomi Islam
Publisher : Program Studi Perbankan Syariah, Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/iqtishad.v1i1.2155

Abstract

Kepatuhan terhadap prinsip syariah merupakan kewajiban utama bagi Bank Syariah dalam menjalankan aktivitas perbankannya. Bank ini berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap transaksi dan kegiatan yang dilakukan sesuai dengan prinsip-prinsip syariah yang telah ditetapkan. Dalam rangka menjaga kepercayaan nasabah dan masyarakat, Bank Syariah melaksanakan pengawasan yang ketat, memiliki Dewan Pengawas Syariah yang memberikan panduan, dan melaksanakan audit internal dan eksternal. Selain itu, bank juga memberikan perhatian serius pada edukasi karyawan untuk memastikan pemahaman yang mendalam tentang prinsip-prinsip syariah. Namun, dalam kenyataannya sering terjadi praktik-praktik yang bertentangan dengan prinsip syariah dalam perbankan syariah, di mana terdapat transaksi manipulatif yang melanggar prinsip-prinsip syariah untuk mendapatkan keuntungan, yang sering disebut sebagai "Keuangan Setan". Selanjutnya, tingkat pemahaman karyawan bank syariah terhadap prinsip syariah juga terbukti sangat kurang. Nyatanya, banyak karyawan bank syariah yang tidak memahami akad-akad yang ditawarkan kepada nasabah. Pada dasarnya, Meskipun bank syariah beroperasi berdasarkan prinsip risiko syariah, namun dalam kenyataannya pelanggaran terhadap prinsip syariah tetap ada. Artikel ini berfokus pada salah satu tahapan dalam manajemen risiko, yaitu risiko pelanggaran terhadap prinsip syariah. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitis kritis. Metode ini digunakan untuk mengkaji gagasan primer mengenai suatu gagasan yang diperkuat oleh gagasan sekunder dalam tahap empat, yaitu deskripsi, pembahasan, kritik, dan analisis kajian.
ONTOLOGI RIBA DALAM HADIS (Kajian Tematik Hadis Ahkam) Edy Saputra
AT-TASYRI': JURNAL ILMIAH PRODI MUAMALAH Vol. 13 No. 1 (2021): At-Tasyri': Jurnal Ilmiah Prodi Muamalah
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syariah STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/tasyri.v13i1.485

Abstract

This article contains a thematic study of Ahkam's hadith on the ontology of riba. This study is included in the library research category. The study method used is descriptive analytical. Primary data in this study came from nine primary hadith books, namely Al-Kutub Al-Tis'ah consisting of Sahih Al-Bukhari, Sahih Muslim, Sunan Abu Daud, Sunan Al-Tirmizi, Sunan Al-Nasa'I, Sunan Ibn Majah. , Muwatha 'Malik, Sunan Al-Darimi, and Musnad Ahmad. As for data collection techniques, the author uses the android application "Jami 'Al-Kutub Al-Tis'ah" from the Arabia for Information & Technology institute. The results of this study indicate that riba can be mapped into two classifications; riba al-Ba'i and riba of al-Duyun. The categorization of riba into these two types is a simple and simple division. If riba occurs in a buying and selling transaction, it is called riba al-Ba'i. Furthermore, if riba occurs in accounts payable transactions, it is called riba al-Duyun. Then not all buying and selling occurs riba, and not all accounts payable transactions are considered riba.
Strategi Penerapan Digital Marketing Pada Lembaga Amil Zakat (LAZ) Zakat Sukses Muhammad Fathoni Yasin; Saputra, Edy
AT-TASYRI': JURNAL ILMIAH PRODI MUAMALAH Vol. 15 No. 1 (2023): At-Tasyri': Jurnal Ilmiah Prodi Muamalah
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syariah STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/tasyri.v15i1.1721

Abstract

This study aims to determine the digital marketing strategy implemented by Zakat Institution the Zakat Sukses so that it can achieve a very good growth rate in the last three years which reached an average of more than 36% per year. The research methodology used is descriptive qualitative which is based on the AISAS (Attention, Interest, Search, Action, & Share) model. The results of this study indicate that Zakat Sukses has effectively integrated in implementing digital marketing in the collection program. The success of this excellent collection is also due to the very effective organizing strategy of "Sahabat Zakat" Volunteers in carrying out digital marketing as well as a CRM (Customer Relationship Management) function.
Pengabdian Masyarakat Melalui Program KPM STAIN Meulaboh di Gampong Blang Baro Nagan Raya Saputra, Edy; Dinata, Satra Ika; Sari, Meli Nofita; Hadi, Miftahul; Putri, Aja; Wilanda, Mia Novita; Hajar, Siti; Safira, Nurul Eka; Permata, Diah Ayu
ZONA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 2 (2024): ZONA: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/zona.v1i2.45

Abstract

Pengabdian masyarakat merupakan upaya penting dalam memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat. Artikel ini membahas program Pengabdian Masyarakat melalui Program Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) STAIN Meulaboh di Gampong Blang Baro, Nagan Raya. Pendahuluan artikel ini memperkenalkan pentingnya pengabdian masyarakat dalam konteks perguruan tinggi dan masyarakat. Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui berbagai kegiatan yang melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat itu sendiri. Metode pengabdian yang digunakan adalah Participation Action Research (PAR), yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat dalam proses penelitian dan implementasi solusi. Melalui langkah-langkah PAR, seperti identifikasi masalah bersama, perencanaan, tindakan, dan refleksi bersama, masyarakat dan mahasiswa bekerja sama untuk mengidentifikasi masalah utama di Gampong Blang Baro dan merancang solusi yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan masyarakat. Hasil dari program ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam partisipasi masyarakat, penguatan kapasitas lokal, dan pemecahan masalah yang berkelanjutan. Kesimpulan artikel ini menekankan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan bersama dan menyoroti keberhasilan pendekatan PAR dalam mencapai tujuan pengabdian masyarakat.
The Role of Pancasila in Facilitating Religious Moderation in Indonesia Saputra, Edy; Hidayat, Rahmat; Harahap, Sumper Mulia
Bayani Vol 4 No 2 (2024): Bayani: Jurnal Studi Islam
Publisher : LPPAIK Universitas Muhammadiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52496/bayaniV.4I.2pp104-128

Abstract

This study explores the relationship between Pancasila values and religious moderation in Indonesia, and how these values can promote a moderate, harmonious, and tolerant religious life. As the country with the largest Muslim population, Indonesia faces challenges in maintaining religious harmony amidst diversity. Analyzing the five principles of Pancasila, the study finds that the first principle (belief in One God) and the second (just and civilized humanity) lay a strong foundation for religious moderation. The third principle (Unity of Indonesia) stresses the importance of unity despite religious differences, while the fourth (Democracy guided by wisdom) encourages interfaith dialogue to resolve conflicts. The fifth principle (Social Justice) advocates for equitable welfare without discrimination, including in religious matters. The findings suggest that Pancasila can serve as a philosophical basis for religious moderation, promoting tolerance, dialogue, and respect for religious pluralism. The study also recommends expanding Pancasila values through education, government policies, and community empowerment to enhance religious moderation understanding. However, limitations in geographic scope and sample size suggest further research is needed for a more comprehensive perspective.
Implementasi Pendidikan Multikultural Untuk Meningkatkan Keharmonisan Dalam Keberagaman Ridwan, Mohammad; Saputra, Edy; Hidayat, Rahmat; Harahap, Sumper Mulia
Bayani Vol 4 No 2 (2024): Bayani: Jurnal Studi Islam
Publisher : LPPAIK Universitas Muhammadiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52496/bayaniV.4I.2pp166-190

Abstract

The aim of this study is to analyze the role and implementation of multicultural education in shaping students' character to live harmoniously in the midst of diversity. The method used is a literature review with both theoretical and practical approaches to the multicultural education models applied in various countries. The results of the study indicate that multicultural education has a significant impact in reducing prejudice, increasing empathy, and developing the social skills necessary in a pluralistic society. A curriculum that integrates multicultural values, teacher training that is sensitive to diversity, and the use of participatory teaching methods have proven to be effective in creating an inclusive learning environment. Based on the findings, the recommendations proposed include the need for enhanced teacher training on cultural diversity, the development of a more adaptive curriculum to multicultural values, and the provision of more adequate resources to support the implementation of multicultural education in schools.
Islam, Multikulturalisme, dan Pancasila: Harmoni dalam Keberagaman Indonesia Saputra, Edy; Husnani, Husnani; Defriza, Rita; Salma, Zakiati; Iska, Syukri
FASTABIQ: JURNAL STUDI ISLAM Vol 5, No 2 (2024): Fastabiq: Jurnal Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47281/fas.v5i2.206

Abstract

This article aims to analyze the relationship between Islam, multiculturalism, and Pancasila within the Indonesian context. The primary focus of this research is how the integration of Islam Wasatiyah - which emphasizes moderation and tolerance - with Pancasila as the state ideology can maintain social harmony amid diversity. Using a critical analytical method, this study finds that the synergy between Islam Wasatiyah and Pancasila strengthens social cohesion and prevents polarization caused by radicalism and identity politics. Furthermore, multicultural education and interfaith dialogue are identified as strategic instruments in promoting tolerance and preserving social stability. The research recommends strengthening multicultural-based education and promoting the values of Islamic moderation to address the challenges of radicalism in Indonesia.
Membangun Pemahaman Mahasiswa Tentang Metodologi Fatwa Ekonomi Syariah Saputra, Edy
MEUSEURAYA - Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (Desember 2024)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/meuseuraya.v3i2.3704

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang metodologi fatwa ekonomi syariah melalui kuliah umum yang diselenggarakan oleh dosen STAIN Meulaboh. Acara dilaksanakan pada 9 Oktober 2024 di STAI As-Sunnah, Deli Serdang, Sumatera Utara, dan dihadiri oleh seluruh civitas akademik dan mahasiswa yang tertarik pada ekonomi syariah. Materi mencakup dasar-dasar ekonomi syariah, metodologi fatwa, serta penerapan prinsip-prinsip syariah dalam kegiatan ekonomi sehari-hari. Peserta menunjukkan antusiasme tinggi, terutama dalam sesi tanya jawab yang membahas aplikasi nyata dari prinsip syariah dalam bisnis dan keuangan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan literasi peserta tentang ekonomi syariah dan kemampuan mereka untuk menerapkan prinsip syariah dalam kehidupan praktis. Kegiatan ini berperan penting dalam memperluas pemahaman dan kesadaran mahasiswa tentang pentingnya fatwa dalam mendukung ekonomi yang adil dan beretika sesuai ajaran Islam.
The The Agreement of Asset Separation in the Perspective of Maqasid al-Shariah: The Problem of Asset Conflict, the Hifdz al-Mal Approach, and Its Impact on Family Stability in Islamic Law in Indonesia Edy Saputra; Mohammad Ridwan
WARAQAT : Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman Vol. 9 No. 2 (2024): Waraqat: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (P3M) Sekolah Tinggi Agama Islam As-Sunnah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51590/waraqat.v9i2.882

Abstract

This study analyzes marital property separation agreements through the lens of Maqasid al-Shariah, with a specific focus on the principle of Hifdz al-Mal (protection of wealth) as an essential tool for safeguarding individual financial rights within marriage and preventing asset conflicts that could threaten family stability. Employing a qualitative method with a library research approach and in-depth literature analysis, the study reveals that marital property separation agreements have a strong legal foundation in Islamic and Indonesian national law, reinforced by Constitutional Court Decision No. 69/PUU-XIII/2015. This decision affirms the legality of marital property separation agreements under Indonesian law as an effective mechanism for ensuring fair asset management and protecting the financial rights of couples. The study recommends enhancing relevant regulations to improve legal clarity, educating the public about the benefits of these agreements, and encouraging active roles for religious scholars to support more flexible interpretations of Islamic law that address modern socio-economic needs. Future research employing quantitative methods and cross-cultural studies in dual-legal system countries such as Malaysia and Tunisia is suggested to explore public perceptions, economic impacts on women, and potential adaptations to address similar legal challenges.
Darul Ahdi wa Syahadah and the Implementation of Maqasid Al-Shariah in the Context of the Pancasila State Saputra, Edy; Ridwan, Mohammad; Effendi, Amri; Rita Defriza; Hidayat, Rahmad
Nurani Vol 24 No 2 (2024): Nurani: jurnal kajian syari'ah dan masyarakat
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/nurani.v24i2.25028

Abstract

This research explores the application of the concept of Darul Ahdi Wa Syahadah as a foundation for implementing Maqasid al-Shariah within the context of the Pancasila state. The aim is to examine how Islamic values, which protect religion, life, intellect, progeny, and property, align with the principles of pluralism and diversity enshrined in Pancasila, ultimately striving to achieve a just, prosperous, and harmonious Indonesian society. Using a qualitative approach with a literature review and critical discourse analysis, this study examines various scientific works, official Muhammadiyah documents, and public policy reports. Findings reveal that Darul Ahdi wa Syahadah and Maqasid al-Shariah can harmonize in public policies that promote social justice and welfare in alignment with Pancasila’s principles, underscoring the role of Muhammadiyah as a key agent in integrating Islamic values with state ideology. Despite significant challenges, particularly concerning pluralism and religious freedom, these concepts hold substantial potential to reinforce social and political stability in Indonesia. Future research should focus on developing specific indicators to assess the effectiveness of Darul Ahdi wa Syahadah and Maqasid al-Shariah in public policies across sectors such as education, economic development, and healthcare. Additionally, empirical studies should be conducted to evaluate the broader societal reception of these concepts within Indonesia's pluralistic framework.