Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN TANAMAN OBAT-OBATAN DI KAWASAN PESISIR DAN PULAU KECIL Soraya Gigentika; Sitti Hilyana; Nurliah Nurliah; Ibadur Rahman; Edwin Jefri
Jurnal Pepadu Vol 3 No 3 (2022): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.434 KB)

Abstract

Tanaman obat seperti kunyit, temulawak, dan jahe berkhasiat untuk meningkatkan sistem imun atau daya tahan tubuh sehingga baik dikonsumsi guna mencegah berbagai penyakit atau pemeliharaan kesehatan, termasuk pemeliharaan kesehatan sebagai salah satu upaya pencegahan terhadap terjangkitnya virus Covid-19. Selain itu, tanaman obat tersebut sangat mudah dibudidayakan, termasuk di lahan pekarangan rumah. Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat di kawasan pesisir dan pulau kecil terhadap optimalisasi pekarangan rumah untuk ketersediaan obat-obatan keluarga, maka dilakukan pengabdian kepada masyarakat di Dusun Gili Air Desa Gili Indah Kecamatan Pemanang Kabupaten Lombok Utara. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini sangat bermanfaat bagi masyarakat peserta penyuluhan karena dapat menambah pengetahuan tentang tanaman obat-obatan dan membangun sikap mental dan jiwa kewirausahaan.
PENGARUH BAKTERI PROBIOTIK (Lactobacillus plantarum) PADA PAKAN UNTUK PERTUMBUHAN IKAN NILA (Oreochromis niloticus) Dewi Sartika; Nurliah; Bagus Dwi Hari Setyono
Journal of Fish Nutrition Vol. 2 No. 1 (2022): Journal of Fish Nutrition
Publisher : Journal of Fish Nutrition

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (758.441 KB) | DOI: 10.29303/jfn.v2i1.1332

Abstract

This study aims to determine the effect of the probiotic bacteria Lactobacillus plantarum on the growth of tilapia. This research was conducted using an experimental method using Completely Randomized (CRD) with 5 treatments and 3 replications. The treatment given was the administration of probiotic bacteria L. plantarum from different dilutions of 30% of the amount of feed mixed into tilapia feed. The feed used is commercial pellet feed. The treatments are treatment 1 (P1): Administration of probiotic bacteria from a dilution of 10-3, treatment 2 (P2): Administration of probiotic bacteria from a dilution of 10-6, treatment 3 (P3): Administration of probiotic bacteria from a dilution of 10-9, treatment 4 (P4): Administration of probiotic bacteria from a dilution of 10-12, and treatment (P0): without administration of probiotics. Based on the results of research that has been carried out for 45 days, it can be said that treatment 3 (P3): Provision of probiotic bacteria at a dilution of 10-9 gave a significant effect on the growth of tilapia weight, feed conversion ratio, feed efficiency, and digestibility of tilapia feed. However, it did not have a significant effect on the increase in length and life of tilapia.
PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP BENIH IKAN KAKAP PUTIH Lates calcarifer, Bloch DENGAN PEMBERIAN DOSIS PROBIOTIK YANG BERBEDA Surnawati .; Nurliah .; Fariq Azhar
Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 8, No 1 (2020): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.891 KB) | DOI: 10.29406/jr.v8i1.1449

Abstract

Kakap Putih Lates calcarifer, Bloch merupakan ikan yang mempunyai nilai ekonomis penting sebagai ikan konsumsi. jumlah pakan yang dihabiskan dalam kegiatan budidaya ikan kakap putih pada tahap pendederan sekitar 50-60%. Lactobacillus casei merukan jenis bakteri asam laktat yang terdapat di dalam probiotik dan dapat mneghasilkan enzim yang mampu menghidrolisis bahan pakan yang lebih komleks menjadi bahan yang lebih sederhana sehingga mudah dicerna oleh benih ikan kakap putih. Penambahan probiotik pada pakan merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk dapat mengefesiensi jumlah pakan dalam kegiatan pemeliharaan ikan kakap putih. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan probiotik terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup benih ikan kakap putih. Penelitian ini dilaksanakan mulai tanggal 27 Maret-27 April 2019, bertempat di Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL) Sekotong, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri adari 4 perlakuan dan 4 kali ulangan, yaitu P1 dosis 0% (control), P2 0.5%, P3 1% dan P4 2%. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan ANOVA pada taraf kepercayaan 95% melalui program SPSS dan uji lanjut Tukey untuk mengetahui perlakuan terbaik. Parameter yang diamati meliputi SGR, pertumbuhan mutlak, tingkat kelangsungan hidup, FCR dan kualitas air. Hasil penelitian menunjukkan pemberian probiotik memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan spesifik dan berat mutlak, tetapi tidak memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan panjang mutlak, tingkat kelangsungan hidup dan FCR. Dosis terbaik, yaitu 2% yang dapat memberikan pertumbuhan optimum terhadap benih ikan kakap putih (Lates calcarifer, Bloch).
Zoning Effectiveness of Marine Nature Reserve Conservation Areas (SAP) Raja Ampat Islands Against Coral Reef Protection Faidlul Qodir; Mauludiyah; Dian Sari Maisaroh; Wiga Alif Violando; Ofri Johan; Idris; Nurliah; Saptono Waspodo
Jurnal Biologi Tropis Vol. 23 No. 1 (2023): January - March
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v23i1.4623

Abstract

Raja Ampat Islands have been designated as a Marine Nature Reserve (SAP) since 2014, and community activity in these waters remains high for tourism, fishing and sea transportation activities. All of these activities have the potential to suppress the condition of the coral reefs there. Therefore, it is necessary to evaluate the effectiveness of zoning in terms of social and ecological indicators. This research was conducted using the Underwater Visual Census (UVC) method for coral reef fish and the Underwater Photo Transect (UPT) method for coral cover at a depth of 5-7 m. The set critical threshold value is used to evaluate the success of the zoning taken by interviewing fishermen. The results of the study found that the core zone had unfavorable conditions compared to the other zones. Based on an analysis of ecological indicators, the percentage of coral cover was only 20.9% and an abundance of reef fish of 28 ind/m2. The results of the social analysis of the community, Waisilip Village has the lowest level of compliance with a value of 56%. Meanwhile, 77% of respondents agree with zoning, and only 19% understand the zoning management system. The management of SAP Raja Ampat can be said to be effective by taking into the ecological and social indicators of the community. Increase in the percentage of coral cover in the core zone (0.2%), utilization zone (3.9%), sustainable fisheries zone (0.8%) and cultivation zone (5.7%). Most fishermen have good insight and concern for coral reefs and other aquatic resources.
Variation of Coral Fish Communities in Coral Transplantation Sites, Kecinan Beach, Malaka Village, North Lombok Ridwan Ridwan; Nurliah Nurliah; Edwin Jefri
Jurnal Biologi Tropis Vol. 23 No. 3 (2023): July - September
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v23i3.5106

Abstract

Coral reefs are a very complex ecosystem with a fairly high diversity of biota, the existence of coral fish will be greatly affected by the condition of coral reefs, coral transplantation is an effort to restore coral reefs which aims to improve coral reef ecosystems. This study aims to look at the reef fish community in coral transplant media.  Data collection was carried out on January 15 – February 26, 2023. The method used in this study was a survey method. Data was collected using the Underwater Visual Census (UVC) technique and underwater cameras using SCUBA equipment. Data collection was carried out 4 times by looking at diversity, abundance, and categories based on how they eat. The results of this study obtained 6 families belonging to 13 genera and 15 species of reef fish with a total of 549 individuals. The categories of fish found consisted of 4 categories, namely 3 species of carnivores, 2 species of herbivores, 8 species of omnivores, and 2 species of corallivores. The diversity index value (H') was 1.662, the uniformity index (E) was 0.613, and the dominance index value (C) was 0.266.
Sebaran Bakteri Coliform Sebagai Indikator Pencemaran Biologis Di Beberapa Sumber AirKecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu Paryono Paryono; Nurliah Nurliah; Ibadur Rahman; Mahardika Rizqi Himawan
JURNAL SAINS TEKNOLOGI & LINGKUNGAN Vol. 9 No. 2 (2023): JURNAL SAINS TEKNOLOGI & LINGKUNGAN
Publisher : LPPM Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jstl.v9i2.454

Abstract

Coliform bacteria are a group of bacteria that originate from human and animal feces in large numbers, so they are often used as indicators of food and water quality. This study aims to determine the condition of the aquatic environment based on biological indicators such as the abundance of coliform bacteria in river water and wells in Hu'u sub-district, Dompu district. Data on coliform bacteria and water quality were sourced from PT STM based on the survey results of PT Intertek and PT Sucofindo in several rivers and wells in 2021. The results of data analysis show that most rivers have coliform bacteria density values exceeding the quality standards set by the Ministry of Environment and Ministry of Health. This is probably because many residents and cattle still dispose of their feces in the river.
Analisis Budi Daya Lobster Berkelanjutan di Lombok, Nusa Tenggara Barat Rohmanurcaesari, Abdari; Anggraini, Eva; Buhari, Nurliah
Jurnal Kebijakan Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan Vol 14, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Balai Besar Riset Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jksekp.v14i1.13475

Abstract

ujuan penelitian ini adalah untuk melihat kelayakan usaha dan merumuskan pengelolaan usaha budi daya lobster yang berkelanjutan di Lombok, Nusa Tenggara Barat dengan melihat dari dimensi ekologi, ekonomi, kelembagaan, sosial dan teknologi. Kelayakan dihitung dengan analisis biaya manfaat dan keberlanjutan usaha dilihat dengan analisis RAPFISH (Rapid Appraisal for Fisheries). Lokasi penelitian dilakukan di kecamatan Jerowaru. Penentuan responden dilakukan menggunakan purposive sampling. Jumlah responden ditentukan dengan rumus Slovin didapat hasil 92 pembudidaya, akan tetapi untuk mengantisipasi outlier data maka diambil 99 pembudidaya. Berdasarkan data yang telah diolah memiliki hasil bahwa pada kapasitas usaha 8 lubang, 12 lubang dan 16 lubang layak, sedangkan pada kapasitas usaha 4 lubang tidak layak. Hasil indeks keberlanjutan menunjukan bahwa dimensi ekologi, dimensi ekonomi, dan dimensi sosial adalah cukup berkelanjutan, dimensi teknologi adalah kurang berkelanjutan, dan dimensi kelembagaan adalah tidak berkelanjutan. Title: Sustainable Management of Lobster Farming in Lombok, West Nusa TenggaraThe purpose of this study is to look at business feasibility and formulate sustainable management of lobster farming in Lombok, West Nusa Tenggara by looking at the ecological, economic, institutional, social and technological dimensions. Feasibility is calculated by benefit cost analysis and business sustainability is seen by RAPFISH (Rapid Appraisal for Fisheries) analysis. The research location was in Jerowaru sub-district. Determination of respondents was done using purposive sampling. The number of respondents was determined by the Slovin formula, resulting in 92 cultivators, but to anticipate data outliers, 99 cultivators were taken. Based on the data that has been processed, the results show that the business capacity of 8 holes, 12 holes and 16 holes is feasible, while the business capacity of 4 holes is not feasible. The results of the sustainability index show that the ecological dimension, economic dimension, and social dimension are quite sustainable, the technological dimension is less sustainable, and the institutional dimension is unsustainable.
Biodiversitas Gastropoda dan Pengaruh Parameter Lingkungan terhadap Kelimpahan Gastropoda di Lahan Mangrove Silvofishery Desa Eyat Mayang, Lombok Barat Wahida, Nurul Safira; Rahman, Ibadur; Buhari, Nurliah
Journal of Marine Research Vol 13, No 3 (2024): Journal of Marine Research
Publisher : Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas PerikanJurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmr.v13i3.46219

Abstract

Gastropoda merupakan hewan bertubuh lunak yang menggunakan otot perutnya untuk berjalan. Tekanan ekologis dan kondisi lingkungan seperti vegetasi mangrove dapat mempengaruhi kelimpahan gastropoda pada suatu kawasan. Desa Eyat Mayang adalah salah satu desa yang berada di Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat yang memiliki kawasan hutan mangrove yang cukup luas, yang kemudian banyak dialihfungsikan menjadi lahan tambak intensif. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui biodiversitas gastropoda, kelimpahan gastropoda, dan pengaruh beberapa parameter lingkungan terhadap kelimpahan gastropoda di lahan mangrove silvofishery Desa Eyat Mayang, Kecamatan Lembar, Lombok Barat. Pengambilan sampel gastropoda dilakukan dengan metode transek kuadran pada 3 plot sampling dengan 4 kali pengulangan. Kerapatan ekosistem mangrove di lahan mangrove silvofishery Desa Eyat Mayang, Kecamatan Lembar termasuk kedalam kategori padat (>1500 ind/ha). Terdapat 7 (tujuh) famili,10 genus, dan 14 spesies, dengan kelimpahan tertinggi terdapat pada spesies Cerithidea quadrata (12 ind/m2). Sedangkan spesies Littorina brevicula, Nerita picea, dan Faunus ater memiliki nilai kelimpahan terendah, sebanyak 0,25 ind/m2. Nilai indeks keanekaragaman pada ke 3 plot sampling termasuk ke dalam kategori sedang, indeks keseragaman termasuk ke dalam kategori tinggi, dan tidak terdapat spesies yang mendominasi. Parameter lingkungan berupa suhu, kerapatan mangrove, dan fraksi pasir halus memiliki pengaruh yang kuat terhadap kelimpahan gastropoda dengan nilai korelasi berkisar antara 0,5278 - 0,9999.Gastropods are soft-bodied animals that use their abdominal muscles to walk. Ecological pressures and environmental conditions such as mangrove vegetation can affect the abundance of gastropods in an area. Eyat Mayang Village is one of the villages in Lembar Sub-district, West Lombok Regency which has a fairly large mangrove forest area, which was later converted into intensive ponds. This study was conducted to determine the biodiversity of gastropods, gastropod abundance, and the influence of several environmental parameters on gastropod abundance in mangrove silvofishery in Eyat Mayang Village, Lembar District, West Lombok. Gastropod sampling was conducted using the quadrant transect method on 3 sampling plots with 4 repetitions. The density of mangrove ecosystems in the silvofishery mangrove land of Eyat Mayang Village, Lembar District is included in the dense category (>1500 ind/ha). There are 7 (seven) families, 10 genera, and 14 species, with the highest abundance found in Cerithidea quadrata species (12 ind/m2). While the species Littorina brevicula, Nerita picea, and Faunus ater had the lowest abundance value, as much as 0.25 ind/m2. The diversity index value in the 3 sampling plots is included in the medium category, the uniformity index is included in the high category, and there is no dominating species. Environmental parameters such as temperature, mangrove density, and fine sand fraction have a strong influence on gastropod abundance with correlation values ranging from 0.5278 - 0.9999.
PENGARUH KOMPOSISI PAKAN ALAMI Isochrysis galbana, Pavlova lutheri, dan Choetoceros sp. TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP LARVA KERANG MUTIARA (Pinctada maxima) Sudirman Sudirman; Saptono Waspodo; Nurliah Buhari
Jurnal Perikanan Unram Vol 3 No 2 (2013): Jurnal Perikanan Unram
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v3i2.33

Abstract

Permasalahan yang sering dihadapi dalam usaha pembenihan kerang mutiara P.maxima adalah pertumbuhan larva yang lambat dan kelangsungan hidup yang rendah. Beberapa penelitian tentang pemberian pakan alami dengan komposisi yang seimbang jenis I. Galbana, P. Lutheri dan Chaetoceros sp. telah dilakukan, namun belum memberikan hasil optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perbedaan komposisi pakan alami jenis I. Galbana, P. Lutheri dan Chaetoceros sp dan komposisi pakan alami yang optimum untuk pertumbuhan dan kelangsungan hidup larva kerang mutiara P. maxima. Penelitian ini dilakukan pada larva stadia D-larva sampai stadia Umbo akhir. Larva dipelihara pada wadah volume 20 I dan diisi penuh dengan air laut dengan padat penebaran 1 larva/ml. Rancangnn Acak Lengkap dengan 6 perlakuan dan 3 kali ulangan, yaitu pemberian pakan alami dengan komposisi I.galbana 100%. P. lutheri 100%, Chaetoceros sp 100%, I.galbana 50% + P. lutheri 30% + Chaetoceros sp 20%, I.galbana 20% + P. lutheri 50% + Chaetoceros sp 30%, dan komposisi I.galbana 50% + P. lutheri 30% + Chaetoceros sp 20%. Untuk mengetahui pengaruh perlakuan dilakukan analisis sidik ragam (ANSIRA) yang dilanjutkan dengan uji lanjut Beda Nyata Jujur (BNJ). Hasil penelitan menunjukan bahwa pemberian pakan alami dengan komposisi yang berbeda berpengaruh nyata (P<0.05) tcrhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup larva kerang mutiara. Komposisi pakan yang optimum dan efisien untuk pertumbuhan dan kelangsungan hidup larva kerang mutiara, P. maxima adalah komposisi pakan I.galbana 50% + P. lutheri 30% + Chaetoceros sp 20%
TINGKAT PERTUMBUHAN RUMPUT LAUT Kappaphycus alvareizi MENGGUNAKAN SISTEM VERTIKULTUR DI DESA SEREWE KECAMATAN JEROWARU KABUPATEN LOMBOK TIMUR Muhammad Sahidi; Sitti Hilyana; Nurliah Buhari
Jurnal Perikanan Unram Vol 6 No 1 (2015): Jurnal Perikanan
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v6i1.51

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertumbuhan rumput laut jenis K. alvarezzi yang ditanam dengan metode vertikultur di Desa Serewe Kabupaten Lombok Timur dan menguji kelayakan metode budidaya vertikultur baik seeara ekologi maupun ekonomi. Raneangan Aeak Lengkap (RAL) yang di­ gunakan pada penelitian ini terdiri dari lima perlakuan kedalaman yaitu 30 em (PI), 60 em (P2), 90 em (P3), 120 em (P4) dan 150 em (P5). Hasil penelitian menunjukkan bahwa budidaya rumput laut K. alvarezzi menggunakan sistem vertikultur layak dilakukan dengan laju pertumbuhan spesifik rumput laut yang di­ ipelihara selarna 45 hari pada kedalaman 30 em, 60 em, 90 em, 120 em dan 150 em masing-masing ada­ lah 4.07%, 3.49%, 3.99%, 3.90% dan 4.72%.Hasil analisis usaha dengan menggunakan 5 tingkatan pada sistern vertikultur layak dilakukan secara ekonomi dengan hasil 5 kali lipat daripada sistem konvensional.
Co-Authors Abd Saddam Mujib Adi, Ilham Ananda Krista Afrijal Afrijal Agustina, Rizki Anasta Irawan, Islam Anggereni, Aprilia Ani Lestari Ani Lestari Aprilla, Diah Mitha Aprilya, Nabilah Ari Andayani Aris Munandar Asmileen, Suci Dwi At-Thoriq, Muhammad Ari Ayu Adhita Damayanti Ayu Adhita Damayanti Ayu Adhita Damayanti Ayu Adhita Damayanti Azzahra, Sakinah Bagus Dwi Hari Setyono Baiq Hilda Astriana Baiq Hilda Astriana Baiq Hilda Astriana Baiq Hilda Astriana Baiq Hilda Astriana Chandrika Eka Larasati Chandrika Eka Larasati, Chandrika Eka Destikawati, Destikawati Devi, Lokita Dewi Sartika Dewi, Sirrul Aini Sukma Diwangkari, Fanashya Diva Radya Donna Ayu Maylanda Edwin Jefri Edwin Jefri Eni Hidayati Eva Anggraini Fadillah, Fitri Faidlul Qodir Fanduwinata, Fina Fariq Azhar Fariq Azhar Febiliyadi, Aqidatul Firdaus, Rizqi Rohmatul Fitriana, Nur Fadila Fitriani, Syawalina Gede Windu Sukma Govinda, I Gigentika, Soraya Halimiaty, Siti Haq, Ayu Kirana Harman, Carlen Aufa Haryani, Baiq Aristawidya Haykal, Muhammad Hery Widijanto Himawan, Mahardika Rizki Hotmariyah, Hotmariyah Ibadur Rahman Ibadur Rahman Ibadur Rahman Ibadur Rahman Ichsan, Andi Chairil Idris Ilmi, Baiq Iva Nur Jannatul Istagina, Dina Jamal Basmal, Jamal Jamaluddin Jompa Jefri, Edwin Julianti, Nova Junaidi, Muhammad Kadek Minarti, Ni Khaerunnisa Kholilah, Nenik Korniawan, Ojik Danang Kurniawan Yuniarto Lestariningsih, Wiwid Andriyani Lestrariningsih, Wiwid Andriyani Lumbessy, Salnida Yuniarti M Natsir Nessa, M Natsir Mahardika Rizki Himawan Mahardika Rizki Himawan Mahardika Rizqi Himawan Maisaroh, Dian Sari Majerus, Kara Muriel Angela Maulida, Sylmi Maulita Syahdina Mauludiyah Mauludiyah Muhammad Sahidi Muhammad Supiandi Mulyana, Sulastri Munawarah, Zahratul Mustafid, Azhar Nanda Diniarti Ninda Nastiti Nunik Cokrowati Nuraini Nurfajilah, Nurfajilah Nurhayati Nurhayati Nurliah Nurliah Nursakinah, Nursakinah Ofri Johan Paryono Paryono Paryono Paryono Paryono Paryono Paryono Paryono Pratama, Lalu Bobi Pratiwi, Dewa Ayu Agung Ratih Puna, Salvina Herawaty Putra, Brilliant Rudzaky Ridwan Putri, Indah Annisa Qolbuna Salima, Baiq Rahfika Rahman, Ibadur Rahmi, Disa Aulia Raisa, Daeva Rakmah, Aira Ramadani, Nafisah Kurniawati Rhojim Wahyudi Ridwan Ridwan Rizqi Pramana, Adhimas Rohmanurcaesari, Abdari Rosyada, Vivian Rusmin Nuryadin Sadikin Amir Sadikin Amir Sahidi, Muhammad Sahrani, Putri Saptono Waspodo Setiawati, Kadriani sherina aulia ningtias tias Siagian, Raja Aditya Sahala Siahaya, Patrick Alexander Sigalingging, Cinthya Natasya Siti Hilyana Sitti Hilyana Sitti Hilyana Soraya Gigentika Sudirman Sudirman Sultansyah, Muhammad Suparmin Suparmin Suprianti, Baiq Novi Supriatna, Nunung Surnawati . Susi Rahayu SUWARTI Syamsu Alam Ali, Syamsu Alam Syawal, Abdul Syafiq Ta'yuni, Qur'a Thoriq, Muhammad Tiaskara, Nazrina Dwi Tirayya, Nadia Hulwa Utami, Widia Tri Violando, Wiga Alif Wahida, Nurul Safira Wahyudi, Reza Izam Walid Walid, Walid Wardani, Niramaya Kusuma Wiwid Andriyani Lestariningsih Wiwid Andriyani Lestariningsih Yani Robiansyah Yasir Yudi Irawan Yusran Nur Indar, Yusran Nur Z, Muhammad Fayyadh A. ZA, Siti Asiah Ziadha Naufal Firdaus, Baiq