Claim Missing Document
Check
Articles

PEMBERDAYAAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) LOKAL MELALUI PEMASARAN DIGITAL DI DESA BATU MEKAR,, KABUPATEN LOMBOK BARAT Rakmah, Aira; Sigalingging, Cinthya Natasya; Ramadani, Nafisah Kurniawati; Mulyana, Sulastri; Irawan, Yudi; Ilmi, Baiq Iva Nur Jannatul; Fanduwinata, Fina; Pratama, Lalu Bobi; Haryani, Baiq Aristawidya; Nuraini; Buhari, Nurliah
Jurnal Wicara Vol 3 No 5 (2025): Jurnal Wicara Desa
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/fpktyj74

Abstract

MSMEs play a vital role in the Indonesian economy, particularly in creating jobs and driving the economy. However, MSMEs in rural areas still face limited market access and technology, particularly in utilizing digital marketing. This situation is also experienced by MSMEs in Batu Mekar Village, most of whom operate in the snack food sector but lack an effective understanding of digital marketing strategies. Recognizing this issue, the University of Mataram Community Service Program (KKN-PMD) provided mentoring to MSMEs in Batu Mekar Village, focusing on local product processing, branding enhancement, and digital marketing outreach. The methods used included field observation, interviews, direct mentoring, business legalization, and digital marketing education. The results of the activities showed that the assisted MSMEs achieved improved product quality through improved packaging, simple financial management training, and the use of social media for promotion. Furthermore, several MSMEs successfully obtained business legality in the form of NIB (National Business License) and SPP-IRT (Special Business License), which strengthened their product competitiveness. Thus, this KKN program makes a real contribution to empowering MSMEs in Batu Mekar Village through improved branding, business management, and digital marketing utilization, thus making MSMEs better prepared to compete in a wider market.
Sosialisasi Pemahaman Tentang Kondisi Stok Ikan Kakap dan Kerapu di Desa Teluk Santong, Teluk Saleh Yuisniawaty, Aninditha; Buhari, Nurliah; Santika, Lora; Fahruddin, Muh.
Bambu Laut: Jurnal Pengabdian Masyarakat VOLUME 3, NOMOR 1, APRIL 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35911/bambulaut.v3i1.48923

Abstract

Teluk Saleh memiliki potensi kakap–kerapu yang penting bagi masyarakat pesisir, namun peningkatan intensitas penangkapan memicu kekhawatiran terhadap keberlanjutan stok. Kegiatan sosialisasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman nelayan Desa Teluk Santong mengenai kondisi stok kakap dan kerapu, risiko eksploitasi berlebih, serta pentingnya menerapkan ukuran minimum tangkap dan perlindungan musim pemijahan. Sosialisasi dilakukan melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, serta pelatihan teknik pendataan hasil tangkap berbasis foto. Informasi yang disampaikan bersumber dari pemantauan pendaratan ikan oleh Forum Ilmiah Pengelolaan Perikanan Berkelanjutan (FIP2B) Provinsi NTB setiap bulan dan program pendataan perikanan berbasis masyarakat yang menunjukkan kecenderungan penurunan ukuran tangkapan serta rendahnya nilai Spawning Potential Ratio (SPR) pada beberapa spesies kakap dan kerapu di Teluk Saleh. Materi utama mencakup kondisi stok kakap dan kerapu, aturan ukuran minimum tangkap, selektivitas alat tangkap, cara identifikasi ukuran ikan, serta pelatihan dokumentasi hasil tangkapan menggunakan foto standar. Kegiatan ini terlaksana dengan baik dan melibatkan 20 peserta yang terdiri dari nelayan, aparat desa, penyuluh, Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumbawa, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB, serta lembaga pendukung seperti FIP2B Provinsi NTB, WCS Indonesia Program, dan pelabuhan perikanan Teluk Santong.
Biodiversitas Gastropoda dan Pengaruh Parameter Lingkungan terhadap Kelimpahan Gastropoda di Lahan Mangrove Silvofishery Desa Eyat Mayang, Lombok Barat Nurul Safira Wahida; Ibadur Rahman; Nurliah Buhari
Journal of Marine Research Vol 13, No 3 (2024): Journal of Marine Research
Publisher : Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas PerikanJurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmr.v13i3.46219

Abstract

Gastropoda merupakan hewan bertubuh lunak yang menggunakan otot perutnya untuk berjalan. Tekanan ekologis dan kondisi lingkungan seperti vegetasi mangrove dapat mempengaruhi kelimpahan gastropoda pada suatu kawasan. Desa Eyat Mayang adalah salah satu desa yang berada di Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat yang memiliki kawasan hutan mangrove yang cukup luas, yang kemudian banyak dialihfungsikan menjadi lahan tambak intensif. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui biodiversitas gastropoda, kelimpahan gastropoda, dan pengaruh beberapa parameter lingkungan terhadap kelimpahan gastropoda di lahan mangrove silvofishery Desa Eyat Mayang, Kecamatan Lembar, Lombok Barat. Pengambilan sampel gastropoda dilakukan dengan metode transek kuadran pada 3 plot sampling dengan 4 kali pengulangan. Kerapatan ekosistem mangrove di lahan mangrove silvofishery Desa Eyat Mayang, Kecamatan Lembar termasuk kedalam kategori padat (>1500 ind/ha). Terdapat 7 (tujuh) famili,10 genus, dan 14 spesies, dengan kelimpahan tertinggi terdapat pada spesies Cerithidea quadrata (12 ind/m2). Sedangkan spesies Littorina brevicula, Nerita picea, dan Faunus ater memiliki nilai kelimpahan terendah, sebanyak 0,25 ind/m2. Nilai indeks keanekaragaman pada ke 3 plot sampling termasuk ke dalam kategori sedang, indeks keseragaman termasuk ke dalam kategori tinggi, dan tidak terdapat spesies yang mendominasi. Parameter lingkungan berupa suhu, kerapatan mangrove, dan fraksi pasir halus memiliki pengaruh yang kuat terhadap kelimpahan gastropoda dengan nilai korelasi berkisar antara 0,5278 - 0,9999.Gastropods are soft-bodied animals that use their abdominal muscles to walk. Ecological pressures and environmental conditions such as mangrove vegetation can affect the abundance of gastropods in an area. Eyat Mayang Village is one of the villages in Lembar Sub-district, West Lombok Regency which has a fairly large mangrove forest area, which was later converted into intensive ponds. This study was conducted to determine the biodiversity of gastropods, gastropod abundance, and the influence of several environmental parameters on gastropod abundance in mangrove silvofishery in Eyat Mayang Village, Lembar District, West Lombok. Gastropod sampling was conducted using the quadrant transect method on 3 sampling plots with 4 repetitions. The density of mangrove ecosystems in the silvofishery mangrove land of Eyat Mayang Village, Lembar District is included in the dense category (>1500 ind/ha). There are 7 (seven) families, 10 genera, and 14 species, with the highest abundance found in Cerithidea quadrata species (12 ind/m2). While the species Littorina brevicula, Nerita picea, and Faunus ater had the lowest abundance value, as much as 0.25 ind/m2. The diversity index value in the 3 sampling plots is included in the medium category, the uniformity index is included in the high category, and there is no dominating species. Environmental parameters such as temperature, mangrove density, and fine sand fraction have a strong influence on gastropod abundance with correlation values ranging from 0.5278 - 0.9999.
Biodiversitas Gastropoda dan Pengaruh Parameter Lingkungan terhadap Kelimpahan Gastropoda di Lahan Mangrove Silvofishery Desa Eyat Mayang, Lombok Barat Nurul Safira Wahida; Ibadur Rahman; Nurliah Buhari
Journal of Marine Research Vol 13, No 3 (2024): Journal of Marine Research
Publisher : Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas PerikanJurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmr.v13i3.46219

Abstract

Gastropoda merupakan hewan bertubuh lunak yang menggunakan otot perutnya untuk berjalan. Tekanan ekologis dan kondisi lingkungan seperti vegetasi mangrove dapat mempengaruhi kelimpahan gastropoda pada suatu kawasan. Desa Eyat Mayang adalah salah satu desa yang berada di Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat yang memiliki kawasan hutan mangrove yang cukup luas, yang kemudian banyak dialihfungsikan menjadi lahan tambak intensif. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui biodiversitas gastropoda, kelimpahan gastropoda, dan pengaruh beberapa parameter lingkungan terhadap kelimpahan gastropoda di lahan mangrove silvofishery Desa Eyat Mayang, Kecamatan Lembar, Lombok Barat. Pengambilan sampel gastropoda dilakukan dengan metode transek kuadran pada 3 plot sampling dengan 4 kali pengulangan. Kerapatan ekosistem mangrove di lahan mangrove silvofishery Desa Eyat Mayang, Kecamatan Lembar termasuk kedalam kategori padat (>1500 ind/ha). Terdapat 7 (tujuh) famili,10 genus, dan 14 spesies, dengan kelimpahan tertinggi terdapat pada spesies Cerithidea quadrata (12 ind/m2). Sedangkan spesies Littorina brevicula, Nerita picea, dan Faunus ater memiliki nilai kelimpahan terendah, sebanyak 0,25 ind/m2. Nilai indeks keanekaragaman pada ke 3 plot sampling termasuk ke dalam kategori sedang, indeks keseragaman termasuk ke dalam kategori tinggi, dan tidak terdapat spesies yang mendominasi. Parameter lingkungan berupa suhu, kerapatan mangrove, dan fraksi pasir halus memiliki pengaruh yang kuat terhadap kelimpahan gastropoda dengan nilai korelasi berkisar antara 0,5278 - 0,9999.Gastropods are soft-bodied animals that use their abdominal muscles to walk. Ecological pressures and environmental conditions such as mangrove vegetation can affect the abundance of gastropods in an area. Eyat Mayang Village is one of the villages in Lembar Sub-district, West Lombok Regency which has a fairly large mangrove forest area, which was later converted into intensive ponds. This study was conducted to determine the biodiversity of gastropods, gastropod abundance, and the influence of several environmental parameters on gastropod abundance in mangrove silvofishery in Eyat Mayang Village, Lembar District, West Lombok. Gastropod sampling was conducted using the quadrant transect method on 3 sampling plots with 4 repetitions. The density of mangrove ecosystems in the silvofishery mangrove land of Eyat Mayang Village, Lembar District is included in the dense category (>1500 ind/ha). There are 7 (seven) families, 10 genera, and 14 species, with the highest abundance found in Cerithidea quadrata species (12 ind/m2). While the species Littorina brevicula, Nerita picea, and Faunus ater had the lowest abundance value, as much as 0.25 ind/m2. The diversity index value in the 3 sampling plots is included in the medium category, the uniformity index is included in the high category, and there is no dominating species. Environmental parameters such as temperature, mangrove density, and fine sand fraction have a strong influence on gastropod abundance with correlation values ranging from 0.5278 - 0.9999.
Perbandingan Jumlah Cadangan Karbon Mangrove Aboveground dan Belowground di Gili Petagan, Sambelia, Lombok Timur Siti Asiah-Z.A.; Salvina H. Puna; Wiwid A. Lestariningsih; Ibadur Rahman
Journal of Marine Research Vol 13, No 2 (2024): Journal of Marine Research
Publisher : Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas PerikanJurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmr.v13i2.43504

Abstract

Pemanasan global terjadi karena kandungan karbondioksida di udara terus meningkat. Mangrove dapat menyerap karbon dan menyimpannya di akar, batang, dan daun. Selain itu, substrat di kawasan mangrove juga mampu menyimpan karbon. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui jumlah cadangan karbon di aboveground dan belowground pada kawasan mangrove Gili Petagan, Sambelia, Lombok Timur. Penelitian dilakukan pada bulan Mei sampai Agustus 2023 di kawasan mangrove Gili Petagan, dan analisis data karbon dilakukan di Laboratorium Kimia Tanah, Universitas Mataram. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif eksploratif, pengumpulan data karbon pada sedimen mangrove dilakukan menggunakan sediment corer pada kedalaman 0-30 cm dan 30-60 cm. Analisis karbon pada tegakan mangrove menggunakan persamaan alometrik, sedangkan karbon substrat dihitung menggunakan metode Colorimetri Walkey and Black. Hasil yang didapatkan yaitu terdapat 4 jenis mangrove, yaitu Rhizophora apiculata, Rhizophora mucronata, Rhizophora stylosa, dan Sonneratia alba. Estimasi cadangan karbon bagian batang (aboveground) mangrove sebesar 161,77 ton/ha, sedangkan pada bagian akar dan substrat (belowground) di kawasan mangrove Gili Petagan sebesar 112,02 ton/ha.Total jumlah cadangan karbon bagian atas (aboveground) mangrove di Gili Petagan lebih tinggi dibandingkan bagian bawah (belowground).  Global warming is occurring due to the continuous increase in carbon dioxide content in the air. Mangroves can absorb carbon and store it in their roots, stems, and leaves. Additionally, the substrate in mangrove areas is also capable of storing carbon. This research was conducted to determine the amount of carbon reserves in aboveground and belowground areas in the mangrove area of Gili Petagan, Sambelia, East Lombok. The research was conducted from May to August 2023 in the mangrove area of Gili Petagan, and carbon data analysis was carried out at the Soil Chemistry Laboratory, University of Mataram. The research method used was descriptive exploratory, carbon data collection on mangrove sediments was carried out using a sediment corer at depths of 0-30 cm and 30-60 cm. Carbon analysis in mangrove stands was done using allometric equations, while substrate carbon was calculated using the Walkey and Black Colorimetric method. The results obtained were that there are 4 types of mangroves, namely Rhizophora apiculata, Rhizophora mucronata, Rhizophora stylosa, and Sonneratia alba. The estimated carbon reserves for mangrove stems (aboveground) is 161.77 tons/ha, while for roots and substrate (belowground) in the Gili Petagan mangrove area is 112.02 tons/ha. The total amount of carbon reserves for aboveground mangrove in Gili Petagan is higher than the belowground.
Co-Authors Abd Saddam Mujib Adi, Ilham Ananda Krista Afrijal Afrijal Agustina, Rizki Anasta Irawan, Islam Anggereni, Aprilia Ani Lestari Ani Lestari Aprilla, Diah Mitha Aprilya, Nabilah Ari Andayani Aris Munandar Asmileen, Suci Dwi At-Thoriq, Muhammad Ari Ayu Adhita Damayanti Ayu Adhita Damayanti Ayu Adhita Damayanti Ayu Adhita Damayanti Azzahra, Sakinah Bagus Dwi Hari Setyono Baiq Hilda Astriana Baiq Hilda Astriana Baiq Hilda Astriana Baiq Hilda Astriana Baiq Hilda Astriana Chandrika Eka Larasati Chandrika Eka Larasati, Chandrika Eka Destikawati, Destikawati Devi, Lokita Dewi Sartika Dewi, Sirrul Aini Sukma Diwangkari, Fanashya Diva Radya Donna Ayu Maylanda Edwin Jefri Edwin Jefri Eni Hidayati Eva Anggraini Fadillah, Fitri Fahruddin, Muh. Faidlul Qodir Fanduwinata, Fina Fariq Azhar Fariq Azhar Febiliyadi, Aqidatul Firdaus, Rizqi Rohmatul Fitriana, Nur Fadila Fitriani, Syawalina Gede Windu Sukma Govinda, I Gigentika, Soraya Halimiaty, Siti Haq, Ayu Kirana Harman, Carlen Aufa Haryani, Baiq Aristawidya Haykal, Muhammad Hery Widijanto Himawan, Mahardika Rizki Hotmariyah, Hotmariyah Ibadur Rahman Ibadur Rahman Ibadur Rahman Ibadur Rahman Ichsan, Andi Chairil Idris Ilmi, Baiq Iva Nur Jannatul Istagina, Dina Jamal Basmal, Jamal Jamaluddin Jompa Jefri, Edwin Julianti, Nova Junaidi, Muhammad Kadek Minarti, Ni Khaerunnisa Kholilah, Nenik Korniawan, Ojik Danang Kurniawan Yuniarto Lestariningsih, Wiwid Andriyani Lestrariningsih, Wiwid Andriyani Lumbessy, Salnida Yuniarti M Natsir Nessa, M Natsir Mahardika Rizki Himawan Mahardika Rizki Himawan Mahardika Rizqi Himawan Maisaroh, Dian Sari Majerus, Kara Muriel Angela Maulida, Sylmi Maulita Syahdina Mauludiyah Mauludiyah Muhammad Sahidi Muhammad Supiandi Mulyana, Sulastri Munawarah, Zahratul Mustafid, Azhar Nanda Diniarti Ninda Nastiti Nunik Cokrowati Nuraini Nurfajilah, Nurfajilah Nurhayati Nurhayati Nurliah Nurliah Nursakinah, Nursakinah Nurul Safira Wahida Ofri Johan Paryono Paryono Paryono Paryono Paryono Paryono Paryono Paryono Pratama, Lalu Bobi Pratiwi, Dewa Ayu Agung Ratih Puna, Salvina Herawaty Putra, Brilliant Rudzaky Ridwan Putri, Indah Annisa Qolbuna Salima, Baiq Rahfika Rahman, Ibadur Rahmi, Disa Aulia Raisa, Daeva Rakmah, Aira Ramadani, Nafisah Kurniawati Rhojim Wahyudi Ridwan Ridwan Rizqi Pramana, Adhimas Rohmanurcaesari, Abdari Rosyada, Vivian Rusmin Nuryadin Sadikin Amir Sadikin Amir Sahidi, Muhammad Sahrani, Putri Salvina H. Puna Santika, Lora Saptono Waspodo Setiawati, Kadriani sherina aulia ningtias tias Siagian, Raja Aditya Sahala Siahaya, Patrick Alexander Sigalingging, Cinthya Natasya Siti Asiah-Z.A. Siti Hilyana Sitti Hilyana Sitti Hilyana Soraya Gigentika Sudirman Sudirman Sultansyah, Muhammad Suparmin Suparmin Suprianti, Baiq Novi Supriatna, Nunung Surnawati . Susi Rahayu SUWARTI Syamsu Alam Ali, Syamsu Alam Syawal, Abdul Syafiq Ta'yuni, Qur'a Thoriq, Muhammad Tiaskara, Nazrina Dwi Tirayya, Nadia Hulwa Utami, Widia Tri Wahida, Nurul Safira Wahyudi, Reza Izam Walid Walid, Walid Wardani, Niramaya Kusuma Wiga Alif Violando Wiwid A. Lestariningsih Wiwid Andriyani Lestariningsih Wiwid Andriyani Lestariningsih Yani Robiansyah Yasir Yudi Irawan Yuisniawaty, Aninditha Yusran Nur Indar, Yusran Nur Z, Muhammad Fayyadh A. ZA, Siti Asiah Ziadha Naufal Firdaus, Baiq