Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Evaluasi Program Rusunawa Dukuh Menanggal dalam Pemenuhan Kebutuhan Hunian Masyarakat Berpenghasilan Rendah di Kota Surabaya Verysa Virgie Rahmadhani; Eka Nurul Amalia; Andi Farera; Herdiani Romadhona; Revalia Setiawan; Tauran; Wilda Sumarsyah
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 4 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i4.6376

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas program Rusunawa Dukuh Menanggal dalam memenuhi kebutuhan hunian masyarakat berpenghasilan rendah di Kota Surabaya. Fokus kajian meliputi ketepatan sasaran, transparansi, dan kualitas layanan dalam implementasi kebijakan. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan mengacu pada kriteria evaluasi kebijakan William N. Dunn: efektivitas, efisiensi, kecukupan, pemerataan, responsivitas, dan ketepatan, melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan program ini telah berkontribusi menyediakan hunian layak dan terjangkau, namun belum sepenuhnya efektif. Permasalahan utama meliputi ketidaktepatan sasaran, keterbatasan validitas data, kurangnya transparansi dan akuntabilitas, serta rendahnya partisipasi masyarakat. Selain itu, koordinasi antarinstansi dalam pemeliharaan masih kurang responsif. Penelitian ini merekomendasikan penguatan sistem pendataan digital, peningkatan transparansi melalui eRusun, serta penguatan forum komunikasi antara pengelola dan penghuni. Kata Kunci: Hunian Vertikal, Kelompok Rentan, Tata Kelola Publik, Kualitas Layanan, Keberlanjutan Sosial
Evaluasi Sistem Zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tingkat SMP Di Kota Surabaya Izza Mutia Aqila; Nazwa Septiana; Muhammad Zuhal Mafazi; Alvian Pratista Hananto; Narizky Nur Fakhry Maulidina; Tauran; Wilda Sumarsyah
Majalah Ilmiah "CAHAYA ILMU" Vol 8 No 1 (2026): MAJALAH ILMIAH CAHAYA ILMU
Publisher : STIA Pembangunan Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pelaksanaan kebijakan sistem zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP di Kota Surabaya. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif dan untuk memperoleh data, kami melakukan wawancara, observasi, dan literature review. Hasil menunjukkan bahwa kebijakan sistem zonasi telah memberikan dampak terhadap pemerataan akses pendidikan dan mengurangi pandangan masyarakat terkait adanya sekolah favorit. Namun, sistem pendaftaran secara online dan kurangnya sosialisasi terkait pendaftaran menyebabkan banyak masyarakat yang masih kebingungan terkait mekanismenya. Dan juga ditemukan beberapa kendala lain seperti kurangnya sarana dan prasarana, keterbatasan daya tampung sekolah, serta adanya praktik manipulasi data domisili. Maka dari hasil evaluasi, kebijakan sistem zonasi dinilai belum sepenuhnya optimal dalam mencapai pemerataan pendidikan secara menyeluruh.
Evaluasi Kebijakan Penertiban Perparkiran di Kawasan Wisata Religi Sunan Ampel: Studi Kasus Jalan Nyamplungan, Kota Surabaya Zeni Fradita Sari; Dewi Arimbi Burhandani Piliang; Nabil Nazhif Fikri Ahmad; Muhammad Chairil Umam; Muhamad Fatih Eko Cahyo; Tauran; Wilda Sumarsyah
Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol. 23 No. 1 (2026): Juni: Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Mbojo Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59050/jian.v23i1.544

Abstract

The problem of illegal parking in the Sunan Ampel religious tourism area in Surabaya has become a complex issue due to the high mobility of visitors not being matched by the availability of adequate parking space. This condition requires an evaluation of parking control policies to support the achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs). This study aims to analyze the implementation of illegal parking control policies and identify obstacles that arise during their implementation. The research approach uses a qualitative method with case studies through interviews, observation, and documentation techniques. Data analysis was conducted using the OECD DAC evaluation framework, which includes relevance, coherence, effectiveness, efficiency, impact, and sustainability. The results show that parking control policies have a strong legal basis and are supported by inter-agency coordination. However, their implementation is not optimal because illegal parking practices still occur due to limited parking facilities, low public awareness, and the economic factors of informal parking attendants. In addition, the suboptimal use of digital technology and monitoring systems affect the effectiveness of the policy. Therefore, strengthening collaboration between stakeholders and empowering the informal sector is necessary. These efforts are expected to create orderly traffic, improve tourist comfort, reduce potential losses of Regional Original Revenue, and encourage the sustainability of parking enforcement policies in the Sunan Ampel religious tourism area in Surabaya.  
Evaluasi Program Keluarga Harapan Kelurahan Sidotopo Kota Surabaya Anggita Nanda Ayu Kusuma; Levina Linadi; Karina Putri Wahyudin; Melanika Netta Anggraini; Galuh Refal Tianta; Tauran Tauran; Wilda Sumarsyah
MIMBAR ADMINISTRASI FISIP UNTAG Semarang Vol. 23 No. 1 (2026): April : Jurnal MIMBAR ADMINISTRASI
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/mia.v23i1.3712

Abstract

Poverty in Indonesia remains an unresolved social problem and poses a structural challenge to the government. Improving the quality of life of vulnerable communities requires deeper intervention. Therefore, to assist and improve the quality of life of vulnerable communities, the government has launched various assistance programs, one of which is the Family Hope Program (PKH). The Family Hope Program (PKH) is present not only to support the community's economy but also encourages behavioral changes in PKH beneficiaries, particularly in the context of children's education, maternal and toddler health, and protection for vulnerable groups. This program is implemented in various areas of Surabaya City, one of which is the Sidotopo Village, Semampir. In this area, there are still underprivileged groups. The PKH program has significantly assisted beneficiaries in the Sidotopo area in improving their socio-economic welfare. The purpose of this evaluation is to describe the implementation of PKH in terms of effectiveness, equity, targeting accuracy, and the impact of program implementation on beneficiaries in the Sidotopo area. This evaluation uses data collection techniques based on observations and interviews with PKH mentors and PKH beneficiaries in the Sidotopo Village, as well as documentation studies. Based on the research results, it is clear that the implementation of the Family Hope Program (PKH) in Sidotopo has been effective, equitable, and well-targeted in improving the welfare of its residents. This is evident in the decline in poverty rates and increased access to education and healthcare.
Peran Netralitas Birokrasi dalam Menjaga Kerukunan Masyarakat Sumenep di Tengah Arus Polarisasi Politik Ike Niyanta Ramadzani; Elva Azalia Asmaranti; Indah Prabawati; Wilda Sumarsyah
e-JKPP Vol 12, No 2 (2026): Agustus
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/ejkpp.v12i2.4893

Abstract

Penelitian ini mengkaji netralitas birokrasi di Kabupaten Sumenep sebagai respons terhadap meningkatnya patronase dan polarisasi politik, menyusul pemilihan 2024 yang berdampak pada keharmonisan sosial. Tinjauan literatur kualitatif dan analisis isi tematik mengungkap tiga paradoks: (1) persyaratan hukum untuk netralitas yang mengancam kestabilan karier aparatur sipil negara, sehingga memunculkan fenomena loyalitas ganda; (2) polarisasi politik yang melemahkan layanan publik yang setara dan memecah kerukunan masyarakat; serta (3) menggabungkan respons kebijakan untuk memulihkan netralitas demi keharmonisan sosial melalui reformasi struktural, transformasi digital, dan pendekatan budaya berbasis masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidaknetralan birokrasi memperbesar bias para politisi untuk layanan di tingkat desa, dan polarisasi yang mengancam kerukunan masyarakat. Berdasarkan Bawaslu dan KASN (2024), terdapat 2.034 pelanggaran terhadap netralitas ASN dalam pemilihan kepala daerah pada tahun 2020, di mana 74 persen terjadi pada tingkat kabupaten atau kota. Keberagaman budaya dan komunitas sosial di wilayah tersebut yang tercermin dalam pesantren dan gotong royong menjadikan Sumenep sangat signifikan untuk mengimplementasikan SDG 16 sebagai integrasi pembangunan politik dan ekonomi melalui integritas birokrasi menuju keharmonisan masyarakat yang berkelanjutan.
Implementasi Kebijakan Kesetaraan Gender dan Dampaknya terhadap Efektivitas Kinerja Birokrasi Publik Ezra Stevanus Alo’o; Muhammad Davin Yuliawan; Indah Prabawati; Wilda Sumarsyah
SOSMANIORA: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3 (2026): September 2026
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/sosmaniora.v5i3.7984

Abstract

This study aims to analyze the implementation of gender equality policies and their impact on the effectiveness of public bureaucracy performance in Indonesia. This research employs a qualitative approach using the Literature Systematic Review (LSR) method, which focuses on identifying, evaluating, and synthesizing findings from previous studies in a systematic and structured manner. Data analysis was conducted using thematic analysis by categorizing findings into key themes, namely implementation barriers, supporting factors, and impacts on bureaucratic performance. The results indicate that the implementation of gender equality policies through Gender Mainstreaming (PUG) strategies has not yet been optimal. The main challenges include communication issues, limited resources, and persistent patriarchal organizational culture. Nevertheless, Indonesia has shown empirical progress, as reflected by the decrease in the Gender Inequality Index to 0.421 in 2024 and the increase in the Gender Development Index to 91.85. Furthermore, the implementation of gender equality policies contributes positively to improving productivity, service quality, and organizational innovation.In conclusion, strengthening gender equality policies not only promotes social justice but also enhances overall public sector performance.
Perkembangan SDGs 3 melalui Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Terhadap Capaian Indonesia menuju Kesehatan Universal Vera Putri Naveza; Sita Kirana Azahra; Indah Prabawati; Wilda Sumarsyah
Journal Social Society Vol. 6 No. 4 (2026): Oktober - Desember 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.4.2026.1446

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya mengkaji kontribusi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dalam mempercepat pencapaian SDGs 3 dan mewujudkan cakupan kesehatan universal (Universal Health Coverage/UHC) di Indonesia. JKN mendapat perhatian besar dalam Sustainable Development Goals, terutama melalui target menjamin kehidupan yang sehat dan mendorong kesejahteraan bagi seluruh masyarakat pada semua usia. UHC merupakan komitmen negara untuk memastikan seluruh penduduk memperoleh akses yang adil terhadap pelayanan kesehatan berkualitas, meliputi pelayanan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif, tanpa terkendala hambatan biaya. Di Indonesia, UHC diwujudkan melalui program JKN-KIS yang dikelola BPJS Kesehatan sebagai bentuk perlindungan finansial dan komitmen negara dalam membangun sistem perlindungan kesehatan yang inklusif dan berkeadilan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi JKN di Indonesia dari waktu ke waktu serta mengkaji perkembangan kebijakan, implementasi, dan transformasi pelayanan dalam mendukung pencapaian UHC. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif berbasis data sekunder melalui analisis dokumen resmi, publikasi BPJS Kesehatan, artikel jurnal ilmiah, dan sumber informasi kredibel dengan teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahun 2024 kepesertaan JKN telah mencapai 278,1 juta jiwa atau 98,45% dari total penduduk Indonesia, menunjukkan kemajuan signifikan menuju UHC. Transformasi pelayanan melalui Mobile JKN turut meningkatkan kemudahan akses, efisiensi administrasi, dan transparansi informasi melalui fitur kartu digital, antrean daring, informasi iuran, pengaduan, dan pencarian fasilitas kesehatan. Pemanfaatan Mobile JKN masih menghadapi kendala berupa literasi digital, keterbatasan akses internet, pemahaman terhadap fitur, dan gangguan teknis. Temuan ini menunjukkan bahwa pencapaian UHC tidak hanya bergantung pada perluasan kepesertaan, tetapi juga pada peningkatan kualitas dan inklusivitas layanan digital melalui edukasi pengguna serta penguatan layanan non-digital sebagai pelengkap.
Co-Authors Ahmad Fikri Naufal Akbar Ahmad Zaki Aliza Putri Amelia Alvian Pratista Hananto Amanda Adzkiyah Amelya Putri Christanty Andi Farera Anggi Ayu Wulandari Anggi Defira Marchegiani Anggita Cahyani Setyoningrum Anggita Nanda Ayu Kusuma Anita Ayu Rahmawati Annisa Aulia Rahmah Annisa Hangesti Prihaningrum Arnelita Ayu Az-zahwa Astrella Vanindya Sheren Attina Aulia Rahma Beryl Shira Filiandri Blezend Syahrira Rona MayNando Cahaya Fatihah Cahya Amalia Zahra Dewi Arimbi Burhandani Piliang Dwi Khoirotul Utami Eka Nurul Amalia Elsa Wahyu Pertiwi Elva Azalia Asmaranti Evana Clairina Heriyanto Ezra Stevanus Alo’o Fatma Anriyani Yusuf Faylla Apriliana Putri Fazrul Ilham Syahreza Fiona Putri Tampubolon Galuh Refal Tianta Herdiani Romadhona Ike Niyanta Ramadzani Indah Prabawati Intan Putri Izza Mutia Aqila Karina Putri Wahyudin Lailatul Maeda Ramadhani Legina Ayu Puspita Levina Linadi Mahesa Prawira Marini Muharwati Mayada Putri Lalia Melanika Netta Anggraini Muhamad Fatih Eko Cahyo Muhammad Chairil Umam Muhammad Davin Yuliawan Muhammad Fauzan Al Angsyari Muhammad Naufal Firzatullah Jatmiko Muhammad Zuhal Mafazi Nabil Nazhif Fikri Ahmad Nadia Ayu Ardiani Naflah Hekshala Purwanto Naila Afilliya Narizky Nur Fakhry Maulidina Nasya Firdaushaumy Nasywa Aulia Sabrina Nathasya Aura Thirrany Naura Syifa Aniendhita Nazwa Ansalna Rahmania Nazwa Septiana Nia Nur Qur’any Agustin Nur Intan Agustriani Ginting Nurhayati Nurhayati Oktavia Kurnia Ramadhani Randita Ainun Guntari Revalia Setiawan Risma Tria Syahrani Safaura Meysa Putri Adhiatsa Salma Shadiyah Salwa Apsyarini Nabilah Sarah Nurlaily Silvi Rahma Dhani Khoirunnisa Sintya Pramitasari Sita Kirana Azahra Siti Nur Fahreza Irena Syaroni Talitha Rifqi Rizqullah Tauran Tauran, T. Vaneza Ayu Dwi Kirana Vera Putri Naveza Verysa Virgie Rahmadhani Widyawati Widyawati Winda Dwi Cahyani Yemima Chrisnanda Prasetyo Yesha Verlita Evelin Yunita Eka Dia Safitri Zaakira Widhiwasa Zahra Salsa Billa Zeni Fradita Sari