Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Daya tarik utama Pantai Biru: memahami pilihan wisatawan di Kabupaten Bangkalan Dewi, Devina Liza Shinta; Arifiyanti, Nurul; Kurniyanto, Ifan Rizky
Agriscience Vol 6, No 3: November 2025
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v6i3.28965

Abstract

Pariwisata di pantai utara Pulau Madura terus berkembang, ditandai dengan semakin banyaknya destinasi wisata baru. Pantai Biru merupakan objek wisata potensial yang terletak di Kecamatan Tanjung Bumi, Kabupaten Bangkalan. Jumlah pengunjung pantai biru mengalami penurunan beberapa tahun terakhir yang dipengaruhi oleh keterbatasan fasilitas, aksesibilitas, aktivitas wisata dan daya tariknya. Kondisi ini mengidentifikasi adanya kebutuhan untuk memahami preferensi pengunjung dan meningkatkan kualitas pengelolaan pada destinasi wisata ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pengunjung Pantai Biru dan menganalisis preferensi pengunjung terhadap objek Pantai Biru. Data penelitian dikumpulkan melalui teknik accidental sampling dengan melibatkan 45 responden yang memenuhi kriteria. Analisis data dilakukan menggunakan metode deskriptif dan analisis konjoin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa atribut yang paling disukai pengunjung adalah fasilitas spot foto, aktivitas wisata berenang, daya tarik pemandangan alam, dan aksesibilitas penunjuk jalan. Segi kepentingan, fasilitas menjadi atribut yang paling penting, diikuti oleh aksesibilitas, aktivitas wisata, dan daya tarik wisata. Rekomendasi ini ditujukan kepada pihak pengelola, dengan harapan dapat meningkatkan fasilitas, aksesibilitas, aktivitas wisata, serta daya tarik untuk lebih memenuhi kebutuhan pengunjung dan meningkatkan daya tariknya.
Sikap pedagang dan konsumen terhadap pembelian jeruk Berastagi di Pasar Jatibarang, Kabupaten Indramayu Pelawi, Natasya Br; Priyanto, Moh. Wahyudi; Kurniyanto, Ifan Rizky
Agriscience Vol 6, No 3: November 2025
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v6i3.29468

Abstract

Jeruk Berastagi merupakan komoditas unggulan di Kabupaten Karo yang menghadapi persaingan ketat di Pasar Jatibarang, Indramayu. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik serta sikap konsumen dan pedagang terhadap atribut jeruk Berastagi, yaitu harga, rasa, warna, ukuran, kadar air, dan kesegaran. Pendekatan deskripif kuantitatif digunakan dengan metode Fishbein pada 50 responden yang terdiri dari 20 responden pedagang dan 30 responden konsumen yang dipilih melalui accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pedagang lebih mempertimbangkan harga dan ukuran, sementara konsumen mengutamakan rasa dan kesegaran. Sikap pedagang bersifat netral (Ao = 80,975), sedangkan sikap konsumen cenderung positif (Ao = 96,721). Temuan ini menekankan perlunya strategi pemasaran yang disesuaikan, dengan fokus pada stabilitas harga dan pasokan bagi pedagang serta peningkatan kualitas rasa dan kesegaran bagi konsumen untuk meningkatkan daya saing jeruk Berastagi.
Pengaruh Penyuluhan Pertanian terhadap Efisiensi Teknis Usahatani Padi di Desa Tanjung Kabupaten Pamekasan Rabbani, Bintang Cahya; Priyanto, Moh. Wahyudi; Kurniyanto, Ifan Rizky
Journal of Integrated Agribusiness Vol 7 No 2 (2025): Journal of Integrated Agribusiness
Publisher : Jurusan Agribisnis, Fakultas Pertanian, Perikanan dan Kelautan Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/jia.v7i2.7030

Abstract

A national decline in rice production of 0.036 million tons per year during the 2019–2023 period, accompanied by an increase in rice consumption of 0.753 kilograms per capita per year, has resulted in an imbalance between supply and demand, thereby prompting Indonesia to import rice. One of the strategies implemented by the government to boost agricultural productivity is through agricultural extension services. This study aims to analyze the effect of agricultural extension on the technical efficiency of rice farming in Tanjung Village, Pamekasan Regency. The analytical approach employed is Stochastic Frontier Analysis (SFA) using a Cobb-Douglas production function model. The total population of farmers in the research area comprised 130 individuals, from which 100 respondents were selected using a simple random sampling technique. The findings indicate that the average technical efficiency of farmers is only 53.6%. Land area, seed, and urea fertilizer were found to have a significant effect on production, while age, education, land ownership status, and participation in extension activities influenced inefficiency levels. Farmers who participated in extension programs were found to be more efficient than those who did not. These results highlight the importance of sustaining and improving the quality of agricultural extension services to support national food security. The government is expected to increase the number of officers overseeing agricultural activities in rural areas to enhance productivity.
Eksplorasi Rantai Nilai dan Efisiensi Pemasaran Beras di Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan Silviana Putri; Ifan Rizky Kurniyanto; Nurul Arifiyanti; Dwi Martha Yulia
Jurnal Sains Pertanian Vol. 10 No. 1: February, 2026
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Almuslim Bireuen Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51179/jsp.v10i1.3568

Abstract

Beras adalah salah satu pilihan makanan utama masyarakat Indonesia. Secara umum beras diperoleh masyarakat di berbagai toko kelontong/ritel bahkan toko modern. Rantai nilai sebagai suatu pendekatan untuk mengungkap aliran proses input penyaluran produk beras dari petani sebagai produsen awal hingga dapat diperoleh konsumen beras. Pendekatan ini tidak hanya menitikberatkan pada proses, melainkan juga pada nilai yang diperoleh masing-masing aktor. Namun petani sebagai produsen tidak menerima nilai yang tinggi, ini karena perbedaan margin pemasaran yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan eksplorasi rantai nilai beras dan efisiensi pemasaran beras di Kecamatan Burneh sebagai daerah penghasil padi terbesar di Bangkalan. Sampel yang digunakan adalah petani dengan menggunakan probability sampling untuk menentukan petani, sedangkan non-probability sampling untuk penentuan lembaga pemasaran dan konsumen. Hasil temuan ini diperoleht empat saluran pemasaran. Farmer’s share terbanyak terletak pada saluran pemasaran I yaitu petani ke konsumen akhir. Margin pemasaran paling tinggi berada pada saluran pemasaran III, dalam efisiensi pemasaran masing-masing saluran pemasaran menunjukkan efisien. Dengan nilai share yang tinggi pada saluran pemasaran I petani dapat melanjutkan mendistribusikan beras ke konsumen akhir, sehingga share yang diperoleh petani lebih tinggi. Pada fungsi pemasaran, petani dan konsumen menjadi fungsi pertukaran, dan lembaga pemasaran menjadi fungsi pertukaran, distribusi fisik, dan fasilitas.
Peran Literasi Digital pada Petani Cabe Jamu Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep Andini Dhamayanti; Ifan Rizky Kurniyanto; Fuad Hasan; Dwi Martha Yulia
Agrimics Journal Vol. 3 No. 2: Juli 2026
Publisher : PT. Sativa Publishing Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64118/aj.v3i2.147

Abstract

Perkembangan teknologi digital membuka peluang bagi petani dalam memasarkan hasil pertanian melalui media digital. Namun, pemanfaatan e-marketing oleh petani cabe jamu di Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep masih belum optimal yang diduga akibat rendahnya tingkat literasi digital dan literasi e-marketing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat literasi digital dan literasi e-marketing petani cabe jamu serta menganalisis pengaruh literasi digital terhadap literasi e-marketing. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif menggunakan data primer yang diperoleh dari petani cabe jamu. Analisis untuk melihat pengaruh antar variabel menggunakan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat literasi digital dan literasi e-marketing petani cabe jamu berada pada kategori rendah. Selain itu, pada hasil analisis menunjukkan bahwa literasi digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap literasi e-marketing petani cabe jamu. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan literasi digital dapat meningkatkan literasi e-marketing petani.
Strategy of BUMDes development through ecotourism in Madura using analytical hierarchy process (AHP) Nor Qomariyah; Mokh. Rum; Yudhi Prasetya Mada; Lilis Suaibah; Ifan Rizky Kurniyanto
Agriekonomika Vol 13, No 2: October 2024
Publisher : Department of Agribusiness, Faculty of Agriculture, Universitas Trunojoyo Madura, Indonesi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriekonomika.v13i2.33707

Abstract

Madura has significant potential for fostering institutions rooted in local wisdom, particularly Village-Owned Enterprises (BUMDes). Strengthening the performance of BUMDes is crucial to enhancing their role as drivers of the tourism sector and creative economy in the region. Amidst increasing competition with other business entities, strategic planning is essential to position BUMDes favorably in the market, ensuring their sustainability and contribution to local economic growth. One effective approach to formulating these strategies is through the Analytical Hierarchy Process (AHP) method. This study aims to identify and analyze strategic priorities for developing BUMDes through ecotourism in Madura. Respondents in the study included stakeholders such as representatives from the Tourism Office, academics, BUMDes managers, and village heads. The research was conducted at two prominent tourist destinations: Labuhan Mangrove Beach Edu-tourism in Bangkalan Regency and Somber Raje Tourism in Sumenep Regency. The results indicate the following: 1. priority criteria for determining BUMDes development strategies are the optimization of village potential and the strengthening of institutional capacity; 2. priority strategies include mapping and leveraging village resources while revitalizing BUMDes institutions to improve their effectiveness and sustainability. These findings offer a structured framework for sustainable ecotourism development in Madura, emphasizing the integration of local resources and institutional empowerment to maximize the impact of BUMDes in fostering regional growth.
Pelatihan Redesain Kemasan dan Rebranding untuk Meningkatkan Brand Awareness Produk UMKM Mamak Kirana di Desa Junganyar, Socah, Bangkalan Mokh. Rum; Abdur Rohman; Ifan Rizky Kurniyanto; Rakhamawati; Tsaniya Rusyda Nugrahani; Nita Alfiyani; Azza Nuha Nisrina; Arinuha Novia Putri RD; Lilis Suaibah; Yudhi Prasetya Mada
Journal of Empowerment Indonesia Vol. 1 No. 2: Desember 2025
Publisher : PT. Sativa Publishing Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64118/jei.v1i2.118

Abstract

UMKM Mamak Kirana di Desa Junganyar, Kecamatan Socah, Bangkalan menghadapi keterbatasan daya saing produk, terutama pada produk olahan teripang, yang disebabkan oleh penggunaan teknologi pengolahan dan desain kemasan yang masih konvensional. Kondisi ini berdampak pada rendahnya daya tarik produk serta terbatasnya jangkauan pemasaran. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk UMKM melalui penguatan aspek desain kemasan, pencitraan ulang merk (rebranding), dan optimalisasi pemasaran digital. Kegiatan dilaksanakan dengan metode pelatihan dan pendampingan partisipatif selama empat bulan yang meliputi: (1) pelatihan redesain kemasan dan identitas merek, (2) peningkatan keterampilan fotografi produk, serta (3) pemanfaatan media sosial dan lokapasar (marketplace) sebagai strategi pemasaran digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kualitas visual kemasan, kemampuan pelaku UMKM dalam memproduksi foto produk yang lebih profesional, serta perluasan jangkauan pemasaran melalui platform digital. Program ini berkontribusi terhadap penguatan posisi kompetitif UMKM Mamak Kirana dan berpotensi meningkatkan penetrasi pasar baik di tingkat lokal maupun nasional.
IDENTIFIKASI RISIKO PRODUKSI DAN PEMASARAN ALAT TEKNOLOGI LTI PADA CV JOGLO NUSANTARA Rahman Dwi Irvanto; Ifan Rizky Kurniyanto; Mokh Rum
Jurnal Agribisnis Indonesia Vol. 12 No. 2 (2024): Desember 2024 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2024.12.2.319-329

Abstract

CV. Joglo Nusantara is a business in the agriculture sector that produces agricultural technology tools. One of the products made by CV Joglo is LTI (Light Trap Insect). LTI functions as an alternative deterrent to pest attacks on rice fields. Nevertheless, CV Joglo has a risk in production operations because the machine was damaged and needs to wait for the machine to be repaired. In addition, there is a marketing risk due to promotional obstacles in online media through the pre-order system. This research aimed to determine production and marketing risks and provide risk mitigation for the highest risks in CV. Joglo Nusantara. This research used fishbone diagram analysis tools and FMEA (Failure Model and Effecct Analysis). The results showed four production risk indicators: human resource risk, raw materials, equipment/machinery, and process. The results of marketing risk are two indicators in the form of market risk and promotion. Risk mitigation activities in CV. Joglo Nusantara on priority risks, namely production risks, by checking LTI equipment production machines, selecting raw materials that get quality standards, improving communication with fellow workers, and mitigating marketing risks by guiding CV owners on how to promote LTI technology tools by implementing a pre-order system to online media such as Instagram, Facebook, and WhatsApp by posting photos and videos of LTI.
Persepsi Petani Terhadap Penggunaan Benih Padi Inpago di Kecamatan Burneh Kabupaten Bangkalan Ifan Rizky Kurniyanto; Nurul Arifiyanti; Ulfa Utami; Slamet Subari
Jurnal Agribisnis Indonesia Vol. 13 No. 1 (2025): Juni 2025 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2025.13.1.171-184

Abstract

Benih padi Inpago adalah salah satu benih yang memiliki tingkat kesesuaian untuk ditanam pada kondisi lahan kering seperti di Kabupaten Bangkalan. Benih ini mampu beradaptasi atau toleran terhadap cuaca atau kondisi iklim yang kering. Namun nyatanya benih ini tidak menjadi pilihan benih yang saat ini digunakan oleh petani padi di Kecamatan Burneh. Tujuan dari penelitian ini yaitu melakukan eksplorasi mengenai tingkat kepuasan petani terhadap penggunaan benih padi Inpago serta mengetahui bagaimana persepsi petani padi terhadap penggunaan benih padi Inpago di Kecamatan Burneh. Sampel yang digunakan sebanyak 43 responden menggunakan simple random sampling. Analisis data menggunakan Customers Satisfaction Indeks (CSI) dan Importance Performance Analysis (IPA). Hasil penelitian menunjukkan nilai indeks kepuasan petani sebesar 87,51% yang berarti bahwa kepuasan petani terhadap atribut-atribut yang ada pada benih padi Inpago secara keseluruhan tergolong sangat puas dengan rata-rata tingkat kesesuaian sebesar 97,00%. Saran yang dapat direkomendasikan kepada petani agar dapat memenuhi kepuasan yaitu dengan memperhatikan umur bibit sebelum dipindahkan dan setelah panen dapat dilakukan evaluasi kualitas gabah serta beras berdasarkan atribut seperti warna, ukuran, aroma, dan tekstur nasi agar dapat memenuhi harapan petani.
Strategi Fungsional pada Bisnis Input Pertanian UD Petro Gozenda Bojonegoro Rahmadilla M Gozenda; Dwi Ratna Hidayati; Ifan Rizky Kurniyanto
Agrimics Journal Vol. 3 No. 1: Januari 2026
Publisher : PT. Sativa Publishing Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64118/aj.v3i1.77

Abstract

Wilayah lumbung pangan Bojonegoro perlu didukung oleh penyedia input pertanian yang memadai. UD Petro Gozenda merupakan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang bergerak di bidang penyedia produk input pertanian bagi para petani lokal. Penelitian ini bertujuan merumuskan strategi fungsional pada tiga aspek yakni pemasaran, keuangan dan sumber daya manusia (SDM). Metode yang digunakan adalah kualitatif dan kuantitatif. Metode kualitatif menggunakan In-depth Interview kepada pemilik usaha serta karyawan, sedangkan metode kuantitatif menggunakan interview terstruktur yang dianalisa dengan SWOT analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga aspek berada pada kuadran strategi SO (Strength dan Opportunity). Prioritas strategi yang direkomendasikan adalah aspek keuangan, pemasaran dan SDM. Strategi keuangan mencakup digitalisasi sistem keuangan serta fasilitasi pembayaran non tunai (cashless). Strategi pemasaran perlu mempertahankan ketersediaan produk, peningkatan penjualan produk bersertifikasi dan organik, serta menjaga hubungan baik dengan pemasok. Strategi SDM fokus pada upaya akses fasilitasi pelatihan dari pemerintah, pelatihan mandiri, perbaikan SOP, dan mempertahankan bonus/reward bagi SDM berprestasi secara berkala.