Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

MANAJEMEN HUMAS DALAM MENINGKATKAN MUTU MADRASAH STUDI KASUS DI MADRASAH IBTIDIYAH TERPADU (MIT) AS-SALAM AMBON Elfridawati Mai Dhuhani
al-Iltizam: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 2, No 2 (2017): al-Iltizam: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/alt.v2i2.331

Abstract

Madrasah Ibtidaiyah atau sekolah dasar sebagai satuan pendidikan yang memberikan dasar-dasar untuk mengikuti pendidikan pada jenjang berikutnya maka perlu disadari urgent-nya sekolah dasar yang bermutu.Salah satu upaya menuju MI atau SD bermutu dengan implementasi manajemen yang berbasis sekolah, salah satu diantaranya manajemen humas.Humas merupakan pengembangan dan pemeliharaan kerjasama yang efisien untuk menyampaikan saluran informasi dua arah, antara pihak sekolah dan masyarakat di luar sekolah. Penelitian ini mengungkapkan tentang manajemen humas dalam meningkatkan mutu madrasah yang diadakan oleh MIT As-Salam Ambon. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk menjawab permasalahan: (1) Manajemen humas dalam meningkatkan mutu madrasah di MIT As-Salam Ambon, (2) Faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi dalam manajemen humas di MIT As-Salam Ambon. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan tiga teknik pengumpulan data, yaitu wawancara yang mendalam, observasi partisipatif dan studi dokumentasi.Untuk analisis data dilakukan dengan tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan (verifikasi).Adapun dari langkah-langkah penelitian tersebut, hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Manajemen humas dalam meningkatkan mutu madrasah di MIT As-Salam masih secara umum terintegral dengan pengelolaan manajemen berbasis madrasah, karena tidak ada bagian khusus dalam hal ini wakil kepala madrasah (wakamad) yang menangani kehumasan di MIT As-Salam Ambon. Kehumasan sendiri dilakukan secara “TIM yang solid” di bawah koordinasi Kepala Madrasah dengan staf dewan madrasah baik dari perencanaan, penggorganisasian, penggerakan dan pengawasan. (2) Faktor pendukung manajemen humas di MIT As-Salam Ambon antara lain: a) Sumber daya manusia (sdm) guru yang memiliki motivasi dan kinerja yang tinggi dan rata-rata berusia muda, b) MIT As-Salam berada langsung di bawah Yayasan As-Salam Maluku yang bagus, c) Prestasi madrasah yang tinggi, d) Tingginya animo masyarakat dalam memasukkan anaknya ke MIT AsSalam Ambon, e) stakeholder yang mendukung kegiatan madrasah seperti kerjasama dengan penerbit buku pelajaran Erlangga, LKS Sansekerta Jakarta, Bank Syariah Mualamat, Bank Syariah Mandiri, rumah Dannis Surabaya dalam pengadaan seragam sekolah serta Ummi Foundation Surabaya dalam Qiraati Al Qur’an, f) lokasi madrasah yang strategis. Adapun faktor penghambat dalam manajemen humas adalah belum adanya sub bagian atau kepala urusan (kaur) yang secara khusus menangani humas sehingga pelayanan program humas belum berjalan optimal serta tingkat partisipasi orang tua dalam program kehumasan belum sepenuhnya maksimal. Kata Kunci: Manajemen Humas, Mutu Madrasah
TELAAH MODEL DAN PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN DI PONDOK PESANTREN KHOIRU UMMAH WAITILA MALUKU TENGAH Elfridawati Mai Dhuhani; Dewi Nofrita; Wahyu Khoirul Mustofa
al-Iltizam: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5, No 2 (2020): PEMBELAJARAN
Publisher : IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/alt.v5i2.1753

Abstract

Abstract The most prominent characteristic that distinguishes pesantren from other educational institutions is the twenty-four-hour education system, by conditioning the students in a dormitory location that is divided into rooms or rooms, making it easier to apply them. One of them Pondok Pesantren Khoiru Ummah Waitila Maluku Tengah. Pondok pesantren many achievements in the field of religion as in Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ), Musabaqoh Qiraatul Kutub (MQK) and so on. The achievements achieved by pondok pesantren are inseparable from the model and use of learning media pondok pesantren. This research uses qualitative research method there are three data collection techniques used in this research, in-depth interviews, participatory observation and documentation studies. For data analysis is carried out in three stages, namely data reduction, data presentation and conclusion drawing. The results of this study showed that the Pondok Pesantren Khoiru Ummah combining between Pesantren Salaf and Moderen. Pesantren salaf is a boarding school that always maintains the tradition of teaching classical books in the process of education in pesantren. While pondok pesantren modern is pondok pesantren conducting education through formal pathways such as madrasahs or schools developed by. Then the use of learning media is done by using a number of learning applications such as through google class room, e-learning, watshaap group, telegram and so on. Keywords; Model Review, Media Usage, Pondok Pesantren Abstrak Ciri khas paling menonjol yang membedakan pesantren dengan lembaga pendidikan lainnya adalah sistem pendidikan dua puluh empat jam, dengan mengkondisikan para santri dalam satu lokasi asrama yang dibagi dalam bilik-bilik atau kamar-kamar sehingga mempermudah mengaplikasikannya sistem pendidikan yang total. Salah satunya pondok pesantren Khoiru Ummah Waitila Maluku Tengah. Pondok pesantren ini banyak meraih prestasi dalam bidang keagamaan seperti pada Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ), Musabaqoh Qiraatul Kutub (MQK) dan sebagainya. Adapun prestasi yang dicapai pondok pesantren ini tidak terlepas dari model dan penggunaan media pembelajaran pondok pesantren ini sendiri. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif terdapat tiga teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu wawancara yang mendalam, observasi partisipatif dan studi dokumentasi. Untuk analisis data dilakukan dengan tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan (verifikasi). Hasil penelitian ini menunjukan model Pondok Pesantren Khoiru Ummah memadukan antara Pesantren Salaf dan Moderen. Pesantren salaf adalah pondok pesantren yang selalu mempertahankan tradisi pengajaran kitab-kitab klasik dalam proses pendidikannya di pesantren. Sedangkan pondok pesantren moderen adalah pondok pesantren yang menyelenggarakan pendidikan melalui jalur formal seperti madrasah atau sekolah yang dikembangkan. Kemudian penggunaan media pembelajaran dilakukan dengan cara menggunakan sejumlah aplikasi pembelajaran seperti melalui google class room, e-learning, whatApp group dan sebagainya. Kata Kunci; Telaah Model, Penggunaan Media, Pondok Pesantren
KAJIAN SEPUTAR MODEL PONDOK PESANTREN DAN TINJAUAN JENIS SANTRI PADA PONDOK PESANTREN DARUL QUR’AN AL ANWARIYAH TULEHU M Sahrawi Saimima; Elfridawati Mai Dhuhani
al-Iltizam: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 6, No 1 (2021): PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN
Publisher : IAIN Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/alt.v6i1.1858

Abstract

Abstrak eksistensi Pesantren sudah teruji oleh zaman, sehingga sampai detik ini masih tetap bertahan dengan berbagai macam dinamikanya. Ciri khas paling menonjol yang membedakan pesantren dengan lembaga pendidikan lainnya adalah sistem pendidikan dua puluh empat jam, dengan mengkondisikan para santri dalam satu lokasi asrama yang dibagi dalam bilik-bilik atau kamar-kamar sehingga mempermudah mengaplikasikannya. Salah satunya pondok pesantren Darul Qur’an Al Anwariyah di Tulehu Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah. Pondok pesantren ini banyak meraih prestasi dalam bidang keagamaan yakni pada Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ). Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Adapun dalam penelitian kualitatif terdapat tiga teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu wawancara yang mendalam, observasi partisipatif dan studi dokumentasi. Untuk analisis data dilakukan dengan tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan (verifikasi). Hasil penelitian ini menunjukan Pondok pesantren Darul Qur’an Al Anwariyah Tulehu, dapat dikategorikan sebagai pondok pesantren dengan menerapkan sistem pendidikan yang bersifat moderen dengan tipe yang diterapkan a) Memadukan sistem pembelajaran pesantren dengan pembelajaran formal, b) Pondok pesatren ini memfokuskan para santrinya untuk menjadi para santri penghafal Al-Qur’an, c) Memakai dua bahasa yang diwajibkan dalam aktifitas sehari-hari di pondok pesantren, yakni bahasa Arab dan bahasa Inggris. Kemudian tinjauan tentang para santri di Pondok Pesantren Darul Qur’an Al Anwariyah, berdasarkan analisis yang dilakukan pada beberapa teori di atas, dapat dikategorikan santri pada Pondok Pesantren Darul Qur’an Al Anwariyah Tulehu meliputi Santri Mukim, Santri Kalong, Santri Alumnus dan Santri Luar.
Marketing Communication Model of International School in Post COVID-19 Pandemic Zunan Setiawan; Ratih Pratiwi; Elfridawati Mai Dhuhani; Yusriah Yusriah; Evi Susilawati
Jurnal Komunikasi Profesional Vol. 7 No. 3 (2023)
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas dr. Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/jkp.v7i3.6354

Abstract

International School like Binus is an outstanding international school of Indonesia which other than the language using foreign language, they also participate in international event a lot. However, it contains some problem in the educational system, with Krippendorf’s content analysis, Author is able to discover that English linguistic bias grows up boldly in international school because they lack actual bilateral relationship. That bilateral relationship can be manifested through human resources having important occupation in foreign school or Binus winning international competition.
MANAJEMEN STRES KERJA DI LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM M Sahrawi Saimima; Edi Ahyani; Elfridawati Mai Dhuhani
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol 11, No 2 (2023): Oktober
Publisher : Prodi Administrasi Pendidikan, Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v11i2.9037

Abstract

Abstract (English): The worksystem built by all institutions of Islamic Education Institutions requires every employee and lecturer to work in order to provide excellent service to all stakeholders. With the improvement of good service, there is no doubt that employees or lecturers often feel stress in their work. This study aims to reveal the factors that cause work stress experienced by employees and lecturers at the Faculty of Tarbiyah Sciences and Teacher Training IAIN Ambon. The research method, which was used to streamline this research was to use qualitative research methods, with informants totaling six people selected based on work stress factors they often experienced. The results showed that several factors caused the stress experienced such as work pressure, work dedline, the number of applications, co-worker involvement, the use of elusive applications, and family. Then for his work stress management includes approaching himself to God, making work priority schedules, social support in this case colleagues and family, being firm in work, healing, eating a lot and also exercising.Keywords: Management; Work Stress; Islamic; Educational InstitutionsAbstrak (Indonesia): Sistem kerja yang dibangun oleh semua intitusi Lembaga Pendidikan Islam mengharuskan setiap pegawai dan dosennya untuk bekerja dalam rangka memberikan pelayanan yang prima kepada seluruh stakeholder. Dengan adanya peningkatan pelayanan yang baik, tak ayal para pegawai atau dosen sering merasakan stres dalam pekerjaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan faktor penyebab stres kerja yang dialami oleh pegawai dan dosen di Fakultas Ilmu Tarbiyan dan Keguruan IAIN Ambon. Metode penelitian, yang digunakan untuk mengefektifkan penelitian ini adalah menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan informan berjumlah enam orang yang dipilih berdasarkan faktor stres kerja yang sering mereka alami. Hasil penelitian menunjukan bahwa beberapa faktor penyebab stress yang dialami seperti tekanan pekerjaan, dedline pekerjaan, banyaknya aplikasi, keterlibatan rekan kerja, penggunaan aplikasi yang sukar dipahami, dan keluarga. Kemudian untuk manajemen stres kerjanya meliputi pendekatan diri kepada Allah, membuat jadwal prioritas kerja, dukungan sosial dalam hal ini rekan kerja dan keluarga, tegas dalam kerja, healing, banyak makan dan juga olahraga.  Kata Kunci : Manajemen; Stres Kerja; Islam; Lembaga Pendidikan
Transformasi Digital dalam Manajemen Perkantoran Pendidikan: Sebuah Kajian Literatur Ahyani, Edi; Dhuhani, Elfridawati Mai
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol 12, No 1 (2024): April
Publisher : Prodi Administrasi Pendidikan, Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v12i1.10785

Abstract

Abstract: This study aims to investigate the impact of digital transformation in educational office management through a comprehensive literature review. Digital transformation, which is mainly triggered by the development of information technology, has reshaped the educational landscape by introducing innovative solutions to improve the efficiency and effectiveness of office management in educational institutions. This literature review involves a review of the evolution of information technology in the education sector and an in-depth understanding of the application of management information systems. In this context, we explore the positive impact of digital transformation on operational efficiency and productivity of educational institutions. In addition, this study identifies and analyzes challenges and barriers that educational institutions may face during the digital transformation process, including data security issues and ethical dilemmas. By detailing best practices and success cases from the relevant literature, the research provides in-depth insights into how educational institutions can take maximum advantage of digital transformation in the context of office management. The results of this literature review are expected to provide valuable guidance for education practitioners and researchers who are interested in optimizing the use of information technology in improving the efficiency and effectiveness of office management in educational institutions.Key Words: Digital Transformation, Education Office Management. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dampak transformasi digital dalam manajemen perkantoran pendidikan melalui tinjauan literatur yang komprehensif. Transformasi digital, yang terutama dipicu oleh perkembangan teknologi informasi, telah membentuk kembali lanskap pendidikan dengan memperkenalkan solusi inovatif untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas manajemen perkantoran di lembaga-lembaga pendidikan. Kajian literatur ini melibatkan peninjauan terhadap evolusi teknologi informasi di sektor pendidikan dan pemahaman mendalam tentang penerapan sistem informasi manajemen. Dalam konteks ini, kami mengeksplorasi dampak positif transformasi digital terhadap efisiensi operasional dan produktivitas lembaga pendidikan. Selain itu, kajian ini mengidentifikasi serta menganalisis tantangan dan hambatan yang mungkin dihadapi lembaga pendidikan selama proses transformasi digital, termasuk isu keamanan data dan dilema etika. Dengan merinci praktik terbaik dan kasus sukses dari literatur yang relevan, penelitian ini memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana lembaga pendidikan dapat mengambil manfaat maksimal dari transformasi digital dalam konteks manajemen perkantoran. Hasil dari kajian literatur ini diharapkan dapat memberikan panduan berharga bagi praktisi pendidikan dan peneliti yang tertarik untuk mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas manajemen perkantoran di lembagalembaga pendidikan.Kata Kunci: Transformasi Digital, Management Perkantoran Pendidikan. Pendahuluan
Pengaruh Kepemimpinan Instruksional Terhadap Prestasi Siswa: Pendekatan Manajemen Pendidikan yang Efektif Supriatna, Eka; Elfridawati Mai Dhuhani; Ahyani, Edi
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 5 No. 1 (2024): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v5i1.574

Abstract

This study investigates the practice of instructional leadership with qualitative methods with a descriptive approach to analysis. Involving principals, teachers, and teaching staff with a total of 15 respondents. The data collection method used is through observation, documentation and interviews. Data analysis techniques through data collection, data presentation and data verification. The results show that instructional leadership includes concrete steps in shaping an inclusive and proactive learning culture. These findings are in line with the literature emphasizing the positive role instructional leadership plays on teacher motivation and commitment. However, to evaluate its concrete impact on student achievement, further research is needed. The study recommends developing leadership training programs, strengthening teacher collaboration and participation, and developing supportive school policies. Periodic monitoring and evaluation is also proposed as an important step in ensuring the effective implementation of instructional leadership practices. Through the implementation of these recommendations, it is expected to continue to improve the quality of education and contribute to the development of the literature on instructional leadership
Elementary School Education Promotion Techniques Via Social Media Sahrawi, Saimima; Mai Dhuhani, Elfridawati; Anasufi, Banawi
Journal of Education Technology and Inovation Vol. 8 No. 1 (2025): Journal of Education Technology and Inovation (June)
Publisher : Program Pasca Sarjana, Universias PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/jeti.v8i1.2326

Abstract

Online-based education in its current application provides opportunities for people to always follow the development of the world of education. The purpose of this information disclosure is so that the public can find out about the educational programs that are carried out in each school in real time. This process certainly requires an effective promotion strategy to introduce the existence and quality of educational institutions to the wider community. Therefore, this paper aims to examine the promotion strategy carried out by an educational institution. This study uses a qualitative method with data collection techniques through interviews and observations. The focus of the research is directed to find out the promotional strategies carried out by SD Islam Al Bina Masohi in Maluku, both online and offline. The results of the study showed that SD Islam Al Bina Masohi implemented various promotional strategies, including by utilizing social media such as Facebook and WhatsApp groups to publish school programs and activities. Moreover, Schools also place human resources (HR) or educators who have superior competencies to interact with students' parents, especially in routine recitation activities and the provision of quality educational services. These strategies are an important part of building a positive image and public trust in these educational institutions
Implementasi Pelayanan Terpadu Satu Pintu Pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Mustofa, Wahyu Khoirul; Dhuhani, Elfridawati Mai; Riaddin, Dinar
Eureka : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Manajemen Pendidikan Islam Vol. 1 No. 2 (2023): Eureka (Jurnal Pemikiran dan Penelitian Manajemen Pendidikan Islam)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institut Agama Islam Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/eureka.v1i2.5973

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Implementasi PTSP Pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku. Jenis penelitian ini merupakan deskritif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang dipakai adalah observasi, wawancara dan dokumentasi serta menggunakan analisis reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa 1) Implementasi PTSP Pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku belum sesuai dengan KMA RI Nomor 90 Tahun 2018. Hal tersebut dapat dilihat dari beberapa aspek, sebagai berikut: a) Sumber Daya Manusia yang ada masih kurang memadai karena dari pihak Kantor belum memberdayakan pegawainya dengan semestinya. b) Dari segi proses pelayanan yang terjadi pada PTSP belum berjalan semestinya, penyelesaian pengurusan pengguna layanan masih dilakukan pada ruangan masing-masing bagian/bidang, hal tersebut terjadi karena belum tersedianya pegawai yang menguasai dalam bidang IT yang bisa ditempatkan pada Back Office.
Pengaruh Marketing Mix Terhadap Keputusan Wali Murid Memilih Madrasah Ibtidaiyah Terpadu (MIT) Nurul Falah Masohi Idris, Indah Junianti; Elfridawati Mai Dhuhani; Tria Ina Utari
Eureka : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Manajemen Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2024): Eureka: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institut Agama Islam Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33477/eureka.v2i1.7339

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pengaruh dari ke empat elemen marketing mix yakni product, price, place dan promotion terhadap keputusan wali murid memilih Memilih Madrasah Ibtidaiyah Terpadu Nurul Falah Masohi. Populasi dalam penelitian sebanyak 41 orang wali Murid Kelas 1 MIT Nurul Falah Masohi. Metode penelitian yang diguanakan adalah jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik analisis data menggunakan uji asumsi klasik dan uji regresi linear berganda. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan bahwa: (1) Analisis regresi diperoleh nilai RSquer sebesar 0,361 atau sama dengan 36,1%, yang berarti bahwa marketing mix yakni product, price, place dan promotion memiliki pengaruh yang simultan terhadap keputusan wali murid memilih Madrasah Ibtidaiyah Terpadu Nurul Falah Masohi sebesar 36,1%. sedangkan 63,9% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian. (2) Secara persial elemen product berpengaruh positif terhadap keputusan wali murid memilih madrasah, namun tidak signifikan, dengan nilai thitung 1995 > ttabel 1,688 dan Sig. 0,054. (3) Secara persial elemen price tidak berpengaruh positif terhadap keputusan wali murid memilih madrasah, dengan nilai thitung 0,923 < ttabel 1,688 dan Sig. 0,362. (4) Secara persial elemen place tidak berpengaruh positif terhadap keputusan wali murid memilih madrasah, dengan nilai thitung 0,889 < ttabel 1,688 dan Sig. 0,380. (5) Secara persial elemen promotion tidak berpengaruh positif terhadap keputusan wali murid memilih madrasah, dengan nilai thitung 1,455 < ttabel 1,688 dan Sig. 0,154.   Kata Kunci: Marketing Mix, Product, Price, Promotion, Keputusan Pembelian