Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Jurnal Ners

Efektivitas Seduhan Daun Sirih terhadap Indeks Plak pada Anak Usia 12-15 tahun di Desa Pesisir Kabupaten Minahasa Tenggara Jeanne d’arc Zafera Adam; Jean Hendry Raule; Vega Rosa Fiona; Jeana Lydia Maramis; Jeineke Ellen Ratuela; Anneke Tahulending; Oksfriani Jufri Sumampouw
Jurnal Ners Vol. 7 No. 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i2.16745

Abstract

Green betel leaves contain essential oils consisting of phenol and its derivatives, including betlephenol, estragol, kavikol, eugenol, and diastene enzymes. Betel leaf infusion is able to inhibit the growth of bacteria caused plaque. This study aims to determine the effectiveness of steeping betel leaves on plaque index in children aged 12-15 years old in coastal village of Southeast Regency. This is a quasi-experimental one group pre-post test research. The variable measured was dental hygiene using the Patient Hygiene Performance (PHP) plaque index. The treatment given to research subjects was giving steeping water and then gargled for 60 seconds. After that, the plaque index was measured. The data obtained were tabulated and presented in tabular form and tested using paired t-test. The results showed that the plaque index before gargling betel leaf stew was mostly in the bad criteria (60%). Furthermore, after gargling betel leaf decoction, the most plaque index was in the medium category (64%). The results of the paired-t test obtained a p value of 0.000 (p <0.05). This value indicates that there is a difference in the plaque index before and after being given treatment, which means that there is an effect of giving betel leaf infusion on the plaque index. It can be concluded that betel leaf infusion is effective in improving the plaque index in children aged 12-15 years old.
Efektivitas Berkumur Air Rebusan Kulit Manggis (Garcinia mangostana Linn) Dalam Menurunkan Debris Indeks Pada Remaja Adam, Jeanne d’Arc Zafera; Koch, Novarita M; Tahulending, Anneke A; Karamoy, Youla; Sumampouw, Oksfriani Jufri
Jurnal Ners Vol. 8 No. 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i2.28337

Abstract

The skin of the mangosteen fruit (Garcinia mangostana Linn.) contains higher pharmacological properties than other parts of the mangosteen fruit as antibacterial, anti-inflammatory, antioxidant and anticancer. Some studies show that a decoction of mangosteen peel can lower the debris index. The purpose of the study was to determine the effectiveness of gargling mangosteen peel boiled water on reducing the debris index in adolescents in the city of Manado. This is an experimental research with a one-group pretest-posttest approach. The study was conducted at SMP Negeri 8 Manado in April 2024 on 80 respondents. The instruments of this study are oral diagnostic tools, mangosteen peel boiled water ingredients and debris index assessment format. Analysis results through Wilcoxson statistical tests. The results showed that the positive ranks or difference between pretest and postest effectiveness of gargling mangosteen peel boiled water against the decrease in debris index obtained a negative ranks value of 62, meaning that out of 80 respondents there were 62 respondents who experienced a decrease in index debris with a mean rank of 31.50. In addition, a value of p = 0.000 (p <0.05) was obtained so that it was stated that a significant difference in the debris index value was obtained on the pretest and posttest. It can be concluded that gargling with boiled water of mangosteen peel is effective in reducing the debris index in adolescents in Manado city.
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Pencegahan Penyakit Diare Pada Anak di Rumah Sakit Tingkat II R.W. Mongisidi Manado Veidi Powa; Odi Roni Pinontoan; Jeannette I. Ch. Manoppo; Oksfriani Jufri Sumampouw; Dina Rombot
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.43613

Abstract

Pengetahuan dan pendidikan orang tua berperan besar dalam penerapan perilaku pencegahan seperti pemberian ASI eksklusif, kebersihan makanan, serta cuci tangan pakai sabun. Studi menunjukkan bahwa ibu dengan pendidikan rendah lebih berisiko memiliki anak yang menderita diare dibanding ibu dengan pendidikan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan penyakit diare pada anak di Rumah Sakit Tingkat (RS Tk.) II R.W. Mongisidi Manado. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi wawancara dengan menggunakan kuesioner sebagai instrumen penelitian. Variabel bebas yaitu usia orang tua, pendidikan orang tua, pengetahuan orang tua, dan sarana kesehatan. Variabel terikat yaitu perilaku pencegahan diare pada anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara pengetahuan orang tua (p= 0,729), usia orang tua (p= 0,316) dan pendidikan orang tua (p=1,000) dengan perilaku pencegahan diare anak sedangkan variabel sarana kesehatan diperoleh nilai p=0,024 (p< 0,05) yang berarti sarana kesehatan berhubungan secara signifikan dengan perilaku pencegahan diare anak. Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa dari semua variabel independen (bebas) yang diduga memengaruhi perilaku pencegahan diare anak terdapat 1 (satu) variabel yang paling berpengaruh terhadap perilaku pencegahan diare anak dengan p-value 0,004 yaitu variabel sarana kesehatan. Nilai OR terbesar diperoleh yaitu 4,080 artinya sarana kesehatan dalam upaya pencegahan diare anak oleh responden mempunyai peluang 4,080 kali perubahan perilaku pencegahan diare anak. Kesimpulan penelitian ini yaitu sarana kesehatan merupakan faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan diare anak di RS Tk. II R.W. Mongisidi Manado.
Pengaruh Berkumur Rebusan Daun Salam (Syzygium Polyanthum) Terhadap Indeks Plak Pada Wanita Dewasa Ni Made Yuliana; Anneke Tahulending; Aprilia Anastasya A. Walewangko; Jeanne d’arc Zafera Adam; Novarita Mariana Koch; Oksfriani Jufri Sumampouw; Jeini Ester Nelwan
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.44681

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut wanita dewasa di Indonesia menghadapi tantangan kompleks, terutama karena pengaruh hormonal dan rendahnya kesadaran terhadap pentingnya perawatan gigi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berkumur rebusan daun salam (S. polyanthum)  terhadap Indeks plak wanita dewasa. Jenis penelitian  penelitian Quasi Experiment Design dengan rancangan pendekatan One Group pre-posttest dilaksanakan di Desa Kalasey Dua Kecamatan Mandolang Kabupaten Minahasa. Sebanyak 46 wanita dewasa menjadi responden. Pengukuran plak menggunakan metode Indeks Plak (Plaque Index/PI). Alat yang digunakan yaitu cermin mulut (mouth mirror), eksplorer periodontal, kertas indeks dan pensil/skor sheet. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata indeks plak sebelum berkumur rebusan daun salam sebesar 3,8 dan sesudah berkumur rebusan daun salam sebesar 1,0. Rata-rata indeks plak ini mengalami penurunan sebesar 2,8. Hasil analisis statistik diperoleh nilai penurunan dengan mean rank sebesar 23,50 yang artinya adanya 23 responden yang mengalami penurunan plak indeks. Nilai p diperoleh sebesar 0,000 (p< 0,05), nilai ini menunjukkan bahwa berkumur rebusan daun salam efektif menurunkan plak. Kesimpulan penelitian ini yaitu berkumur rebusan daun salam (S. polyantum) berpengaruh terhadap penurunan indeks plak pada wanita dewasa.
Implementasi Promosi Kesehatan Rumah Sakit di Rumah Sakit Umum Daerah ODSK Provinsi Sulawesi Utara Tammy Sinthya Rengkung; Bernabas Harold Ralph Kairupan; Oksfriani Jufri Sumampouw; Margareth Rosalinda Sapulete; Grace Debbie Kandou
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.44705

Abstract

Promosi kesehatan merupakan proses yang memberdayakan masyarakat dalam rangka optimalisasi derajat kesehatan. Salah satu ruang lingkup promosi kesehatan dapat dilakukan di rumah sakit (RS). Tujuan penelitianuntuk mengevaluasi PKRS di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) ODSK. Metode Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif berjumlah 8 orang yang terdiri dari manajemen, tenaga promosi kesehatan, sumber daya manusia RS, pasien/keluarga pasien dan pengunjung/masyarakat menggunakan teknik purposif sampling. Pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan triangulasi sumber/ data dan metode/teknik untuk menguji menguji kredibilitas dalam rangka mengurangi kemungkinan terjadinya bias. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RSUD ODSK Provinsi Sulawesi Utara dalam PKRS hanya melakukan beberapa kegiatan saja, seperti penyuluhan di ruang tunggu rawat jalan dan edukasi menggunakan media baik media sosial maupun media cetak walaupun dengan jumlah yang sangat terbatas. Implementasi PKRS yang tidak dilakukan atau belum optimal dilaksanakan baik dari segi manajemen PKRS maupun dari segi pemenuhan standar PKRS diantaranya tidak dilakukan perencanaan, pelaksanaan kegiatan yang hanya terdiri dari jadwal penyuluhan di ruang tunggu poli rawat jalan serta monitoring dan evaluasi yang tidak dilakukan secara berjenjang. Selain itu, tidak adanya regulasi dan tidak dilakukannya asesmen kebutuhan promosi kesehatan bagi sasaran PKRS sangat berpengaruh terhadap pelaksanaan PKRS.
Pengaruh Berkumur Larutan Madu Terhadap Derajat Keasaman Saliva Remaja Berumur 13-15 Tahun Youla Karamoy; Jeanne d’arc Zafera Adam; Vega Roosa Fione; Jeana Maramis; Rosalin Ticoalu; Oksfriani Jufri Sumampouw; Jeini Ester Nelwan
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.45514

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut merupakan komponen integral dalam menjaga kesehatan umum manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pengaruh berkumur dengan larutan madu 15% terhadap perubahan pH saliva pada remaja berumur 13-15 tahun. Metode penelitian ini merupakan studi eksperimen semu (quasi-experimental) dengan desain “one group pretest-posttest” yang dilaksanakan pada bulan Juni 2024. Distribusi responden terdiri dari 50% laki-laki dan 50% perempuan, dengan mayoritas berusia 14 tahun (64,7%). Sebelum intervensi, mayoritas responden (58,8%) memiliki pH saliva dalam kategori asam. Setelah berkumur dengan larutan madu, terjadi peningkatan signifikan pada kategori netral (76,5%), dengan hanya 8,8% yang tetap dalam kategori asam dan 14,7% masuk kategori basa. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikansi p = 0,000 (p < 0,05), mengindikasikan adanya perbedaan yang bermakna antara pH saliva sebelum dan sesudah berkumur. Sebanyak 24 responden menunjukkan peningkatan pH (positive ranks), enam responden tidak mengalami perubahan, dan empat responden mengalami penurunan pH (negative ranks). Kesimpulan penelitian ini yaitu berkumur dengan larutan madu 15% secara signifikan dapat meningkatkan pH saliva dari kondisi asam menuju netral atau basa, yang berdampak positif terhadap pencegahan demineralisasi enamel gigi dan karies. Kandungan fruktosa dan mineral alkali dalam madu berperan dalam meningkatkan sekresi saliva dan menetralkan lingkungan asam di rongga mulut. Oleh karena itu, larutan madu dapat direkomendasikan sebagai salah satu alternatif alami dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut.
Co-Authors Aaltje Elleb Manampiring Aaltje Ellen Manampiring Abdullah, Rusli Adam, Jeanne d'Arc Zafera Adam, Jeanne d’arc Z. Adam, Jeanne d’arc Zafera Aditia, Donny Afnal Asrifuddin Agung Nur Cahyanta, Agung Nur Andrew Christian Pangemanan Anggi Ayudea Agustina Engka Anita Linda Yohana Pratasik Anneke Tahulending Aprilia Anastasya A. Walewangko Arda, Darmi Ardiansa Tucunan B H. R. Kairupan Bernabas Harold Ralph Kairupan Bidjuni, mustapa Budi Tamardy Ratag Christina Lombogia Dahlan Abdullah Dewi, Chitra Dina Rombot Diqna Noventi Ellen Deivi Tamuntuan Fatimawali . Fifie Polak Fione Vesty Logor Firsty Jovial Noli Fitri M. Suhartoyo Frelly Valentino Kuhon Gilfardo Jeriko Raranta Gloria Joseph Gloria Joseph Grace Debbie Kandou Grace Debbie Kandou Grace Korompis Harfika, Meiana Ivonny Melinda Sapulete Jean Hendry Raule Jeana Lydia Maramis Jeana Maramis Jeanette I. Ch. Manoppo Jeanne d’arc Zafera Adam Jeanne d’Arc Zafera Adam Jeannette I. Ch. Manoppo Jeineke Ellen Ratuela Jeini E. Nelwan Jeini Ester Nelwan Jeini Ester Nelwan Jemima Kisy Olga Lariwu Jootje M.L. Umboh Junita Maja Pertiwi Junita Maja Pertiwi Karamoy, Youla Koch, Novarita M Landangkasiang, Erma Nafratilova Linda E. Mantiri Margareth Rosalinda Sapulete Margareth Rosalinda Sapulete Martha M. Kaseke Martin Simanjuntak Maureen I. Punuh Monica Eunike Majesty Sumual Monisye Lesawengen1 Musa, Ester Candrawati Mutiara Hikmah Nathania Degista Tololiu Nelwan, Ester Jeini Ni Made Yuliana Novarita Mariana Koch Novie H. Rampengan Novie Homenta Rampengan Novisca Prisicillya Kumbea Nursiah, Andi Odi Roni Pinontoan Odi Roni Pinontoan Pannyiwi, Rahmat Pinontoan, Odi Roni Rahmat, Rezqiqah Aulia Ralph Kairupan Ramli, Rahmat Ratuela, Jeineke Ratuela, Jeineke E. Ratuela, Jeineke Ellen Raule, Jean Raule, Jean Henry Rianne Rollin Pangau Ricky C. Sondakh Rinna Merlin Sorongan Ronald Imanuel Ottay Rosalin Ticoalu Sabriana, Riska Septa Ayu Bungasari Setyaningsih, Rahayu Sima, Yenny Sri Seprianto Maddusa Starry Homenta Rampengan Starry Homenta Rampengan Tahulending, Anneke A Tahulending, Anneke A. Tammy Sinthya Rengkung Thalib, Kiki Uniatri Timothy Sean Kairupan Van Grayen Lowing Vega Roosa Fione Vega Rosa Fiona Veidi Powa Vennetia R Danes Wandha Cindhy Mandalika Wijayanti, Lumastari Ajeng Wulan Kaunang Wulan Pingkan Julia Kaunang Yoan Yeni Manoppo Youla Karamoy Yuke Tyneke Darado Yuliana, Ni made