Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Implementasi Pengurangan Risiko Bencana dalam Manajemen Pra-Bencana Banjir di Osowilangun Kota Surabaya Muhammad Nu’man Abror; Dwi Nurul Hidayah; Ratna Rizky Amalia; Azzahra Anindya Krisna Putri; Ananta Naufal Imamul Hikam; M Isnainah Salsabila; Nuh Krama Hadianto; M Noer Falaq Al Amin
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): June 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v5i1.8504

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi Pengurangan Risiko Bencana (Disaster Risk Reduction/DRR) dalam manajemen pra-bencana banjir di Kelurahan Tambak Osowilangun, Kecamatan Benowo, Kota Surabaya. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus tunggal, diperkuat analisis spasial berbasis GIS. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, dokumentasi regulasi dan literatur, serta analisis empat lapisan data spasial: elevasi DEMNAS, jaringan drainase SAMID, batas administrasi kelurahan, dan data infrastruktur Satu Data Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan risiko banjir terkonsentrasi pada zona sangat tinggi dan zona tinggi. Implementasi DRR memiliki fondasi kebijakan yang kuat, namun masih didominasi respons reaktif. Kesiapsiagaan masyarakat berbasis zonasi dan mitigasi nonstruktural belum berjalan optimal. Penelitian ini merekomendasikan integrasi peta risiko GIS sebagai dokumen operasional, edukasi kesiapsiagaan berbasis zonasi, dan penguatan koordinasi rutin lintas instansi pra-bencana.
Dinamika Konflik antara Pedagang Kaki Lima dan Pemerintah Kota dalam Penataan Kawasan Gembong Surabaya Angelina Nurmita Amira; Zaskia Naurah Salsabila A. S.; Eldaffa Zulano Alya; Farage Alena; Revienda Anita Fitrie; Nuh Krama Hadianto
Journal Social Society Vol. 6 No. 3 (2026): Juli - September 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/jss.6.3.2026.1401

Abstract

Urgensi penelitian ini adalah untuk memahami dinamika konflik PKL dan pemerintah kota guna merumuskan strategi penataan kawasan yang adil, kolaboratif, serta mendukung keberlanjutan ekonomi perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi akar penyebab dan dinamika konflik, memetakan kepentingan setiap aktor yang terlibat, serta menganalisis strategi manajemen konflik yang diterapkan oleh kedua pihak. Penelitian ini menggunakan pendekatan tinjauan pustaka kualitatif dengan menerapkan kerangka model mode konflik Thomas-Kilmann untuk menganalisis strategi konflik serta pendekatan negosiasi berbasis kepentingan Fisher untuk memetakan kepentingan para aktor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik bersifat siklus dan terus berulang, yang dipengaruhi oleh tiga faktor utama, yaitu: keterbatasan lokasi alternatif yang layak secara ekonomi, kebijakan yang lebih mengutamakan penertiban dibandingkan pemberdayaan, serta tidak adanya forum dialog yang adil antara pemerintah, PKL, dan masyarakat. Pemerintah kota dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) cenderung menerapkan strategi kompetitif dan bersifat top-down, sedangkan PKL bergantian menggunakan strategi menghindar dan kompromi. Pendekatan kolaboratif, yang sebenarnya paling efektif untuk mencapai penyelesaian jangka panjang, belum diterapkan oleh kedua belah pihak. Implikasi teoritis dari penelitian ini terletak pada pembuktian relevansi integrasi model Thomas-Kilmann dengan pendekatan negosiasi berbasis kepentingan dalam menganalisis konflik sektor informal perkotaan. Secara praktis, hasil penelitian menekankan perlunya pergeseran tata kelola perkotaan dari pendekatan yang berorientasi pada penegakan aturan menuju pendekatan berbasis pemberdayaan. Penelitian ini merekomendasikan pembentukan forum tripartit permanen yang melibatkan pemerintah kota, asosiasi pedagang kaki lima, dan perwakilan masyarakat; pelaksanaan kajian kelayakan ekonomi sebelum pengambilan keputusan relokasi; serta transformasi regulasi tata ruang menuju model pemberdayaan berbasis zonasi. Kesimpulannya, penyelesaian konflik PKL di kawasan Gembong Asih membutuhkan pendekatan tata kelola kolaboratif yang mengakui PKL sebagai aktor ekonomi perkotaan yang sah serta mengintegrasikan kepentingan mereka ke dalam proses perumusan kebijakan.
Efektivitas Early Warning System (EWS) dalam Mitigasi Bencana Gempa dan Tsunami di Kota Palu astrella vanindya sheren; Marini Muharwati; Adiratna Rani Maharani Puspanegara; Muhammad Salman Al Farisi; Naila Afiliyah; M.Noer Falaq Al Amin; Nuh Krama Hadianto
Jurnal Ekonomi, Akutansi dan Manajemen Nusantara Vol. 5 No. 1 (2026): Edisi Mei - Agustus
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas implementasi Early Warning System   (EWS) dalam mitigasi bencana gempa dan tsunami di Kota Palu tahun 2018. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka melalui analisis berbagai jurnal ilmiah, laporan resmi BNPB, BMKG, UNESCO-IOC, serta dokumen kebencanaan lainnya. Analisis dilakukan menggunakan teori efektivitas program Budiani yang meliputi ketepatan sasaran, sosialisasi program, pencapaian tujuan, dan pemantauan program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi EWS di Kota Palu belum berjalan optimal. Beberapa kendala utama meliputi tidak berfungsinya sirine tsunami, gangguan jaringan komunikasi dan listrik saat bencana terjadi, keterbatasan pemeliharaan perangkat, serta rendahnya pemahaman masyarakat terhadap jalur evakuasi dan respons bencana. Penelitian ini menemukan bahwa efektivitas EWS tidak hanya ditentukan oleh kesiapan teknologi, tetapi juga dipengaruhi oleh kapasitas komunikasi risiko, kesiapsiagaan masyarakat, dan koordinasi kelembagaan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan sistem komunikasi darurat, pemeliharaan perangkat secara berkala, serta edukasi mitigasi bencana yang berkelanjutan untuk meningkatkan efektivitas EWS di wilayah rawan tsunami.
Manajemen Bencana Lumpur Lapindo Di Sidoarjo: Evaluasi Kebijakan Dan Implementasi Ganti Rugi Nayzilla Mega Rahmadhani; Fiona Putri Tampubolon; Hilman Rizkillah Sya’bi; Muhammad Zuhal Mafazi; Risma Tria Syahrani; Nuh Krama Hadianto; M. Noer Falaq Al Amin
Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol. 23 No. 1 (2026): Juni: Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Mbojo Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59050/jian.v23i1.532

Abstract

Bencana Lumpur Lapindo memberikan dampak sosial dan ekonomi terhadap masyarakat terdampak, terutama pada aspek kesejahteraan dan mata pencaharian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi kesejahteraan sosial ekonomi masyarakat pasca bencana serta implementasi kebijakan ganti rugi berdasarkan teori implementasi kebijakan George C. Edward III. Penelitian menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui pengumpulan data dari jurnal ilmiah, laporan pemerintah, dan penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa realisasi ganti rugi telah mencapai lebih dari 90%, namun masih terdapat ketimpangan pembayaran dan hambatan implementasi kebijakan. Selain itu, masyarakat masih mengalami ketidakstabilan ekonomi dan perubahan mata pencaharian pasca bencana. Berdasarkan teori George Edward III, implementasi kebijakan ganti rugi belum berjalan optimal pada aspek komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Oleh karena itu, diperlukan koordinasi dan kebijakan yang lebih efektif untuk mendukung pemulihan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Analisis Pengelolaan Risiko Kebakaran Hutan dan Lahan di Gunung Arjuno Berbasis Mitigasi Terpadu Izza Mutia Aqila; Beryl Shira Filiandri; Muhammad Chairil Umam; Delies Eky Purwandani; Narizky Nur Fakhri; M. Noer Falaq Al Amin; Nuh Krama Hadianto
Majalah Ilmiah "CAHAYA ILMU" Vol 8 No 2 (2026): MAJALAH ILMIAH CAHAYA ILMU
Publisher : STIA Pembangunan Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37849/mici.v8i2.537

Abstract

Kebakaran hutan dan lahan di kawasan Gunung Arjuno menjadi salah satu permasalahan lingkungan yang serius karena tingginya tingkat kerawanan kebakaran serta dampaknya terhadap kerusakan ekosistem dan sumber daya air. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kerawanan dan sistem pengelolaan risiko karhutla di Gunung Arjuno serta mengevaluasi efektivitas mitigasi terpadu dalam pengelolaan risiko kebakaran hutan dan lahan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan Disaster Risk Reduction (DRR) dan Collaborative Governance. Data penelitian diperoleh melalui studi literatur, dokumen kebijakan, data hotspot Sipongi KLHK, serta laporan BPBD Jawa Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat risiko karhutla di Gunung Arjuno dipengaruhi oleh faktor ancaman berupa musim kemarau panjang, vegetasi kering, dan angin kencang; faktor kerentanan berupa topografi curam, aksesibilitas terbatas, serta aktivitas manusia; serta kapasitas mitigasi yang masih belum optimal. Sistem pengelolaan risiko telah dilakukan melalui pemantauan hotspot, patroli kawasan, pemadaman terpadu, dan koordinasi antar-stakeholder, namun masih menghadapi kendala pada aspek sarana, pengawasan, dan integrasi data. Mitigasi terpadu dilakukan melalui pendekatan struktural seperti sistem deteksi dini, sekat bakar, dan penyediaan sumber air pemadaman, serta pendekatan non-struktural berupa edukasi masyarakat, Community-Based Fire Management (CBFiM), dan penguatan regulasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan collaborative governance, integrasi sistem informasi, peningkatan kapasitas masyarakat, serta pengembangan strategi mitigasi yang adaptif dan berkelanjutan merupakan langkah penting dalam mengoptimalkan pengelolaan risiko karhutla di Gunung Arjuno.
Penguatan Ekonomi Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Hong Kong Melalui Program Side-Hustle Mendukung Pencapaian SDGs 8 Suci Megawati; Tjitjik Rahaju; Muhammad Farid Ma'ruf; Fitrotun Niswah; Firre An Suprapto; Wilda Sumarsyah; Nuh Krama Hadianto; Dewi Rahma Shobirin
WINDRADI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): June
Publisher : P3M FIA UNKRIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61332/windradi.v4i1.586

Abstract

Indonesian Migrant Workers (PMI) play an important role in the national economy through their remittance contributions, yet many continue to face economic vulnerability due to limited savings, alternative income sources, and financial preparedness for their return to Indonesia. This Community Service Program (PKM) aims to enhance digital economic literacy and strengthen the economic resilience of members of the Special Branch Leadership of ‘Aisyiyah (PCIA) Hong Kong through the development of TikTok-based digital side hustles. The program employed a participatory mentoring approach comprising three stages: planning, implementation, and continuous evaluation. The implementation stage included digital economic literacy, training on TikTok features, assistance with TikTok Shop and TikTok Affiliate registration, practical content creation and live-streaming activities, and an introduction to digital career opportunities that participants could pursue after completing their overseas employment. The results indicate an improvement in participants’ understanding of productive social media use, digital content monetization opportunities, the use of TikTok Affiliate and live streaming as alternative income sources, and awareness of risks associated with fraudulent investment and unreliable digital job offers. The mentoring process also encouraged participants to perceive digital skills as economic assets that can be developed both while working in Hong Kong and after returning to Indonesia. The digital content-based side-hustle model therefore has the potential to provide an alternative strategy for diversifying income sources and strengthening the long-term economic independence of Indonesian migrant workers. The program also contributes to Sustainable Development Goal (SDG) 8 by strengthening economic capacity, digital skills, and access to productive employment opportunities for migrant workers.
Co-Authors Adha Roh Fifiandari Adiratna Rani Maharani Puspanegara Afida Ayu Azalia Afifah Fatmala Nurlianti Ahmad Zaki Albaitul Khoiridah Fitriani Alfia Nur Aline Aliyah Rifdatul Nabilah Aliza Putri Amelia Aminatu Sholihah Ananta Naufal Imamul Hikam Angeli Haura Diva Khansa Angelina Nurmita Amira Annisa Hangesti Prihaningrum Arshafa Rayya Maulidya Assyifa Syanna Zhafira Dinar Putri Astin Khoiriyah Astrella Vanindya Sheren Aulia Putri Avida Nuriah Salsabila Azzahra Anindya Krisna Putri Beryl Shira Filiandri Cahaya Fatihah Cahyo Bagus Alfian Chelomitha Dini Aprillia Putri Chindika Maulidyah Apriliani Christine Cicilia Sinaga Clara Aurora Salsabila Daffa Mauludie Al Daufir Delies Eky Purwandani Devita Liliana Yasaputra Dewi Rahma Shobirin Dhea Ananta Sindi Fabila Dwi Nurul Hidayah Eldaffa Zulano Alya Emilda Putri Sania Emmanuel Jessica Priskilla Evana Clairina Heriyanto Fakhri Ramadhan Najmuddin Rahman Farage Alena Farah Ardelia Ambarwati Farida Fauzia Ihsani Farrel Ega Patria Fathin Yasir Felia Noorlibna Badzlin Fellysta Angelina Ferdian Satria Eka Permana Fiona Putri Tampubolon Firre An Suprapto Fitrotun Niswah Hanifatus Sholikah Herdiyanto Fransiskus Samosir Hieronimus Febian Jona Hendrawan Hilman Rizkillah Sya’bi Ika Bima Intan Aurellia Evania Intan Nacwa 'Ainauz Zahro Intan Nia Putri Irma Oktavia Sari Izza Mutia Aqila Izza Naura Mawaddah Juan Sabam Gerson Sijabat Keisya Reydi Natasya Sifa Lathifatil Auniyah Luna Lathifu M Isnainah Salsabila M Noer Falaq Al Amin M. Noer Falaq Al Amin M. Noer Falaq Al Amin M.Noer Falaq Al Amin M.Noer Falaq Al Amin Maghfiroh Hefril Gatmalia Marini Muharwati Maura Alayya Nusantari Melantika Dewi Kharisma Mohammad Ali Ridho Mohammad Fauzan Al Angsyari Muhammad Ady Nursetya Muhammad Chairil Umam Muhammad Daffa Radja Perkasa Muhammad Farid Ma'ruf Muhammad Nabil Hibatullah Muhammad Naufal Firzatulloh Muhammad Nu’man Abror Muhammad Salman Al Farisi Muhammad Thariq Ilham Fahmi Muhammad Zuhal Mafazi Mutia Viayuvada Nabil Nazhif Fikri Ahmad Nabila Ananda Nabilatus Sa’diyah Nadia Zanubah Naila Afiliyah Naina Vira Sakina Najwa Salahuddin Narizky Nur Fakhri Navy Restiani Anggita Nurlaila Nayzilla Mega Rahmadhani Nurhayati Nurhayati Oktavia Rahmadani Perdy Alfa Resal Priscilia Bunga Margaretha Putri ishmah Widayati Rachmad Raffi Satria Rafidah Rahmadani Rahma Fitriyani Rangga Naim Ansori Ratna Rizky Amalia Ratnasari Dewi Faradilla Ravienda Anita Fitrie Refalina Dwi Ananda Revienda Anita Fitrie Revienda Anita Fitrie Risma Dwiyana Arianty Risma Tria Syahrani Rosalia Triana Dewi Sagita Happy Arida Sahiddna As Shiddiq Putri Argananto Siti Sholihatul Habibah Suci Megawati Syaroni Talitha Rifqi Risqulloh Tha’lifvia Agustin Tjitjik Rahaju Vannisha Rafa Naura Harina Vella Elfanny Meisyacharis Wafa Khosibah Wilda Sumarsyah Winda Dwi Cahyani Yusrotul Widad Sugiyanto Zahra Prima Putri Regina Zaskia Naurah Salsabila A. S. Zeni Fradita Sari