Claim Missing Document
Check
Articles

Optimalisasi Prenatal Gentle Yoga dan Self Hypnosis dalam Meningkatkan Pengetahuan Ibu untuk Mengatasi Keluhan Selama Kehamilan Trimester III Marlin, Diane; Astria, Niki; Rahmawati, Dwi; Kurniasari, Lidya
Jurnal Abdimas Kesehatan (JAK) Vol. 7 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Universitas Baiturrahim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36565/jak.v7i2.907

Abstract

Complaints during pregnancy will continue to increase as the gestational age increases, pregnant women admit that they want actions or care that can reduce or overcome complaints felt by pregnant women so as to improve the welfare of pregnant women, through antenatal care by optimizing prenatal gentle yoga and self hypnosis. The method used in the implementation of this activity Pre-experimental design with a one group pretest posttest design using one group of subjects then measurements were carried out before and after treatment through counseling and demonstration of prenatal gentle yoga and self hypnosis by certified instructors with a total of 15 pregnant women in the third trimester then measured the level of knowledge of mothers to overcome discomfort with prenatal gentle yoga and self hypnosis. The results of this community service activity showed an increase in the knowledge of pregnant women where before being given education in the form of health counseling in overcoming complaints and how to overcome discomfort in mothers during pregnancy, the majority of pregnant women had good knowledge of 26.7% and the results of the evaluation after the implementation of counseling, the majority of pregnant women had good knowledge of 73.3%, so there was an increase of 46.6%. The conclusion in this activity is that partners experienced an increase in knowledge in overcoming complaints and how to overcome discomfort with prenatal gentle yoga and self hypnosis.
Pemberdayaan Ibu tentang Pijat Bayi untuk Kesejahteraan Bayi dan Balita di Kelurahan Paal Lima Kota Jambi Astria, Niki; Marlin, Diane; Rahmawati, Dwi; Kurniasari, Lidya; Anggraini, Putri Dewi
Jurnal Abdimas Kesehatan (JAK) Vol. 7 No. 3 (2025): November
Publisher : Universitas Baiturrahim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36565/jak.v7i3.953

Abstract

Baby massage is one form of early stimulation that can improve the overall health and well-being of the baby, both from the physical, emotional, and motor development aspects. However, the knowledge and skills of the mother in doing baby massage are still limited, especially in urban communities such as Paal Lima Village, Jambi City. This devotional activity aims to empower mothers through community-based education on appropriate and safe infant massage techniques. Methods of implementation include counseling, direct demonstrations, and interactive training focused on the active participation of the participants’ mothers. Evaluation results showed a significant improvement in the mother's knowledge and skills regarding baby massage, as well as increased confidence in caring for the baby. This activity shows that community-based education can be an effective strategy in increasing the capacity of parents to support optimal infant growth. Empowerment of the mother through simple interventions such as infant massage training contributes directly to the improvement of early childhood well-being at the community level.
Implementasi Pemberian Makanan Tambahan (PMT) sebagai Intervensi Gizi Terarah bagi Ibu dan Balita Marlin, Diane; Astria, Niki; Rahmawati, Dwi; Badriyah, Lailatul; Nasution, Subang Aini; Sari, Yesi Mustika
Jurnal Abdimas Kesehatan (JAK) Vol. 7 No. 3 (2025): November
Publisher : Universitas Baiturrahim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36565/jak.v7i3.955

Abstract

Nutritional problems in pregnant women, nursing mothers, and toddlers are still a major challenge in efforts to improve the degree of public health in Indonesia. One approach used to overcome this problem is through Provision of Additional Food (PMT) that is directed and based on local nutritional needs. This research or program aims to review the implementation of PMT as a form of nutritional intervention aimed at improving nutritional status and public awareness of the importance of balanced nutrition for mothers and children. This activity employed a pre-experimental design with a one-group pre-test and post-test approach. This design was chosen to determine the effect of Supplementary Feeding (PMT) and nutrition education on improving mothers’ knowledge and changes in the nutritional status of toddlers. The results showed a significant increase in mothers’ nutritional knowledge by an average of 32.75%, as well as an improvement in the nutritional status of toddlers, with the proportion of undernourished children decreasing from 60% to 20%. In addition, 85% of mothers reported being able to prepare nutritious supplementary foods using local ingredients after the program. The success of this activity was supported by the involvement of posyandu cadres, the selection of nutritious local food ingredients, and active community participation. In conclusion, PMT can be an effective nutritional intervention strategy in lowering the risk of malnutrition and improving the quality of maternal and child health, especially when coupled with extension and community-based approaches
ANALISIS FAKTOR –FAKTOR YANG BERHUBUNGAN KEJADIAN IKTERUS NEONATORUM FISIOLOGIS DI RUANGAN PERINATOLOGI RSU. MAYJEN. H.THALIB KOTA SUNGAI PENUH Hutabarat, Sabar; Asmajaya, Rudi; Usman, Ismail; Setiawan, Rahman; Diane Marlin
JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA) Vol. 4 No. 1 (2025): JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA)
Publisher : UNIVERSITAS ADIWANGSA JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kematian neonatus masih menjadi masalah global yang penting.Setiap tahun diperkirakan 4 juta bayi meninggal dalam empat minggu pertama dengan 75% kematian terjadi dalam 7 hari pertama Data WHO mayoritas dari semua kematian neonatal (73%) terjadi pada minggu pertama kehidupan dan sekitar 36% terjadi 24 jam pertama kehidupan. Salah satu penyebab dari kematian tersebut adalah ikterus neonatorum yang tidak di tangani dengan tepat serta tidak diketahui apa saja faktor penyebab dari ikterus neonatorum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui factor yang berhubungan kejadian icterus neonatorum fisiologis di ruangan perinatologi RSU. Mayjen H.A.Thalib Sungai Penuh tahun 2024. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan metode pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik Simple Random Sampling dengan jumlah sampel 119 orang. Pengambilan data menggunakan data sekunder yaitu data rekam medis pasien. Data yang di peroleh dianalisis menggunakan software SPSS, menggunakan uji chi-square Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara Usia kehamilan (p=0,000), BBLR (p=0,000), Asfiksia (p=0,000) dan usia bayi (p=0,013) dengan kejadian icterus neonatorum di ruangan perinatologi RSU. Mayjen H.A.Thalib Sungai Penuh tahun 2024. Dengan adanya penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan informasi bagi instansi kesehatan dan tenaga kesehatan dalam pelayanan kesehatan terhadap bayi, khususnya neonatus mengenai ikterus Neonatorum.
HUBUNGAN KETEPATAN WAKTU PEMBERIAN IMUNISASI BCG TERHADAP KEJADIAN TB PARU PADA ANAK BALITA Marlin, Diane; Rahmawati, Dwi; astria, niki; Usman, Ismail; Asmajaya, Rudi; Setiawan, Rahman; Hutabarat, Sabar
JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA) Vol. 4 No. 1 (2025): JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA)
Publisher : UNIVERSITAS ADIWANGSA JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut World Health Organization (Global TB Report, 2022), estimasi jumlah orang terdiagnosis TBC tahun 2021 secara global sebanyak 10,6 Dari 10,6 juta kasus tersebut, terdapat 6,4 juta orang yang telah dilaporkan dan menjalani pengobatan dan 4,2 juta orang lainnya belum ditemukan/ didiagnosis dan dilaporkan. dari total 10,6 juta kasus di tahun 2021, setidaknya terdapat 6 juta kasus adalah pria dewasa, kemudian 3,4 juta kasus adalah wanita dewasa dan kasus TBC lainnya adalah anak-anak, yakni sebanyak 1,2 juta kasus. Desain penelitian yang digunakan bersifat kuantitatif dengan pendekatan cross sectional yang bertujuan untuk menggambarkan adanya Hubungan Ketepatan waktu Imunisasi BCG Terhadap Kejadian TB Paru Pada Anak Balita Di Puskesmas Bukit Indah Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tahun 2024 Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Bukit Indah pada bulan Februari s/d Maret 2024. Jumlah sampel sebanyak 33 orang, menggunakan teknik stratified random sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 33 responden mengalami TB paru, 2 responden (0.06%) mendapatkan imunisasi BCG tepat waktu, sedangkan 31 responden (93%) dengan imunisasi tenggang mengalami Tb . Berdasarkan uji statistik pada tabel Fisher's Exact Test diperoleh nilai p= (0,00) Dari hasil penelitian ini hendaknya sebagai tenaga kesehatan lebih meningkatkan kualitas pelayanan dalam penanganan penyakit tuberkulosis pada anak dan menggalakkan tindakan preventif penyakit TB Paru melalui penyuluhan kesehatan, pendidikan kesehatan maupun promosi kesehatan kepada masyarakat
PELAKSANAAN STIMULASI DETEKSI DAN INTERVENSI DINI TUMBUH KEMBANG (SDIDTK) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN ANAK USIA 0-23 BULAN Diane Marlin; Nency Sri Rahayu
SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 2 (2021): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Deteksi dini pertumbuhan sangat perlu dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui normalitas pertumbuhan dan mendeteksi penyimpangan pertumbuhan secara dini. 13 Jaringan otak anak yang banyak mendapat stimulasi akan berkembang mencapai 80% pada usia 3 tahun. Jika anak tidak pernah diberi stimulasi maka jaringan otak akan menurun. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional yang bertujuan untuk mengetahui hubungan pelaksanaan Stimulasi Deteksi Dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK) terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak usia 0-23 bulan di Puskesmas Kebun Handil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan signifikan antara pelaksanaan Stimulasi Deteksi Dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK) dengan pertumbuhan anak usia 0-23 bulan di Puskesmas Kebun Handil Kota Jambi diperoleh nilai p value 0,004 (p<0,05).Diharapkan pihak puskesmas memberikan informasi dan penyuluhan tentang pelaksanaan Stimulasi Deteksi Dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK) terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak usia 0-23 bulan.
Faktor-faktor yang berhubungan dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil di Desa Rambutan Masam Batanghari Tahun 2020 Diane Marlin; Septiwiyarsi; Putri Lestari
SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 1 (2021): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyak faktor yang mempengaruhi kematian ibu, baik penyebab langsung maupun tidak langsung. Penyebab langsung kematian ibu sebesar 90% terjadi pada saat persalinan dan segera setelah persalinan. Masalah gizi yang sering dihadapi ibu hamil yaitu Kurang Energi Kronik (KEK) dan anemia gizi. KEK pada saat hamil akan menghambat pertumbuhan janin sehingga menimbulkan risiko BBLR. Berdasarkan data yang diperoleh dari Bidan Desa Rambutan Masam Batanghari jumlah ibu hamil dengan LILA <23.5 cm dari bulan Januari sampai Juni 2020 sebanyak 11 ibu hamil (9.1%). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan rancangan Cross sectional untuk melihat faktor-faktor yang berhubungan dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil. Penelitian ini telah dilakukan pada tanggal 27 sampai 30 Juli 2020 di Desa Rambutan Masam Batanghari. Populasi dalam penelitian ini seluruh ibu hamil yang berkunjungan ke pustu Rambutan Masam Batanghari dari Januari- Juni 2020 dengan jumlah ibu hamil sebanyak 120 ibu hamil. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 55 responden diambil dengan Teknik quata sampling. Penelitian ini dilakukan dengan cara pengisian kuesioner dan pengukuran Lingkar lengan atas (LILA). Untuk menguji hipotesa dilakukan analisa statistik dengan komputerisasi uji data chi – square test. Analisa data dalam penelitian ini secara Univariat dan bivariat. Hasil uji statistik ada hubungan pengetahuan (0,037), riwayat penyakit infeksi (0.000), kebiasaan makan (0.005) ibu hamil kejadian Kekurangan Energi Kronis (KEK) dan tidak ada hubungan sosial ekonomi didapatkan uji statistic tidak ada hubungan sosial ekonomi ibu hamil (0.620) kejadian Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil di Desa Rambutan Masam Batanghari Tahun 2020. Untuk mencegah KEK perlu dilakukan deteksi dini melalui pengukuran lingkar lengan atas (LILA) dan pemeriksaan kadar haemoglobin (Hb) terutama pada kelompok sasaran yang berisiko KEK yaitu para calon ibu muda (umur 20-25 tahun) juga pada WUS diupayakan ketika memasuki awal kehamilan yang pertama, umur tidak kurang dari 17 tahun.
PENGARUH KOMBINASI PIJAT BAYI DAN MUSIK KLASIK MOZART TERHADAP BERAT BADAN DAN KUALITAS TIDUR BAYI Rahman Setiawan; Niki Astria; Diane Marlin
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 16, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v16i1.3279

Abstract

 Salah satu indikator pertumbuhan adalah berat badan. Berat badan digunakan untuk mengetahui status gizi dan tumbuh kembang bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi pijat bayi dan musik klasik mozart terhadap berat badan dan kualitas tidur bayi usia 3-6 bulan di Desa Sungai Gelam Kecamatan Sungai Gelam Kabupaten Muaro Jambi.Penelitian ini merupakan penelitian pra experiment dengan pendekatan one group pretest and posttest. Penelitian ini dilakukan di Desa Sungai Gelam dan telah dilaksanakan tahun 2024. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki bayi usia 3-6 bulan yang berada di Desa Sungai Gelam dan sampel sebanyak 20 orang menggunakan Teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Pengolahan dilakukan dengan analisis univariat dan bivariat.Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya pengaruh kombinasi pijat bayi dan musik klasik mozart terhadap berat badan bayi usia 3-6 bulan dengan nilai p-value 0,000, dan adanya pengaruh kombinasi pijat bayi dan musik klasik mozart terhadap kualitas tidur bayi usia 3-6 bulan dengan nilai p-value 0,000.Diharapkan petugas kesehatan melakukan Pendidikan kesehatan mengenai kombinasi pijat bayi dan musik klasik mozart terhadap berat badan dan kualitas tidur bayi usia 3-6 bulan, menjelaskan dengan menggunakan bahasa yang mudah dimengerti agar responden dapat memahami dengan baik dan juga dengan cara memberikan leaflet, brosur, dan kegiatan promotive lainnya seperti melakukan diskusi bersama responden.
Psikologis dan Antenatal Care Ibu Hamil di Lapas Perempuan Kelas IIB Jambi Begyhana Aulia Putri Candra; Diane Marlin; Niki Astria; Dwi Rahmawati
Nightingale: Journal of Nursing Vol. 5 No. 1 (2026): Nightingale: Journal of Nursing
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Kehamilan di lembaga pemasyarakatan menghadirkan tantangan khusus bagi kesehatan fisik dan mental ibu. Menurut WHO (2022), satu dari lima wanita hamil mengalami masalah kesehatan mental. Di Indonesia, prevalensi kecemasan pada ibu hamil mencapai 28,7%. Faktor keterbatasan fasilitas, isolasi sosial, dan tekanan psikologis membuat ibu hamil di lapas menjadi kelompok rentan. Tujuan: Mengetahui gambaran psikologis ibu hamil dan pelaksanaan antenatal care (ANC) di Lapas Perempuan Kelas IIB Jambi. Metode: Penelitian kualitatif eksploratif dengan informan 3 ibu hamil, 2 tenaga kesehatan, 1 penjaga lapas, 3 penghuni, dan 1 Kasubsi Keperawatan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, dianalisis dengan reduksi data, penyajian, dan triangulasi. Hasil: Ibu hamil menunjukkan kecemasan, stres, dan depresi ringan hingga sedang. Faktor usia remaja, paritas pertama, pendidikan rendah, dan kurangnya dukungan keluarga memperburuk kondisi. ANC rutin dilaksanakan (tekanan darah, fundus uteri, TTD), namun belum ada konseling psikologis. Fasilitas terbatas (tanpa USG, laboratorium, dokter tetap). Dukungan emosional banyak diperoleh dari sesama penghuni lapas. psikologis sangat kurang. Diperlukan program konseling psikologis, peningkatan fasilitas, dan kolaborasi dengan fasilitas kesehatan luar.
ANALISIS FAKTOR –FAKTOR YANG BERHUBUNGAN KEJADIAN IKTERUS NEONATORUM FISIOLOGIS DI RUANGAN PERINATOLOGI RSU. MAYJEN. H.THALIB KOTA SUNGAI PENUH Sabar Hutabarat; Rudi Asmajaya; Ismail Usman; Rahman Setiawan; Diane Marlin
JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA) Vol. 4 No. 1 (2025): JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA)
Publisher : UNIVERSITAS ADIWANGSA JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kematian neonatus masih menjadi masalah global yang penting.Setiap tahun diperkirakan 4 juta bayi meninggal dalam empat minggu pertama dengan 75% kematian terjadi dalam 7 hari pertama Data WHO mayoritas dari semua kematian neonatal (73%) terjadi pada minggu pertama kehidupan dan sekitar 36% terjadi 24 jam pertama kehidupan. Salah satu penyebab dari kematian tersebut adalah ikterus neonatorum yang tidak di tangani dengan tepat serta tidak diketahui apa saja faktor penyebab dari ikterus neonatorum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui factor yang berhubungan kejadian icterus neonatorum fisiologis di ruangan perinatologi RSU. Mayjen H.A.Thalib Sungai Penuh tahun 2024. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan metode pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik Simple Random Sampling dengan jumlah sampel 119 orang. Pengambilan data menggunakan data sekunder yaitu data rekam medis pasien. Data yang di peroleh dianalisis menggunakan software SPSS, menggunakan uji chi-square Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara Usia kehamilan (p=0,000), BBLR (p=0,000), Asfiksia (p=0,000) dan usia bayi (p=0,013) dengan kejadian icterus neonatorum di ruangan perinatologi RSU. Mayjen H.A.Thalib Sungai Penuh tahun 2024. Dengan adanya penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan informasi bagi instansi kesehatan dan tenaga kesehatan dalam pelayanan kesehatan terhadap bayi, khususnya neonatus mengenai ikterus Neonatorum.