cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jocs@unissula.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Al-Fikri: Jurnal Studi dan Penelitian Pendidikan Islam
ISSN : 26143925     EISSN : 26143941     DOI : 10.30659/ijocs
Al-Fikri is a journal of Islamic Education Studies published by the Department of Tarbiyah, Faculty of Islamic Studies, Sultan Agung Islamic University, Semarang, Indonesia. It is a semi annual journal published on February and August to develope the scientific ethos.
Articles 114 Documents
Implementasi pembelajaran kitab bidayatul hidayah dalam meningkatkan perilaku disiplin santri pondok pesantren Al-hikmah Khoiron, Ahkim; Choeroni, Choeroni; Warsiyah, Warsiyah
Al-Fikri: Jurnal Studi dan Penelitian Pendidikan Islam Vol 6, No 2 (2023): Pendidikan Islam dan Pembentukan Karakter
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jspi.v6i2.31079

Abstract

Pokok bahasan dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan pembelajaran kitab Bidayatul Hidayah dalam Membentuk Perilaku Disiplin Santri yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Al-Hikmah Kabupaten Pati, dengan fokus penelitian mencakup 1) Perencanaan pembelajaran kitab Bidayatul Hidayah dalam Membentuk Perilaku Disiplin Santri, 2) Pelaksanaan pembelajaran kitab Bidayatul Hidayah dalam Membentuk Perilaku Disiplin Santri, dan 3) Evaluasi pembelajaran kitab Bidayatul Hidayah dalam Membentuk Perilaku Disiplin Santri. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode deskriptif analisis. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan temuan dilakukan dengan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Perencanaan pembelajaran kitab Bidayatul Hidayah diserahkan sepenuhnya kepada pengajar (ustadz) dengan memperhatikan beberapa aspek seperti tujuan, metode, media dan strategi penyampaian pembelajaran. 2) Pelaksanaan pembelajaran kitab ini dilakukan satu kali dalam sepekan yaitu pada hari Selasa Pukul 19.30-20.30 WIB dan bertempat di Pondok Pesantren. 3) Evaluasi pembelajaran kitab Bidayatul Hidayah di Pondok Pesantren Al-Hikmah Kabupaten Pati menggunakan evaluasi teknik tes dan teknik non tes.
Strategies of Islamic Schools in Preparing for Accreditation A (Case Study of Muhammadiyah 05 Elementary School in Semarang) Alfiyaturohmaniyyah, Shicha; Warsiyah, Warsiyah; Muflihin, Ahmad
Al-Fikri: Jurnal Studi dan Penelitian Pendidikan Islam Vol 6, No 2 (2023): Pendidikan Islam dan Pembentukan Karakter
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jspi.v6i2.34786

Abstract

Regulation of the Minister of National Education No. 63/2009 highlights the policy of improving the quality of education through the accreditation process in schools. BAN-S/M accreditation data in 2018 indicated that out of 51,979 Schools/Madrasahs accredited A as much as 20.51% and accredited B as much as 55.31%, showing the dominance of B accreditation and indicating that the achievement of education quality in Indonesia is still not optimal. This study aims to describe the strategies of Islamic Schools, particularly SD Muhammadiyah 05, in preparing for A Accreditation. Qualitative research using a case study approach involved observation, interviews, and documentation. Data triangulation with data analysis techniques, such as data reduction, data presentation, and conclusion drawing, were used to ensure data validity. The research object involved the environment of SD Muhammadiyah 05 with respondents from various parties, including the principal, staff, teachers, and students. The results showed that the strategies implemented by the school have progressed, as evidenced by the achievement of a score of 91 or A Accreditation. The strategies such as conducting socialization to stakeholders, analyzing the requirements of A accreditation, forming an accreditation team, school self-evaluation (EDS), training and development of human resources, improving facilities and infrastructure and commitment to improvement are continuously pursued to ensure compliance with accreditation standards and improve the overall quality of education.
Problematika Pembelajaran Baca Tulis Al-Qur’an Pada Generasi Z Rahmadani, Hayyin Elma; Rochim Maksum, Muh Nur; Ramdhani, Deddy; Andhim, Muk; Mustofa, Triono Ali
Al-Fikri: Jurnal Studi dan Penelitian Pendidikan Islam Vol 6, No 2 (2023): Pendidikan Islam dan Pembentukan Karakter
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jspi.v6i2.35056

Abstract

Problematika dalam pembelajaran baca tulis Al-Qur’an pada Generasi Z yang sedang duduk dibangku Sekolah Menengah Pertama terjadi karena adanya faktor internal maupun eksternal. Pendidik diharapkan mengupayakan untuk menyelesaikan permasalahan dalam pembelajaran baca tulis Al-Qur’an dengan mengubah pelaksanaan pembelajaran dengan baik dan menyusun pembelajaran agar menjadi pembelajaran yang efektif sesuai karakteristik generasi Z.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui problematika pembelajaran baca tulis Al-Qur’an dalam kegiatan ekstrakurikuler pada gen Z dan untuk mengetahui upaya guru PAI dalam mengatasi problematika pembelajaran baca tulis Al-Qur’an dalam kegiatan ekstrakurikuler pada siswa kelas IX yang secara usia mereka termasuk generasi Z (Gen Z). Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik kabsahan data menggunakan triangulasi sumber, teknik, waktu. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah problematika pembelajaran dapat dilihat dari peserta didik yaitu terdapat siswa yang kurang bersemangat yang mengakibatkan siswa tidak fokus dalam pembelajaran baca tulis Al-Qur’an. Dari segi metode yaitu hanya menggunakan metode iqro’ saja, dari segi media yaitu kurangnya media dan sarana prasana yang tidak lengkap. Problematika yang sering terjadi juga disebabkan oleh problem internal dan eksternal baik dari guru maupun siswa. Adapun upaya guru dari problematika yaitu memahami karakteristik anak, menciptakan suasana pembelajaran yang inovatif, mempelajari ilmu tajwid, memilih waktu yang tepat dan meningkatkan ketrampilan ekstrakurikuler.
Evaluasi Ranah Psikomotorik Pendidikan Agama Islam Pada Anak Berkebutuhan Khusus Di Sekolah Luar Biasa Damayani, Atik; Rochim Maksum, Muh Nur; Hafidz, Hafidz; Inggriani Putri, Rachma Meilia; Nisa, Athia Tamyizun
Al-Fikri: Jurnal Studi dan Penelitian Pendidikan Islam Vol 6, No 2 (2023): Pendidikan Islam dan Pembentukan Karakter
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jspi.v6i2.35055

Abstract

Problematika evaluasi pembelajaran PAI ranah psikomotor di SLB B YRTRW Surakarta yang paling utama yaitu sulitnya guru dalam mengambil hasil evaluasi pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam yang dilatarbelakangi dengan keterbatasan siswa dalam mendengar dan berbicara,  selain itu banyak siswa kurang tertarik dengan mata pelajaran PAI yang mengakibatkan kurangnya antusias siswa dalam proses evaluasi psikomotorik. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui implementasi evaluasi psikomotorik yang dilakukan pada siswa tuna rungu wicara di SLB B YRTRW Surakarta serta untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat proses evaluasi psikomotorik pendidikan agama Islam di SLB B YRTRW Surakarta. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan melihat kenyataan yang terjadi. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data model Miles dan Huberman yang terdiri dari tiga alur yakni reduksi data, penyajian data dan yang terakhir penarikan kesimpulan atau verivikasi. Merdasarkan analisis data yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa implementasi evaluasi psikomotorik pendidikan agama Islam siswa SLB B YRTRW Surakarta yakni pada proses perencanaan telah dipersiapkan dengan model kombinasi yang di sesuaikan dari pusat dan di kombinasikan dengan kemampuan anak tuna rungu wicara. Selajutnya proses pelaksanaan berjalan sesuai dengan yang telah direncanakan dengan poin-poin indikator yang sekiranya di anggap mampu oleh guru PAI. Pada proses pengolahan data yang mana nilai yang telah diberikan didasarkan pada berbagai kegiatan evaluasi baik harian maupun setiap semester lalu diolah menjadi skor yang standar dan melakukan analisis skor. Hingga pada proses pelporan hasil yang berupa rapot yang akan diberikan pada selruh pihak yang terlibat pada proses evaluasi yang nantinya akan digunakan sebagai bahan perbaikan proses evaluasi selanjutnya. Semangat siswa yang besar serta guru yang terus mendukung anak agar terus belajar hingga nantinya anak memiliki hasil yang maksimal merupakan faktor yang sangat mendukung proses evaluasi psikomotorik. Keterbatasan informasi yang di dapat siswa anak tuna rungu dukungan yang kurang dari orang tua menjadikan faktor penghambat. 
Penerapan Pendidikan Karakter Religius pada Kurikulum Merdeka Melalui Metode Keteladanan Ahsan, Hudi; Haryadi, Sugeng; Makhshun, Toha
Al-Fikri: Jurnal Studi dan Penelitian Pendidikan Islam Vol 6, No 2 (2023): Pendidikan Islam dan Pembentukan Karakter
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jspi.v6i2.31023

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pelaksanaan Pendidikan karakter disekolah sebagai alternative dikemukakan dalam jurnal ini adalah melalui Pembidangan dengan formula 4 M (mengetahui, mencintai, menginginkan dan mengerjakan, juga dengan metode pembiasaan. Selain itu melalui metode: mengajarkan, keteladanan).  Metode penelitian pagi Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah fenomenologi karena menjadikan peneliti dan obyek yang diteliti saling berinteraksi sehingga memungkinkan hasil penelitian lebih deskripsi dan interpretasi, bersifat tentatif dalam konteks waktu/situasi tertentu. Hasil penelitian yang ditemukan bahwa praktik belajar dengan rutinitas kegiatan yang dilakukkan sebagai bentuk upaya penanman karakter religius yang dilakukkan disekolah seperti saling menyapa antar sesama guru dan murid, berjabat tangan ,tadarus pagi, pembacaan asma’ul khusna dan jama’ah sholat dhuha setiap hari jum’ah dan sabtu pagi.
Peran Ayah dalam Mendidik Keluarga Perspektif Al-Qur'an Surat At-Tahrim Ayat: 6 Sudarto, Sudarto; Muti, Fatkhatun; Samsudin, Samsudin
Al-Fikri: Jurnal Studi dan Penelitian Pendidikan Islam Vol 6, No 2 (2023): Pendidikan Islam dan Pembentukan Karakter
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jspi.v6i2.31107

Abstract

Penelitian ini berdasarkan fenomena bahwa masih banyak ayah yang belum mampu menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik. Bahkan banyak keluarga yang mengalami kegagalan, sehingga mempengaruhi pendidikan keluarga. Sedangkan dari keluargalah anak pertama kali mendapatkan pendidikan. Oleh karena itu, Allah memerintahkan kepada orang yang beriman untuk menjaga diri dan keluarga dari hal-hal yang dapat memasukkan ke dalam api neraka. Penelitian ini dibahas menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Kepustakaan (Library Research) sebagai prosedur yang menghasilkan data deskriptif yang berupa kata-kata tertulis. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Al-Qur'an, Tafsir Al-Misbah, Tafsir Ibnu Katsir, Tafsir Al-Azhar, dan Tafsir Ath-Thabari, dan juga data sekunder yakni buku-buku yang berhubungan dengan pendidikan keluarga. Teknik pengumpulan data menggunakan metode tafsir al-tahlili yakni dengan memaparkan segala aspek yang terkandung didalam ayat yang ditafsirkan, serta menerangkan makna-makna yang tercakup didalamnya sesuai dengan keahlian dan kecenderungan mufasir yang menafsirkan ayat-ayat tersebut. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa ayah berperan penting dalam menjaga serta mendidik keluarganya agar menjadi keluarga yang shalih sehingga terhindar dari panasnya siksa api neraka, seperti halnya perintah Allah yang terkandung dalam surah at-Tahrim ayat 6 yaitu untuk melindungi keluarga dari siksa api neraka.
Aktualisasi Sufisme dan Masa Depan Pendidikan Islam Modern Era Society 5.0 Adibah, Ida Zahara; Chasanah, Uswatun
Al-Fikri: Jurnal Studi dan Penelitian Pendidikan Islam Vol 6, No 2 (2023): Pendidikan Islam dan Pembentukan Karakter
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jspi.v6i2.35054

Abstract

Education always develops following the dynamics of people's lives, Islamic education is faced with big challenges after the industrial revolution 4.0 era, then "is surprised by the emergence of the era of society 5.0 where at this time there appears a "learning society" and a society with knowledge (knowledge). society). This qualitative study aims to find out how to actualize Sufism and the future of modern Islamic education in the era of society 5.0. The world of education takes a large part of the teachings of Islamic Sufism because Sufism teaches respect for fellow creatures of God without discriminating against a background, leading people to be tolerant and upholding peace. With data collection methods, namely observation, and interviews. The results of the research information that Islamic education will form Insan Kamil, which has a close relationship with the essence of modern Sufism, namely with the creation of life, and simplicity (zuhud) from within a modern Sufism, which is based on the principle of monotheism, so that it can realize an attitude of piety, which later will maintain good relations with God, fellow humans, the universe or the surrounding environment. From the results of the research that has been submitted, it is hoped that in modern conditions and the era of society 5.0, the practice of Sufi is very necessary, but the meaning is not as narrow as what has been understood, meaning Sufi does not mean isolating oneself from communication in the mass media. People with different beliefs, different languages, cultures, and ethnicities, are still human beings who must be respected, appreciated, and accepted for their existence.
Peran Guru PAI dalam Penanganan Kesehatan mental Siswa Ikhlas, Disa Insanul
Al-Fikri: Jurnal Studi dan Penelitian Pendidikan Islam Vol 7, No 1 (2024): Tantangan Kontemporer dalam Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jspi.7.1.44-55

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan meningkatkan kesehatan mental siswa. Dalam perspektif Islam, terdapat kaitan erat antara prinsip-prinsip ajaran Islam dan kesehatan mental. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran guru PAI dalam menangani kesehatan mental siswa pada tingkat MTs dengan pendekatan kualitatif dan metode penelitian kepustakaan. Pembahasan menguraikan konsep Pendidikan Agama Islam, dukungan dan tantangan kesehatan mental remaja, pandangan Islam tentang kesehatan mental, tugas guru PAI, upaya pembinaan mental, faktor penghambat, dan peran guru PAI dalam meningkatkan kesehatan mental siswa. Hasil menunjukkan bahwa guru PAI berperan sebagai pembimbing, motivator, pendidik nilai moral-spiritual, fasilitator pembinaan mental, serta penyedia dukungan emosional-spiritual. Mereka juga menjembatani sekolah dan keluarga dalam menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan mental siswa. Faktor penghambat seperti pengaruh keluarga dan pergaulan perlu diatasi melalui kolaborasi antara guru, orang tua, dan lingkungan sosial siswa. Dengan menjalankan perannya secara efektif, guru PAI dapat berkontribusi dalam meningkatkan kesehatan mental siswa secara holistik dan berkelanjutan.
Pendidikan Tarekat pada Santri di Era Milenial Ihwan, Ali; Mahmutarom, Mahmutarom; Hernawati, Sari
Al-Fikri: Jurnal Studi dan Penelitian Pendidikan Islam Vol 7, No 2 (2024): Tantangan Kontemporer dalam Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jspi.7.2.56-70

Abstract

Di era milenial sekarang santri lebih banyak mencari pengetahuan, pemahaman dan referensi tentang agama di media sosial dengan mengabaikan peran guru dan referensi buku. Hal ini menjadikan beberapa santri memahami agama secara garis keras atau secara sekuler, dan santri mudah termakan hoaks dan sering bertindak emosional, bahkan pemahaman agama santri terkadang menyimpang karena mendapat panduan dari media sosial tersebut. Menyikapi hal tersebut santri membutuhkan pendidikan spiritual salah satunya melalui ajaran tarekat dalam mengatasi modernisasi tersebut agar setiap perilakunya mampu berjalan sesuai ajaran agama dan terus mendekatkan diri dengan Allah SWT dan santri mampu menetralisir budaya yang masuk dan juga dapat dijadikan cek and balance bagi maraknya budaya barat yang masuk. Permasalahan yang diteliti dalam penelitian ini adalah bagaimana peran pendidikan tarekat pada santri di era milenial? Hasilnya bahwa pendidikan tarekat berarti sistem dalam rangka mengadakan latihan jiwa, membersihkan diri dari sifat-sifat yang tercela dan mengisinya dengan sifat-sifat yang terpuji, yang berperan bagi santri di era milenial sebagai petunjuk dan bimbingan dari kehidupan dunia hingga akhirat sehingga akan menimbulkan kebahagian dan ketenangan hidup di dunia dan akhirat.
Pengaruh Metode Drill dan Kompetensi Kepribadian Guru terhadap Keaktifan Belajar Siswa Fina, Muhtafina; Sustiana, Sustiana; Junaidi, Junaidi
Al-Fikri: Jurnal Studi dan Penelitian Pendidikan Islam Vol 7, No 1 (2024): Tantangan Kontemporer dalam Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jspi.7.1.1-13

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh metode drill dan kompetensi kepribadian guru terhadap kektifan belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif metode survey. Kuesioner digunakan untuk memberikan daftar pertanyaan kepada responden dengan harapan mereka akan menjawab pertanyaan-pertanyaan dalam kuesioner tersebut kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis regresi linier berganda dengan berbagai uji, uji T, uji F untuk menjawab hipotesis pada penelitian ini menghasilkan persamaan sebagai berikut : Y = 8.794 + 0.545 + 0.742. Pengujian hipotesis menggunakan uji F dengan rumus df2 = 41 – 2 -1 = 38, menghasilkan F hitung 15.248 > F tabel yaitu 3.245 dengan taraf signifikasi 5% yang menyatakan Ha diterima dan Ho ditolak yang berarti variabel (X1) metode drill dan (X2) kompetensi kepribadian guru berpengaruh secara simultan terhadap variabel (Y) keaktifan belajar siswa. Nilai R square sebesar 44,5 % maka dapat diartikan metode drill dan kompetensi kepribadian guru memiliki kontribusi atau pengaruh secara simultan terhadap keaktifan belajar siswa dengan kategori moderat/sedang sedangkan sisanya 55,5% dipengaruhi variabel lain di luar penelitian ini.

Page 9 of 12 | Total Record : 114