cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah
Published by Universitas Islam Riau
ISSN : 25279610     EISSN : 25498770     DOI : -
Core Subject : Education,
Al-Thariqah Journal Manager invites lecturers, researchers and students to submit best manuscript of his research to be published in Al-Thariqah: Journal of Islamic Education, Faculty of Islamic Religious, Islamic University of Riau. Manuscripts submitted within the scope of the sciences of Islamic religious education by prioritizing the theme of the actual article, the latest, not plagiarism, and preferably the results of library and field research.
Arjuna Subject : -
Articles 223 Documents
Harmonisasi Pendidikan Ruh, Akal, dan Badan dalam Filsafat Pendidikan Islam: Mencapai Kesempurnaan Peserta Didik Fauziah, Syifa Samrotul; Wijayanti, Indri; Hikmatiar, Zidny; Syahidin, Syahidin; Parhan, Muhamad
Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 9 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/althariqah.2024.vol9(2).15598

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis harmonisasi pendidikan ruh, akal, dan badan dalam filsafat pendidikan Islam serta relevansinya dengan pembentukan insan kamil. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan kajian pustaka, memanfaatkan sumber primer berupa artikel jurnal dan penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harmonisasi pendidikan dapat dicapai melalui integrasi nilai-nilai spiritual, intelektual, dan fisik dalam proses pendidikan. Pendidikan ruh berperan dalam pembentukan keikhlasan, tawakal, dan akhlak mulia; pendidikan akal meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan logis; sedangkan pendidikan badan mendukung kesehatan fisik dan harmoni dalam aktivitas sehari-hari. Ketiga dimensi ini, ketika diterapkan secara sinergis, menghasilkan individu yang seimbang dalam aspek spiritual, intelektual, dan fisik sehingga mampu menjalankan perannya sebagai khalifah di bumi. Implikasi penelitian ini adalah pentingnya penerapan pendekatan holistik dalam pendidikan Islam dengan menekankan integrasi nilai-nilai Islam dalam kurikulum dan budaya pendidikan, guna menghadapi tantangan globalisasi dan dinamika zaman.
Pendidikan Moderasi Beragama: Memahami Dialog Agama Perspektif Teori Otto Scharmer dalam Program Kelas Penggerak Gusdurian Sukenti, Desi; Hermawan, Ucep
Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 9 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/althariqah.2024.vol9(2).17838

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi pendidikan moderasi agama dalam Program Kelas Penggerak Gusdurian (KPG) di Bandung dengan teori U sebagai kerangka kerja dialog antaragama. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus kualitatif dengan pendekatan fenomenologis, melibatkan wawancara, observasi, dan dokumentasi selama periode Oktober-Desember 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KPG mengintegrasikan nilai-nilai toleransi, pluralisme agama, dan strategi komunikasi melalui pembelajaran sembilan nilai utama Gus Dur, dialog lintas agama, dan program kolaborasi dengan tokoh agama. Program ini terbukti efektif dalam menciptakan kerukunan dan kedamaian antarumat beragama. Meski tahap akhir program belum sepenuhnya terealisasi, hasil awal menunjukkan dampak positif terhadap pemahaman antaragama peserta. Disarankan agar program ini diperluas dengan melibatkan lebih banyak komunitas dan tokoh agama untuk memperkuat dialog dan kolaborasi lintas agama.
Pendidikan Islam dan Feminisme: Analisis Pemikiran Fatima Mernissi tentang Pendidikan Perempuan dan Implikasinya terhadap Pendidikan Islam Ahmad, Aisya; Hadi, Abd; Shafwan, Muhammad Hambal
Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 9 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/althariqah.2024.vol9(2).17978

Abstract

Fatima Mernissi adalah salah satu Feminis Muslim yang banyak menyumbangkan ide-ide gemilang dalam memperjuangkan hak-hak perempuan, terutama dalam bidang pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganlisis pemikiran Fatima Mernissi tentang pendidikan perempuan dalam perspektif isam dan relevansinya di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis kinsep. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pemikiran Fatima Mernissi menekankan pentingnya pendidikan bagi perempuan sebagai alat pembebasan perempuan dari keterbatasan sosial dan budaya. Pemikiran ini menginspirasi pengembangan kurikulum perempuan yang berfokus pada kesetaraan, keadilan dan kebebasan berpikir. Rekomendasi penelitian ini adalah menerapkan pemikiran Fatima Mernissi ke dalam kurikulum pendidikan Islam di Indonesia agar perempuan muslim Indonesia dapat berdaya dan memiliki hak yang di muka publik.
Pemberantasan Buta Aksara al-Qur’an dalam Pendidikan Islam: Studi Fenomenologi Peranan Penyuluh Agama Bustanur, Bustanur; Alhairi, Alhairi; Lasmiadi, Lasmiadi
Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 9 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/althariqah.2024.vol9(2).18149

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan secara gamblang pelaksanaan pemberantasan buta aksara al-Qur’an oleh penyuluh agama. Karena Penyuluh agama merupakan tenaga profesional yang memiliki tugas memberikan pemahaman agama kepada masyarakat, salah satunya adalah pemberantasan buta aksara al-Qur’an. Penelitian ini dilakukan dalam bentuk kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik Miles dan Huberman dengan tahapan-tahapan antara lain: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menemukan tiga aspek dalam pelaksanaan pemberantasan buta aksara al-Qur’an, antara lain : masih belum terarahnya tujuan dalam pelaksanaan pemberantasan buta aksara al-Qur’an, monotonnya dan kurang bervariasinya metode yang digunakan, serta model evaluasi yang belum terencana dengan baik. Kondisi ini dipengaruhi oleh beberapa hal, antara lain: masih rendahnya pemahaman penyuluh Agama tentang strategi dan metode pembelajaran al-Qur’an serta kurangnya pemantauan dari pihak terkait dalam proses pembelajaran al-Qur’an. Kondisi ini berimplikasi pada rendanya tingkat keberhasilan  program pemberantasan buta aksara al-Qur’an oleh penyuluh agama, hal ini di buktikan masih rendahnya tingkat keberhasilan dan masih banyaknya generasi muda yang buta aksara al-Qur’an.
Pembinaan Akhlak dalam Upaya Penguatan Self-Control Siswa Era Digital di Madrasah Aliyah Negeri Kota Palangka Raya Putri, Kartika Maharani; Hamdanah, Hamdanah; Luthfi, Saiful
Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 9 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/althariqah.2024.vol9(2).18956

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang metode & media pembinaan akhlak yang digunakan dalam upaya penguatan self control dengan adanya self control siswa dapat bertanggung jawab, disiplin, siap dalam belajar, dan perilaku sesuai norma maka adanya pembinaan akhlak oleh guru dalam upaya penguatan self control siswa. Kemudian Metode dalam penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Maka dari itu didapatkan hasil dari penelitian ini  yaitu terdapat metode dan media yang digunakan yaitu pertama metode pembinaan yang digunakan, contoh teladan, metode nasehat, memberikan perhatian khusus, pembiasaan siswa melakukan hal baik seperti tearpi dzikir (pembinaan siswa) yaitu pertama siswa membaca istigfar sebanyak 100 kali, tasbih 100 kali, sholawat 100 kali, yasin 1 kali, al fatihah 4 (1 kali) membaca al–Qur’an 1 halaman 1 kali, dan membaca doa selamat, dan memberikan hukuman. Kedua media yang digunakan media gambar, marawis, dan media seni. Kesimpulannya yaitu pembinaan akhlak merupakan usaha yang sistematis untuk menanamkan nilai-nilai moral dan etika pada siswa khususnya pada era digital, pembinaan akhlak akan menjadi lebih kompleks karena adanya pengaruh internet dan media sosial.
Pengembangan Moderasi Beragama Siswa: Mengeksplor Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Menanggulangi Sikap Intoleran di Sekolah Menengah Atas Alfianur, Muhammad; Marsiah, Marsiah; Hidayati, Sri
Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 9 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/althariqah.2024.vol9(2).19604

Abstract

Moderasi beragama merupakan cara pandang yang mampu menjadi solusi untuk menjaga kerukukunan antar umat beragama, menerima perbedaan, dan saling terbuka. Penanaman moderasi beragama ini juga sebaiknya di laksanakan khususmya di sekolah yang terdapat berbagai agama di dalamnya agar siswa tidak terpengaruh faham yang radikal serta menanggulangi sikap intoleransi melalui peran guru pendidikan agama islam. Penelitian ini bertujuan untuk pengembangan Moderasi Beragama pada Siswa di Sekolah serta Mengeksplor Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Menanggulangi Sikap Intoleran di SMAN 2 Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang memberikan deskripsi serta gambaran atas hasil pengamatan dengan berdasar pada data yang telah dikumpulkan. Hasil penelitian menunjukan bahwa guru PAI telah memberikan materi tentang 5P atau proyek penguatan profil pelajar pancasila pada semester pertama dan bekerjasama dengan guru agama lain ketika mata pelajaran agama, yang mana siswa muslim akan belajar di mushola sedangkan siswa agama lain akan belajar di kelas hal ini dilakukan secara bergantian sebagai contoh saling menghargai. Meskipun toleransi antar agama sudah berjalan baik, justru intoleransi terjadi pada sesama muslim yang berbeda madzhab. Oleh karena itu implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya pengembangan moderasi pada siswa di sekolah melalui peran guru pendidikan agama islam.
The Existence of the Development of Islamic Education Management in Madrasas: Actualization of Principles and Values of Hadith Perspectives in the Contemporary Era Hamdi, Hamdi; Hartati, Zainap; Mualimin, Mualimin; Tajudinnur, Tajudinnur
Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 9 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/althariqah.2024.vol9(2).19623

Abstract

This research aims to describe the existence of developments in Islamic education management in madrasas and the actualization of the principles and values ​​of the hadith perspective in the contemporary era. The type of research used is mixed method, with the informants for this research being teachers and students. Data collection techniques use descriptive, observation and interviews, and are analyzed by reducing data, presenting data and making conclusions. The results of this research show that planning, organizing, implementing and supervising MTs Hidayatul Muhajirin Palangka Raya has been running effectively, with high motivation to advance the school, integration of Islamic education management values ​​and the Hadith of the Prophet, establishing Islamic brotherhood and institutional cooperation. Understand the principles of Islamic education management, which support decision making and curriculum planning. In addition, regular evaluations are carried out to ensure the implementation of Hadith principles in school management. This research has implications for education in good madrasa management in accordance with Islamic guidance in the future
Model Kurikulum Pesantren Lembaga Dakwah Islam Indonesia: Analisis Anatomi Kurikulum Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri Asrori, Asrori
Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 9 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/althariqah.2024.vol9(2).19773

Abstract

Tujuan penelitian adalah menganalisa kurikulum pesantren LDII di Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, sedangkan jenis penelitian ini adalah studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, dan observasi. Teknik Analisa data kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan atau verifikasi. Teknik keabsahan data credibility data, transferability-transferabilitas, dependability, conformability. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model kurikulum LDII terdiri dari anatomi kurikulum dan tipologi kurikulum pesantren. Anatomi kurikulum pesantren LDII tersusun dari beberapa elemen antara lain: tujuan, materi, strategi, dan evaluasi. Tipologi kurikulum pesantren LDII adalah tipologi baru peneliti memberi tipologi“Kurikulum Pesantren Hybrid”. Kurikulum pesantren hybrid adalah kurikulum pesantren yang memadukan nilai-nilai pendidikan tradisional dengan pendidikan keterampilan dalam bentuk kursus yang disesuaikan dengan minat santri (courses and skills).
Pendidikan Islam dan Indeginous of Malay Culture: Menelisik Pelestarian Kerajinan Melayu dalam Tradisi Masyarakat Nusantara Susilasari, Susilasari; Yasnel, Yasnel; Rasyidi, Rasyidi
Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 9 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/althariqah.2024.vol9(2).20407

Abstract

Penelitian tentang kerajinan Melayu telah banyak dilakukan, namun pelestarian pada lembaga pendidikan madrasah belum ditemukan. Penelitian ini bertujuan untuk menggali berbagai bentuk jenis kreasi kerajinan tradisional Melayu Riau yang dilestarikan dalam lembaga pendidikan Islam madrasah.  Menggunakan penelitian fenomenologi dengan wawancara kepada guru madrasah dan dianalisis dengan analisis tematik. Penelitian ini menghasilkan bahwa kerajinan Melayu merupakan cerminan nilai budaya, tradisi, dan kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun. Bentuk-bentuk kerajinan Melayu yang dilestarikan pada lembaga pendidikan madrasah adalah tenun songket, anyaman, ukiran kayu, kerajinan logam melayu, dan seni batik Melayu. Pemerintah berperan penting dalam melestarikan kerajinan Melayu melalui lembaga pendidikan Islam dengan peraturan yang melingkupi. Pelestarian kerajinan Melayu Riau dilakukan melalui lembaga pendidikan madrasah akan berkembang dengan baik di masa depan, serta didukung oleh peran pemerintah. Penelitian masa depan memungkinkan adanya kolaborasi madrasah, pemerintah dan pelaku usaha untuk memperkuat kerajinan tradisional sebagai warisan budaya yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Non-Violence Family Education; Takhrīj Hadith About the Prophet Not Hitting His Wife in Musnad Aḥmad Bin Ḥanbal Husna, Fitria Miftakhul; Ikhwanuddin, Mohammad; Panjalu, Gandhung Fajar
Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 9 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/althariqah.2024.vol9(2).13617

Abstract

In family relationships between husband and wife, particularly in times of disagreement, violent behavior often arises and is sometimes misinterpreted as being sanctioned by the Qur'an, such as in Sūrat al-Nisā': 34, where hitting a wife is considered acceptable. However, the historical life of Rasulullah reflects that the Prophet never struck his spouse. This study investigates the hadith reported in Musnad Aḥmad bin Ḥanbal that highlights this aspect of the Prophet's behavior. The research employs a qualitative approach through library research, utilizing the takhrīj hadīs method to examine the isnād and matan of selected hadiths. Additionally, content analysis is applied to interpret the findings within the context of non-violence in family education. The results indicate four authentic hadiths in Musnad Aḥmad bin Ḥanbal, emphasizing that Rasulullah never engaged in physical violence against women, including his wives. This research underscores the Prophet's exemplary conduct and its implications for fostering harmonious family relationships.

Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 10 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah (on progress) Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 9 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 9 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 8 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 7 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 6 No. 2 (2021): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 6 No. 1 (2021): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 5 No. 2 (2020): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 5 No. 1 (2020): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 4 No. 2 (2019): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 4 No. 1 (2019): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol 4 No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol 3 No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 3 No. 2 (2018): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol 3 No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 3 No. 1 (2018): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol 2 No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 2 No. 2 (2017): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol 2 No 2 (2017): Jurnal Al-Thariqah Vol 2 No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 2 No. 1 (2017): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol 1 No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol 1 No 2 (2016): Jurnal Al-Thariqah Vol. 1 No. 2 (2016): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 1 No. 1 (2016): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol 1 No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol 1 No 1 (2016): Jurnal Al-Thariqah More Issue