cover
Contact Name
Andi Citra Pratiwi
Contact Email
acitrapratiwi@unm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
ujb@unm.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Biologi, Program Pasca Sarjana UNM, Jl. Bonto Langkasa, Gedung AD PPs UNM, Makassar 90222
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
UNM Journal of Biological Education
ISSN : 25811959     EISSN : 25811967     DOI : https://doi.org/10.35580
Core Subject : Education, Social,
UNM Journal of Biological Education with p-ISSN 2581-1959 and e-ISSN 2581-1967 publishes the latest research into the biology teaching and learning, assessment of biology learning, development of biology teaching and learning strategy, development of biology teaching media. The journal aims to bridge the gap between research and practice, providing information, ideas and opinion, in addition to critical examinations of advances in biology teaching and learning research. Special emphasis is placed on research relevant to educational practices, guided by educational realities in systems, schools, colleges and universities. Articles that are theoretically informed and methodologically rigorous are welcomed. It is owned by The Graduate School of Universitas Negeri Makassar. It is published twice a year, March and September.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 117 Documents
Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Proyek terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif dan Hasil Belajar Biologi Kelas VII di SMPN 1 Tellu Limpoe Noftiarwanda, Welyn; Azis, Andi Asmawati; Arsyad, Muhammad
UNM Journal of Biological Education Vol 8, No 2 (2025): Vol 8 No 2 Maret 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ujbe.v8i2.75309

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian semu (quasi eksperimen) yang bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif dan hasil belajar peserta didik serta mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis proyek terhadap kemampuan berpikir kreatif dan hasil belajar Biologi peserta didik kelas VII di SMPN 1 Tellu Limpoe. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas VII, dengan sampel sebanyak 64 peserta didik yang terdiri atas dua kelas, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol, yang dipilih menggunakan teknik random sampling. Kelas eksperimen menerapkan model pembelajaran berbasis proyek, sedangkan kelas kontrol menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket kemampuan berpikir kreatif dan tes pilihan ganda hasil belajar. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial berupa uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kreatif dan hasil belajar Biologi peserta didik pada kelas eksperimen berada pada kategori lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Hasil uji-t menunjukkan bahwa model pembelajaran berbasis proyek berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kreatif dan hasil belajar peserta didik.
Pengaruh Efikasi Diri, Keterampilan Metakognitif, dan Regulasi Diri terhadap Hasil Belajar Bioteknologi Peserta Didik Kelas IX SMPN di Kecamatan Banggae Timur Abbas, Syarifah Fadilah; Daud, Firdaus; Husain, Halimah
UNM Journal of Biological Education Vol 8, No 1 (2024): Vol 8 No 1 September 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ujbe.v8i1.70394

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian ex post facto yang bertujuan untuk mendeskripsikan efikasi diri, keterampilan metakognitif, regulasi diri, dan hasil belajar bioteknologi peserta didik kelas IX SMPN di Kecamatan Banggae Timur, serta menganalisis pengaruh langsung maupun tidak langsung antarvariabel tersebut. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas IX dari SMPN 2 Majene, SMPN 3 Majene, SMPN 4 Majene, dan SMPN 5 Majene, dengan jumlah sampel 214 siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner untuk mengukur efikasi diri, keterampilan metakognitif, dan regulasi diri, serta tes hasil belajar untuk mengukur capaian belajar bioteknologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efikasi diri, keterampilan metakognitif, regulasi diri, dan hasil belajar peserta didik secara umum berada pada kategori sedang. Analisis jalur mengungkapkan bahwa efikasi diri berpengaruh langsung terhadap hasil belajar dengan koefisien 0,357, keterampilan metakognitif berpengaruh langsung sebesar 0,175, dan regulasi diri sebesar 0,353. Selain itu, efikasi diri berpengaruh langsung terhadap regulasi diri sebesar 0,264, dan keterampilan metakognitif terhadap regulasi diri sebesar 0,379. Efikasi diri juga berpengaruh tidak langsung terhadap hasil belajar melalui regulasi diri sebesar 0,093, dan keterampilan metakognitif melalui regulasi diri sebesar 0,133. Hasil ini mengindikasikan bahwa peningkatan efikasi diri dan keterampilan metakognitif, baik secara langsung maupun melalui penguatan regulasi diri, dapat meningkatkan hasil belajar bioteknologi peserta didik.
Pengaruh Perhatian Orang Tua, Minat Belajar, dan Gaya Belajar terhadap Hasil Belajar IPA Biologi Peserta Didik di Kecamatan Banggae Timur Kabupaten Majene Nurma, Nurma; Azis, Andi Asmawati; Arsyad, Muhammad
UNM Journal of Biological Education Vol 8, No 1 (2024): Vol 8 No 1 September 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ujbe.v8i1.74476

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perhatian orang tua, minat belajar, gaya belajar, dan hasil belajar IPA Biologi peserta didik, serta menganalisis pengaruh perhatian orang tua, minat belajar, dan gaya belajar terhadap hasil belajar peserta didik di Kecamatan Banggae Timur Kabupaten Majene. Penelitian ini menggunakan metode ex post facto dengan pendekatan korelasional. Populasi penelitian adalah peserta didik kelas IX pada SMP terakreditasi A di Kecamatan Banggae Timur, yaitu SMPN 2 Majene, SMPN 3 Majene, SMPN 4 Majene, dan SMPN 5 Majene, dengan jumlah sampel sebanyak 214 peserta didik yang ditentukan melalui teknik stratified random sampling. Instrumen penelitian berupa angket perhatian orang tua, angket minat belajar, angket gaya belajar, serta tes hasil belajar IPA Biologi. Teknik analisis data meliputi analisis statistik deskriptif, uji normalitas, uji linearitas, uji multikolinearitas, analisis regresi linier sederhana, dan analisis jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perhatian orang tua memiliki nilai rata-rata 72,75, minat belajar 64,46, gaya belajar 64,97, dan hasil belajar IPA Biologi 43,03. Terdapat pengaruh signifikan perhatian orang tua dan gaya belajar terhadap hasil belajar IPA Biologi, sedangkan minat belajar tidak berpengaruh signifikan. Selain itu, terdapat pengaruh tidak langsung perhatian orang tua dan minat belajar terhadap hasil belajar IPA Biologi melalui gaya belajar.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Berpola Flipped Classroom terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik pada Materi Sistem Pencernaan Kelas XI Anwar, Alya Fikriyah; Daud, Firdaus; Ristiana, Evi
UNM Journal of Biological Education Vol 8, No 2 (2025): Vol 8 No 2 Maret 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ujbe.v8i2.74870

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning yang dipadukan dengan pendekatan Flipped Classroom terhadap keterampilan berpikir kritis peserta didik kelas XI di SMAN 3 Makassar pada materi sistem pencernaan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Pretest-Posttest Control Group. Sampel penelitian terdiri atas 35 peserta didik kelas eksperimen (Problem Based Learning dengan Flipped Classroom) dan 35 peserta didik kelas kontrol (Direct Instruction dengan Flipped Classroom) yang dipilih melalui purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tes keterampilan berpikir kritis berbentuk soal esai yang dinilai berdasarkan rubrik berpikir kritis. Analisis data dilakukan menggunakan Analysis of Covariance (ANCOVA) dengan skor pretest sebagai kovariat untuk mengontrol kemampuan awal peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas eksperimen mengalami peningkatan keterampilan berpikir kritis yang signifikan, dengan skor rata-rata pretest sebesar 44,91 meningkat menjadi 82,34 pada posttest. Sebanyak 25,71% peserta didik berada pada kategori sangat tinggi dan 71,42% pada kategori tinggi. Sementara itu, skor rata-rata kelas kontrol meningkat dari 38,17 menjadi 77,00. Hasil ANCOVA menunjukkan bahwa model PBL dengan pendekatan Flipped Classroom secara signifikan lebih efektif dibandingkan model Direct Instruction dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik.
Pengaruh Model Problem Based Learning dengan Pendekatan Kontekstual terhadap Hasil Belajar dan Keterampilan Metakognisi Siswa Kelas X SMA Kristen Barana’ pada Materi Bioteknologi Sura’, Yoel; Daud, Firdaus; Husain, Halimah
UNM Journal of Biological Education Vol 8, No 2 (2025): Vol 8 No 2 Maret 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ujbe.v8i2.74407

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh model Problem-Based Learning (PBL) dengan pendekatan kontekstual dibandingkan model inkuiri terbimbing dalam meningkatkan hasil belajar biologi dan keterampilan metakognisi peserta didik. Penelitian menggunakan metode eksperimen semu dengan desain Pretest–Posttest Control Group. Populasi penelitian yaitu seluruh peserta didik kelas X SMA Kristen Barana’, dan sampel dipilih secara acak dari kelas X2 sebagai kelas eksperimen dan X3 sebagai kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui tes pilihan ganda untuk hasil belajar dan angket untuk keterampilan metakognisi. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif untuk mengetahui rata-rata dan distribusi skor, serta statistik inferensial dengan uji-t untuk melihat peningkatan dan perbedaan signifikan antar kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua model pembelajaran meningkatkan hasil belajar dan keterampilan metakognisi, namun PBL dengan pendekatan kontekstual memberikan capaian posttest yang lebih tinggi. Kelas eksperimen memperoleh rata-rata hasil belajar 87,11 dan keterampilan metakognisi 85,25, lebih tinggi daripada kelas kontrol yang masing-masing memperoleh 82,00 dan 72,44. Uji-t menegaskan adanya perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Temuan ini menunjukkan bahwa PBL kontekstual lebih efektif dalam mengoptimalkan kemampuan kognitif dan metakognitif peserta didik.
Korelasi antara Pengetahuan Lingkungan Hidup dengan Perilaku Peduli Lingkungan Hidup: Studi Korelasional pada Siswa SMA Negeri 1 Tana Toraja Kabupaten Tana Toraja Fischa Talicha; Siti Fatmah Hiola; Abd Muis; Rachmawaty Rachmawaty; Asham Bin Jamaluddin
UNM Journal of Biological Education Vol 9, No 2 (2026): Vol 9 No 2 Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ujbe.v9i2.84865

Abstract

Kerusakan lingkungan hidup yang semakin meningkat menuntut peran pendidikan dalam membentuk generasi muda yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan lingkungan hidup dengan perilaku peduli lingkungan hidup siswa sebagai sebagai salah satu indikator efektivitas pendidikan lingkungan hidup. Penelitian ini merupakan penelitian non-eksperimental dengan desain korelasional. Sampel penelitian berjumlah 163 siswa yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Instrumen penelitian berupa tes pilihan ganda sebanyak 20 butir soal untuk mengukur pengetahuan lingkungan hidup dan angket sebanyak 20 pernyataan untuk mengukur perilaku peduli lingkungan hidup. Data dianalisis menggunakan uji korelasi r=0,026 p=0,743. Hasil analisis menunjukkan bahwa koefisien korelasi sebesar 0,026 dengan nilai signifikansi 0,743 (p), yang menunjukkan hubungan yang sangat lemah dan tidak signifikan secara statistik. Dengan demikian, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan lingkungan hidup dengan perilaku peduli lingkungan hidup pada siswa SMA Negeri 1 Tana Toraja.
Eksplorasi Bentang Alam Pulau Banyak Sebagai Sumber Belajar Kontekstual Berbasis Diferensiasi Proses Dian Aswita; Nafisah Hanim; Saudah Saudah; Lasri Lasri; Tuti Marjan Fuadi
UNM Journal of Biological Education Vol 9, No 2 (2026): Vol 9 No 2 Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ujbe.v9i2.84260

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi potensi bentang alam Pulau Banyak sebagai sumber belajar biologi kontekstual pada materi ekosistem. Tujuannya adalah memetakan fitur alam lokal dan merancangnya ke dalam alur pembelajaran yang mendukung diferensiasi proses sesuai Kurikulum Merdeka. Menggunakan metode deskriptif eksploratif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung di kawasan wisata bahari Pulau Banyak serta analisis dokumen kurikulum. Analisis data menggunakan teknik kualitatif, meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentang alam Pulau Banyak memiliki karakteristik morfologi yang kaya, mencakup komponen abiotik seperti karakteristik substrat dan komponen biotik berupa formasi vegetasi mangrove serta pesisir. Fitur-fitur tersebut memiliki relevansi kuat dengan capaian pembelajaran biologi, khususnya pada sub-materi komponen biotik & abiotik, interaksi komponen ekosistem, aliran energi dan siklus materi, serta perubahan dan keseimbangan lingkungan. Berdasarkan temuan tersebut, disusun rancangan pembelajaran berdiferensiasi yang membagi aktivitas eksplorasi peserta didik ke dalam jalur pengamatan fisik, pemetaan spasial, dan analisis dampak lingkungan. Pemanfaatan laboratorium alam ini terbukti potensial dalam menciptakan pengalaman belajar yang inklusif, relevan, dan bermakna bagi peserta didik melalui interaksi langsung dengan fenomena alam nyata. Hasil temuan ini memberikan panduan praktis bagi guru dalam mengontekstualisasikan materi biologi sekaligus mengimplementasikan pembelajaran berdiferensiasi secara efektif di sekolah.
Efektivitas Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas Xl SMAN 1 Makassar pada Materi Sistem Pencernaan Stepi Apriyana; Oslan Jumadi; Hartono Hartono
UNM Journal of Biological Education Vol 9, No 2 (2026): Vol 9 No 2 Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ujbe.v9i2.84826

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan model pembelajaran discovery learning dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI SMAN 1 Makasaar pada materi sistem pencernaan. Penelitian ini merupakan pre eksperimen dengan desain one group pretest posttest only design. Populasi penelitian yaitu seluru siswa kelas Xl SMAN 1 Makassar dan sampel dipilih secara cluster random sampling yakni kelas XI Dmitri dengan 36 peserta didik. Penelitian ini menggunakan instrumen berupa tes pilihan ganda. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan analisis N-Gain. Hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan skor posttest dengan rata rata 86,90 dan analisis nilai N-gain berada pada kategori cukup efektif yakni 0,67 atau 67,98%. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran discovery learning cukup efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi sistem pencernaan.
Keefektifan Penerapan Model Inkuiri Terbimbing Berbantuan LKPD dalam Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Peserta Didik Kelas XI Andi NurHikma Sukirman; Abd Muis; Dian Dwi Putri Ulan Sari Patongai
UNM Journal of Biological Education Vol 9, No 2 (2026): Vol 9 No 2 Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ujbe.v9i2.84818

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui keefektifan model Inkuiri Terbimbing berbantuan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) terhadap keterampilan proses sains (KPS) peserta didik kelas XI pada materi sistem respirasi di SMA Negeri 12 Makassar. Penelitian kuantitatif dengan desain One Shot Case Study ini melibatkan 33 peserta didik kelas XI.2 yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi KPS yang mencakup enam indikator: mengamati, mengklasifikasi, mengukur, memprediksi, menyimpulkan, dan mengomunikasikan, lalu dianalisis dengan statistik deskriptif dan uji One-Sample t-test (nilai acuan 75). Hasil menunjukkan seluruh indikator KPS berada pada kategori Baik hingga Sangat Baik. Rata-rata tertinggi diperoleh indikator Mengukur (91,66), sedangkan Menyimpulkan memperoleh rata-rata terendah (82,07). Ketuntasan klasikal seluruh indikator melampaui kriteria ≥85%, dengan capaian tertinggi pada Mengukur dan Mengomunikasikan (93,94%). Uji One-Sample t-test menunjukkan nilai signifikansi p < 0,05 pada seluruh indikator, yang berarti rata-rata KPS peserta didik secara signifikan melampaui nilai acuan. Dengan demikian, model Inkuiri Terbimbing berbantuan LKPD terbukti efektif meningkatkan keterampilan proses sains peserta didik kelas XI pada materi sistem respirasi.
Analisis Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Siswa pada Materi Virus di SMA Negeri 11 Makassar Fajmatulfuadi Fajmatulfuadi; Syamsiah Syamsiah; Andi Faridah Arsal
UNM Journal of Biological Education Vol 9, No 2 (2026): Vol 9 No 2 Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ujbe.v9i2.84613

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian survei dengan pendekatan deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills/HOTS) siswa kelas X pada materi virus di SMA Negeri 11 Makassar. Populasi penelitian berjumlah 324 siswa kelas X, sampel yang digunakan sebanyak 159 siswa berdasarkan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 5% dan dipilih menggunakan teknik cluster random sampling. Instrumen penelitian berupa tes uraian (essay) berbasis HOTS yang mengukur indikator menganalisis (C4) dan mengevaluasi (C5). Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa sebesar 63,05 yang termasuk dalam kategori sedang. Indikator  menganalisis (C4) memperoleh rata-rata 62,89 dengan kategori sedang dan kemampuan mengevaluasi (C5) sebesar 63,21 dengan kategori sedang. Kategori sedang artinya peserta didik sebagian besar telah memahami pengetahuan dasar mengenai materi virus tetapi belum sepenuhnya mampu menghubungkan dan menilai berbagai konsep mengenai materi virus. Temuan penelitian ini menunjukkan pentingnya penerapan pembelajaran biologi berbasis HOTS yang lebih inovatif dan kontekstual agar meningkatkan kemampuan analisis dan evaluasi siswa.

Page 11 of 12 | Total Record : 117