cover
Contact Name
Acep Roni Hamdani
Contact Email
acepronihamdani@unpas.ac.id
Phone
+6287726846888
Journal Mail Official
jurnalilmiahpendas@unpas.ac.id
Editorial Address
Jl. Taman Sari No. 6-8 Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar
Published by Universitas Pasundan
ISSN : 24772143     EISSN : 25486950     DOI : 10.23969
Core Subject : Education,
Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar is a journal published twice a year, namely in June and December that aims to be a forum for scientific publications to pour ideas and studies complemented with the results of research related to primary school education. To achieve this, basic education journals will selectively disseminate ideas and studies complemented by quality research results related to basic education, develop an education center to the elementary-school that can produce innovative, creative and original work and tested in the field of education and learning elementary School to be disseminated and implemented for improving the quality of primary-to-national education at the national, regional and international levels.
Articles 12,696 Documents
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBANGUN NILAI-NILAI RELIGIUS PADA PESERTA DIDIK SDIT BUAH HATI PEMALANG Risna Inayah; Rabiatul Adawiyah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.37440

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membangun nilai-nilai religius pada peserta didik di SDIT Buah Hati Pemalang. Masalah utama yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana penerapan Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah tersebut serta sejauh mana pengaruhnya terhadap pembentukan karakter religius siswa. Pendidikan Agama Islam memiliki peran penting dalam membentuk akhlak dan nilai-nilai spiritual peserta didik sejak dini, terutama dalam lingkungan Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) yang mengintegrasikan kurikulum umum dengan pendidikan berbasis keislaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap guru, siswa, serta pihak sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Pendidikan Agama Islam (PAI) di SDIT Buah Hati Pemalang dilakukan melalui pembelajaran di kelas, kegiatan ekstrakurikuler keagamaan, serta pembiasaan ibadah dan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah. Faktor pendukung dalam penerapan Pendidikan Agama Islam (PAI) meliputi kurikulum yang terstruktur, peran guru sebagai teladan, serta dukungan orang tua dan lingkungan sekolah. Namun, terdapat pula tantangan seperti perbedaan latar belakang religius siswa dan keterbatasan waktu pembelajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi Pendidikan Agama Islam (PAI) di SDIT Buah Hati Pemalang telah berjalan dengan baik dan berkontribusi secara signifikan dalam membentuk nilai-nilai religius peserta didik. Untuk meningkatkan efektivitasnya, diperlukan sinergi lebih lanjut antara sekolah, guru, dan orang tua dalam mendukung pembiasaan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari siswa.
PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA STRATEGIS DI MADRASAH LAILIYAH PESANTREN ROUDHLOTUS SIDQI WALED KABUPATEN CIREBON Ummu Aiman; Dewi Cahyani; Moh. Ali
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.37441

Abstract

This study aims to analyze strategic human resource (HR) development at the Lailiyah Islamic Boarding School of Roudhlotus Sidqi Waled in Cirebon Regency. The main focus of the study includes strategies for improving educator competency, strengthening the Islamic boarding school's work culture, and identifying challenges faced in the HR development process. The approach used is qualitative with a case study method, utilizing in-depth interviews, participant observation, and documentation analysis to gain a comprehensive understanding of HR development practices within the madrasah. The results show that HR development at this madrasah takes place through a combination of traditional Islamic boarding school approaches and modern management principles, emphasizing strengthening pedagogical competency, fostering Islamic values, and fostering collaboration and communication between teachers. In addition, a supportive work culture, participatory leadership, and emotional closeness between institutional components are key factors in creating a conducive learning environment. However, several challenges remain, including limited access to external training, suboptimal use of learning technology, and high teacher workloads that can impact the effectiveness of HR development. This study confirms that human resource development in Islamic boarding schools (madrasah) is a continuous process that relies not only on formal training but also requires strengthening values, organizational culture, and harmonious social interactions within the Islamic boarding school environment. These findings provide important implications for the management of Islamic boarding school education, particularly in designing human resource development strategies that are holistic, sustainable, and relevant to the challenges of the times. Keywords: Human Resource Development, Madrasah Lailiyah, Islamic Boarding School, Educational Management, Teacher Competence.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBINAAN KONDISI FISIK BERBASIS TEORI BELAJAR MOTORIK UNTUK MAHASISWA OLAHRAGA Alloisya Emmanuela; Desima Sigalingging; Halimah Linco Manullang; Josua Arlinson Hutasoit; Ewodia Fourtunelsus Wau; Nurkadri
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.37452

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi model pembinaan kondisi fisik berbasis teori belajar motorik pada mahasiswa olahraga serta menilai efektivitasnya dalam meningkatkan kemampuan fisik dan pemahaman teoritis mahasiswa terhadap proses pembelajaran gerak. Populasi penelitian adalah mahasiswa pendidikan kepelatihan olahraga pada satu universitas negeri, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan jumlah sampel sebanyak 35 mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif-deskriptif dengan desain pretest–posttest. Instrumen meliputi tes kondisi fisik (fleksibilitas, kekuatan otot, daya tahan, dan kecepatan) serta lembar observasi proses pembelajaran berbasis teori belajar motorik. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada aspek kekuatan otot (14,8%), daya tahan (12,5%), kecepatan gerak (9,3%), dan fleksibilitas (10,2%). Selain itu, mahasiswa menunjukkan peningkatan pemahaman konsep gerak, koordinasi motorik, serta kemampuan melakukan analisis gerak selama proses pembelajaran. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa model pembinaan kondisi fisik berbasis teori belajar motorik terbukti efektif meningkatkan kemampuan fisik sekaligus kompetensi kognitif mahasiswa olahraga. Model ini layak diimplementasikan secara luas pada mata kuliah yang menekankan aktivitas fisik dan analisis gerak.
IMPLIKASI ETIKA DAN PARADIGMA PEDAGOGIS KEBIJAKAN TRANSFORMASI DIGITAL PENDIDIKAN DI INDONESIA Marya, Marya Ulfa; Diyan Firmansyah; Ma’rivatul lativah; Tin Amalia Fitri; Amiruddin
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.37455

Abstract

The massive digital transformation policy in Indonesia's education sector promises breakthroughs in the quality and accessibility of learning. However, behind the technocratic optimism, there are deep implications that touch aspects of ethics, pedagogy and state respo nsibility. This research aims to critically analyze three fundamental issues: (1) the ethical impact of collecting and using student data on a large scale; (2) fundamental changes in pedagogical paradigms that accompany technology adoption; and (3) the role of the state in navigating the tension between digital innovation and protecting children's rights. Using library research methods on curated journal articles and relevant books, this research found that the practice of collecting student data poses serious risks to privacy and demands a redefinition of the teacher professional code of ethics in the digital era. Furthermore, it was found that the changes that occurred were often still instrumental, rather than a substantive pedagogical paradigm transformation. The state, in its role as a regulator, is faced with the crucial challenge of formulating policies that not only encourage technological progress, but also ensure fairness, inclusiveness and security for students. The implications of this research emphasize the urgency of shifting focus from simply implementing technology towards developing a digital educational ecosystem that is humane, ethical and centered on empowerment.
Analisis Kebutuhan Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Integrasi Budaya Lokal dalam Pembelajaran Matematika Nafi'ah, Dina; Prihaswati, Martyana; Sulistyaningsih, Dwi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.37459

Abstract

Di era kemajuan globalisasi dan revolusi industri 4.0, sistem pendidikan harus menanamkan nilai - nilai budaya yang menjadi dasar ciri khas suatu bangsa selain Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK). Kurikulum merdeka juga memiliki fokus utama dalam penerapannya, yaitu pengembangan kompetensi dan karakter siswa yang sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila, yang memberikan kesempatan kepada siswa dalam memperkuat karakter melalui pengetahuan dan belajar dari lingkungan sekitarnya. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui kebutuhan siswa terhadap penggunaan media pembelajaran yang berbasis teknologi dan mengintegrasikan budaya lokal dalam pembelajaran matematika SMP di Kecamatan Sukorejo. Penelitian ini merupakan penelitian mixed methods research, yaitu pendekatan penelitian yang mengintegrasikan antara metode penelitian kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif dalam penelitian ini diperoleh melalui kuesioner dan data kualitatif melalui wawancara. Hasil kuesioner dianalisis menggunakan statistik deskriptif berbentuk persentase. Hasil penelitian menunjukkan siswa SMP memiliki motivasi dan sikap positif terhadap pembelajaran matematika yang memanfaatkan media berbasis teknologi dan memuat unsur budaya lokal. Untuk itu, penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi dengan integrasi budaya lokal menjadi alternatif media pembelajaran yang efektif dan sebagai bentuk integrasi dari perkembangan teknologi saat ini. Dengan demikian, pengembangan media pembelajaran berbasis teknologi berintegrasi budaya lokal sangat diperlukan untuk menciptakan pembelajaran matematika yang menarik, bermakna, dan menumbuhkan kecintaan terhadap budaya daerah.
THE INTERNALISASI TRADISI PETIK LAUT SEBAGAI SUMBER PEMBELAJARAN KOLABORATIF DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN KERJASAMA SISWA Sama'; Supriyono; Sri Rahayuningsih
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.37464

Abstract

Tradisi Petik Laut (Rokat Tase’) di Kabupaten Sumenep mengandung nilai-nilai sosial seperti gotong royong, solidaritas, dan musyawarah yang berpotensi menjadi sumber pembelajaran. Namun, nilai budaya tersebut belum diintegrasikan secara optimal dalam pembelajaran sekolah dasar, sehingga keterampilan kerjasama siswa masih rendah. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis proses internalisasi nilai-nilai Petik Laut dalam pembelajaran kolaboratif serta dampaknya terhadap keterampilan kerjasama siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain etnografi pendidikan, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi yang melibatkan guru, siswa, dan tokoh adat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adaptasi nilai Petik Laut ke dalam aktivitas pembelajaran, seperti proyek pembuatan miniatur perahu, diskusi kelompok, dan refleksi nilai secara signifikan meningkatkan kemampuan komunikasi, pembagian tugas, sikap saling membantu, dan penyelesaian konflik siswa. Selain itu, siswa menunjukkan penguatan identitas budaya dan kesadaran ekologis. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran kolaboratif efektif dalam mengembangkan keterampilan sosial serta mendukung pelestarian budaya dan penguatan karakter sesuai tuntutan kompetensi abad ke-21.
Integrasi Nilai Inklusivitas dan Kesetaraan Gender dalam Pembelajaran Matematika SMP: Strategi, Implementasi, dan Asesmen Yulia Isnaeni; Salma Farah Nabillah; Nina Kartina; Dr. Rosynanda Nur Fauziah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.37468

Abstract

Mathematics education at the junior high school level plays an important role in building critical thinking, creativity, communication, and collaboration skills in the 21st century era. Although mathematical abilities between genders tend to be equal, students' learning experiences in Indonesia are still influenced by social stereotypes, limitations of adaptive teaching media, and potentially biased assessment designs. This article aims to map and develop a framework for mathematics learning strategies that support inclusivity and gender equality in the context of teacher innovation in the Independent Curriculum. The research uses a systematic literature review approach with thematic-narrative synthesis. The literature was collected from international and national scientific databases, selected in stages using the full text identification–screening–feasibility flow, and reviewed for quality through a methodological checklist from the Joanna Briggs Institute. Data were analyzed through open and axial coding to produce key themes including differentiation (content-process-product), heterogeneous collaborative learning with non-gender role rotation, use of neutral context in the questions, and adaptive authentic assessment design that assesses thought processes and group contributions. Key findings confirm that gender inclusion and equity in mathematics are determined more by the structure of application and design of learning experiences than by differences in basic abilities. Practically, this article offers a contribution in the form of a prototype teacher toolkit that includes a checklist of bias-free materials and questions (aspects of language, context, role, and name representation), operational examples of SPLDV differentiation tasks (visual–numeric–verbal), as well as a 4C-based assessment rubric model and equality reflection. The implication is that teachers can directly use adaptive OER and bias check instruments in module planning, while schools and policy makers such as BSKAP and the Ministry of Primary and Secondary Education of the Republic of Indonesia can strengthen support through micro-training, practitioner communities, and improvement of the assessment ecosystem in education units.
SEBUAH STUDI KASUS KELUARGA PADA ANAK DENGAN TRIGER SUARA KERAS: MENGGUNAKAN SYSTEMATIC DESENSITIZATION (SD) Elviana Rohmah Rosyidatul ‘Ula; Aradhana Maheswara; Shiva Nur Aisyah; Taqiyyatul Azizah; Shabrina Nailah Lubis; Devi Ratnasari
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Press
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.37475

Abstract

This research explores the therapy process for a young child who suffers from severe anxiety towards loud noises, a result of previous family trauma. The goal of this study is to assess how effective systematic desensitization is in minimizing the child's fearful reactions and enhancing their everyday activities. A qualitative case study approach was utilized, gathering information through interviews, behavioral assessments, and records collected over five counseling sessions. The intervention incorporated organized phases that involved relaxation exercises, gradual exposure to sound, and reinforcement of healthy coping strategies. Results show that at the beginning, the child exhibited significant physical and emotional reactions such as flinching, avoidance, and ongoing anxiety about future sounds. Following the gradual implementation of systematic desensitization, the child showed improved tolerance for different sounds, less avoidance, and better management of their emotions. Educators and caregivers also noted positive changes in the child's involvement in classroom activities and social interactions. This study concludes that systematic desensitization effectively addresses trauma associated with sound in children, especially when there is strong communication support between family and school. The findings emphasize the necessity of early intervention, a consistent approach to exposure, and a teamwork atmosphere to enhance therapeutic outcomes and mitigate long-lasting psychological effects.
IMPLEMENTASI MICRO SPEAKING SKILL DALAM MENINGKATKAN KOSA KATA BAHASA INGGRIS SISWA SEKOLAH MENENGAH (STUDI KASUS DI SMPN 1 PLERED) Deasy Nurmaulidah; Suharyanto H Soro
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.37489

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan micro speaking dalam meningkatkan kosa kata produktif siswa di SMPN 1 Plered. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kasus sehingga peneliti dapat memahami proses pembelajaran dalam kondisi kelas yang sebenarnya. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi sehingga informasi yang diperoleh mencerminkan pengalaman nyata guru dan siswa selama mengikuti kegiatan micro speaking. Fokus utama penelitian terletak pada perubahan penggunaan kosa kata, keberanian berbicara, serta keterlibatan siswa setelah beberapa sesi latihan lisan singkat. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan siswa dalam menggunakan kosa kata produktif. Siswa mulai lebih berani berbicara tanpa harus menunggu instruksi guru dan dapat menggunakan kosa kata baru secara lebih tepat dan lancar. Guru menyatakan bahwa micro speaking membantu memperkuat ingatan siswa terhadap kosa kata karena setiap latihan memberi kesempatan untuk mempraktikkannya secara langsung. Perubahan positif ini juga terlihat pada suasana kelas yang lebih aktif sehingga interaksi antar siswa berjalan lebih alami. Peningkatan kualitas penggunaan kosa kata tampak pada pilihan kata, ketepatan pengucapan, serta kemampuan menyusun kalimat lebih panjang. Penelitian ini menegaskan bahwa micro speaking dapat dijadikan strategi pembelajaran yang sesuai untuk meningkatkan kosa kata produktif di sekolah menengah pertama. Sesi latihan singkat memberi ruang kepada siswa untuk mencoba berbicara dalam suasana yang terarah tetapi tetap nyaman. Temuan ini memberikan kontribusi pada pengembangan metode pembelajaran bahasa Inggris yang dapat diterapkan dalam waktu terbatas tetapi tetap memberikan dampak bagi kemampuan lisan siswa. Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk melihat efek jangka panjang dari penggunaan micro speaking pada kemampuan berbicara yang lebih kompleks. Kata Kunci: Micro Speaking, Kosa Kata Produktif, Pembelajaran Bahasa Inggris, Siswa SMP, Studi Kasus
KETERLIBATAN AKTIF SISWA DALAM PEMBELAJARAN KOOPERATIF DI SEKOLAH DASAR Annisa Faadiyah, Najlaa; Alvin Hidayat, Muhammad; Ramadhani, Renasya; Hidayah, Nor; Refianti, Wahdah Refia; Suriansyah, Ahmad
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.37492

Abstract

Penelitian ini bertujuan menggambarkan faktor penyebab rendahnya keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran kooperatif di kelas 3 SDN Kebun Bunga 6. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran aktif belum berjalan optimal karena siswa kurang terlibat dalam kerja kelompok. Rendahnya keterlibatan dipengaruhi oleh ketimpangan kemampuan akademik, kurangnya fokus dan kemampuan membaca, serta minimnya dukungan orang tua. Penggabungan dua kelas akibat renovasi sekolah juga membuat suasana belajar tidak kondusif dan sulit dikelola. Kondisi ini menyebabkan hanya sebagian siswa yang aktif, sementara lainnya pasif. Temuan ini menegaskan pentingnya kesiapan siswa, dukungan keluarga, dan pengelolaan kelas dalam keberhasilan pembelajaran kooperatif.

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Published Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01, Maret 2026 Release Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Public Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Produce Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Publish Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Order Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Published Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Build Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Press Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Terbit Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Published Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Process Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Terbit Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 In Press Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 In Process Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Published Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Build Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10 No. 02 Juni 2025 In Build Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10 No. 02 Juni 2025 In Progres Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10, Nomor 02 Juni 2025 publish Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10, Nomor 02 Juni 2025 Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10 No. 02 Juni 2025 Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10 No. 02 Juni 2025 In Press Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10, Nomor 02 Juni 2025 t Vol. 10 No. 01 (2025): Volume 10 No. 01 Maret 2025 In Press. Vol. 10 No. 01 (2025): Volume 10 No. 01 Maret 2025 In Process Vol. 10 No. 01 (2025): Volume 10, Nomor 01 Maret 2025 Vol. 10 No. 01 (2025): Volume 10, Nomor 01, Maret 2025 Vol. 10 No. 01 (2025): Volume 10, Nomor 01 Maret 2025 in progress Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 3 September 2025 In Order Vol. 10 No. 02` (2025): Volume 10 No. 2 Juni 2024 In Built Vol. 10 No. 01 (2025): Volume 10 Nomor 1, Maret 2025 Vol. 10 No. 4 (2025): Volume 10. No4, Desember 2025. Vol. 10 No. 3 (2025): Volume 10 No3 September, 2025 Vol. 10 No. 2 (2025): Volume10 Nomor 2, Juni 2025 Vol. 10 No. 2 (2025): Volume 10 Nomor2, Juni 2025 Vol. 10 No. 2 (2025): Volume 10 No. 2 Juni 2025 Vol. 9 No. 04 (2024): Volume 09, No. 04 Desember 2024 Vol. 9 No. 04 (2024): Volume 09 No. 04 Desember 2024 Press Vol. 9 No. 04 (2024): Volume 09 No. 04 Desember 2024 Vol. 9 No. 04 (2024): Volume 09, Nomor 04, Desember 2024 Vol. 9 No. 04 (2024): Volume 09 No. 04, Desember 2024. Vol. 9 No. 04 (2024): Volume 09 No. 04 December 2024 In Press. Vol. 9 No. 03 (2024): Volume 09, Nomor 03, September 2024 In Progres Vol. 9 No. 03 (2024): Volume 09 No. 03 September 2024 Vol. 9 No. 01 (2024): Volume 09 No. 01 Maret 2024 Vol. 9 No. 4 (2024): Volume 09 No. 04 Desember 2024 In Press Vol. 9 No. 3 (2024): Volume 09 No. 03 September 2024. Vol. 9 No. 3 (2024): Volume 09, No. 03, September 2024 Vol. 9 No. 3 (2024): Volume 09 No. 03 September 2024 Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No. 2 Juni 2024 Vol. 8 No. 02 (2023): Volume 08 No 02, September 2023 Vol. 8 No. 01 (2023): Volume 08 No. 01 Juni 2023 Vol. 8 No. 01 (2023): Volume 08 No. 01 Maret 2023 Vol. 8 No. 1 (2023): Volume 08, Nomor 01, Juni 2023 Vol. 8 No. 03 (2023): Volume 08 No. 3 September 2023 Vol. 8 No. 03 (2023): Volume 08 No. 3 Desember 2023 Vol. 7 No. 2 (2022): Volume 07, Nomor 02, Desember 2022 Vol. 7 No. 1 (2022): Volume 7 Nomor 1 Juni 2022 Vol. 6 No. 2 (2021): Volume 6 Nomor 2 Desember 2021 Vol. 6 No. 1 (2021): Volume 6 Nomor 1 Juni 2021 Vol. 5 No. 2 (2020): Volume 5 Nomor 2 Desember 2020 Vol. 5 No. 1 (2020): Volume 5 Nomor 1 Juni 2020 Vol. 4 No. 2 (2019): Volume 4 Nomor 2 Desember 2019 Vol. 4 No. 1 (2019): Volume 4 Nomor 1 Juni 2019 Vol. 3 No. 2 (2018): Volume 3 Nomor 2 Desember 2018 Vol. 3 No. 1 (2018): Volume 3 Nomor 1 Juni 2018 Vol. 2 No. 2 (2017): Volume 2 Nomor 2 Desember 2017 Vol. 2 No. 1 (2017): Volume 2 Nomor 1 Juni 2017 Vol. 1 No. 1 (2016): Volume 1 Nomor 1 Desember 2016 More Issue