Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar
Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar is a journal published twice a year, namely in June and December that aims to be a forum for scientific publications to pour ideas and studies complemented with the results of research related to primary school education. To achieve this, basic education journals will selectively disseminate ideas and studies complemented by quality research results related to basic education, develop an education center to the elementary-school that can produce innovative, creative and original work and tested in the field of education and learning elementary School to be disseminated and implemented for improving the quality of primary-to-national education at the national, regional and international levels.
Articles
27,903 Documents
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETER (NHT) UNTUK MENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA
Rixsa Pramudya Galistiani;
Hendra Erik Rudyanto;
Supini
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No. 2 Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v9i2.15416
Difficulty learning mathematics is generally caused by the nature of mathematics that has abstract objects. Based on interviews with homeroom teacher IV, it was conveyed that the causes of mathematics learning problems were (a) lack of student interest in learning, (b) students lack critical thinking (c) students lack focus on learning (d) abstract material. The success of the teaching and learning process can be measured from the selection of the learning model used. The success of the teaching and learning process can be measured from the selection of the learning model used. The selection of this model aims to make students accept and understand the material provided. Researchers want to improve the learning process by conducting PTK with the title "Application of the Cooperative Learning Model of the Numbered Heads Togeteter (NHT) Type to Improve Student Learning Outcomes in Mathematics Subjects". This research is a class action research (PTK). Learning outcomes in Mathematics subjects after implementing the Numbered Heads Togeteter (NHT) model in the first cycle obtained complete data as many as 12 students with a percentage of 60% and those who have not completed 8 students with a percentage of 40%, then still have not reached the predetermined target of 80%. In the second cycle, there was an increase from the previous cycle, 17 students completed with a percentage of 85% and those who had not completed as many as 3 students with a percentage of 15%. Then the learning results have reached the predetermined target.
IMPLEMENTASI MEDIA PEMBELAJARAN KOPUNKA (KOTAK PINTAR MENYUSUN KALIMAT) MENGATASI PERMASALAHAN MENYUSUN KALIMAT SISWA KELAS II DI SD MUHAMMADIYAH 05 BATU
Rizka Hanafiah Putri;
Maharani Putri Kumalasani;
Arina Restian
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No. 2 Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
In the learning process taking place on the material on the ability to compose sentences in class II of SD Muhammadiyah 05 Batu, there is a problem where students do not understand how to compose sentences correctly according to the elements of SPOK. By using learning media, it is hoped that it can help teachers in providing learning information to students, by building students' learning motivation by learning while playing. Therefore, this research was carried out with the aim of producing kopunka learning media (smart boxes for composing sentences in Indonesian language learning. This research method is a Research and Development (RnD) type of research using the ADDIE model. The data analysis techniques used are qualitative data analysis and data analysis Quantitative There are also research findings in the use of kopunka, it can be concluded that the kopunka learning media (smart box for composing sentences) has an effect on improving the learning process, helping teachers provide students with an understanding of the material, the ability to compose sentences, and increasing students' learning motivation.
TINGKAT KEBUGARAN JASMANI PADA SISWA KELAS 7 DI SMPN NEGERI SE-KOMISARIAT CIKAMPEK
Rizka Novianti;
Dhika Bayu Mahardhika;
Muhammad Mury Syafei
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No. 2 Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v9i2.15426
This research aims to determine the level of physical fitness of grade 7 Cikampek State Middle School students. This research uses a quantitative descriptive method. The Indonesian Physical Fitness Test (TKJI) is the data collection method used. The population of this study was 200 class VII students at Cikampek Commissariat State Middle School. Based on the research results, 7th grade students at Cikampek Commissariat State Middle School have a "medium" level of physical fitness. Evaluation categories “very good” (0%), “good” (31.5%), “medium” (40.5%), “bad” (12%), and “very bad” (16.5%) total test results. At Cikampek Commissariat State Middle School, the physical fitness level of grade 7 students is in the category.
PENGEMBANGAN MEDIA BUKU TEMPEL UNTUK MENINGKATKAN KETRAMPILAN MENULIS TEGAK BERSAMBUNG SISWA KELAS III SD KRISTEN LENTERA AMBARAWA
Hendy Ardha Adventama, Redemptus;
Dewi Koeswanti, Henny;
Sefriani Sabuna, Erna
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No. 2 Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v9i2.15427
This research aims to assist in the development of learning media. Of course, the learning media used by educators in elementary schools. The media used is in the form of a scrapbook which is a book containing notes, pictures and colors that are used as reminders. Using scrapbooks can help educators convey learning material. Educators who experience changes from conventional teaching models change with the times. The scrapbook media used in this development research focuses on students' ability to write cursively. Cursive writing is writing that is written without lifting the writing utensil and is written continuously or not in separate sections. The ability to write upright in cursive also goes through several stages, so that students can learn with the process and assistance from scrapbook learning media.
PENGEMBANGAN MEDIA AJAR BERBASIS CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR SISWA
Muslim;
Khomariah, Lailatul;
Tumilah;
Safirah, Adita Dwi;
Wulandari, Ayu;
Rahmananda, Yuevelyn Devina
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No. 2 Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v9i2.15454
Rendahnya keaktifan belajar siswa merupakan salah satu masalah utama dalam dunia pendidikan yang dapat mempengaruhi kualitas hasil belajar. Banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam menghubungkan materi pelajaran dengan konteks kehidupan nyata, sehingga mengurangi minat dan partisipasi mereka dalam proses belajar. Salah satu solusi yang dapat dilakukan untuk memperbaiki tingkat keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran yaitu dengan mengembangkan media ajar berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas dan keefektifan media ajar berbasis CTL untuk meningkatkan keakifan belajar siswa. Untuk mencapai tujuan tersebut dilakukan penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE. Adapun langkah-langkah penelitian yaitu analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV sekolah dasar. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, validasi, dan angket. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian pengembangan ini menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dan analisis data kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media ajar berbasis CTL valid digunakan dalam pembelajaran dengan skor validitas 88. Selain itu, media ajar juga efektif dalam meningkatkan keaktifan belajar siswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat peningkatan keaktifan belajar siswa sebesar 25%, dari skor rata-rata 65 sebelum penggunaan media ajar menjadi 90 setelah penggunaan media ajar berbasis CTL. Terdapat peningkatan yang signifikan dalam partisipasi aktif, minat, dan motivasi belajar siswa setelah menggunakan media ajar ini. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan media ajar berbasis CTL secara efektif mendorong keaktifan siswa dalam pembelajaran. Penelitian lebih lanjut disarankan untuk menguji efektivitas media ini pada mata pelajaran dan jenjang pendidikan yang berbeda.
BATIK TEGALAN BERAS MAWUR SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK MENGENALKAN KERAGAMAN BUDAYA DAN KEARIFAN LOKAL
Evi Kristanti Apriliani;
Muh Fakhrihun Naam;
Eko Sugiarto;
Erni Suharini;
Hamdan Tri Atmaja
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No. 2 Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v9i2.15458
Selain dikenal dengan sebutan kota Bahari, Tegal juga memiliki karya seni batiktulis yang menjadi primadona di daerah ini, Masyarakat luas mengenalnya denganBatik Tegalan. Batik Tegalan tergolong dalam jenis batik pesisir karena ragamhiasnya yang natural dan mudah dikenali karena motif gambarnya yang besar ataumelebar. Motif batik tegalan banyak mengadopsi dari bentukan aneka flora danfauna. Salah satu motif batik tegalan adalah motif beras mawur yaitu berupa titiktitik putih seperti beras tumpah (beras mawur). Pembuatan godhongan-nya (bentukdaun) adalah ambringan atau daun ambring yang dikombinasikan dengan beberapa2bunga. Keselarasan antara pola butiran beras dan pilihan warna menciptakan kesanharmonis. Warna dan pola yang saling melengkapi menambah nilai estetikakeseluruhan kain. Motif Beras Mawur dibuat sebagai upaya untuk menjaga danmelestarikan warisan budaya Tegal. Motif Beras Mawur sebagai mediapembelajaran dapat memberikan manfaat serta wawasan baru bagi peserta didik,khususnya peserta didik jenjang SD. Media pembelajaran batik beras mawurmerupakan satu cara melestarikan budaya kearifan lokal yaitu denganmengintegrasikan budaya dalam pembelajaran, yang bertujuan agar peserta didikdapat mempelajari tentang keragaman budaya dan kearifan lokal Tegalan.
ASESMEN SUMATIF SEKOLAH DASAR : ANALISIS BUTIR SOAL MENGGUNAKAN RASCH MODEL
Rafika Cahya Ningrum;
Muhammad Arqam Sabil;
Indra Syamsuri Abdurahman;
Erwin Salpa Riansi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No. 2 Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v9i2.15474
Assessment is a series of activities to obtain, analyze and interpret information about student learning processes and outcomes which are carried out systematically and continuously, so that it becomes meaningful information in decision making. Permendikbud No. 31 Rahun 2022 states that summative assessment is an assessment carried out to assess the achievement of student learning outcomes as a basis for determining grade promotion and graduation from an educational unit. The aim of this research is to present the latest data, evaluate and describe the analysis of the test items using Rasch model in elementary school. The research method used in this research is literature review using the Narrative Literature Review (NLR) model with the Compare technique. The findings obtained from this research can be concluded that teachers in elementary schools routinely carry out summative assessments and analyze question items both manually and with the help of applications. The Rasch model is one way that can make the teacher's work easier in analyzing test items. The implication of this research is that in the future the Rasch model can be developed in a way of working that is easier for teachers to use
UPAYA PENINGKATAN GERAK DASAR SISWA KELAS 4A DENGAN PERMAINAN SEDERHANA BOLA VOLI DI SDN KETINTANG 1
Yanotama, Satrya Kurnia;
Pratama, Sukma Vicky;
Rofik, Abdul;
Hartati, Sasminta Christina Yuli;
Sumarsono, Agus
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No. 2 Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v9i2.15478
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan gerak dasar siswa kelas 4A di SDN Ketintang 1 melalui penerapan permainan sederhana bola voli menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus. Data prasiklus menunjukkan rata-rata skor aspek kognitif sebesar 62, afektif 75, dan psikomotorik 79. Siklus 1 menghasilkan peningkatan pada semua aspek dengan rata-rata skor kognitif mencapai 70, afektif 80, dan psikomotorik 84. Siklus 2 menunjukkan peningkatan yang lebih signifikan dengan rata-rata skor aspek kognitif mencapai 80, afektif 83, dan psikomotorik 87. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami efektivitas penggunaan permainan sederhana bola voli sebagai metode pembelajaran dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa permainan bola voli efektif dalam meningkatkan keterampilan kognitif, afektif, dan psikomotorik siswa kelas 4A, dan merefleksikan pentingnya pendekatan interaktif dalam pendidikan jasmani. Oleh karena itu, penelitian ini memberikan panduan praktis bagi guru-guru dalam mengembangkan metode pembelajaran yang inovatif dan menyenangkan untuk meningkatkan keterampilan gerak dasar siswa.
STUDI PUSTAKA: ANALISIS KESULITAN BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR
Dinda Lestari;
Yustia Suntari;
Engga Dallion
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No. 2 Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v9i2.15480
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan belajar matematika siswa pada materi geometri dan untuk mengetahui faktor-faktor yang melatarbelakangi adanya kesulitan belajar pada siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berupa metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif menggunakan studi literatur. Data yang diperoleh akan dikumpulkan, dianalisis kemudian disimpulkan. Berdasarkan data yang diperoleh menunjukan bahwa masih terdapat kesulitan belajar matematika pada materi geometri yang dialami oleh siswa kelas IV Sekolah Dasar. Kesulitan tersebut meliputi: 1) abnormali persepsi visual, 2) kesulitan dalam menggunakan konsep, 3) kesulitan dalam menggunakan prinsip, 4) kesulitan dalam memahami bahasa dan simbol matematika, 5) kesulitan dalam menyelesaikan soal cerita atau verbal. Faktor yang menyebabkan adanya kesulitan belajar matematika pada materi geometri yakni 1) faktor khusus, seperti kurang teliti dalam melakukan operasi hitung, rendahnya kemampuan linguistik siswa yang mengakibatkan siswa sulit untuk menginterpretasikan soal ke dalam bentuk matematika, dan siswa berpaku pada hafalan rumus, 2) Faktor internal, ketidakmampuan siswa dalam memahami materi dan kurangnya minat belajar siswa, 3) Faktor eksternal, seperti pemilihan metode dan model pembelajaran yang kurang cocok dengan materi Geometri dan kondisi ekonomi keluarga.
UPAYA PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS BELAJAR SISWA DI SMA NEGERI 1 BUNGO
Ahmad Ridwan;
Ferdi Dwi Novianto;
Muhammad Fajar Sodiq;
Sundari
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No. 2 Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v9i2.15482
Developing an Islamic Religious Education curriculum is a must carried out by Islamic Religious Education teachers. The development of this curriculum is an aspect that needs to be mastered by teachers, especially teachers of Islamic Religious Education. The research method used is qualitative methods. Teachers must have mature knowledge and readiness to develop the Islamic Religious Education curriculum. Teachers should not experience stagnation in teaching Islamic Religious Education. The dynamics of learning by developing the Islamic Religious Education curriculum will be realized if the teacher can develop the curriculum well. Keywords: Curriculum; Develop; Islamic Religious Education