cover
Contact Name
muhammad ikhsan
Contact Email
ichsan@uwgm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
ISSN : 25988158     EISSN : 26145758     DOI : 10.31764/jmm.v4i2.1962
Core Subject : Education,
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,932 Documents
PENINGKATAN PEMAHAMAN MASYARAKAT TENTANG OBAT GENERIK, CEK KLIK DAN DAGUSIBU Yuliana, Anna; Aprila, Zessa; Hidayah, Nauval Aqil; Zaniera, Zaniera; Aziz, Haniifa Nur; Iskandar, Natasya Tastaftiani
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.25428

Abstract

Abstrak: Obat Generik yaitu obat yang sudah habis masa patennya atau disebut off patent, maka dapat dibuat oleh berbagai perusahaan farmasi tanpa membayar royalti sehingga harga obatnya relatif lebih murah dibanding obat paten. Namun kepercayaan masyarakat terhadap efektivitas obat generik lebih rendah dibanding obat paten, karena menganggap bahwa harga mencerminkan kualitas obat. Maka dari itu, dilakukan penyuluhan yang betujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat agar tidak ragu lagi memilih obat generik yang aman serta murah. Kegiatan penyuluhan ini dilakukan di Masjid Al-falah terhadap 46 orang masyarakat Desa Sindangasih, Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya oleh Mahasiswa tim 1 KKN Sindangasih Universitas Bakti Tunas Husada yang beranggotakan 5 orang yang dibantu oleh dosen pembimbing lapangan dan pengurus masjid. Sebelum dilakukan pemaparan materi, terlebih dahulu masyarakat diberi kuesioner berupa pre-test lalu dilanjutkan dengan penyuluhan tentang obat generik, cek KLIK dan DAGUSIBU, kemudian diberi kuesioner kembali yaitu post-test untuk menilai peningkatan pemahaman masyarakat mengenai obat generik, cek KLIK dan DAGUSIBU. Hasil dari analisis data statistik yang diolah menggunakan metode Paired Samples T Test memperlihatkan perbedaan yang signifikan, dengan nilai Sig.(2-tailed) pada hasil pengujian sebesar 0,000 (<0,05). Hal ini menunjukan bahwa pengetahuan masyarakat meningkat sesudah materi disampaikan.Abstract: Generic drugs are drugs that have expired their patent or are called off patent, so they can be made by various pharmaceutical companies without paying royalties so that the price of the drug is relatively cheaper than patent drugs. However, public confidence in the effectiveness of generic drugs is lower than that of patented drugs, because they assume that the price reflects the quality of the drug. Therefore, counseling was conducted with the aim of increasing public understanding so that they no longer hesitate to choose generic drugs that are safe and cheap. This counseling activity was carried out at the Al-falah Mosque for 46 people of Sindangasih Village, Cikatomas District, Tasikmalaya Regency by Team 1 KKN Sindangasih students of Bakti Tunas Husada University, consisting of 5 members assisted by field supervisors and mosque administrators. Before the presentation of the material, the community was first given a questionnaire in the form of a pre-test and then continued with counseling on generic drugs, KLIK checks and DAGUSIBU, then given a questionnaire again, namely the post-test to assess the increase in community understanding of generic drugs, KLIK checks and DAGUSIBU. The results of the statistical data analysis processed using the Paired Samples T Test method showed a significant difference, with a Sig. (2-tailed) value in the test results of 0.000 (<0.05). This shows that community knowledge increased after the material was delivered.
Berkilau di Era Digital: Mengukir Sukses Ekonomi melalui Optimalisasi dan Digitalisasi Ragam Produk Batik Pratiwi A. N.; Muhammad Randhy Kurniawan; Rahman A. A.
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 4 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i4.23254

Abstract

Abstrak: Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) batik memegang peran krusial dalam pelestarian dan pembangunan masyarakat berkelanjutan. Desa Jarum, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, menjadi potensi penting bagi pertumbuhan UMKM batik. Permasalahan yang dihadapi UMKM antara lain, kurangnya organisasi dalam industri rumahan, keterbatasan keterampilan pemasaran masyarakat, kapasitas produksi produk konvensional yang terbatas, kurangnya pemahaman mengenai segmentasi pasar dan strategi pemasaran yang efektif, dan kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai penyusunan laporan keuangan. Tujuan pengabdian ini agar dapat meningkatkan hard skill mitra dalam membuat laporan keuangan menggunakan aplikasi dan website guna memperluas pasar sehingga memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan taraf perekonomian dan kesejahteraan mitra. Tujuan lainnya menciptakan sinergi antara tradisi batik dan inovasi bisnis yang berkelanjutan. Metode yang digunakan berupa pelatihan, bimbingan teknis, dan pendampingan monitoring maupun kontroling. Proses evaluasi dilakukan menggunakan pre dan posttest selama kegiatan pengabdian masyarakat. Mitra pengabdian ini kelompok POKDARWIS batik dengan anggota 30 orang. Hasil dari pengabdian ini, yaitu terciptanya program-program untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Hasil dari program, yaitu mayoritas 91,4% anggota sudah dapat memasarkan produknya melalui website untuk memperluas pasar, terciptanya komunitas ARUMCAWIRASA, sekitar 70,6% anggota sudah dapat membuat laporan keuangan terstruktur dengan menggunakan aplikasi.Abstract: Batik Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) play a crucial role in the preservation and development of sustainable communities. Jarum Village, Bayat District, Klaten Regency, Central Java, has significant potential for the growth of batik MSMEs. Problems faced by MSMEs include a lack of organization in home industries, limited marketing skills in the community, limited production capacity for conventional products, a lack of understanding of market segmentation and effective marketing strategies, and a lack of public knowledge regarding the preparation of financial reports. This service aims to improve partners' hard skills in making financial reports using applications and websites in order to expand the market and make a positive contribution to improving the economic level and welfare of partners. Another goal is to create a synergy between batik traditions and sustainable business innovation. The methods used include training, technical guidance, and monitoring and control assistance. The evaluation process is carried out using pre and post-tests during community service activities. This service partner is the POKDARWIS batik group with 30 members. The result of this service is the creation of programs to improve the community's economy. The results of the program are that the majority of 91,4% of members have been able to market their products via the website to expand the market, the creation of the ARUMCAWIRASA community, around 70,6% of members have been able to create structured financial reports using the application.
PELATIHAN PEMBUATAN FLUSHING TORTILLA FEED WAFER LACTOBACILLUS SALIVARIUS PADA KELOMPOK TERNAK JEMBER GUNA PENINGKATAN EFISIENSI PRODUKSI BERDAYA SAING NASIONAL Umi Kalsum; Brahmadhita Pratama Mahardhika; Muhammad Farid Wadjdi; Dian Eka Darmayani; Hadi Apriliawan
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 2 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i2.19686

Abstract

Abstrak: Permasalahan mitra di pengabdian ini ialah management pemeliharaan ternak kambing dan domba terkendala pada pemberian pakannya. Kambing dan Domba biasanya diberikan pakan hijauan yang kualitas dan kesertediaanya fluktuatif serta konsentrat dengan harga yang sangat mahal. Pada musim penghujan jumlah hijauan sangatlah melimpah namun pada musim kemarau sangat susah untuk ditemui. Tujuan dilakukan program pengabdian ini untuk melatih para peternak membuat Flushing tortilla feed wafer Lactobacillus salivarius sebagai Upaya peningkatan wawasan dan keterampilan para peternak kambing dan domba sebanyak 24 peternak binaan Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya Taruna Bhumi (P4S Taruna Bhumi) di Desa Tanggul Kulon, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Program pengabdian ini dilaksanakan selama 3 bulan yaitu dari bulan Juni- Agustus 2023. Program workshop optimalisasi potensi prolific Kambing dan Domba Lokal menggunakan pakan flushing dilakukan pada bulan juni 2023, pelatihan pembuatan wafer pakan dilakukan pada bulan juli 2023 dan program implementasi flushing tortilla feed wafer Lactobacillus salivarius dilakukan dari bulan Juli- Agustus 2023. Artinya program ini berhasil dilakukan dan mengurangi permasalahan pada produksi, manajerial, dan pemasaran. Rekapitulasi hasil dan evaluasi pelatihan pembuatan flushing tortilla feed menunjukkan nilai rata-rata keaktifan peserta adalah sangat baik yaitu 81%. Untuk pemahaman materi secara umum menunjukkan nilai yang sangat baik yaitu 85% selain itu peserta juga dapat membuat flushing pakan tortilla feed dengan presentase 62%.Abstract: The problem of partners in this service is that management of goat and sheep livestock is hampered by feeding. Goats and sheep are usually given forage whose quality and availability fluctuates and concentrates at very expensive prices. In the rainy season, the amount of forage is very abundant, but in the dry season it is very difficult to find. The aim of this service program is to train farmers to make Flushing tortilla feed Lactobacillus salivarius wafers as an effort to increase the insight and skills of goat and sheep farmers assisted by the Taruna Bhumi Independent Agricultural and Rural Training Center (P4S Taruna Bhumi) in Tanggul Kulon Village, Jember Regency, Java East. This service program will be implemented for 3 months, namely from June-August 2023. The workshop program for optimizing the prolific potential of local Goats and Sheep using flushing feed will be carried out in June 2023, training for making feed wafers will be carried out in July 2023 and the implementation program for flushing tortilla feed wafer Lactobacillus salivarius will be carried out from July-August 2023 This means that this program was successful and reduced production, managerial and marketing problems. Recapitulation of the results and evaluation of the training in making flushing tortilla feed shows that the average value of participant activity is very good, namely 81%. For general understanding of the material, it showed a very good score, namely 85%. Apart from that, participants were also able to make flushing tortilla feed with a percentage of 62%.
PELATIHAN PENERAPAN PERANGKAT TEKNOLOGI ARGUMEN MATEMATIS DENGAN MODEL INFUSION LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MANAGEMENT PEMBELAJARAN GURU Tristanti, Lia Budi; Hidayati, Wiwin Sri; Nabilah, Anisah; Rahmawanda, Farda; Putri, Nur Wahida
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.26268

Abstract

Abstrak: Pengajaran guru matematika SMP Kabupaten Jombang belum sepenuhnya meningkatkan kemampuan argumentasi siswa, dan belum ada perangkat teknologi khusus yang digunakan untuk membantu siswa dalam menyusun, menyajikan, atau mengevaluasi argumen sesuai dengan komponen Toulmin, yaitu data, warrant, qualifier, backing, dan klaim. Masalah ini menjadi fokus utama Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan management pembelajaran guru melalui penerapan perangkat teknologi argumen matematis dan model Infusion Learning. Kegiatan PkM ini melibatkan 32 guru MGMP Matematika SMP Kabupaten Jombang. Tahapan pelaksanaan PkM meliputi pelatihan, penerapan teknologi, Pendampingan dan evaluasi. System evaluasi yang digunakan meliputi tes untuk mengukur pengetahuan peserta terkait dengan materi, observasi untuk mengukur kemampuan managemen pembelajaran guru, dan angket untuk mengevaluasi pelaksanaan kegiatan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pelatihan ini berhasil meningkatkan pemahaman peserta terhadap materi dengan persentase pemahaman peserta sebesar 86%, yang dikategorikan sebagai "baik", skor rata-rata keseluruhan dari semua komponen magemen pembelajaran guru adalah 85,3% pada kategori sangat baik, tanggapan peserta terhadap pelaksanaan kegiatan, kinerja narasumber, dan kepuasan umum juga menunjukkan hasil yang positif. PkM ini diharapkan dapat menjadi referensi empiris dalam dalam meningkatkan kemampuan managemen pembelajaran guru untuk memfasilitasi kemampuan argumentasi matematis siswa.Abstract: The teaching of middle school mathematics teachers in Jombang Regency has not yet fully enhanced students' argumentative abilities, and no specific technological tools have been used to assist students in constructing, presenting, or evaluating arguments according to Toulmin's components, namely data, warrant, qualifier, backing, and claim. This issue became the main focus of the Community Service Program (PkM), which aims to improve teachers' classroom management skills through the application of mathematical argument technology tools and the Infusion Learning model. The PkM activities involved 32 teachers from the Mathematics Subject Teachers Forum (MGMP) in Jombang Regency. The stages of PkM implementation include training, technology application, mentoring, and evaluation. The evaluation system used includes tests to measure participants' knowledge related to the material, observations to assess teachers' classroom management skills, and questionnaires to evaluate the implementation of the activities. The evaluation results show that the training successfully improved participants' understanding of the material, with a comprehension rate of 86%, which falls under the "good" category. The overall average score across all components of teachers' classroom management was 85.3%, categorized as "very good." Participants' feedback regarding the activity implementation, trainers' performance, and overall satisfaction also showed positive results. This PkM is expected to serve as an empirical reference in enhancing teachers' classroom management skills to better facilitate students' mathematical argumentative abilities.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA MELALUI PENGOLAHAN BIJI KOPI MENJADI KOPI BUBUK Asy'ari, Subchan; Nuraeni, Nuraeni; Ahmada, Juliano
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.25924

Abstract

Abstrak: Kelompok Pemuda Tani dan pelaku UMKM Kopi Mendek Desa Srigading Kecamatan Lawang Kabupaten Malang. Pengabdian ini dilaksanakan dikarenakan masyarakat desa srigading memiliki sebanyak 50 orang potensi ketersediaan hasil panen kopi bubuk cukup banyak akan tetapi belum diupayakan pengolahan hasil kopi bubuk secara optimal. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani mitra kopi dalam meningkatkan kualitas pengolahan hasil kopi bubuk. Berdasar itulah Pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa KKN ini bertujuan untuk meningkatkan skill pengolahan biji kopi menjadi kopi bubuk dan sekaligus melakukan sosialisasi dan pendampingan pengolahan biji kopi bagi pelaku UMKM di desa Srigading. Metode kegiatan yang digunakan meliputi penyuluhan, pelatihan, pendampingan dan evaluasi sebagai umpan balik dari masyarakat dan pelaku UMKM untuk menjadi indikator penting dalam kesuksesan kegiatan ini yang menunjukkan dampak positif terhadap penguatan pengolahan biji kopi, pemberdayaan kreativitas, dan pengembangan keterampilan pelaku UMKM sehingga menjamin transfer pengetahuan dan teknologi berjalan sesuai target dan sasaran sehingga petani mitra berhasil mandiri. Kegiatan pemberdayaan masyarakat pengolahan biji kopi menjadi kopi bubuk ini diikuti sekitar 50 peserta dari kelompok pelaku UMKM, perwakilan pemerintah desa, dan mahasiwa KKN. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa tingkat pasrtisipasi masyarakat dalam proses kegiatan ini sebanyak 100% sedangkan tingkat keberhasilan dalam penigkatan skill pengolahan biji kopi dan sosialisasi dan pendampingan sebanyak 80% sehingga perlu adanya keberlanjutan dari kegiatan ini dengan melibatkan pemeritah desa, tokoh masyarakat dan pelaku UMKM setempat.Abstract: Farmer Youth Group and Mendek Coffee UMKM players in Srigading Village, Lawang District, Malang Regency. This service was carried out because the srigading village community has as many as 50 people with the potential availability of quite a lot of ground coffee harvests but the processing of ground coffee products has not been optimized. The purpose of the activity is to increase the knowledge and skills of coffee partner farmers in improving the quality of ground coffee processing. Based on this, the community service carried out by KKN students aims to improve the processing skills of coffee beans into ground coffee and at the same time socialize and assist in processing coffee beans for MSME players in Srigading village. The activity methods used include counseling, training, mentoring and evaluation as feedback from the community and MSME players to become important indicators in the success of this activity which shows a positive impact on strengthening coffee bean processing, empowering creativity, and developing the skills of MSME players so as to ensure the transfer of knowledge and technology runs according to targets and targets so that partner farmers are successfully independent. The community empowerment activity of processing coffee beans into ground coffee was attended by around 50 participants from groups of MSME players, village government representatives, and KKN students. The results of the activity show that the level of community participation in the process of this activity is 100% while the level of success in improving coffee bean processing skills and socialization and mentoring is 80% so that there is a need for sustainability of this activity by involving village government, community leaders and local MSME players.
PENINGKATAN EFEKTIVITAS PEMASARAN SAPI MELALUI PLATFORM DIGITAL SILEMBU.COM Septiana, Dian; Ramadhani, Fanny; Nasution, Nadrah Afiati; Surbakti, Nurul Maulida; Sagala, Prihatin Ningsih
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.25802

Abstract

Abstrak: Dalam era digitalisasi, peternak sapi di Desa Tanjung Gusta menghadapi tantangan besar dalam pemasaran produk mereka, terutama terkait dengan keterbatasan akses dan pengetahuan tentang teknologi digital. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan hardskill peternak melalui pelatihan dan pendampingan dalam penggunaan platform Silembu.com dan teknik pemasaran digital untuk meningkatkan jangkauan pasar. Metode pelaksanaan meliputi pengembangan konsep platform, penyuluhan mengenai pentingnya pemasaran digital, workshop penggunaan Silembu.com dan integrasi dengan media sosial. dengan melibatkan 11 peternak dari Kandang Sapi Arfhan dan kelompok peternak di desa tersebut. Evaluasi dilakukan melalui observasi saat kegiatan, serta wawancara dan angket dengan total 9 pertanyaan pasca kegiatan. Hasilnya menunjukkan bahwa 60% peserta sangat puas dengan pelatihan, dengan peningkatan hardskill penggunaan platform digital sebesar 73% dan kebutuhan pendampingan lanjutan mencapai 73%. Program ini berhasil meningkatkan pemahaman peternak tentang digital marketing dan berpotensi meningkatkan penjualan sapi secara signifikan.Abstract: In the digital era, cattle farmers in Tanjung Gusta Village face significant challenges in marketing their products, primarily due to limited access and knowledge of digital technology. This community service program aims to enhance farmers' hard skills through training and support in using the Silembu.com platform and digital marketing techniques to enhance market reach. The implementation methods included the development of the platform concept, education on the importance of digital marketing, workshops on using Silembu.com, and integration with social media, involving 11 farmers from Kandang Sapi Arfhan and local farmer groups. Evaluation was conducted through observation during the activities, as well as interviews, and questionnaires with a total of 9 questions after the activities Results showed that 60% of participants were very satisfied with the training, with a 73% increase in digital platform hardskills and a 73% need for ongoing support. The program successfully enhanced farmers' understanding of digital marketing and has the potential to significantly boost cattle sales. 
PENGEMBANGAN PARIWISATA MELALUI LITERASI DIGITAL SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PENDAPATAN MASYARAKAT Tutik, Tutik; Nihayah, Annis Nurfitriana; Talakua, Jeane Fransina Diana; Pangestika, Maulida Dewi; Rachman, Mohammad Aulia; Hermanto, Agus
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.26217

Abstract

Abstrak: Desa serang merupakan wilayah di kecamatan kejajar kabupaten wonosobo dengan potensi alam yang melimpah. Namun pengembangan sektor wisata didaerah ini masih perlu ditingkatkan mengingat desa serang menjadi desa yang memiliki objek wisata terkenal di kabupaten wonosobo. Peluang ini bermanfaat bagi masyarakat desa tersebut dalam mengembangkan keterampilan, potensi, dan ekonomi lokal. Tujuan dari pengabdian ini yaitu memberikan pemahaman pada mitra mengenai pengembangan wisata berbasis literasi digital. Adapun metode yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian ini antara lain sosialisasi, inisiasi, dan evaluasi berupa Focus Group Discussion (FGD). Mitra yang terlibat sebanyak 10 yang terdiri dari kepala desa serang, kelompok sadar wisata (pokdarwis), pengelola destinasi wisata, pelaku usaha dan karangtaruna. Adapun hasil pengabdian yang sudah dilakukan selama tiga bulan dapat dianalisis bahwa mitra sudah dapat melakukan pemasaran pada media sosial seperti Instagram, facebook, TikTok dan youtobe dengan pembuatan konten pariwisata. Dengan adanya kemampuan masyarakat menggunakan media social, telah berdampak pula pada peningkatan pendapatan khususnya pada pelaku UMKM dan pariwisata.Abstract: Serang Village is an area in Kejajar District, Wonosobo Regency with abundant natural potential. However, the development of the tourism sector in this area still needs to be improved considering that Serang Village is a village that has famous tourist attractions in Wonosobo Regency. This opportunity is beneficial for the village community in developing skills, potential, and the local economy. The purpose of this service is to provide understanding to partners regarding the development of digital literacy-based tourism. The methods carried out in this service activity include socialization, initiation, and evaluation in the form of Focus Group Discussion (FGD). There are 10 partners involved consisting of the head of Serang village, tourism awareness groups (pokdarwis), owners of tourist destinations, business actors and karangtaruna. The results of the service that have been carried out for three months can be analyzed that partners have been able to market on social media such as Instagram, Facebook, TikTok and Youtobe by creating tourism content. With the ability of the community to use social media, it has also had an impact on increasing income, especially for MSME and tourism actors.
EDUKASI DAN WORKSHOP SERBUK JAHE (ZINGIBER OFFICINALE) DAN BERAS KENCUR (KAEMPFERIA GALANGA) SEBAGAI ANTIHIPERTENSI PADA MASYARAKAT Suhendy, Hendy; Fanisa, Adita Diari; Lidiasari, Alda; Eliftiana, Reva; Aripin, Vina Nur; Firmansyah, Lutfi Ilham
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.25733

Abstract

Abstrak: Menurut World Health Organization (WHO), jumlah individu yang menderita hipertensi global mencapai 1,13 miliar pada tahun 2015, menyebabkan meningkatnya risiko kematian dengan perkiraan 9,4 juta kematian setiap tahunnya akibat komplikasi yang timbul. Edukasi dan workshop di Desa Sindangasih dilakukan untuk memberikan pengetahuan dan pelatihan pembuatan serbuk jahe dan beras kencur sebagai obat tradisional membantu menurunkan kasus hipertensi. Kegiatan dilaksanakan di kantor desa Desa Sindangasih Kecamatan Cikatomas Kabupaten Tasikmalaya mulai dari pembukan, pretest, penyampaian materi, workshop, diksusi, posttest dan penutupan. Evaluasi kegiatan berupa analysis data kuesioner pada awal dan akhir kegiatan peserta menggunakan SPSS dengan uji independent t-test dengan taraf kepercayaan 95%. Kegiatan berjalan lancar dan dihadiri oleh 20 orang peserta. Kegiatan edukasi dan workshop meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta mengenai pembuatan produk obat tradisional antihipertensi.Abstract: According to the World Health Organization (WHO), the number of individuals suffering from hypertension globally reached 1.13 billion in 2015, leading to an increased risk of death with an estimated 9.4 million deaths annually due to related complications. Education and workshops in Desa Sindangasih were conducted to provide knowledge and training on the preparation of ginger and beras kencur powder as traditional remedies to help reduce hypertension cases. The activities took place at the Desa Sindangasih village office, including an opening session, initial questionnaire, presentation of material, workshop, discussion, final questionnaire, and closing. Evaluation of the activities involved analyzing the questionnaire data from the beginning and end of the event using SPSS with an independent t-test at a 95% confidence level. The event proceeded smoothly and was attended by 20 participants. The educational activities and workshop enhanced participants' knowledge and skills in making traditional antihypertensive products.
IMPLEMENTASI ARTIFICIAL INTELLIGENCE DALAM PENGEMBANGAN KETERAMPILAN MENULIS AKADEMIK Wardhana, Dian Eka Chandra; Arsyad, Safnil; Arono, Arono; Yunita, Wisma; Juansyah, Mardi; Syaprizal, Syaprizal; Satinem, Satinem
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.26090

Abstract

Abstrak: Implementasi Artificial Intelligence (AI) dalam pengembangan keterampilan menulis akademik menawarkan potensi signifikan untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas tulisan. Kegiatan pengabdian bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dosen dalam mengoptimalkan peran AI dalam menulis akademik. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan di salah satu universitas negeri yang baru di Kota Lubuk Linggau. Partisipan dalam kegiatan ini adalah dosen sebanyak 50 orang. Pelaksnaan kegiatan dibagi menjadi 3 tahap yaitu (1) sosialisasi; (2) praktik dan pendampingan; serta (3) evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat memberikan manfaat kepada kelompok sasaran berupa meningkatnya pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengoperasikan ChatGPT untuk menunjang kegiatan menulis akademik. Hal tersebut ditunjukkan oleh hasil evaluasi yang dilakukan bahwa sebelum kegiatan sosialisasi dilakukan hanya 36% peserta yang mengenal ChatGPT dan 50% yang mengetahui peranannya dalam menulis akademik, dengan hanya 30% yang memahami cara mengoperasikannya. Namun, setelah kegiatan sosialisasi dan praktik, seluruh peserta (100%) memahami peranan ChatGPT dalam penulisan akademik, dan 84% mampu mengoperasikannya.Abstract: The implementation of Artificial Intelligence (AI) in the development of academic writing skills offers significant potential to improve the efficiency and quality of writing. Community service activities aim to improve lecturers' abilities in optimizing the role of AI in academic writing. This Community Service activity was carried out at one of the new state universities in Lubuk Linggau City. Participants in this activity were 50 lecturers. The implementation of the activity was divided into 3 stages, namely (1) socialization; (2) practice and mentoring; and (3) evaluation through pre-test and post-test. The evaluation results showed that community service activities provided benefits to the target group in the form of increased knowledge and skills of participants in operating ChatGPT to support academic writing activities. This was shown by the results of the evaluation that before the socialization activity was carried out, only 36% of participants knew ChatGPT and 50% knew its role in academic writing, with only 30% understanding how to operate it. However, after the socialization and practice activities, all participants (100%) understood the role of ChatGPT in academic writing, and 84% were able to operate it.
OPTIMALISASI KEPATUHAN PUASA PRA OPERASI MELALUI ASPIRATION SIMULATION DEVICES DALAM UPAYA PENCEGAHAN RESIKO ASPIRASI OPERATIVE Wulandari, Ika Subekti; Megasari, Anis Laela; Cahyanto, Erindra Budi; Mulyani, Sri; Musfiroh, Mujahidatul
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.25979

Abstract

Abstrak: Aspirasi pulmonal selama operasi sebagai akibat dari tindakan anestesi merupakan kasus yang penting untuk dicegah, karena dapat menyebabkan peradangan paru atau bahkan meningkatkan resiko kematian. Sayangnya pasien masih belum memahami pentingnya puasa sebelum operasi dan bersikap tidak patuh dalam mengikuti instruksi puasa pra operasi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan soft skill kepatuhan pasien dalam menjalani puasa sebelum tindakan operasi sehingga dapat menurunkan resiko kejadian aspirasi pulmonal selama operasi yang berdampak terhadap peningkatan patient safety perioperative. Peserta kegiatan ini sebanyak 20 orang yang merupakan pasien dan keluarga pasien yang akan menjalani operasi dengan spinal maupun general anestesi. Metode pengabdian ini berupa penyuluhan. Monitoring dan evaluasi dilakukan menggunakan pre- test dan post-test menggunakan kuisioner kepatuhan puasa pra operasi sebanyak 10 soal. Kegiatan telah dilakukan tanggal 5 Agustus 2024 dengan hasil rerata skor kepatuhan puasa pra operasi mengalami peningkatan 5.95 (30%) setelah dilakukan kegiatan ini. Skor minimal kepatuhan puasa pra operasi yang sebelumnya 15 meningkat menjadi 22, sedangkan skor maksimal kepatuhan puasa pra operasi yang sebelumnya 34 menjadi 38. Abstract: Pulmonary aspiration during surgery as a result of anesthesia is an important case to prevent, because it can cause lung inflammation or even increase the risk of death. Unfortunately, patients still do not understand the importance of fasting before surgery and are non-compliant in following preoperative fasting instructions. This Community Service Activity aims to improve patient compliance in fasting before surgery so that it can reduce the risk of pulmonary aspiration during surgery which has an impact on increasing perioperative patient safety. There were 20 participants in this activity. The service method is in the form of counseling. Monitoring and evaluation were carried out using a pre-test and post-test using a 10-question preoperative fasting compliance questionnaire. The activity was carried out on August 5, 2024 with the average preoperative fasting compliance score increasing by 5.95 (30%) after this activity was carried out. The minimum preoperative fasting compliance score which was previously 15 increased to 22, while the maximum preoperative fasting compliance score which was previously 34 became 38.